cover
Contact Name
Wahyu Wiji Astuti
Contact Email
ahyu_wiji@yahoo.com
Phone
+6281375372028
Journal Mail Official
wahyu_wiji@yahoo.com
Editorial Address
Medan tembung
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BAHAS
ISSN : 24427594     EISSN : 24427594     DOI : https://doi.org/10.24114/bhs.v32i1
Jurnal BAHAS memuat kajian-kajian tentang bahasa, sastra, seni dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan.
Articles 549 Documents
ANALISIS KESALAHAN MENENTUKAN GRAMMATIKAL KASUS DI DALAM KALIMAT BAHASA JERMAN HERLINA JASA PUTRI HARAHAP
BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i86 TH 39.2386

Abstract

Penelitian ini  bertujuan  untuk  mengetahui  kesalahan-kesalahan apa saja  yang dilakukan mahasiswa dalam menyusun kalimat            sederhana bahasa Jerman berdasarkan grammatikal  kasus yaitu; Nominativ, Akkusativ, Dativ, dan Genetiv.Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Jurusan Bahasa Asing, FBS Unimed, terhadap 30 orang mahasiswa semester III angkatan tahun 2008 yang sedang mengikuti matakuliah Struktur III. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun instrumen penelitian yang digunakan adalah tes menyusun kalimat sederhana bahasa Jerman yang disesuaikan dengan keempat jenis kasus yaitu: Nominativ, Akkusativ, Dativ, dan Genetiv. Berdasarkan hasil penelitian, data menunjukan bahwa 12  (40%) buah hasil jawaban mahasiswa dinyatakan lulus, sedangkan 18 (60%) buah hasil jawaban mahasiswa dinyatakan tidak lulus. Skor tertinggi yang diperoleh mahasiswa adalah 85 = 5 orang, 80 = 4 orang, 70 = 3 orang, 60 = 5 orang, 50 = 6 orang, dan 40 = 7 orang. Dari data tersebut menunjukan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat sederhana bahasa Jerman berdasarkan grammatikal kasus yaitu:Nominativ, Akkusativ, Dativ, dan Genetiv. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap struktur dan grammatik bahasa Jerman.   Kata Kunci: Gramatikal, Kasus
TOR-TOR BODAT NA HAUDANAN SEBAGAI SENI PERTUNJUKAN PADA PESTA RONDANG BINTANG DI KECAMATAN RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN Irwansyah Irwansyah
BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v31i1.18589

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan membahas tentang Tor-tor Bodat Na Haudanan sebagai seni pertunjukkan.Tor-tor Bodat Na Haudanan merupakan tarian hiburan yang berasal dari daerah Simalungun yang sering hadir dalam Pesta Rondang Bintang. Teori-teori yang digunakan berhubungan dengan topik penelitian yaitu teori seni pertunjukan, dan teori bentuk penyajian. Tempat penelitian adalah di daerah huta Simpang Dalig Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun.  Sampel pada penelitian ini adalah seniman atau tokoh adat dan penari yang mengerti tentang Tor-tor Bodat Na Haudanan.  Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi, kemudian di analisis dengan metode deskriptif kualitatif.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, Tor-Tor Bodat Na Haudanan sudah menjadi sebuah seni pertunjukan dan selalu hadir dalam setiap Pesta Rondang Bintang di Kabupaten Simalungun. Tor-Tor Bodat Na Haudanan ini merupakan gerak maknawi yang di stirilisasikan oleh penari. Gerak maknawi tersebut antara lain  borgohon, manganhon jagul, manangkih hayu/bonani, manggarut badan, manarik bonani ondi, mambikbik buahni hondi,  manganhon hondi, manonggori gadung, mangumpat bonani gadung, dan manganhon gadungTor-tor Bodat Na Haudanan ini diiringi oleh seperangkat alat musik tradisional Simalungun yaitu gondrang , sarunei, ogung, mongmongan.  Busana yang digunakan dalam Tor-tor Bodat Na Haudanan ini adalah baju lengan panjang warna hitam, celana panjang warna hitam,  dan suri-suri. Kata Kunci:Tor-tor Bodat Na Haudanan,Seni Pertunjukkan,Pesta Rondang Bintang.
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA ANAK PESISIR Devi Yuyun Sari; Siti Suhaimah; Dahliarnis Dahliarnis; Fransiska Uli Khairani; Nita Veronika Simbolon
BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i2.10284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana jenis tuturan santun dan tidak santun anak khusunya usia 5-10 tahun didaerah pesisir Labuhanbilik desa Telaga Suka dan pesisir Bagan Percut dilingkungan bermain dengan kawan sebaya. Pada penelitian ini sumber data yang digunakan ialah data primer berupa hasil transkrip rekaman yang diambil dari lapangan ketika anak-anak dikedua daerah pesisir tengah bermain dengan kawan sebaya yang kemudian dipilah kepada enam maksim.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriftif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ada tiga yaitu, reduksi data, display data dan terakhir pengambilan kesimpulan. Mengidentifikasi jenis tuturan kedalam enam maksim yaitu, maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan dan maksim kesimpatisan. Menelaah dan membahas seluruh yang diseleksi kemudian menerapkannya kedalam pembahasan masalah. Hasil kesimpulan menjelaskan mengenai jenis tuturan santun dan jenis tuturan tidak santun anak usia 5-10 tahun dikedua daerah pesisir ketika bermain dengan kawan sebaya. Adapun jenis tuturan yang terdapat dikedua daerah pesisir meliputi : “menyuruh, menyarankan, perintah, menyatakan, melarang, menantang, menolak, menjelaskan  Kata Kunci : tujuan penelitian, metode penelitian, hasil penelitian. 
PENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT RESMI DALAM BAHASA JERMAN MELALUI POLA LATIHAN ANALISIS AHMAD SAHAT PARDAMEAN
BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i85 TH 39.2418

Abstract

Penelitian tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menulis surat resmi (halbformeller Brief) melalui penerapan pola latihan analisis kesalahan.Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Semester IV Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman FBS, Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan melalui tes, catatan lapangan, tugas, lembar observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian terbukti, bahwa terdapat peningkatan jumlah mahasiswa yang mampu menulis surat resmidari 3 orang mahasiswa (13,64% dari 22 orang pada pretes), setelah tindakan pada Siklus I diberikan jumlah mahasiswa yang mampu menulis surat resmi naik menjadi 9 orang (40,91%), dan setelah tindakan pada Siklus II meningkat menjadi 19 orang (86,36%). Hal ini menunjukkan bahwa indikator keberhasilan dalam penelitian ini telah tercapai. Penerapan pola latihan analisis kesalahan ternyata dapat membuat mahasiswa lebih aktif bertanya kepada dosen, menjawab pertanyaan dosen dan teman, dan memberikan komentar terhadap hasil analisis temannya. Selain itu rata-rata tingkat kehadiran mahasiswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan pola ini  mencapai 92,43%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini ialah penggunaan pola latihan analisis kesalahan terbukti dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menulis surat resmi. Oleh karena itu pola ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran keterampilan menulis, terutama menulis surat resmi (halbformeller Brief).   Kata Kunci: keterampilan menulis,analisis kesalahan, surat, bahasa Jerman
PENGINTEGRASIAN PILAR-PILAR PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI Indra Hartoyo
BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i83 TH 38.2559

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan alternatif dalam pengintegrasian unsur-unsur pendidikan karakter dalam konteks pembelajaran di perguruan tinggi. Penddikan karakter secara spesifik berupaya untuk menanamkan semangat untuk memberikan yang terbaik dengan dilandasi nilai-nilai kejujuran. Pendidikan karakter secara umum diinisiasi oleh model-model perilaku yang baik dari seluruh unsur perguruan tinggi, mulai pimpinan tertinggi hingga dosen dan pegawai. Selanjutnya, pengelolaan kelas yang mendorong munculnya budaya kelas dan semangat kebersamaan dapat dilakukan dengan membangun komitmen dan menerapkan pengelolaan pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. Akhirnya, secara praktis, proses pembelajaran itu sendiri harus membentuk para mahasiswa menjadi pemikir-pemikir kritis yang melandaskan sikap dan keputusannya berdasarkan observasi, pengalaman, refleksi, analisa, penalaran, dan komunikasi. Komponen- komponen pembangun pendidikan karakter ini secara hirarkis akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membentuk karakter dirinya melalui proses pembelajaran, sesuai dengan karakter budaya bangsa.   Kata Kunci: pendidikan karakter, karakter
PENGARUH ISLAMISASI TERHADAP BENTUK VISUAL SENI ORNAMEN BAGAS GODANG MANDAILING Daulat Saragi
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5529

Abstract

Bentuk dan nilai-nilai yang dikandung dalam suatu budaya dan kesenian selalu dipertahankan masyarakat pendukungnya. Keterbukaan budaya menerima masuknya budaya asing setidaknya berdampak terhadap eksistensi budaya setempat. Masuknya Islam di Mandailing membawa perubahan bentuk visual motif ornamen pada rumah adatnya  dari bentuk mithologi dan zoomorf kepada bentuk simbol-simbol Islami dan motif geometris arabesk. Namun beberapa daerah masih tetap mempertahankan bentuk aslinya bahkan menghadirkannya berdampingan adalah semata-mata hanya menghadirkan nilai estetis yang dikandungnya. Mereka percaya bahwa kewibawaan suatu kontruksi bangunan  adalah motif hiasan yang mengandung makna menolak bala dan simbol keagungan. Kata kunci : bentuk visual, ornamen, bagas godang, mandailing
MENATA MATERI DAN PENGALAMAN BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH RESEARCH METHODOLOGY DENGAN STRATEGI ICARE Sri Minda Murni
BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v32i1.25681

Abstract

 Abstract  Review on the drafts of student research proposal shows low level competence as well as enthusiasm in producing innovative products. Students tend to copy-paste from previous theses rather than producing original product using one of the various method introduced in the Research Methodology subject. This article is aimed at designing more systematic materials and learning experiences for the students. The strategy chosen is ICARE (Introduction, Connection, Application, reflection, Extension).The result shows more focused and systematic material and learning experiences. It is expected that students will have more self-confidence in writing their research proposal without copy-pasting from the available these after using this new design.Keywords: Research method – ICARE - theses  AbstrakHasil review  atas rancangan proposal  skripsi yang dikirimkan mahasiswa menunjukkan kopetensi dan antusiasme yang rendah dalam menghasilakan proposal yang inovatif.  Mahasiswa cenderung meng-copy paste dari skripsi yang sudah ada dibanding menulis karya original yang menggunakan berbagai metode penelitian yang diperkenalkan pada matakuliah Research Methodology. Artikel ini bertujuan untuk merancang materi dan pengalaman belajar yang lebih sistematis bagi mahasiswa.  Strategi pengembangan yang dipilih adalah  ICARE (Introduction, Connection, Application, reflection, Extension). Hasil pengembangan menunjukkan rancangan materi dan pengalaman belajar yang lebih fokus dan sistematis. Harapanya mahasiswa lebih percaya diri dalam menulis proposal penelitian tanpa meng-copy paste skripsi-skripsi sebelumnya setelah menerima dan mengalami rancangan ini. Kata kunci: Research Method – ICARE – skripsi. 
PENGEMASAN AUDIO VISUAL TARI GUBANG PADA PEMBELAJARAN TEKNIK TARI MELAYU Yusnizar Heniwaty; Sitti Rahmah; Iskandar Muda
BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i4.10091

Abstract

Tari Gubang adalah salah satu tari tradisi dari mayarakat Melayu Kota Tanjungbalai, yang mencerminkan keseharian kehidupan masyarakat nelayan. Tari Gubang diyakini memiliki lata rbelakang sejarah yang menjelaskan pertumbuhan kebudayaan suku Melayu. Penelitian ini memfokuskan pada penyusunan media pembelajaran berupa VCD dari tari Gubang yang erat kaitannya dengan pemahaman sosial masyarakat Tanjungbalai.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi struktur teknik artistik tari Gubang yang tertuang dalam pertunjukannya dan menyusun media pembelajaran VCD tari Gubang dalam bentuk VCD,
CERMINAN NILAI SOSIAL DAN BUDAYA DALAM VARIASI TINDAK TUTUR BAHASA JAWA DIALEK BANYUMAS Hesti Fibriasari
BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i72TH XXXVI.2462

Abstract

Bahasa adalah alat untuk berinteraksi atau alat untuk berkomunikasi, maksudnya adalah bahasa sebagai alat untuk menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau juga perasaan. Pada abad pertangahan (500 – 1500 M) studi bahasa yang dilakukan oleh para ahli filsafat menitik beratkan penyeledikikan bahasa pada satuan-satuan kalimat yang dapat dianalisis sebagai alat untuk menyatakan proporsi benar atau salah. Pendapat tersebut tidak disetujui karena pendekatan yang dilakukan para filosof hanya berkiblat pada studi retorika dan logika. Dalam keberlangsungannya interaksi linguistik dalam satu bentuk ujaran atau lebih melibatkan dua pihak, yaitu penutur dan lawan tutur, dengan satu pokok tuturan, di dalam waktu, tempat dan situasi tertentu. Interaksi tersebut dapat berlangsung dalam acara perkuliahan, seminar, rapat, tempat-tempat perbelanjaan dan sebagainya. Kata Kunci: nilai sosial, nilai budaya dan tindak tutur,bahasa Jawa
PERANAN BAHASA INDONESIA DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA Mutsyuhito Solin
BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i78 TH 37.2620

Abstract

Kondisi pendidikan bahasa Indonesia di kalangan pelajar dan masyarakat Indonesia pada umumnya ditandai dengan tidak tumbuhnya sikap positip terhadap bahasa Indonesia, belum ditemukannya strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang baik,  kurangnya usaha-usaha terutama yang bersifat individual untuk memahiri bahasa Indonesia, belum tumbuhnya kepercayaan diri dengan bahasa Indonesia, dan  sikap merasa tidak perlu mempelajari bahasa Indonesia. Tulisan ini akan mencoba menjelaskan peranan bahasa dan sastra Indonesia yang dikaitkan dengan (a) pendidikan bahasa dan pengembangan karakter  (b) Pemahaman pembelajaran bahasa Indonesia, dan (c) sastra Indonesia sebagai sumber nilai-nilai kemanusiaan dalam membangun kepribadian bangsa Indonesia. Kata Kunci : peranan Bahasa, karakter Bangsa, pendidikan Bahasa, pengajaran sastra,

Filter by Year

2007 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2023): BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS Vol 33, No 2 (2022): BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS Vol 32, No 3 (2021): BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS Vol 30, No 4 (2019): BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS Vol 30, No 2 (2019): BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS Vol 29, No 3 (2018): BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS Vol 25, No 3 (2014): BAHAS No 89 TH XL (2014): BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 37 (2012): bahas No 84 TH 38 (2012): BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 37 (2011): BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS No 65TH XXXIV (2007): JURNAL BAHAS More Issue