cover
Contact Name
Tri Wardhani
Contact Email
twd@widyagama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrika@widyagama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
AGRIKA
Published by Universitas Widyagama
ISSN : 19075871     EISSN : 25416529     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrika mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang ilmu pertanian meliputi penelitian di bidang budidaya pertanian, agrobisnis dan teknologi pengolahan hasil pertanian, juga menginformasikan berbagai paket teknologi, ulasan ilmiah, komunikasi singkat dan informasi pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
MODIFIKASI PROTEIN DEDAK JAGUNG DENGAN GUM XANTHAN UNTUK PENGEMBANGAN SIFAT FUNGSIONAL MENGGUNAKAN ION KALSIUM Sudiyono -; Sukamto -
Agrika Vol 4, No 2: Nopember 2010
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.19 KB) | DOI: 10.31328/ja.v4i2.137

Abstract

Interaksi protein dedak jagung dan gum xanthan bertujuan untuk memperbaiki sifat fungsional sehingga dapat diaplikasikan dalam berbagai produk pangan.Metode penelitian meliputi tahapan pencucian lemak, pemisahan isolat dengan teknik pelarutan pada pH 8,5 dan menggunakan NaOH 0,1M protein terlarut dipisahkan dan diendapkan pada pH 4,05 menggunakan HCl 0,1M., penginteraksian dengan gum xanthan dibantu oleh ion kalsium dan dikondisikan pada pH 4,5 sampai pH 9,5.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Produk interaksi protein dedak jagung konsentrasi liquifikasi 10%  yang diinteraksikan dengan gum xanthan konsentrasi 0,8% rasio (1:1) pada kondisi pH 8 dengan bantuan ion kalsium sebagai metal bridge  memberikan sifat fisiko-kimia dan fungsional terbaik diantaranya kelarutan, water holding capacity (WHC), oil holding capacity (OHC), foam capacity (FC), foam stability (FS), emulsion activity index (EAI), dan emulsion stability index (ESI). Kata kunci : Dedak jagung, protein, gum xanthan, ion kalsium
BIODEGRADASI SURFAKTAN LINEAR ALKYLBENZENE SULFONATE (LAS) OLEH Pseudomonas sp. DARI EKOSISTEM IRIGASI SEKUNDER TERCEMAR DETERJEN DI KOTA BATU Andik Kurniawan; Suslam Pratamaningtyas; Untung Sugiarti
Agrika Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.729 KB) | DOI: 10.31328/ja.v11i1.452

Abstract

Konsentrasi LAS pada saluran irigasi sekunder selama Bulan Februari-Maret 2016 sebesar 4,57 mg/l. Jumlah tersebut melebihi ambang batas LAS yaitu 0,5 mg/l. Dari saluran irigasi sekunder tersebut berhasil diisolasi dua isolat biakan murni dan diidentifikasi sebagai Pseudomonas sp. 1 dan 2. Hasil uji biodegradasi menunjukkan bahwa Pseudomonas sp. 1 (P.1), Pseudomonas sp. 2 (P.2) serta konsorsium bakteri Pseudomonas sp. (P.3) mampu mendegradasi LAS sebesar 70% pada 10 hari masa inkubasi. Sementara isolat konsorsium bakteri P (3) mampu mendegradasi LAS hingga 100 % pada hari ke-21 inkubasi. Berdasarkan penurunan persentase kadar LAS selama masa inkubasi bakteri dan kenaikan densitas sel bakteri, seluruh isolat dapat mendegradasi LAS dengan baik. Yang lebih penting lagi, seluruh isolat bakteri tidak bersifat patogen pada bibit tanaman padi varietas IR 64.
PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI KEPULAUAN BANDA, KABUPATEN MALUKU TENGAH Salakory, Revalda A. J. B.
Agrika Vol 10, No 1: Mei 2016
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.829 KB) | DOI: 10.31328/ja.v10i1.441

Abstract

Banda merupakan salah satu kawasan prioritas terkait dengan pengembangan pariwisata yang secara administratif terletak di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Pengembangan pariwisata di Kepulauan Banda dewasa ini mengarah pada suatu konsep wisata yang mengutamakan kelestarian lingkungan (berwawasan lingkungan) atau ekowisata demi terciptanya suatu pembangunan yang berkelanjutan.Namun sejauh ini, kebijakan yang dirumuskan pemerintah daerah belum mampu memberikan kemajuan signifikan bagi perekonomian masyarakat lokal. Tujuan dari penulisan ini adalah merumuskan konsep pengembangan ekowisata berbasis masyarakat guna sebagai rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam pembuatan kebijakan pengembangan. Pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Kepulauan Banda didasarkan pada prinsip pengembangan destinasi wisata agar berkelanjutan secara ekonomi, sosial dan lingkungan dengan membentuk suatu organisasi ekowisata yang terdiri dari para masyarakat yang berkompeten di bidang ekowisata serta melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan jasa ekowisata; pengembangan institusi masyarakat lokal dan kemitraan dengan membangun kemitraan antara masyarakat dengan tour operator menciptakan suatu keadilan dalam pembagian pendapatan serta membuat panduan wisata agar selama berwisata, wisatawan dapat berperilaku sesuai dengan etika yang tertulis di dalam panduan tersebut serta menghargai budaya dan cara hidup masyarakat; ekonomi berbasis masyarakat dengan menjadikan rumah penduduk sebagai homestay agar demi peningkatan kesejahteraan serta; edukasi tentang budaya dan konservasi kepada wisatawan dengan masyarakat sebagai pemandu. Dalam merancang suatu konsep serta strategi pengembangan ekowisata berbasis masyarakat, hal mendasar yang harus dilakukan adalah mengenalkan masyarakat tentang konsep ekowisata dikarenakan sebagian besar pengelolaan destinasi di Kepulauan Banda maupun daerah Maluku masih jauh dari konsep ekowisata yang mempertimbangkan warisan budaya, partisipasi dan kesejahteraan masyarakat lokal serta upaya konservasi sumber daya alam dan lingkungan. Selain itu, persepsi masyarakat tentang kehadiran destinasi ekowisata agar kegiatan pengembangan sesuai dengan keinginan masyarakat tanpa mengabaikan kebutuhan wisatawan.
Pengaruh macam dan waktu pemberian air kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L.) Varietas Ciherang Aida Naswa Aulia; Elik Murni Ningtias Ningsih; Untung Sugiarti
Agrika Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.846 KB) | DOI: 10.31328/ja.v12i1.541

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh macam dan waktu pemberian air kelapa terhadap pertumbuhan padi (Oryza sativa L.). Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi waktu pemberian dan macam air kelapa terhadap parameter jumlah anakan umur 56 hst dan jumlah anakan produktif umur 97 hst, tetapi tidak terjadi pada parameter panjang tanaman, malai terpanjang, jumlah biji per malai, berat seratus butir, berat kering panen, dan berat kering per rumpun. Perlakuan waktu pemberian air kelapa memberikan respon terbaik terhadap panjang tanaman 14 dan 28 hst. Perlakuan macam air kelapa memberikan respon terbaik terhadap panjang tanaman 42 hst. Kata kunci : macam air kelapa, waktu pemberian, air kelapa, tanaman padi
PEMANTAPAN ORGANISASI EKOWISATA DALAM PENGELOLAAN OBJEK WISATA ALAM AIR PANAS CANGAR KOTA BATU UNTUK MENCAPAI KEPUASAN PENGUNJUNG Anggraeni In Oktavia
Agrika Vol 10, No 2: November 2016
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.935 KB) | DOI: 10.31328/ja.v10i2.857

Abstract

Taman hutan raya (Grand Forest Park) adalah kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yang alami atau buatan, jenis asli dan atau bukan asli, yang dimanfaaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, pariwisata dan rekreasi ( UU No.5 tahun 1990). Salah satu taman hutan raya adalah Obyek Wisata Alam Air Panas Cangar yang secara administrasi pemerintahan terletak di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Propinsi Jawa Timur (Monografi Desa, 2010). Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi pengelolaan OWA air panas cangar sehingga dirumuskan pemantapan organisasi ekowisata untuk kepuasan pengunjung. pengelolaan ekowisata OWA air panas belum optimal. Ketidak optimalan tersebut di cirikan dengan rendahnya ketrampilan, komunikasi yang buruk dan tidak memiliki visi dan rencana konservasi lingkungan. Organisasi ekowisata sangat berpengaruh terhadap keputusan yang diambil dalam pengelolaan wahana wisata. Organisasi mengelola berbagai tujuan wisata yang memiliki karakter fungsional, geografi atau karakter lain yang memuat tata nilai budaya dan lingkungan. Organisasi juga melaksanakan tata kelola akomodasi, produk jasa, kepemimpinan, kemasan, SDM, dan inovasi melalui sharing tanggung jawab antara swasta, penduduk lokal dan juga pengunjung. Tata kelola dan kearifan lokal menjadi rumusan terbaik dan standar layanan manjemen organisasi, dan konsep distribusi manfaat kesejahteraan penduduk lokal di setiap tujuan wisata. Penguatan organisasi dapat dilakukan terhadap kelompok tani desa Sumberejo dan kelompok sadar wisata dengan pemberdayaan masyarakat, dan pengelola tahura dalam hal ini UPT taman R. Soerejo dengan pengelola sarana dan prasarana yang terdapat di lingkungan wisata. Peran swasta juga sangat di perlukan dalam hal publikasi dan penyediaan sarana transportasi sehingga tercapai kepuasan pengunjung.
PENGARUH ION LOGAM (Fe, Na dan Ca) TERHADAP AKTIVITAS LIPASE KASAR DARI KENTOS KELAPA Su'i, Moh.
Agrika Vol 6, No 1: Mei 2012
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.689 KB) | DOI: 10.31328/ja.v6i1.131

Abstract

Penelitian ini  mempelajari pengaruh ion Fe, Ca dan Na terhadap aktivitas lipase.  Ekstrak kasar lipase diambil dari kentos kelapa yang telah ditunaskan selama 45 hari di tempat gelap pada suhu ruang. Ion Fe, Ca atau Na ditambahkan dalam substrat PNPL (Para Nitro Phenil Laurat) pada pH optimal dengan konsentrasi 0 sampai 10 mM. Kemudian ditambah lipase 0,1 ml setiap 0,9 ml substrat dan diinkubasi pada suhu optimal selama 1 jam.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa, FeCl3 pada konsentrasi  0,006 mM bersifat menghambat aktivitas enzim menjadi  52,16 %  dari aktivitas maksimumnya. NaCl  pada konsentrasi 0,005 mM  juga bersifat menghambat aktivitas enzim menjadi 57,64 %. Sedangkan ­CaCl­2 pada konsentrasi 0,1 mM,  meningkatkan aktivitas lipase menjadi 180,98 %. Kata Kunci : Biokimia, Kentos Kelapa, Fe, Na, Ca
PENGGUNAAN Na2HCO3 UNTUK MENGURANGI KANDUNGAN ASAM SIANIDA (HCN) KORO BENGUK PADA PEMBUATAN KORO BENGUK GORENG -, Sudiyono
Agrika Vol 4, No 1: Mei 2010
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.36 KB) | DOI: 10.31328/ja.v4i1.148

Abstract

Penggunan Na2HCO3 (soda kue) diharapkan dapat mengurangi kandungan Asam Sianida (HCN) pada Koro Benguk. Koro Benguk hitam yang  digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Desa Uailili, Kecamatan Baucau Kota, Kabupaten Baucau, Region 1 Timor Leste. Penelitian dilakukan secara faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK).  Faktor I adalah lama perendaman yang terdiri dari 3 level, yaitu 12 jam, 18 jam dan 24 jam, sedangkan faktor II adalah konsentrasi Na2HCO3 (soda kue) yang terdiri dari tiga level, yaitu 0,5 % 1,0 % dan 1.5 %. Hasil pengamatan pada koro benguk goreng terhadap kadar air 0.321– 0.078%, kadar protein 11,824 – 6,073% dan kadar HCN berkisar 18,360 – 14,710 ppm atau mg/kg. Tidak terdapat interaksi antara kedua factor.  Konsentrasi Na2HCO3 memberikan pengaruh nyata pada kadar protein.   Kata kunci : soda kue, asam sianida, koro benguk
EVALUASI KERAGAMAN DAN POTENSI GENETIK 7 GENOTIPA TERUNG (Solanum melongena L.) Lestari, Shanti Budi; Pratamaningtyas, Suslam; Sugiarti, Untung
Agrika Vol 10, No 1: Mei 2016
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.337 KB) | DOI: 10.31328/ja.v10i1.446

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi karakter-karakter tanaman terung yang memiliki pengaruh genetik besar. Penelitian telah dilaksanakan di Pare, Kabupaten Kediri pada Bulan September - November 2015. Sebanyak 7 genotipa diuji dalam rancangan acak kelompok dengan 4 ulangan. Masing-masing genotipa terdiri dari 10 tanaman. Hasil percobaan menunjukkan bahwa karakter panjang daun, panjang tangkai daun, panjang tangkai buah, hari berbunga, hari berbunga 50%, panjang buah, diameter buah dan berat per buah memiliki nilai taksir heritabilitas yang tinggi. Sedangkan karakter tinggi tanaman dan umur panen menunjukkan heritabilitas yang rendah. Karakter-karakter yang memiliki heritabilitas tinggi menunjukkan perbedaan positif dan nyata antar genotipa.
ANALISIS BIAYA DAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI BUNGA POTONG KRISAN (Chrysanthemum indicum L.) STUDI KASUS DI DESA WONOSARI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN Soi, Aprilinda; Julitasari, Evi Nurifah; Darmadji, D
Agrika Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.228 KB) | DOI: 10.31328/ja.v11i2.489

Abstract

Tanaman bunga potong krisan ( Chrysantemum indicum L.) merupakan salah satu jenis tanaman hias yang bernilai ekonomi, yang menjadi sumber pendapatan petani di Desa Wonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Biaya produksi dan pendapatan dalam usahatani bunga potong krisan, (2) Faktor produksi yang mempengaruhi usahatani bunga potong krisan, (3) Tingkat efisiensi usahatani bunga potong krisan. Sampel penelitian adalah petani bunga potong krisan di Desa Wonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Metode penentuan sampel dilakukan secara random. Metode pengambilan data melalui wawancara langsung berdasarkan kuisioner yang telah disiapkan. Metode analisis data menggunakan model regresi linear berganda dan analisis R/C ratio dan B/C ratio. Hasil analisis menunjukan bahwa: (1) biaya yang dikeluarkan oleh petani bunga potong krisan sebesar Rp18.220.712/ha/musim dengan keuntungan sebesar Rp 43.129.288/ha/musim; (2) Secara bersama-sama faktor luas lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk kandang dan pestisida berpengaruh terhadap produksi bunga potong krisan, (3) Secara parsial luas lahan, bibit dan pupuk kandang berpengaruh sangat nyata terhadap produksi bunga potong krisan, sedangkan variabel tenaga kerja dan pestisida tidak berpengaruh (4) Biaya produksi R/C ratio 3.37, sementara nilai B/C ratio 2,37. Kata kunci: Bunga potong krisan, biaya produksi, produksi, R/C ratio, B/C ratio, faktor produksi
PENGARUH PENAMBAHAN Na-CMC (Carboxy Methyl Celluloca) DAN JENIS PISANG TERHADAP MUTU SELAI PISANG Sudiyono, S; Sumaryati, Enny; Nurhidayah, N
Agrika Vol 12, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.063 KB) | DOI: 10.31328/ja.v12i2.765

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi CMC dan jenis pisang pada selai pisang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ekperimental yang disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah jenis pisang, yaitu pisang Hijau dan pisang Barlin. Sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi CMC terdiri dari tiga level yaitu 0,25%, 0,50%, 0,75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air 50,2%-59,2%, pH 4,06-4,60, vitamin C 0,00161 mg/g-0,00492 mg/g dan gula reduksi 7,1433%-15,0233%. Kata kunci: pisang, selai, na-cmc

Page 7 of 24 | Total Record : 236