cover
Contact Name
Tri Wardhani
Contact Email
twd@widyagama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrika@widyagama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
AGRIKA
Published by Universitas Widyagama
ISSN : 19075871     EISSN : 25416529     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrika mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang ilmu pertanian meliputi penelitian di bidang budidaya pertanian, agrobisnis dan teknologi pengolahan hasil pertanian, juga menginformasikan berbagai paket teknologi, ulasan ilmiah, komunikasi singkat dan informasi pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
PENGARUH RASIO TEPUNG KOMAK DENGAN TEPUNG TERIGU DAN PENGGUNAAN PUTIH TELUR TERHADAP KARAKTERISTIK BROWNIES YANG DIHASILKAN Sania Aluh Rinanda; S Sukamto; S Sudiyono
Agrika Vol 10, No 2: November 2016
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.611 KB) | DOI: 10.31328/ja.v10i2.456

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui interaksi dan pengaruh antara komposisi tepung komak dan tepung terigu dengan komposisi putih telur terhadap kadar protein, lemak, kadar air, gula reduksi, serat kasar, rasio ekspansi, dan massa jenis brownies yang dihasilkan. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil terbesar secara berurut sebagai berikut : T4P2 10,84%, T4P2 15,95%, T4P2 48,57%, T4P2 11,02%, dan T4P2 12,82%. Sedangkan dari analisa uji sensoris, didapatkan hasil yang paling disukai oleh panelis berdasarkan tekstur, warna, aroma, dan rasa secara berurut adalah perlakuan T2P2, T2P2, T4P2 dan T1P2-T4P2. Kata Kunci : Tepung komak, Tepung Terigu, Komposisi Putih Telur
PENGARUH PENAMBAHAN PEWARNA EKSTRAK KUNYIT DAN EKSTRAK WORTEL TERHADAP MARGARIN BERBAHAN MINYAK KELAPA DAN LEMAK COKLAT Slamet Raharjo; Moh. Su’i; S Suprihana
Agrika Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.405 KB) | DOI: 10.31328/ja.v11i2.488

Abstract

Margarin merupakan pengganti mentega dengan rupa, bau, konsistensi, rasa, dan nilai gizi yang hampir sama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi ekstrak pewarna kunyit dan wortel pada produk margarin minyak kelapa dan lemak coklat yang mempunyai asam laurat tinggi. Warna yang diinginkan pada margarin adalah kuning mentega (Butter Yellow). Penelitian ini dilakukan dengan dua factor yaitu faktor pertama jenis pewarna yang terdiri ekstrak kunyit dan ekstrak wortel, Faktor kedua adalah konsentrasi ekstrak pewarna terdiri dari 5%, 7% dan 10%. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis pewarna dan konsentrasinya tidak berpengaruh nyata pada Iodine Value (IV), kadar air dan titik leleh (Slip Melting Point), tetapi berpengaruh terhadap bilangan asam (Acid Value) warna. Perlakuan terbaik diperoleh pada jenis pewarna kunyit dengan konsentrasi 10% dengan nilai bilangan asam 2,04; iodive value 36,80; kadar air 10,13%; titik leleh 34,00 °C dan warna (kekuningan) 28,65. Kata kunci: Margarin, minyak kelapa, lemak coklat, kunyit, wortel
ANALISIS KOMPARASI PENGGUNAAN PUPUK DAUN TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KEUNTUNGAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA D Darmadji; Akmad Masrukhin; S Suwarta
Agrika Vol 12, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.822 KB) | DOI: 10.31328/ja.v12i2.764

Abstract

Di Indonesia usahatani jagung hibrida memiliki prospek yang cukup bagus dilihat dari permintaan pasar nasional dan peluang ekspor yang dari tahun ke tahunnya terus meningkat. Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan keuntungan usaha tani jagung hibrida adalah memberi pupuk daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas dan keuntungan usaha tani jagung hibrida yang menggunakan perlakuan dengan dan tanpa pupuk daun. Penelitian dilakukan di Desa Sladi Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan dengan mengambil data di satu petani di lahan yang sama dengan memberikan dua perlakuan yang berbeda, yaitu sebagian lahan menggunakan pupuk daun dan sebagian tanpa pupuk daun yang diambil dari 30 responden. Metode analisis komparasi yang digunakan adalah analisis independet t test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan produktivitas rata- rata antara kedua perlakuan. Produktivitas yang menggunakan pupuk daun sebesar  7,7930/ha sedangkan yang tanpa pupuk daun sebesar 6,9217/ha. Selisih rata-rata produktivitas kedua perlakuan 0.87133 ton/ha. Rata- rata keuntungan perlakuan yang menggunakan pupuk daun sebesar Rp. 11.751.226,8667 dan yang tanpa pupuk daun sebesar Rp. 8.773.850,9667/ha. Selisih rata-rata keuntungan kedua perlakuan sebesar Rp. 2.977.375,93/ha. Kata Kunci: jagung hibrida, keuntungan, produktivitas, pupuk daun
PENGARUH MEDIA TANAM DAN BERAT BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF AWAL BENIH KOPI ARABIKA (Coffea arabica L. ) Toto Suharjanto; Tri Wardhani; R Risfandi
Agrika Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.619 KB) | DOI: 10.31328/ja.v13i1.991

Abstract

Tanaman kopi merupakan komoditas perkebunan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media tanam dan berat benih terhadap pertumbuhan vegetatif awal kopi arabika. Penelitian merupakan percobaan faktorial yang disusun dengan rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama adalah media tanam M0 ( tanah), M1 (tanah + sekam, M2 (tanah + pupuk kandang), dan M3 (tanah + sekam +  pupuk kandang). Faktor kedua adalah berat benih per 100 Butir dengan 3 taraf yaitu B1 (berat 21 gram), B2 (24 gram), dan B3 ( 26 gram). Hasil  penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan media tanam dan berat benih kopi arabika tidak berpengaruh terhadap persentase daya perkecambahan kopi arabika dan jumlah daun bibit kopi. Sementara itu masing-masing perlakuan media tanam dan perlakuan berat benih berpengaruh nyata terhadap persentase perkecambahan benih kopi dan tinggi bibit kopi. Perlakuan media tanam M3 mengakibatkan daya kecambah yang paling tinggi, begitu pula dengan perlakuan berat benih B3. Hal yang sama berlaku juga untuk variabel pengamatan tinggi bibit kopi arabika.
PENGARUH RASIO TEPUNG KECIPIR (Psophocarpus Tetragonolobus) DAN TEPUNG TAPIOKA TERHADAP KARAKTERISTIK SOSIS IKAN GABUS (Ophiocephalus Striatus) Ernawati -; Hapsari Titi Palupi
Agrika Vol 8, No 2: Nopember 2014
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.109 KB) | DOI: 10.31328/ja.v8i2.118

Abstract

Biji kecipir adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang mempunyai protein tinggi dan dapat  ditingkatkan nilai gunanya dengan cara dibuat tepung. Sedangkan ikan gabus kaya akan albumin, yaitu protein penting yang bermanfaat untuk pembentukan jaringan sel baru. Usaha pengolahan gabus dengan cara dijadikan sosis belum banyak dilakukan, sehingga peneliti termotivasi untuk mengaplikasikan tepung kecipir pada pembuatan produk sosis ikan gabus untuk diversifikasi pangan dan meningkatkan daya gunanya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui rasio tepung kecipir dan tepung tapioka yang terbaik untuk menghasilkan sosis ikan gabus yang mempunyai karakteristik baik dan sesuai dengan SNI 01-3820-1995. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, terdiri dari 6 perlakuan kombinasi tepung kecipir dan tapioka dengan konsentrasi yang berbeda yaitu K1 = 0% dan 30%, K2 = 3% dan 27%, K3 = 6% dan 24%, K4 = 9% dan 21%, K5 = 12% dan 17%, K6 = 15% dan 15%. Tepung kecipir hasil analisis mempunyai kadar air 11,08%, lemak 15,64%, protein 31,56%, karbohidrat by different 36,97%, sedangkan analisis warna meliputi L (Lightness), a+ (kemerah-merahan) dan b+ (kekuning-kuningan) berturut-turut adalah: 82,233; 3,167; dan 16,300. Perlakuan rasio tepung kecipir dan tapioka pada konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh sangat nyata terhadap nilai kadar protein, nilai warna b+, serta nilai organoleptik rasa, warna dan aroma, berpengaruh nyata terhadap kadar lemak, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap nilai kadar air, tekstur, serta derajat warna L dan a+. Kadar protein dan kadar lemak, dan derajat warna L (kecerahan) cenderung meningkat dengan penambahan  konsentrasi tepung kecipir, sedangkan kadar air, nilai tekstur dan derajat warna a+ menunjukkan nilai yang variatif. Kata kunci : tepung kecipir, ikan gabus, albumin, sosis
RESPON PERTUMBUHAN KACANG KOMAK TERHADAP PERIODE CEKAMAN KEKERINGAN Toto Suharjanto
Agrika Vol 4, No 2: Nopember 2010
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.928 KB) | DOI: 10.31328/ja.v4i2.142

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah 1) mengkaji  respon pertumbuhan genotip kacang komak terhadap kekeringan dan 2) mengetahui tingkat efisiensi penggunaan air  dari genotip  kacang komak. Penelitian disusun dengan mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor  yaitu genotiip, yang diulang 3 kali. Faktor  genoiip (G) terdiri atas 4 level, yaitu G1 = genotip Kendit, G2 = genotip Tongas, G3 = genotip Malasan dan G4 =  genotip Klakah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa (1)  pertumbuhan daun genotip Klakah dan Kendit lebih baik dibandingkan genotip Tongas dan Malasan pada kondisi tanah kekeringan, dengan jumlah daun masing-masing genotip berturut-turut sebesar  18.67, 18.00, 15.33 dan 12.67 dan (2) genotip Tongas lebih  efisien dalam penggunaan air dibandingkan Malasan, Kendit maupun Klakah, dengan jumlah kebutuhan air berturut-turut sebesar  1627 g, 1751 g, 1768 g dan 1795 g. Kata kunci : pertumbuhan, komak hitam, cekaman kekeringan
PENGARUH METODE MASERASI JAZZAR DAN BALAFIF DALAM MEMPEROLEH EKSTRAK AIR DAUN MINDI (Melia azedarach L.) SEBA GAI INSEKTISIDA BOTANI PADA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) Zainul Al Amin; Tri Wardhani; Suslam Pratamaningtyas
Agrika Vol 10, No 2: November 2016
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.576 KB) | DOI: 10.31328/ja.v10i2.458

Abstract

Pada proses pengekstrakan daun mindi terdapat prosedur maserasi yang berbeda dalam tahap pemanasan sebagaimana dilakukan terdapat pada prosedur Jazzar dan Balafif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kedua prosedur maserasi dan konsentrasi ekstrak air daun mindi terhadap larva ulat grayak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kom binasi Jazzar dengan konsentrasi ekstrak air daun mindi 100% mengakibatkan intensitas serangan ulat grayak yang paling kecil tetapi tidak berbeda dengan perlakuan prosedur Balafif dengan konsentrasi 80% ekstrak air daun mindi. Kombinasi prosedur Jazzar dengan konsentrasi 20% mengakibatkan intensitas serangan ulat grayak yang paling besar dan perlakuan ini tidak berbeda dengan kombinasi perlakuan lainnya. Dalam hal mortalitas ulat grayak dan penghambat pertumbuhan ulat grayak, kombinasi perlakuan tidak mengakibatkan pengaruh yang nyata. Kata Kunci : Ekstrak air daun mindi, insektisida botani, ulat grayak, prosedur Jazzar, prosedur Balafif
Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usaha ternak babi di Teluk Doreri Kabupaten Manokwari Trisiwi Wahyu Widayati; Iriani Sumpe; Bernadeta Wahyuni Irianti; Denny Angelus Iyai; Sangle Yohanes Randa
Agrika Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.586 KB) | DOI: 10.31328/ja.v12i1.546

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas usaha ternak babi di Teluk Doreri, Manokwari Papua Barat. Data diambil dari 33 peternak babi yang bermukim di sekitar Teluk Doreri, Manokwari. Data yang dikumpulkan berupa data primer, antara lain karakterisktik petani, terdiri dari umur, pendidikan, pengalaman beternak babi, dan berupa data yang terkait dengan produksi usaha ternak babi, antara lain jumlah dan tipe pakan sumber energi dan protein, jumlah induk yang dimiliki peternak, bobot badan rata-rata induk babi, dan lahan yang dimiliki peternak untuk usaha ternak babi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pakan sumber energi dan protein, curahan waktu kerja peternak untuk beternak babi, bobot induk babi dan lahan yang dimiliki petani untuk usaha ternak babi berpengaruh positif terhadap produksi ternak babi di Teluk Doreri, Manokwari. Dengan diketahui faktor-faktor penentu produksi tersebut maka dapat dijadikan sebagai bagian penting dan yang diperhatikan untuk meningkatkan produksi usaha ternak babi di Teluk Doreri, Manokwari. Kata Kunci : Manokwari, Papua Barat, produksi, Teluk Doreri, usaha ternak babi
PENGARUH SUBSTITUSI TAHU DAN VARIETAS NANGKA MUDA TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN SENSORIS DENDENG TAHUNA Ramadhani Sofika Azaka; Enny Sumayati; S Suprihana
Agrika Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.377 KB) | DOI: 10.31328/ja.v13i1.986

Abstract

Dendeng merupakan makanan berbentuk lempengan yang telah diberi bumbu dan dikeringkan. Salah satu produk dendeng nabati yaitu berbahan dasar nangka muda dan tahu. Keunggulan dendeng TAHUNA meliputi, kandungan protein dan serat pangan (dietary fiber). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi tahu dan jenis nangka muda terhadap karakteristik dendeng TAHUNA yang dihasilkan. Penelitian menggunakan 2 faktor yang disusun secara faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah varietas nangka muda yaitu nangka salak dan nangka bubur. Faktor kedua adalah proposi tahu yang terdiri dari 3 level yaitu 0%, 20%, 40%. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan kadar air 14,3%-22,3%, kadar serat 5,05%-11,9%, kadar protein 4,56%-14,46%, kadar abu 5,11%-6,57% dan nilai organoleptik rasa 3,1%-3,6%, warna 3,3%-4%, aroma 3,8%-4,3%, tekstur 3,8-4,3%. Hasil analisa statistik menunjukkan varietas nangka muda memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, kadar serat, kadar protein. Proporsi tahu memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, kadar serat, kadar protein, kadar abu dan organoleptik aroma dan tekstur. Interaksi kedua faktor berpengaruh terhadap kadar serat dan kadar protein. 
IBM PENGOLAHAN PANGAN BERBASIS KOMODITI LOKAL DESA SEKARMOJO KECAMATAN PURWOSARI – PASURUAN Hapsari Titi Palupi; Wenny Mamilianti; Nuraeni .
Agrika Vol 8, No 2: Nopember 2014
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.763 KB) | DOI: 10.31328/ja.v8i2.123

Abstract

Program IbM ini bertujuan untuk (1) Membentuk wirausaha yang mandiri berjiwa agribisnis dan pengelolaan usaha yang komersil berkelanjutan (2) menciptakan teknologi pengolahan pangan berbasis komoditi lokal yang dapat menjadi solusi bagi permasalahan kelompok usaha (3) Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kelompok usaha tentang manajemen produksi, manajemen sumberdaya manusia dan manajemen keuangan serta memfasilitasi mereka dengan pihak pemodal dan mitra (4) Meningkatkan perekonomian kelompok usaha dan keluarga serta masyarakat sekitarnya. Metode pendekatan yang digunakan dalam program IbM ini antara lain : (1) Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Pangan. (2) Pendidikan dan pelatihan manajemen sumberdaya manusia. (3) Pelatihan dan pembinaan manajemen produksi. (4) Pelatihan manajemen keuangan (5) Pelatihan manajemen pemasaran. Hasil yang didapat adalah (1) secara umum anggota kelompok usaha mulai memahami pengolahan produk yang sehat, aman dan higenis. (2) Anggota kelompok usaha (mitra) sebagian besar telah memahami dan menerapkan tugas dantanggung jawab masing-masing sesuai job desciption sebagaimana struktur organisasi yang telah ada. (3) Anggota kelompok usaha (mitra)  sebagian besar mulai menerapkan jadwal pengolahan secara teratur (4)  Mitra mulai menggunakan teknologi pengemasan produk dengan menggunakan pengepresan. (5) Anggota kelompok usaha (mitra) sebagian besar telah memahami dan mulai menerapkan pencatatan keuangan (6) Anggota kelompok usaha (mitra) sebagian besar mulai menerapkan strategi pemasaran melalui promosi produk melalui sistem kemitraan.   Kata kunci : pengolahan pangan, komoditi lokal, sekarmojo, pasuruan

Page 6 of 24 | Total Record : 236