cover
Contact Name
Wahyu Wiji Astuti
Contact Email
ahyu_wiji@yahoo.com
Phone
+6281375372028
Journal Mail Official
wahyu_wiji@yahoo.com
Editorial Address
Medan tembung
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BAHAS
ISSN : 24427594     EISSN : 24427594     DOI : https://doi.org/10.24114/bhs.v32i1
Jurnal BAHAS memuat kajian-kajian tentang bahasa, sastra, seni dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan.
Articles 549 Documents
Peer Reviewer: KONTRIBUSI FILSAFAT TERHADAP PERKEMBANGAN ILMU BAHASA Zainuddin .
BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i75TH XXXVI.3133

Abstract

Abstract   Sepanjang sejarah peradaban manusia, filsafat telah menjadi sebuah ilmu sebagai dasar pemikiran yang mendapat perhatian sangat dalam karena filsafat memberikan dasar bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Telah berabad-abad lamanya ilmu pengetahuan dikaji dan berkembang sesuai dengan filsafat ilmu itu sendiri serta memberi perhatian terhadap kehidupan manusia. Faktor-faktor tentang perkembangan ilmu filsafat ini tentu memberikan pengaruh atau kontribusi yang signifikan kepada berbagai bidang ilmu lainnya termasuk filsafat bahasa. Filsafat bahasa selalu dipahami pada dua perspektif yang berbeda, yaitu pertama sebagai alat analisis konsep-konsep, kedua sebagai kajian tentang materi bahasa yang dianalisis . Dalam keterkaitan konsep-konsep dan analysis, filsafat telah melahirkan bahasa tentang bentuk bahasa ekspresi (expression) dan makna (meaning). Bentuk bahasa secara umum direpresentasikan oleh tata bahasa, sedangkan makna dibahas secara mendalam dalam kajian semantik. Beberapa filsuf pada zaman Yunani seperti Plato memberikan gambaran yang jelas terhadap bentuk bahasa, yakni onoma dan rhemata. Onoma berfungsi sebagai nomina atau subjek dan rhemata berfungsi sebagai adverba atau predikat. Dalam dunia pengajaran bahasa, filsafat juga memberikan jalan yang sangat luas dimulai dari teori-teori tentang pemerolehan bahasa (language aquisation device) baik berdasarkan pandangan behaviorisme dan kognitivisme. Secara praktis dalam merepresentasikan sebuah pemikiran yang logis (logos) berpedoman pada teori induktif dan deduktif. Deduktif berpedoman pada aliran rasionalisme dengan bertitik tolak dari sesuatu yang umum kepada yang bersifat khusus. Dengan demikian dapat kita lihat bahwa filsafat dapat memberikan kontribusi atau nuansa yang positif terhadap perkembangan bahasa baik secara teoritis maupun praktis. Kata Kunci  : Kontribusi Filsafat, Ilmu Bahasa
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERBASIS WEB TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Siti Aminah Hasibuan
BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v31i4.22254

Abstract

ABSTRACTThe existence of internet facilities that have been provided by the Universitas pembinaan masyarakat indonesia can support the improvement of the learning system by utilizing these internet facilities, as well as responding to the challenges of the industrial revolution era in Indonesian community development universities. The objectives of this study were (1) to analyze the effect of using web-based learning methods by not using these methods on student test scores (2) to develop a practical and effective learning system. The research method used is quantitative with an experimental approach. Where students majoring in English education as a research subject. The method is applied for one semester. The results of the determination were obtained from the pre-test and post-test results by filling in the provided google form and analyzing the results of the scores of the two tests using the SPSS application to obtain independent samples T-test. From the analysis, it was obtained that the sig (2-tailed) value was .000 where from the basis of the decision making, if the sig. (2-tailed) value <0.05, then there was a significant difference between the results of the pretest and postest scores. The pretest value, namely before using web-based learning methods and posttest, namely after using web-based learning methods carried out on 27 English education students, it can be seen that there is an increase in the test result score of each student. So that web-based learning methods can be used as an alternative in improving the quality of English learning at Universitas pembinaan masyarakat indonesia. Keywords: e-learning, web, EnglishABSTRAKAdanya fasilitas internet yang telah disediakan universitas pembinaan masyarakat indonesia dapat mendukung peningkatan sistem pembelajaran dengan memanfaatkan fasilitas internet tersebut, sekaligus menjawab tantangan era revolusi industri di universitas pembinaan masyarakat indonesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis pengaruh penggunaan metode pembelajaran berbasis web dengan tidak menggunakan metode tersebut terhadap nilai uji mahasiswa (2) mengembangkan sistem pembelajaran yang praktis dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Dimana mahasiswa/mahasiswi jurusan pendidikan bahasa inggris sebagai subjek penelitian. Penerapan metode tersebut dilakukan selama satu semester. Hasil penetian diperoleh dari hasil pre-test dan post-test melalui pengisian google form yang telah disediakan dan menganalisis hasil nilai dari kedua pengujian tersebut dengan menggunakan aplikasi SPSS untuk memperoleh independent samples T-test. Dari hasil analisis diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar .000 dimana dari dasar pengambilan keputusan jika nilai sig.(2-tailed) < 0,05, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil nilai pretest dan postest. Nilai pretest yaitu sebelum menggunakan metode pembelajaran berbasis web dan postest yaitu setelah menggunakan metode pembelajaran berbasis web yang dilakukan pada 27 mahasiswa pendidikan bahasa inggris dapat dilihat adanya peningkatan nilai hasil tes setiap mahasiswa. Sehingga metode pembelajaran berbasis web dapat dijadikan alternatif dalam peningkatan kualitas pembelajaran bahasa inggris di universitas pembinaan masyarakat indonesia. Kata kunci: E-learning, web, bahasa inggris
KERAJINAN MENGANYAM LIDI NIPAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA DI DESA PALUH KURAU Isda Pramuniati; Mes ra; Ma rice
BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i4.10082

Abstract

Desa Paluh Kurau memiliki banyak pohon nipah yaitu sejenis palem yang banyak tumbuh alam di hutan bakau. Nipah merupakan tumbuhan yang hidup di kawasan mangrove, nama lain dari nipah adalah Nypa fruticans yang termasuk keluarga palem-paleman, nipah tumbuh subur di daerah sungai dan rawa dengan kadar air yang asin.Kegiatan pengabdian masyarakat  di desa Paluh Kurau ini bertujuan untuk meningkatkan penghasilan masyarakat, khususnya kaum ibu-ibu yang dapat menopang ekonomi keluarganya. Tim pengabdian masyarakat mengarahkan dan memberi pengetahuan mengenai kerajinan anyaman yang dapat dibuat dengan sangat mudah dengan memanfaatkan bahan dasar lidi nipah yang merupakan tumbuhan yang banyak dijumpai di sekitar masyarakat desa Paluh Kurau. Dengan pelatihan yang diberikan oleh tim pengabdi mengenai kerajinan tangan anyaman, masyarakat dapat membuat berbagai produk berkualitas yang memiliki nilai jual sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. 
SUATU UPAYA DALAM PELAKSANAAN PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN SENI MUSIK BERBASIS PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA DI SEKOLAH - SEKOLAH MAUPUN LEMBAGA - LEMBAGA PENDIDIKAN DI INDONESIA DANNY IVANNO RITONGA
BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i85 TH 39.2448

Abstract

Salah satu bidang pendidikan yang berpotensi untuk mengubah moralitas peserta didik adalah pendidikan seni. Sebagaimana dikatakan oleh Dewantara (1962 : 336), bahwa pendidikan kesenian atau rasa dengan sendiri menuju kepada pendidikan intelektuil dan akhirnya sampai kepada pendidikan watak, yakni pendidikan moril atau pendidikan budi pekerti. Begitu juga pendidikan seni musik bisa memiliki potensi untuk mengubah perilaku atau karakteristik peserta didik di sekolah-sekolah maupun lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia. Untuk mengembangkan potensi ini, peserta didik perlu digiring untuk mempelajari dan memahami berbagai jenis kesenian yang memiliki kandungan makna atau nilai-nilai kearifan melalui pembelajaran pendidikan seni berbasis seni budaya lokal. Berdasarkan hasil survei, sekolah-sekolah maupun lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia perlu meningkatkan pengajaran pendidikan seni dengan menggunakan paradigma sebagai berikut: materi pelajaran berakar dari budaya lokal bukan dari budaya luar, pelajaran seni musik diajarkan sebagai upaya memberikan pengalaman estetis bukan usaha mencetak seniman, dan pengajaran materi seni musik diiringi dengan penanaman nilai atau makna tidak hanya sekedar belajar praktek, sehingga semua materi seni musik yang diajarkan harus yang mengandung makna, bermakna, dan dibermaknakan.   Kata kunci : pembelajaran seni musik, pengajaran pendidikan seni musik, pendidikan budaya dan karakter bangsa.
ANALISIS GAYA BAHASA METAFORA PADA IKLAN PRODUK WANITA MAJALAH PERANCIS Irwandy Irwandy
BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i78 TH 37.2612

Abstract

Banyak sumber atau media yang dapat digunakan   untuk  mengajarkan  bahasa Perancis. Salah satunya adalah majalah bahasa  Perancis  khusus  untuk  wanitaseperti Elle, Marie  Claire, dan  Madame  Figaro.  Dalam  majalah  ini  terdapat sejumlah  iklan yang  mempromosikan  barang-barang  tertentu  seperti  produk parfum, produk busana dan produk asesoris. Iklan-iklan yang  disajikan  banyak menggunakan gaya bahasa metafora untuk menarik minat pembaca agar tertarik untuk membeli produk-produk yang ditawarkan tersebut. Oleh karena itu,  perlu dikaji gaya bahasa metafora yang digunakan  pengiklan dalam majalah tersebut.   Kata Kunci: Gaya Bahasa Metafora, Bahasa Perancis
SOCIAL IDENTITY IN SECOND LANGUAGE ACQUISITION Mahmud Layan Hutasuhut
BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i2.5566

Abstract

Second Language Acquisition (SLA) is the interdisciplinary field of inquirey which investigates people’s capacity to learn a second language (L2) or subsequent languages (L3, L4, etc.) once the first language (L1) has been acquired. Thus, the onset of acquisition occurs at some time during the L2 learner’s late childhood, adolescent, or adulthood years in either naturalistic (informal) or instructed (formal) settings. When the inquiry into SLA began in the late 1960s it drew equally from what was known or theorised in the fields of linguistics, psychology, language teaching and child language acquisition. In the years that ensued, SLA developed ties with the fields of anthropology, education, bilingualism, psycholinguistics and sociology, and since the mid 1990s there has been a significant theoretical shift from what was once a near exclusive concern for psycholinguistics aspects of L2 learning, or ‘language in the mind’,  to a focus on the socio-pragmatic aspects of L2 acquisition, or ‘language as situated in social contexts’ (Ellis, 2012).     Kata Kunci :      Second Language Acquisition, linguistics, psychology, language teaching
KETIDAKSEPADANAN MAKNA PADA SUBTITLE FILM ME BEFORE YOU DALAM BAHASA INDONESIA Nova Jayanti Harahap
BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v29i2.11575

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada ketidaksepadanan makna dan strategi memperbaiki ketidaksepadanan makna menurut (teori Baker :1992) pada subtitle film Me Before You dalam Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian adalah menggunakan strategi yang dapat memperbaiki ketidaksepadanan makna yang ditemukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data menurut teori Miles, Huberman dan Saldana (2014). Strategi ketidaksepadana makna terdiri dari delapan strategi, empat diantaranya tidak ditemukan dalam penelitian ini yaitu,  terjemahan dengan cara memparafrase/mengarang ulang dengan menggunakan kata terkait, terjemahan dengan cara memparafrase/mengarang ulang dengan menggunakan kata tidak terkait, terjemahan dengan cara menghilangkan, dan terjemahan dengan cara ilustrasi.  Hasil penelitian ini adalah, ditemukan sebanyak 15 ketidaksepadanan makna pada teks ujaran subtitle film Me Before You berbahasa Indonesia. Secara rinci strategi yang dapat digunakan untuk memperbaiki ketidaksepadanan makna agar maknanya sepadan terdapat empat strategi yaitu strategi terjemahan dengan menyesuaikan/mengadaptasi budaya Bsa yaitu sebanyak 5temuan (33,3 %), strategi terjemahan dengan menggunakan bahasa serapan disertai penjelasan 8 temuan (53,28 %) kali,strategi terjemahan dengan menggunakan kata-kata netral/tidak memicu emosionalsebanyak 1 temuan (6,66 %) dan strategi terjemahan dengan menggunakan kata-kata umum sebanyak 1 temuan (6,66 %).
ANALISIS KONTRASTIF PREFIKS ter- BAHASA KARO DAN BAHASA INDONESIA (Suatu Sumbangan untuk Pembelajaran Bahasa) SANGGUP BARUS
BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v25i4.2485

Abstract

Contrastive analysis of prefix ter- in Karo language and Indonesian language is aimed to get understanding about the definition of contrastive analysis of prefix and the description about the difference of prefix ter- in Karo language and Indonesian language in case of form, distribution, function, and notion (a contribution to language instructional). Seen from the analysis, it can be found that contrastive analysis of prefix meant the research to compare form, distribution, function, and notion of the prefix of two languages or more by identifying the difference. Also, it was found the difference of the prefix ter- in Karo language and Indonesian language in distribution, function, and notion. Key words : Contrastive analysis, prefix ter-
KONTRIBUSI MOTIVASI BELAJAR DAN LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA JURUSAN SENI RUPA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Mesra Mesra; Adek Cerah Kurnia Azis; Wahyu Wiji Astuti
BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i3.5654

Abstract

Kos merupakan kondisi yang dapat ditemui dalam kehidupan mahasiswa, banyak mahasiswa yang tidak tahu dampak dari lingkungan sosial terhadap hasil belajar, karena lingkungan yang buruk akan membawa keburukan juga terhadap hasil belajar dan sebaliknya. Fenomena yang ada menggambarkan bahwa hasil belajar tidak hanya diikat oleh motivasi belajar yang tinggi saja namun juga dipengaruhi oleh kondisi tempat tinggal. Kekuatan yang ada di dalam diri seperti  motivasi belajar yang tinggi akan menjadi buruk jika sebuah lingkungan tempat tinggal membawanya ke dalam keburukan dan sebaliknya. Adapun hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah: (1) kontribusi motivasi belajar terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa, (2) kontribusi lingkungan tempat tinggal terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa dan (3) kontribusi motivasi belajar dan lingkungan tempat tinggal secara bersama-sama terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini seluruh mahasiswa Pendidikan Seni Rupa dari angkatan 2013 sampai dengan angkatan 2015. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 orang. Instrumen penelitian menggunakan angket model Skala Likert. Analisis data menggunakan komputer program SPSS versi 17. Hasil analisis data penelitian ini, menunjukkan bahwa motivasi belajar berkontribusi sebesar 44,56%, lingkungan tempat tinggal berkontribusi sebesar 40,97% dan motivasi belajar dan lingkungan tempat tinggal secara bersama-sama berkontribusi sebesar 27,47% terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa. Selanjutnya pencapaian skor variabel motivasi belajar terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa berada pada kategori cukup yaitu 79,99%, sedangkan variabel lingkungan tempat tinggal terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa berada pada kategori cukup juga yaitu 64,42% dari skor ideal.   Kata Kunci : Motivasi Belajar, Lingkungan Tempat Tinggal dan  Hasil Belajar
KEBERADAAN KEYBOARD PADA GENDANG GURO-GURO ARON DAN PENGARUHNYA TERHADAP KARAKTER MUDA- MUDI KARO SITTI RAHMAH; UYUNI WIDIASTUTI; PITA HD SILITONGA
BAHAS No 84 TH 38 (2012): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i84 TH 38.2340

Abstract

Perubahan yang terjadi dalam kesenian tradisional Karo adalah perubahan pemakaian alat musik, yaitu alat musik tradisional digantikan oleh satu alat musik barat yang dikenal dengan nama keyboard. Perubahan tersebut menimbulkan akulturasi di dalam seni pertunjukan tradisional Karo.  Hadirnya musik keyboard memunculkan masalah yang  baru pada satu sisi, yaitu  masalah etika menjadi tidak diperhatikan bagi muda-mudi Karo sebagai penerus budaya Karo. Tata cara menari yang semakin seronok dan serampangan sering terjadi dengan atau tanpa sengaja oleh komunitas pendukungnya.

Filter by Year

2007 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2023): BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS Vol 33, No 2 (2022): BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS Vol 32, No 3 (2021): BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS Vol 30, No 4 (2019): BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS Vol 30, No 2 (2019): BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS Vol 29, No 3 (2018): BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS Vol 25, No 3 (2014): BAHAS No 89 TH XL (2014): BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 37 (2012): bahas No 84 TH 38 (2012): BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 37 (2011): BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS No 65TH XXXIV (2007): JURNAL BAHAS More Issue