Jurnal Ilmu Komunikasi
urnal ILMU KOMUNIKASI has been published since 2004 by Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta. The publisher only accepts an original work, which has not been published elsewhere. The article should be submitted through this site in accordance with our format (see Author Guidelines). Submitted article will be reviewed and edited for format uniformity, term, and other procedures.
Articles
684 Documents
Wacana Komunikasi Lingkungan dalam Iklan Properti Meikarta
Christina Arsi Lestari
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 17 No. 1 (2020)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.426 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v17i1.1631
Studi ini membahas wacana komunikasi lingkungan dalam iklan Meikarta dengan menggunakan konsep komunikasi lingkungan yang berfokus pada kajian terhadap iklan. Metode yang dipakai adalah analisis wacana kritis. Hasilnya menunjukkan bahwa iklan Meikarta masih dalam tahap agenda setting. Iklan tersebut mampu memersuasi khalayak dengan gambaran fakta-fakta lingkungan Jakarta yang kumuh, serta memiliki beragam polusi dan kriminalitas. Tinjauan terhadap fungsi komunikasi lingkungan menggolongkan iklan Meikarta dalam fungsi teknis yang memberikan informasi dampak kerusakan lingkungan alam dan sosial Jakarta.
Makna Kultural Tradisi Marosok
Megasari Noer Fatanti;
Nirwana Happy
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (514.325 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v16i2.1633
Marosok adalah tradisi perdagangan taranak yang dilakukan oleh panggaleh taranak di Minangkabau, Sumatera Barat. Keunikan tradisi ini terletak pada proses tawar-menawar harga melalui aktivitas gerakan tangan penjual dan pembeli yang dilaksanakan di bawah topi atau kain sarung. Tulisan ini menjelaskan prosesi, tujuan, serta makna tradisi Marosok. Peneliti menggunakan metode etnografi melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Marosok mengandung nilai-nilai seperti kerahasiaan, solidaritas, dan penjagaan harmoni melalui semangat raso jo pareso.
Literasi Privasi dan Perilaku Proteksi Konsumen Belanja Daring Generasi Y
Ananda Dwitha Yuniar;
Alan Sigit Fibrianto
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 17 No. 1 (2020)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (358.698 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v17i1.1686
Kondisi yang terbatas dalam proses komunikasi belanja daring memunculkan perdebatan mengenai isu privasi. Beberapa penelitian sebelumnya menyatakan bahwa kekhawatiran konsumen terhadap privasi tidak memiliki konsistensi terhadap perilaku (paradoks privasi). Pengukuran literasi privasi memiliki peran yang cukup penting untuk mengisi gap paradoks privasi tersebut. Pengukuran kausalitas antarvariabel ini menggunakan moderated regression analysis (MRA) dengan pengalaman pelanggaran privasi sebagai variabel moderasi. Total responden yang berpartisipasi berjumlah 283 orang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat literasi daring pengguna, semakin sadar pula pengguna tersebut terhadap pelanggaran privasi dan memiliki kemampuan bersikap protektif. Namun, pelanggaran privasi tidak bisa dianggap sebagai pemicu tindakan protektif konsumen.
Indonesia’s Political Colours: From the New Order to Joko Widodo
Rifka Sibarani
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (549.622 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v15i2.1696
This study aims to examine the meaning behind the political colours in Indonesia. It uses Roland Barthes’ semiotics analysis. The results show that yellow is identified with the power of Golongan Karya Party which means oligarch wealth; red symbolises the intertwine association of the communism history and the labour movement in Indonesia with PDI Perjuangan; blue symbolises the values of patriotism and neoliberalist agenda for Susilo Bambang Yudhoyono: whereas the combination of red-white-black of Joko Widodo’s plaid shirt symbolises political progressiveness.
Penggambaran Perempuan di Majalah Popular 1988-2018
Formas Juitan Lase
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 17 No. 1 (2020)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2638.246 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v17i1.1725
Artikel ini bertujuan untuk melihat penggambaran perempuan di sampul majalah Popular dari tahun 1988 hingga 2018. Penelitian ini menggunakan konsep pascafeminisme dan metode semiotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan direpresentasikan dalam dua cara, yaitu objek seksual dan subjek seksual. Objek seksual ditandai melalui tubuh perempuan dengan pose seksual pasif, sedangkan subjek seksual ditandai melalui pose seksual aktif. Penggambaran perempuan sebagai subjek seksual tidak lebih baik daripada objek seksual yang diobjektifikasi. Bentuk-bentuk penggambaran secara provokatif dan seksual aktif dengan pretensi “girl power” sebenarnya adalah eksploitasi.
Kekuatan di Luar Media Visual dan Pemberdayaan Siswa Pemantau Jentik
Shinta Nasution
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.255 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v17i2.1744
Upaya pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue) dilakukan dengan memberdayakan Sismantik (Siswa Pemantau Jentik) melalui promosi kesehatan bermedia. Studi ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor lain di luar media visual (manga dan infografis) yang diduga berpengaruh terhadap pemahaman informasi, persepsi risiko dan sikap Sismantik terhadap pencegahan DBD. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi berganda untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap ketiga variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berhitung, pengalaman, status sosial ekonomi berpengaruh terhadap pemahaman informasi, sedangkan minat, lingkungan sosial budaya dan kemampuan berhitung berpengaruh terhadap persepsi risiko tentang penyakit DBD.
Anticipating the Impact of Pornography through Dissemination of Negative Content
Hanny Hafiar;
Syauqy Lukman;
Fajar Syuderajat;
FX Ari Agung Prastowo;
Centurion Chandratama Priyatna;
Nuryah Asri Sjafirah
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.064 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v16i2.1773
Pornography through the internet has penetrated visually impaired teenagers.Socialization activities are needed to anticipate negative content. Pre-research was needed to map the problem before socialization. The study aims to examine the impact of pornography and its spread among visually impaired teenagers. The method used was a correlation with samples of teenagers at Wyata Guna, Bandung. The results show there is the impact of pornography and its spread including received, stored, accessed, and distributed through the internet. Proactive action was required from parents, and institutions to prevent a visually impaired teenager from the impact of pornography.
Perlawanan Perempuan terhadap Kekerasan dalam Berpacaran di Video Musik K-Pop
Koko Sadewo;
Rina Sari Kusuma
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 17 No. 1 (2020)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.846 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v17i1.1775
Perempuan sering menjadi korban kekerasan dalam berpacaran dan cenderung menerima begitu saja kekerasan tersebut. Namun demikian, perempuan yang digambarkan menjadi korban berani bertindak melawan pelaku dalam beberapa video klip musik. Penelitian ini menggunakan analisis isi kualitatif dan bertujuan untuk mengetahui bentuk kekerasan serta perlawanan perempuan terhadap kekerasan dalam berpacaran di video klip musik K-pop. Hasilpenelitian menunjukkan terdapat dua bentuk kekerasan yang diterima perempuan, yaitu kekerasan fisik dan psikis. Selain itu, korban dapat mendobrak stereotip yang menyatakan bahwa perempuan itu lemah. Hal tersebut ditunjukkan dengan sikap perempuan yang berani melawan dengan cara membalas dendam, melukai, hingga membunuh pelaku.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keinginan Mahasiswa dalam Menggunakan Media Sosial
Julianti Cendrawan;
Clara R. P. Ajisuksmo
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (430.698 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v17i2.1793
Penggunaan media sosial memberikan kemudahan pada individu dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini berdampak pada peningkatan jumlah pengguna media sosial di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keinginan individu dalam menggunakan media sosial. Penelitian dilakukan di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta dengan responden penelitian sebanyak 137 mahasiswa strata satu (S1). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh perilaku pencarian informasi, perilaku hedonik, dan rasa kekomunitasan terhadap keinginan individu untuk menggunakan media sosial.
Preferensi Informasi dan Perilaku Bermedia Warganet di Akun Instagram Media Informasi Selebritas
Prof. YA Nunung Prajarto, Ph.D;
Syaifa Tania, S.IP., M.A.;
Mashita Phitaloka Fandia Purwaningtyas, S.IP., M.A.
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.48 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v16i2.1805
The use of social media as a source of information is undeniably important. As it can be used to disseminate specific information, numbers of informational based accounts emerge in various topics, including Instagram accounts which specifically bring out celebrity news as their main information. Using a social informatics perspective approach, this paper aims to capture netizen behavior related to their media habit in accessing it. The results show these accounts emerge as the primary source of information about infotainment issues. However, netizens are unwilling to leave any digital trace related to their activities during accessing these accounts.