cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Semantik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Analisis Penggunaan Handphone Saat Berkendara terhadap Potensial Kecelakaan Lalu Lintas pada Remaja di Semarang Eni Mahawati; Jaka Prasetya
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.611 KB)

Abstract

Teknologi kenyamanan dan keamanan berkendara terus berkembang menyesuaikan kebutuhan dan kondisi terkini   di jalanan yang semakin ramai seiring meningkatnya mobilitas manusia. Hal ini berdampak pada semakin padatnya kendaraan   di jalan raya dan peningkatan risiko kecelakaan lalu lintas.  Kecelakaan lalu lintas adalah penyebab utama kematian di kalangan anak muda, berusia 15-24  tahun.  Lebih dari 90% kematian  yang diakibatkannya terjadi di negara berpenghasilan rendah    dan menengah. Apabila tidak dilakukan pencegahan dan penanggulangan, kecelakaan lalu lintas diperkirakan  mengakibatkan  kematian sekitar 1,9 juta orang per tahun pada tahun 2020.  Angka kematian akibat  kecelakaan lalu lintas  di Indonesia menduduki peringkat  2  di dunia (rata-rata 99  korban meninggal per hari ).  Menurut data Satlantas Polwiltabes Kota Semarang sepanjang  tahun  2011 terdapat 19.839 kejadian kecelakaan lalu lintas. Agus Aji Samekto  menemukan bahwa kejadian kecelakaan lalu lintas didominasi kelompok remaja dan mahasiswa. Faktor dominan penyebab kecelakaan lalu lintas adalah unsafe action para pengendara motor. Antara lain penggunaan  handphone  oleh remaja untuk menelpon, sms maupun mendengarkan musik sambil berkendara. Berbicara atau SMS menggunakan handphone  saat berkendara adalah gangguan utama yang menyebabkan kecelakaan . Bahaya langsung bagi pengendara  saat adanya panggilan telepon, sementara masalah yang lebih serius  saat  berbicara menggunakan handphone. Gangguan tersebut diklasifikasikan ke dalam dua kategori yaitu berupa gangguan fisik  dan    gangguan kognitif (mental) yang terjadi ketika tugas dilakukan bersamaan, yaitu ketika pengendara menggunakan  handphone  atau hands-free saatberkendara maka harus membagi perhatian antara mengoperasikan  handphone  dan konsentrasi pada jalur berkendara.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku safety riding remaja khususnya dalam penggunaan  handphone  sambil berkendara dan risikonya  terhadap kecelakaan lalu lintas. Jenis penelitian ini adalah survey “cross sectional” dengan populasi penelitian mahasiswa UDINUS dan pelajar SMAN 1 Kota Semarang. Penentuan sampel secara purposive yaitu 50 mahasiswa dan 50 siswa SMA. Pengumpulan data melalui pengisian kuesioner, observasi dan focus group discussion.  Data dianalisis secara deskripstif  dan analitik  untuk mengetahui potensial risiko perilaku berbahaya penggunaan HP pada remaja selama berkendara.Hasil penelitian menunjukkan responden pengendara motor kelompok  mahasiswa  (usia 19-25 tahun) lebih berisiko dalam hal ini dibandingkan kelompok usia    SMA  (usia 16-18 tahun).  Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara umur dengan  perilaku penggunaan HP saat berkendara dan  kejadian kecelakaan lalu lintas  serta adanya  hubungan bermakna antara penggunaan  handphone  dengan kejadian kecelakaan  lalu lintas (p value < 0,05).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perilaku penggunaan  Handphone  selama berkendara merupakan masalah serius yang harus  segera ditangani dengan melibatkan pihak sekolah, kampus, pendidik, orang tua, keluarga serta lingkungan dan pergaulan mereka.
Studi Sebaran Spasial Berbagai Golongan Pestisida Pada Lahan Pertanian Kentang Di Desa Kepakisan Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Tahun 2013 Eny Sofiyatun; Dwi Atin Faidah; Wahyu Nur Setiawan
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.319 KB)

Abstract

Pertanian hortikultura yang maju dan menjadi komoditi Kabupaten Banjarnegara adalah kentang, khususnya  di Kecamatan Batur. Pertanian kentang tersebut menggunakan pestisida kimia/buatan dalam upaya pengendalian hama. Penggunaan pestisida yang berlebihan dapat menimbulkan keracunan bagi petani. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran sebaran spasial penggunaan pestisida pada lahan pertanian kentang.  Jenis  penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah petani kentang dan lahan pertaniannya, lokasi unit pelayanan kesehatan serta pemukiman penduduk.. Instrumen penelitian dengan menggunakan Global Positioning System (GPS) dan data diolah menggunakan software ArcView. Hasil penelitian menunjukkan pestisida yang digunakan meliputi 3 golongan, yaitu organofosfat, karbamat dan organokhlorin (50% petani), usia petani 31-40 tahun, jarak pemukiman dengan pelayanan kesehatan 4-10km dengan akses jalan mudah ditempuh. Upaya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan memperhatikan arah angin pada saat aplikasi pestisida perlu ditingkatkan guna mengurangi risiko keracunan pestisida.
Penggunaan Media Film Dalam Pengajaran Satra Berjenis Prosa dan Drama (Analisis Film The Wolfman Karya Joe Johnston ) Haryati Sulistyorini
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.934 KB)

Abstract

Makalah  berjudul Penggunaan Media Film dalam Pengajaran Sastra Berjenis Prosa dan Drama (Analisis The Wolfman karya Joe Johnston ) bertujuan untuk menyajikan model untuk pengajaran sastradengan menggunanakan objek kaji an berjenis film. Disamping itu, penelitian tersebut juga bertujuan untuk membantu pengajar sastra, sehingga diharapkan dapat memberikan hasil yang diharapkan.   Metode  yang digunakan dalam  makalah  tersebut adalah deskriptif  kualitatif.  Metode deskriptifkualitatif adalah suatu metode yang  dalam  menyajikan analisis data menggunakan kalimat, bukan perhitungan angka atau statistic. Disamping itu, makalah tersebut juga bertujuan untuk menyajikan penerapan  media film dalam pengajaran sastra.  Hasil menunjukkan bahwa  tokoh utama  film tersebut adalah Lawrence Talbot/The Wolfman. Alur dalam film tersebut dibagi kedalam eksposisi, komplikas, klimaks dan resolusi. Latar tempat yang digunakan film terebut adalah Blackoor Inggris, pada tahun 1891. Design pengajaran sebagai hasil dari analisis film tersebut akan diterapkan dalam mata kuliah kajian prosa dan drama tingkat lanjut (English Prose Appreciatin da English Drama Appreciation. Sedangkan dalam makalah tersebut, subjek mata kuliah yang dijadikan sebagai contoh penerapan design diambilkan dari English Prose Appreciation.  Sebagai hasil dari realisasi desing pembelajaran tersebut adalah bahwa aktifitas pembelajaran kajian Prosa dengan media film diberikan selama tiga kali pertemuanselama satu semester, dimulai dari pertemuan ke 11 sampai dengan ke 13.
Ekspresi Figuratif Bahasa Inggris – Bahasa Indonesia Mahasiswa Asing dalam Interaksi Lintas Budaya di Wilayah Surakarta M. Sri Samiati Tarjana; Ngadiso Ngadiso; Budi Purnomo; Sunardi Sunardi
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.234 KB)

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan untuk mengidentifikasi ekspresi figuratif yang dipakai pada interaksi lintas budaya  oleh  mahasiswa asing di wilayah Surakarta dan mendeskripsikan faktor sosial budaya yang dihadapi mahasiswa ketika me nghadapi realia dwibahasa bahasa Inggris-bahasa Indonesia. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa asing di wilayah Surakarta dan sekitarnya, yang menempuh pendidikan di berbagai PT di wilayah tersebut, seperti di UNS dan Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan tak berperan, dan analisis dokumen. Analisis data  dilakukan dengan  constant comparative method. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Jenis-jenis  ekspresi figuratif yang sering digunakan oleh mahasiswa  asing dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari dalam interaksi di Surakarta dan sekitarnya adalah metafora, personifikasi, simile, hiperbola, dan idiom.  Dalam memahami ekspresi figuratif pada interaksi lintas budaya, mahasiswa asing perlu mempertimbangkan faktor budaya dan faktor sosial yang melatarbelakangi interaksi tersebut
Piranti Puitis dalam Apresiasi Puisi Berbahasa Inggris Muhammad Rifqi; Valentina Widya Suryaningtyas
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.976 KB)

Abstract

Makalah ini  membahas  piranti  puitis  untuk  peningkatan  kemampuan  mahasiswa Sastra Inggris  dalam  mengapresiasi  puisi berbahasa Inggris.  Penelitian ini  bertujuan  untuk mengatasi  kesuitan mahasiswa  dalam apresiasi puisi.  Subyek penelitian  ini adalah mahasiswa semester 3 (angkatan 2011) Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya,  Universitas Dian Nuswantoro Semarang yang berjumlah 42  orang.  Ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan untuk mengetahui peranan penguasaan piranti puitis pada kemampuan subyek dalam mengapresiasi karya sastra puisi berbahasa Inggris. PTK ini  dilaksanakan dalam 3 siklus dan setiap  siklus terdiri atas 3 pertemuan  membahas piranti puitis secara mendalam melalui metode ceramah, diskusi kelompok dan diskusi kelas sehingga    subyek  penelitian benar-benar memahami jenis serta fungsi piranti puitis dalam analisis puisi. Di setiap akhir siklus diadakan evaluasi  yang berupa tes  untuk mengetahui kemajuan pemahaman subyek. Umpan balik diberikan untuk mengatasi permasalahan yang timbul dalam siklus sebelumnya.Dari hasil tes ternyata ada peningkatan pemahaman subyek dengan  ditandai meningkatnya persentase jumlah respon yang diberikan dan jenis piranti puitis secara berturut-turut dari  prates  sampai akhir siklus 3 adalah 15,8%, 22,7%, 49,1%,   dan 63,0%.
Pengembangan Profesionalisme Guru Melalui Publikasi Materi Ajar Secara Online Rifiana Arief; Swelandiah Endah Pratiwi; Ary Bima Kurniawan
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.474 KB)

Abstract

Pengembangan profesionalisme guru  perlu dilakukan    untuk mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah. Hal ini  dapat dilakukan dengan mengadakan kegiatan  pelatihan pemanfaatan teknologi informasi kepada para guru berbagai bidang studi. Sarana dan fasilitas sekolah yang sudah berbasis IT, mendorong dan memudahkan pelaksanaan pelatihan komputer untuk menambah wawasan para guru dalam memanfaatkan teknologi informasi secara tepat guna sehingga dapat mendukung dan meningkatkan profesionalisme guru dalam kegiatan pengajaran terhadap siswa didik. Pelatihan berisi mengenai pemanfaatan internet untuk mendapatkan referensi bahan ajar , pembuatan  materi ajar menarik dan interaktif serta publikasi online materi ajar yang telah dibuat pada blog guru, website e-learning sekolah  dan  mengunggah  ke  media  sosial  lain : 4Shared, SlideShare, Youtube agar dapat menjadi referensi bacaan baik para siswa atau masyarakat pendidikan yang dapat diakses melalui internet.  Harapan dari hasil kegiatan pelatihan ini adalah para guru mampu membuat materi ajar yang interaktif dan menarik dan mempublikasikan secara online di  internet . Semakin sering materi ajar yang dibuat oleh guru tersebut diakses, dibaca dan diunduh oleh pengunjung internet, maka rating sekolah tersebut akan semakin tinggi sehingga baik untuk  nama sekolah. Ke depannya, materi ajar yang telah dibuat oleh guru juga dapat diajukan HAKI nya sebagai bukti profesionalisme guru tersebut sebagai pendidik sesuai dengan bidang studi yang diajar.
Model Pendidikan Keluarga Bagi Wanita Lokal Istri Ekspatriat dalam Menanamkan Nilai Budaya Lokal dan Nilai Positif Budaya Asing pada Anak Sarif Syamsu Rizal; Budi Santoso; R. Arief Nugroho
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.273 KB)

Abstract

Makalah yang membahas model pendidikan keluarga bagi wanita lokal istri ekspatriat dalam menanamkan nilai budaya lokal dan nilai budaya asing pada anak  ini merupakan  hasil  penelitian kualitatif ethnografis. Paradigma kualitatif  ethnografis digunakan untuk  mendapatkan gambaran fenomena pendidikan keluarga wanita lokal Indonesia yang bersuamikan ekspatriat secara alamiah dan sesuai dengan latar tempat dan budayanya  dan  digunakan  untuk mendapatkan deskripsi menyeluruh tentang cara wanita lokal istri ekspatriat memberikan pendidikan keluarga kepada anak serta  melihat cara pandang dan bertindak masyarakat sesuai dengan kondisi tempat mereka, melalui pengamatan dan wawancara yang mendetil.   Hasil penelitian adalah  rancangan  model pendidikan keluarga bagi wanita lokal istri ekspatriat untuk menanamkan nilai budaya lokal dan nilai positif budaya asing pada anak  adalah  model konseptual dan model prosedural. Model  konseptual  merupakan deskripsi verbal sebuah pandangan atas realitas. Model  ini  bersifat deskriptif yang mendeskripsikan peristiwa relevan berdasarkan proses deduktif dari logika atau analisis dan juga kesimpulan dari observasi.  Model prosedural  berbentuk preskriptif yang didefinisikan dengan aturan yang jelas tentang kegiatan-kegiatan,tindakan, tugas, dan hasil kerja yang diperlukan untuk mengembangkan softskill berkualitas tinggi.
Peningkatan Hard Skills dan Soft Skills Mahasiswa Melalui Metode Pembelajaran Menulis Teks Bahasa Inggris Berbasis Genre Sri Mulatsih
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.441 KB)

Abstract

Proses pembelajaran di perguruan tinggi seharusnya mampu membentuk mahasiswa memiliki kemampuan teknis berkenaan dengan bidang ilmu yang mereka pelajari (hard skills) dan kemampuan non-teknis di luar bidang ilmu yang mereka perlukan di dunia kerja atau kehidupan bermasyarakat (soft skills). Namun, kenyataanya sebagian besar proses dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan dosen saat ini masih menekankan pada pencapaian kompetensi hard skills, dan kurang memperhatikan pencapaian kompetensi soft skills. Dalam rangka menyeimbangkan pencapaian hard skills dan soft skills mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran maka pengembangan suatu model pembelajaran yang memungkinkan dosen dan mahasiswa mencapai kedua jenis skills tersebut sangat diperlukan. Berdasarkan hal tersebut tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran menulis teks Bahasa Inggris berbasis genre akan meningkatkan hard skills dan soft skills mahasiswa.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan 3 siklus yang masing-masing siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan. Objek penelitian ini adalah 25 mahasiswa semester 4 program studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Dian Nuswantoro yang  mengambil mata kuliah Advanced Genre-Based Writing. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks bahasa Inggris berbasis genre dapat meningkatkan hard skills dan soft skills mahasiswa. Peningkatan hard skills mahasiswa dapat dilihat dari kenaikan rata-rata masing-  masing siklus, sedangkan soft skills mahasiswa dapat dilihat dari perilaku mahasiswa baik di dalam kelas maupun di luar kelas misalnya kemampuan mereka dalam bekerja sama dengan temannya, kemampuan berbicara di depan umum, menghargai orang lain, dan lain-lain.
Audit Aplikasi Core Business Perusahaan Jasa Keuangan Dewi Puspasari; M. Sattar M. Sattar; M. Kasfu Hammi
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.18 KB)

Abstract

Suatu sistem aplikasi disusun dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan penggunanya. Untuk mengetahui kualitas  kinerja sistem aplikasi  terutama kaitannya dalam hal keamanan/kerahasiaan, ketersediaan, dan integritas data  maka perlu dilakukan evaluasi secara berkala, berupa audit sistem informasi. Kebutuhan akan  evaluasi  kinerja aplikasi ini juga dirasakan oleh PT XYZ, suatu perusahaan negara yang bergerak di bidang jasa keuangan. Apalagi setelah aplikasi utama mereka dinilai kurang andal  oleh Badan Pemeriksa Keuangan  untuk melayani pelanggan mereka yang berjumlah jutaan peserta. Karena itu dalam penelitian ini kami melakukan  audit sistem informasi dengan ruang lingkup  aplikasi  core  business  untuk mengetahui apakah aplikasi utama tersebut memiliki kontrol internal yang cukup untuk menjamin keandalan dan akuntabilitas layanan. Dari hasil penelitian kami dapat diketahui bahwa  aplikasi  core  business  tersebut masih memiliki beberapa kelemahan pada kontrol, terutama disebabkan kurangnya landasan operasional dan konsistensi dalam implementasi kebijakan dan prosedur terkait.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum Terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Propinsi Jawa Barat Dini Arwati; Novita Hadiati
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.274 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pe rtumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Pengalokasian  Anggaran Belanja Modal secara parsial dan simultan pada pemerin tah daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat selama kurun waktu tahun 2008 sampai dengan tahun 2010.  Metode penelitian yang  digunakan yaitumetode deskripsi dengan menggunakan data sekunder yang  diperoleh dari Badan  Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Dokumentasi dan  studi Kepustakaan dengan pendekatan kuantitatif. Analisis penelitian ini yaitu analisis  regresi linier berganda    dengan  menggunakan program SPSS  untuk menguji pegaruh Petumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum t erhadap pengalokasian anggaran belanja modal  secara parsial (uji t) dan  secara simultan (Uji F).  Hasil penelitian menunjukan bahwa  secara parsial Pendapatan Asli Daerah yang berpengaruh signifikan terhadap pengalokasian anggaran belanja modal,  sedangkan Pertumbuhan Ekonomi dan Dana  Alokasi Umum tidak berpengaruh  signifikan terhadap pegalokasian  anggaran belanja modal.  Secara simultan Petumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum berpengaruh terhadap pengalokasian anggaran belanja modal.