cover
Contact Name
Sunaryo Winardi
Contact Email
sunaryo.winardi@mikroskil.ac.id
Phone
+6287748447774
Journal Mail Official
jsm.fi@mikroskil.ac.id
Editorial Address
Jl. Thamrin No. 124 Medan 20212 Gedung A. Lantai 2.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JSM (Jurnal SIFO Mikroskil)
Published by Universitas Mikroskil
ISSN : 14120100     EISSN : 26228130     DOI : https://dx.doi.org/10.55601/jsm
Core Subject : Science,
Jurnal SIFO Mikroskil (JSM) is a journal that published by Lembaga Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mikroskil Medan, Indonesia. JSM published a journal twice a year, in April and October. The mission of JSM to share, develop and facilitate the output of research paper about Informatics, Information Systems and Information Technology. The scope of Journal of Information Systems Mikroskil (JSM) are: information systems, computer science, knowledge management, business & IT alignment, IT Governance, CRM, SCM, enterprise resource planning, enterprise architecture, business process management, business process reengineering, modeling and simulation, information retrieval, artificial intelligence, images processing, information security, data mining, cryptography, social network, cloud computing, data science, IoT, and others.
Articles 225 Documents
Sistem Manajemen Parkir Mengunakan Teknologi Radio Frequency and Identification (Studi Kasus Fakultas MIPA Universitas Mulawarman) Darwin Darwin; Awang Harsa Kridalaksana; Dyna Marisa Khairina
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 15, No 1 (2014): JSM Volume 15 Nomor 1 Tahun 2014
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.667 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v15i1.140

Abstract

Parkir merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk semua pengaturan pelayanan publik. Manajemen parkir diperlukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna. Sistem parkir saat ini kebanyakan bersifat manual melalui pemeriksaan STNK ketika kendaraan keluar. Penelitian ini menghasilkan sistem manajemen parkir menggunakan teknologi Radio Frequency and Identification (RFID). Teknologi RFID menggunakan gelombang radio untuk mengidentifikasi orang atau benda secara otomatis menggunakan tag. Proses identifikasi dilakukan dengan menyimpan nomor seri yang mengidentifikasi seseorang atau objek melalui microchip yang terpasang pada antena chip yang kemudian mengirimkan informasi data identifikasi kepada reader dan mengubah gelombang radio (gelombang analog) menjadi informasi digital dan diteruskan ke komputer agar dapat diolah dan digunakan. Media yang digunakan dalam bentuk kartu tanda parkir. Dengan pembangunan sistem parkir menggunakan Radio Frequency and Identification (RFID), mengubah sistem parkir manual ke arah sistem komputerisasi yang menyediakan banyak fasilitas dan kontrol yang lebih efektif dan efisien.
Enkripsi Citra Digital Menggunakan Arnold?¢â?¬â?¢s Cat Map dan Nonlinear Chaotic Algorithm Ronsen Purba; Arwin Halim; Indra Syahputra
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 15, No 2 (2014): JSM Volume 15 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1329.333 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v15i2.82

Abstract

Dalam penelitian diusulkan ??? algoritma enkripsi citra digital menggunakan dua buah fungsi chaos, yakni Arnold?¢â?¬â?¢s Cat Map (ACM) dan Nonlinear Chaotic Algorithm (NCA). Hal ini dilakukan untuk mendapatkan enkripsi citra yang lebih robust. ??? Proses enkripsi yang dilakukan meliputi pengacakan susunan pixel menggunakan Arnold?¢â?¬â?¢s Cat Map, pengacakan nilai RGB dan pengubahan nilai dalam citra memanfaatkan bilangan acak yang dibangkitkan menggunakan Nonlinear Chaotic Algorithm (NCA). Hasil pengujian menunjukkan cipher image memiliki distribusi intensitas pixel yang uniform. Selain itu pixel-pixel yang bertetangga memiliki koefisien korelasi yang rendah, koefisien korelasi yang rendah mengindikasikan pixel yang bertetangga tidak memiliki hubungan. Sifat chaos yang sensitif terhadap kondisi awal ditunjukkan dengan cipher image yang didekripsi tidak kembali ke citra semula jika kunci yang digunakan tidak sama dengan kunci yang digunakan waktu proses enkripsi.
Aplikasi Content Based Image Retrieval dengan Fitur Warna dan Bentuk Arwin Halim; Hardy Hardy; Alvin Yufandi; Fiana Fiana
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 15, No 2 (2014): JSM Volume 15 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.999 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v15i2.154

Abstract

Banyak cara yang dapat digunakan untuk melakukan pencarian gambar. Salah satu cara yang populer adalah menggunakan keyword berbasis teks. Keyword tersebut umumnya sulit menghasilkan gambar yang sesuai keinginan, karena keterbatasan keyword dalam merepresentasikan gambar. Penelitian ini menghasilkan aplikasi yang mencari gambar berdasarkan fitur gambar (Content Based Image Retrieval) berupa warna dan bentuk. Metode Color retrieval dan Shape retrieval digunakan untuk mencari gambar pada database wang. Hasil penelitian menunjukkan gabungan color retrieval dan shape retrieval mampu mencari gambar berdasarkan query image dan menghasilkan nilai presisi yang lebih baik dibandingkan dengan penerapan salah satu dari metode retrieval saja.
Segmentasi Buah Menggunakan Metode K-Means Clustering dan Identifikasi Kematangannya Menggunakan Metode Perbandingan Kadar Warna Andri Chan; Paulus Liem; Ng Poi Wong; Toni Gunawan
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 15, No 2 (2014): JSM Volume 15 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Mikroskil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.521 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v15i2.156

Abstract

Kematangan buah biasanya ditentukan oleh beberapa parameter, diantaranya adalah parameter ukuran, berat, ciri warna, keharuman dari buah tersebut, dan lain-lain. Parameter kematangan buah dari sisi warna kulit buah merupakan salah satu faktor penting di dalam identifikasi kematangan buah. Umumnya, klasifikasi kematangan buah dilakukan dengan cara manual yaitu menggunakan indera penglihatan untuk membedakan kematangan buah berdasarkan ciri warna kulit buah yang memiliki banyak kelemahan seperti penilaian oleh manusia yang bersifat subyektif dan tidak konsisten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat aplikasi untuk mendeteksi buah dan mengidentifikasi kematangannya. Aplikasi dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi 7. Metode yang dipakai meliputi segmentasi K-Means clustering, pemuaian dan penyusutan, pelabelan komponen hingga ekstraksi fitur. Pendeteksian jenis buah dilakukan menggunakan pencocokan fitur tingkat kebulatan buah sedangkan identifikasi kematangannya berdasarkan fitur warna dari buah. Sebelum dilakukan klasifikasi nama jenis buah dan tingkat kematangannya, harus dilakukan pelatihan buah terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan deteksi buah dan identifikasi kematangannya. Aplikasi yang dibuat diyakini mampu mengklasifikasikan jenis buah dan tingkat kematangannya. Ini dibuktikan dengan pelatihan dan pengujian terhadap 3 (tiga) jenis buah masing-masing sebanyak 30 (tiga puluh) buah sampel untuk tingkat kematangan mentah, mengkal dan matang (total 90 buah sampel) yang menunjukkan tingkat keberhasilan identifikasi di atas 90%.
Penerapan Metode TOPSIS dan AHP pada Sistem Penunjang Keputusan Penerimaan Anggota Baru, Studi Kasus: Ikatan Mahasiswa Sistem Informasi STMIK Mikroskil Medan Gunawan Ganda; Fandi Halim; Wilson Ng
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 15, No 2 (2014): JSM Volume 15 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.119 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v15i2.157

Abstract

Penerimaan anggota baru merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang dijalankan organisasi. Ikatan Mahasiswa Sistem Informasi (IMSI) sebagai organisasi di bawah naungan Program Studi S-1 Sistem Informasi STMIK Mikroskil juga memiliki sistem dalam menerima anggota baru, dimana mahasiswa mendaftar secara tertulis, mahasiswa datang ke kampus untuk mengikuti ujian dan melakukan interview, kemudian panitia memutuskan mahasiswa yang akan dipilih sebagai anggota. Beberapa masalah yang timbul adalah panitia tidak objektif dalam memutuskan mahasiswa yang akan dijadikan sebagai anggota serta panitia cepat jenuh dalam memutuskan mahasiswa yang akan dipilih sebagai anggota. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dikembangkan Sistem Penunjang Keputusan (SPK) penerimaan anggota baru dengan metode Analytical Hierarcy Process (AHP) untuk mencari alternatif terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan, kemudian mencari solusi dengan metode Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Dengan menerapkan SPK tersebut diharapkan dapat menunjang peningkatan mutu penerimaan anggota baru pada organisasi IMSI.
Perancangan dan Simulasi Antrian Paket dengan Model Antrian M/M/N di dalam Suatu Jaringan Komunikasi Data Idatriska P; Rumani Mangkudjaja; Asep Mulyana
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 15, No 2 (2014): JSM Volume 15 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.298 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v15i2.158

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada model antrian M/M/N yang disimulasikan dengan bahasa C.???  Dalam simulasi antrian ini, dibuat tiga skenario percobaan untuk melihat performansi algoritma yang telah dirancang, berdasarkan parameter pola kedatangan, average waiting time, utilization, dan average number of packet in the queue. Skenario pertama meneliti tentang pola kedatangan paket. Skenario kedua mengamati pengaruh penambahan server. Skenario ketiga meneliti tentang pengaruh penambahan server sekaligus dengan penambahan packet size. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dibuktikan bahwa pola kedatangan paket bersifat acak ??? (random) dan terdistribusi secara eksponensial. Dari hasil simulasi yang dilakukan untuk skenario kedua, ternyata dengan adanya penambahan server maka average waiting time dan average number of packet in the queue semakin kecil, sedangkan utilization menjadi semakin besar. Untuk skenario ketiga, hasil yang diperoleh adalah, ??? dengan penambahan packet size, diperoleh nilai average waiting time dan utilization semakin tinggi, sedangkan average number of packet in the queue semakin kecil.
Perbandingan Metode Clustering Menggunakan Metode Single Linkage dan K - Means pada Pengelompokan Dokumen Rendy Handoyo; Rumani Mangkudjaja; Surya Michrandi Nasution
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 15, No 2 (2014): JSM Volume 15 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Mikroskil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.646 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v15i2.161

Abstract

Penyebaran berita saat ini semakin tersebar  luas semenjak perkembangan dunia internet yang semakin pesat. Perkembangan dunia internet membuat berita yang  tersebar semakin beragam dan berjumlah  sangat besar. Pembaca berita akan kesulitan untuk memperoleh berita yang diinginkan  jika berita tersebut tidak terkelompok dengan baik. Dan jika harus dikelompokkan secara manual membutuhkan waktu yang sangat lama. Oleh sebab itu, Clustering menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Clustering akan  mengelompokkan dokumen berita berdasarkan  tingkat kemiripan dari dokumen tersebut. Metode Single Linkage merupakan metode pengelompokan hierarchical clustering. Metode Single Linkage mengelompokkan dokumen didasarkan pada jarak terdekat antar dokumen. Komputasi Single Linkage merupakan komputasi yang mahal dan kompleks.  Sedangkan metode K-means merupakan metode pengelompokan partitioned clustering. Metode K-means mengelompokkan dokumen didasarkan pada jarak terdekat dengan centroid-nya. K-Means merupakan  metode pengelompokan yang sederhana dan dapat digunakan dengan mudah. Tetapi pada jenis data tertentu, K-means tidak dapat memberikan segementasi data dengan baik, sehingga kelompok yang terbentuk tidak murni data yang sama. Metode pengujian yang digunakan untuk mengukur kualitas cluster adalah Silhouette Coefficient dan Purity. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, dapat disimpulkan, bahwa metode Single Linkage memiliki performansi yang lebih baik dibandingkan dengan metode K-means. Nilai silhouette coefficient Single Linkage selalu lebih unggul dibandingkan dengan  K-Means. Pertambahan jumlah dokumen membuat nilai silhouette coefficient single linkage semakin kecil sedangkan K-means terkadang menghasilkan nilai yang negatif. Untuk nilai purity, Single Linkage selalu bernilai 1 sedangkan K-Means tidak pernah bernilai 1. Hasil pertambahan jumlah cluster dan jumlah dokumen memberikan pengaruh terhadap nilai silhouette coefficient dan purity. Hal ini berarti single linkage selalu menghasilkan dokumen yang sama, sedangkan K-means masih bercampur dengan dokumen yang lain.
SPK Pemilihan Komisaris Lapangan Berprestasi dengan Metode AHP, Studi Kasus: KOPDIT CU HATIRONGGA Gunawan Ganda; Mbayak Ginting; Fandi Halim; Talenta A. Pasaribu; Basri Purba
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 16, No 1 (2015): JSM Volume 16 Nomor 1 Tahun 2015
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.674 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v16i1.179

Abstract

Komisaris lapangan di dalam koperasi merupakan sekelompok orang yang bersedia untuk melakukan kegiatan mengumpulkan dana para anggota koperasi di setiap daerahnya. Komisaris lapangan yang berkualitas akan memudahkan koperasi untuk mencapai tujuan koperasi. Untuk memotivasi komisaris bekerja lebih baik, maka koperasi akan memberikan penghargaan kepada komisaris yang berprestasi dalam pekerjaannya. Untuk menentukan perbandingan antar kriteria penilaian sering terjadi ketidakkonsistenan sehingga sulit untuk menentukan komisaris lapangan yang berprestasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu sistem penunjang keputusan untuk pemilihan komisaris lapangan yang berprestasi pada Kopdit CU Hatirongga dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dimana dapat dilakukan penilaian tingkat prioritas dari variabel-variabel yang diinginkan dengan membuat hirarki dari semua variabel yang ada. Hasil dari penelitian ini dapat membandingkan tiap-tiap kriteria dan diintegrasikan dengan penilaian kategori yang dibutuhkan sehingga menghasilkan sebuah alternatif keputusan berupa ranking penilaian prestasi komisaris lapangan berdasarkan nilai perbandingan kriteria.
Pengembangan Web E-Voting Menggunakan Secure Election Protocol Irpan Adiputra Pardosi; Ronsen Purba
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 16, No 1 (2015): JSM Volume 16 Nomor 1 Tahun 2015
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.158 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v16i1.180

Abstract

Sistem e-voting akan memberikan kemudahan kepada pemilih dan panitia pelaksana dari segi waktu maupun biaya. Sistem voting melalui internet (e-voting) akan menemui permasalahan terkait keamanan komunikasi dan data sehingga diperlukan sebuah protokol kriptografi yang disebut Secure Election Protocol. Prosedur kerja dari Secure Election Protocol dengan dua panitia sentral menggunakan CTF dan CLA menjadi panitia. Protokol ini menggunakan algoritma AES-128 untuk mengamankan data yang dikirimkan, dan algoritma RSA untuk mengamankan kunci AES-128 serta menggunakan kombinasi algoritma DSA dan SHA-1 untuk membentuk tanda tangan digital dari pesan yang dikirimkan. Perangkat lunak e-voting menggunakan Secure Election Protocol dengan dua panitia sentral ini mampu mengamankan proses pemilihan online (e-voting) untuk pemilihan Ketua BITSMIKRO dengan baik dan benar. Kebutuhan teknologi e-voting yang aman di masa mendatang akan semakin besar. Penerapan kriptografi pada penelitian ini telah membuktikan perannya dalam mengamankan pemilihan online (e-voting).
Pengembangan Aplikasi Steganografi pada Citra dengan Metode Blowfish dan Sequential Colour Cycle Poi Wong Ng; Sunario Megawan; Ade Wibowo Giri; Ayu Yolanda Nasution
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 16, No 1 (2015): JSM Volume 16 Nomor 1 Tahun 2015
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.688 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v16i1.181

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat sebuah perjalanan data melalui internet menjadi tidak aman. Untuk menjaga keamanan sebuah data tersebut, dibuatlah sebuah teknik pengamanan data menggunakan kriptografi. Namun, pengamanan dengan kriptografi masih membuat pihak ketiga menjadi curiga karena perubahan data masih terlihat. Untuk itu dilakukanlah kombinasi kriptografi dengan steganografi. Pada penelitian ini, algoritma kriptografi yang digunakan adalah algoritma Blowfish. Informasi yang telah dienkripsi dengan menggunakan algoritma Blowfish tersebut dimasukkan ke dalam media gambar dengan algoritma Steganografi, dalam hal ini algoritma steganografi yang digunakan adalah Sequential Colour Cycle. Kombinasi algoritma Blowfish dan Sequential Colour Cycle ini dapat memberikan peningkatan kualitas pengamanan pada suatu media gambar, sehingga informasi yang terdapat di dalam media gambar tidak diketahui oleh orang yang tidak di inginkan.

Page 6 of 23 | Total Record : 225


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 26 No. 2 (2025): JSM VOLUME 26 NOMOR 2 TAHUN 2025 Vol. 26 No. 1 (2025): JSM VOLUME 26 NOMOR 1 TAHUN 2025 Vol. 25 No. 2 (2024): JSM VOLUME 25 NOMOR 2 TAHUN 2024 Vol. 25 No. 1 (2024): JSM VOLUME 25 NOMOR 1 TAHUN 2024 Vol 24, No 2 (2023): JSM VOLUME 24 NOMOR 2 TAHUN 2023 Vol 24, No 1 (2023): JSM VOLUME 24 NOMOR 1 TAHUN 2023 Vol 23, No 2 (2022): JSM VOLUME 23 NOMOR 2 TAHUN 2022 Vol 23, No 1 (2022): JSM VOLUME 23 NOMOR 1 TAHUN 2022 Vol 22, No 2 (2021): JSM VOLUME 22 NOMOR 2 TAHUN 2021 Vol 22, No 1 (2021): JSM VOLUME 22 NOMOR 1 TAHUN 2021 Vol 21, No 2 (2020): JSM VOLUME 21 NOMOR 2 TAHUN 2020 Vol 21, No 1 (2020): JSM VOLUME 21 NOMOR 1 TAHUN 2020 Vol 20, No 2 (2019): JSM Volume 20 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 20, No 1 (2019): JSM Volume 20 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 19, No 2 (2018): JSM Volume 19 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 18, No 1 (2017): JSM Volume 18 Nomor 1 Tahun 2017 Vol 17, No 2 (2016): JSM Volume 17 Nomor 2 Tahun 2016 Vol 17, No 1 (2016): JSM Volume 17 Nomor 1 Tahun 2016 Vol 16, No 2 (2015): JSM Volume 16 Nomor 2 Tahun 2015 Vol 16, No 1 (2015): JSM Volume 16 Nomor 1 Tahun 2015 Vol 15, No 2 (2014): JSM Volume 15 Nomor 2 Tahun 2014 Vol 15, No 1 (2014): JSM Volume 15 Nomor 1 Tahun 2014 Vol 14, No 2 (2013): JSM Volume 14 Nomor 2 Tahun 2013 Vol 14, No 1 (2013): JSM Volume 14 Nomor 1 Tahun 2013 Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012 Vol 13, No 1 (2012): Volume 13 Nomor 1 Tahun 2012 Vol 12, No 2 (2011): Volume 12 Nomor 2 Tahun 2011 Vol 12, No 1 (2011): Volume 12 Nomor 1 Tahun 2011 More Issue