cover
Contact Name
Wahyu Wiji Astuti
Contact Email
ahyu_wiji@yahoo.com
Phone
+6281375372028
Journal Mail Official
wahyu_wiji@yahoo.com
Editorial Address
Medan tembung
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BAHAS
ISSN : 24427594     EISSN : 24427594     DOI : https://doi.org/10.24114/bhs.v32i1
Jurnal BAHAS memuat kajian-kajian tentang bahasa, sastra, seni dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan.
Articles 549 Documents
PENINGKATAN PENGUASAAN TATABAHASA JERMAN MELALUI POLA LATIHAN ANALISIS KESALAHAN Ahmad Sahat Perdamean
BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i82 TH 38.2548

Abstract

Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui peningkatan penguasaan mahasiswa atas Tatabahasa Jerman I (Strukturen I). Untuk mencapai tujuan diterapkan penelitian tindakan kelas (classroom-action-research). Subjek penelitian berjumlah 24 orang mahasiswa. Data kemampuan dijaring melalui tes, sedangkan persepsi mahasiswa dijaring melalui angket dan wawancara. Hasil pengembangan menunjukkan, bahwa pola latihan analisis kesalahan dapat meningkatkan penguasaan mahasiswa atas Tatabahasa Jerman I. Hasil tes kemampuan awal menunjukkan skor rata-rata ialah 4,1. Setelah tindakan dilakukan pada Siklus I skor rata-rata naik menjadi 42,1 dan setelah Siklus II skor rata-rata menjadi 74,1. Implikasi dari pengembangan ini adalah pola latihan analisis kesalahan dapat digunakan untuk mengajarkan Tatabahasa Jerman.   Kata Kunci: analisis kesalahan, tatabahasa Jerman
FONOTAKTIK DAN TEKANAN DALAM BAHASA GAYO LUT Zainuddin .
BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i78 TH 37.3129

Abstract

ABSTRAK Fonotaktik dan tekanan dalam bahasa Gayo Lut direalisasikan berdasarkan teori Fonologi Autosegmen yang terdiri dari konsep suku kata atau dikenal dengan organisasi suku kata ( σ ) dalam bentuk Onesert (K), Nukleus (V) dan Koda (K). Penutur Bahasa Gayo Lut cenderung memiliki ciri fonotaktik kata dan suku kata  (SK)→ Nu (KO) → O1, O2, O3, O4, O5, dan O6 yang sangat bervariasi, seperti K→(Pb, td, kg, cj, sh, Ir, mn,   ŋ, wj) dan V → /i, e, ə,   , o, u ) dan Koda → (Pb, td, k, sh, mn, ŋ, Ir, dan w).Adapun jenis tekanan cenderung bervariasi yaitu terdapat 6 jenis tekanan (1) tekanan kata eka suku, (2) tekanan kata dwisuku, (3) tekakan kata trisuku, (4) tekanan bunyi suku kata pra akhir, (5) tekanan bunyi suku kata akhir, dan (6) tekanan kata lebih dari tiga suku kata. Kata Kunci : Fonotaktik, Tekanan, Bahasa Gayo Lut
Types of Sentences Used by Male and Female Writers in Journal Article Abstracts Willem Saragih; Christine Helena Natalia
BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v31i4.21911

Abstract

ABSTRACTThis study analyzed the types of sentences used in the Abstracts of Journal Articles written by 10 Female and 10 Male fully sourced from the Book Program of The First Annual International Seminar UNIMED Medan: November 19, 2016. Of the 195 sentences, 102 of which were written by females, and 92   by Males, all types of sentences are present. The occurrence of the types of sentence used by Females is Simple Sentence (50.1%), Complex Sentence (37.1%), Complex - Compound Sentence (6.8%),  and Compound Sentence (4.9%).  By Males , Simple Sentence  is (50.%), Complex Sentence (41%),  Compound Sentence  (5.4%) and Complex- Compound Sentence (3.3%). Thus, this proves that the frequency is only different in Complex-Compound, i.e. by Females in the third place, but by Males in the fourth and Compound in the third.  Overall, it can be concluded that gender has no relation with sentence types.Key Words: Types of sentence; Female and Male; Abstracts
PEMBELAJARAN BERBASIS INTERNET MENGGUNAKAN SCHOOLOGY PADA MATA KULIAH PENGANTAR ILMU BAHASA DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FBS UNIMED Khairil Ansari; Fitriani Lubis; Achmad Yuhdi
BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i4.10080

Abstract

Penelitian pengembangan ini bermaksud menghasilkan media pembelajaran dengan mengembangkan portal e learning berbasis schoology dalam pembelajaran pada mata kuliah Pengantar Ilmu Bahasa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan atau prosedur: (1) studi pendahuluan atau eksplorasi untuk mengetahui kebutuhan mahasiswa terhadap proses pembelajaran berbasis internet; (2) pengembangan produk awal (prototype) model pembelajaran berbasis internet dengan memanfaatkan schoology  (3)  pengujian produk awal (prototype) melalui uji coba terbatas dan luas untuk megetahui tingkat efektivitas model pembelajaran berbasis internet yang sudah dirancang. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Tingginya tingkat kebutuhan mahasiswa dan dosen terhadap model pembelajaran berbasis internet di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed. (2) Rancangan pengembangan model pembelajaran berbasis internet dengan menggunakan schoology terdiri dari tiga fase, yakni fase analisis kebutuhan, fase  desain, serta  fase pengembangan dan implementasi. Pada fase desain dilakukan validasi ahli. Hasil validasi ahli isi materi berada pada kualifikasi baik (88%), hasil validasi ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi baik (80%), hasil evaluasi ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (85%), hasil uji perorangan berada pada kualifikasi baik (75%), hasil uji kelompok kecil berada pada kualifikasi baik (80,8%), dan hasil uji lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (91,5%). (3) Tahapan selanjutnya adalah implementasi model pembelajaran dengan menguji tingkat efektivitas model pembelajaran tersebut. Hasil uji efektivitas model pembelajaran menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar mata kuliah Pengantar Ilmu Bahasa sebelum dan sesudah  menggunakan  model pembelajaran berbasis internet dengan menggunakan schoology. Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran berbasis internet dengan menggunakan schoology efektif untuk  meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Pengantar Ilmu Bahasa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed tahun pembelajaran 2017-2018.
SUATU PENDEKATAN STRATEGI DAN METODE PENDIDIKAN SENI MELALUI KEGIATAN BERNYANYI SEBAGAI ASPEK - ASPEK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI LAMHOT BASANI SIHOMBING
BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i85 TH 39.2445

Abstract

Seni bagi anak-anak merupakan kegiatan bermain, berekspresi, dan kreatif yang menyenangkan. Salah satu kegiatan seni dalam pendidikan untuk anak usia dini adalah bernyanyi. Pada usia pra sekolah (4-6 tahun) tidak semua anak mampu mengomunikasikan pikiran dan perasaannya secara verbal atau tertulis, dan pada usia tersebut, daya tangkap anak masih sangat terbatas. Oleh karenanya, melalui kegiatan bernyanyi diharapkan anak dapat memahami dan memaknai pesan moral yang disampaikan, yang nantinya dapat berpengaruh terhadap karakter dan kepribadian serta tingkah laku anak tersebut. Kegiatan bernyanyi yang sering dilakukan adalah kegiatan bernyanyi aktif. Dimana seluruh aspek pengembangan masuk di dalamnya, antara lain : (1) Ekspresi dan emosi anak, peran bernyanyi bagi anak-anak adalah sebagai media ekspresi tentang apa yang dirasakan, dipikirkan, diimpikan secara pribadi; (2) Mengembangkan kecakapan hidup, melalui kegiatan bernyanyi anak akan lebih mudah memaknai pesan moral yang ingin disampaikan. Pesan moral mengenai kejujuran, kepercayaan, keadilan, tanggung jawab dan disiplin. Diharapkan kelak dapat tertanam dalam diri anak, dan menjadikannya pribadi yang berkarakter dan berbudi luhur; (3) Kemampuan berbahasa, Bernyanyi tentu saja tidak bisa lepas dari kata atau kalimat yang harus diucapkan. Melalui kegiatan bernyanyi akan membantu anak memperbanyak kosa kata; (4) Hubungan sosial, kegiatan bernyanyi tidak bisa lepas dari hubungan sosial, baik dengan lingkungan, masyarakat, teman maupun keluarga. Melalui kegiatan bernyanyi anak akan dikenalkan dengan bagaimana menghargai sesama, bagaimana menempatkan diri di suatu lingkungan baru, serta melatih kemampuan anak dalam berkomunikasi.   Kata Kunci : Bernyanyi, Pengembangan Diri, Pendidikan Seni  
SOLIDARITAS DAN KESOPANSANTUNAN (TINJAUAN SOCIOLINGUISTICS RONALD WARDHAUGH) Tengku Ratna Soraya
BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i77 TH 37.2610

Abstract

Di dalam berbahasa kita menggunakan perangkat bahasa yang diperlukan untuk menunjukkan hubungan khusus dengan orang lain dan sikap kita kepada mereka. Sebagai contoh, di dalam bahasa Prancis dikenal  perbedaan konsep tu-vous yang merujuk pada siapa kita berbicara. Kesantunan bahasa Prancis dibangun dari tiga komponen yaitu (1) komponen kelonggaran awal, (2) permintaan di tengah atau komponen perintah, dan (3) komponen akhir, kehadiran atau ketiadaan sesuatu seperti s’il vous plait.   Kata Kunci: Solidarity, Addres Term, Politeness
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENGUNGKAPKAN INFORMASI SECARA LISAN TENTANG KELUARGA PELAJARAN BAHASA PRANCIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TPS (THINK PAIR SHARE) DI KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 12 MEDAN TAHUN AJARAN 20 Sri Palupi
BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i2.5563

Abstract

Subjek penelitian sebanyak 41 orang siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi yang dilakukan pada siswa. Berdasarkan Observasi hasil penelitian persentase tingkat kemampuan berbahasa siswa meningkat dari 41 orang siswa terdapat 24,4% siswa yang memiliki kemampuan berbahasa sangat baik, 61% siswa yang memiliki kemampuan berbahasa baik dan  14,6 siswa tingkat kemampuan berbahasa cukup. Persentase hasil tingkat ketuntasan kemampuan berbahasa siswa dari 41 orang siswa pada siklus I pertemuan I mencapai 24,4% siswa yang tuntas dan 75,6% siswa tidak tuntas. Siklus I pertemuan II terdapat 41,5% siswa yang tuntas dan 58,5% siswa yang tidak tuntas. Pada siklus II pertemuan I terdapat 58,5% siswa yang tuntas dan 41,5% siswa yang tidak tuntas sedangkan pada siklus II pertemuan II meningkat menjadi 100% atau 41 orang siswa yang tuntas. Dengan demikiandengan menggunakan model pembelajaran TPS dapat meningkatkan kemampuan berbahasa siswa. Kata Kunci : model pembelajaran TPS dan mengungkapkan informasi secara lisan
TERJEMAHAN MAJAS PADA NOVEL LASKAR PELANGI DALAM BAHASA INGGRIS Marhamah Melisda
BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v29i2.11573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan majas yang terdapat di dalam novel Laskar Pelangidan terjemahannya dalam bahasa Inggris dan mendeskripsikan teknik-teknik penerjemahan yang digunakan dalam penerjemahan novel Laskar Pelangi dalam bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa klausa yang mengandung majas yang terdapat dalam novel Laskar Pelangi dan novel terjemahannya dalam bahasa Inggris. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah membaca teks secara keseluruhan, mencatat klausa yang mengandung majas, dan mengklarifikasi teknik penerjemahan klausa yang mengandung majas. Berdasarkan hasil analisis terjemahan majas dalam novel Laskar Pelangi ditemukan 50 (100%) majas dalam Tsu dan 41 (99,1%) majas dalam Tsa. Hasil penelitian terhadap tehnik terjemahan yang digunakan adalah : 1). Majas Perbandingan menggunakan tehnik penerjemahan harfiah, transposisi, kompensasi, penambahan, penghilangan, modulasi, kesepadanan, generalisasi reduksi, dan borrowing, dan Majas sindiran menggunakan teknik penerjemahan harfiah, reduksi, transposisi, penambahan, kompensasi.
KONTRIBUSI SASTRA BAGI ANAK- ANAK Mursini Mursini
BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i73TH XXXVI.2483

Abstract

Pada hakikatnya semua orang senang dan butuh sastra, terlebih anak yang sedang berada dalam masa peka untuk memperoleh, memupuk, dan mengembangkan berbagai aspek kehidupan yang begitu kompleks. Anak-anak sering menanyakan atau bercerita tentang hal-hal yang baru saja ia alami dan ia lihat. Jika belum dapat jawabannya, anak meminta kita untuk menjelaskan atau menceritakannya sambil bertanya hal-hal yang  didengarnya. Sudah menjadi tugas kita sebagai orang dewasa untuk memenuhi hak-hak anak, dan hal itu merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap anak. Keadaan itu, menandakan bahwa anak membutuhkan sastra dalam perkembangannya. Sastra  merupakan sarana yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi  anak.   Kata Kunci: Kontribusi, Sastra, Anak-anak  
NOMINAL AFFIXATION BETWEEN ENGLISH AND BATAK TOBA LANGUAGE Elisa B. Manullang
BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i2.5649

Abstract

This study deals with Nominal Affixation in English and Batak Toba language. This article focuses on Nominal Afixation in Batak Toba Language and English particularly derivational noun from Adjectives stems. The data were obtained by conducted descriptive Qualitative design. The data were analyzed into their stems and affixes and formulated the system of the language. Based on the steps was found out {ha} + adjectives stems + {on} in Batak Toba language Nominal Affixation was responded to adjectives stems {-ness}, {-ity}, {-ce}, {-th}, {-cy} in English. It shows that one item in Batak Toba language become two or more in English.       Keyword : Nominal Affixation, Batak Toba Language, derivational noun, Adjective stem.

Filter by Year

2007 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2023): BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS Vol 33, No 2 (2022): BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS Vol 32, No 3 (2021): BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS Vol 30, No 4 (2019): BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS Vol 30, No 2 (2019): BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS Vol 29, No 3 (2018): BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS Vol 25, No 3 (2014): BAHAS No 89 TH XL (2014): BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 37 (2012): bahas No 84 TH 38 (2012): BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 37 (2011): BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS No 65TH XXXIV (2007): JURNAL BAHAS More Issue