Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Jurnal ini bertujuan memublikasikan karya ilmiah berupa hasil penelitian, penciptaan, pengkajian, serta studi pustaka di bidang seni rupa, kriya, dan desain. Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada periode Januari–April, Mei–Agustus, dan September–Desember. Sejak volume 21 tahun 2018, Ars telah terakreditasi Sinta 4, dan seluruh artikel yang diterbitkan telah dilengkapi dengan DOI (digital object identifier).
Articles
249 Documents
Pengolahan Motif Menggunakan Teknik Rotation Escher dengan Inspirasi Ragam Hias Batik Garutan
Hana Kamila Wibowo;
Morinta Rosandini
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v26i1.5759
Penelitian ini berlatar belakang dari adanya potensi pengolahan modul motif non-geometri dengan komposisi teknik tessellation, khususnya penggunaan teknik rotation Escher. Pada penelitian terdahulu telah melakukan pengolahan teknik rotation Escher dengan inspirasi ragam hias nusantara tenun Sumba, namun hasil eksplorasinya belum optimal. Sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut dalam menyempurnakan proses pengolahan motif rotation escher. Pada penelitian ini, objek ragam hias yang dijadikan inspirasi adalah batik Garutan. Batik Garutan memiliki unsur penyusunan non-geometri seperti unsur penyusunan yang terdapat pada teknik tessellation Escher. Tujuan pada penelitian ini adalah menciptakan komposisi motif baru yang lebih bervariasi dengan efek radial. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif yang dilakukan dengan menggunakan data berupa studi pustaka, observasi visual dari objek penelitian yaitu hasil visual rotation escher dan bentuk batik Garutan untuk melengkapi penelitian, serta eksperimen pengolahan motif dilakukan secara digital menggunakan teknik rotation Escher dengan inspirasi ragam hias kain batik Garutan. Hasil eksplorasi pada penelitian ini menghasilkan variasi motif baru dengan komposisi motif berupa efek radial atau menyebar, dengan bentuk modul non-geometri dan komposisi geometri. Motif yang dihasilkan dapat dijadikan rujukan bagi desainer untuk menciptakan ragam kreasi motif dan untuk diterapkan pada produk fashion.
Perancangan Alat Pengumpul Jelaga di Kendaraan Beroda Empat
Vanessa William;
David Widyanto
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v26i1.6959
Jelaga atau PM 2.5 merupakan salah satu partikel polusi yang dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna dari mesin pembakaran yang biasa digunakan pada kendaraan bermotor. Pada masa ini di kota metropolitan seperti Jakarta, konsentrasi jelaga di udara terus meningkat sehingga mengancam kesehatan manusia dan keseimbangan lingkungan. Faktor-faktor utama yang menyebabkan peningkatan konsentrasi jelaga di Jakarta adalah peningkatan jumlah kendaraan bermotor sebagai alat transportasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah alat pengumpul jelaga yang mudah digunakan dan dipasang ke kendaraan bermotor serta efisien dalam ekstraksi jelaga. Penulis merancang produk ini juga bertujuan untuk mengurangi jelaga di udara dan membantu mengajak masyarakat terlibat dalam proses tersebut. Dalam proses perancangan, penulis melakukan studi literatur, observasi pada knalpot kendaraan bermotor, mencari data statistik, menyusun analisa permasalahan, dan eksperimen. Data-data yang terkumpul kemudian diuji berdasarkan beberapa prinsip desain sehingga menghasilkan solusi yang ideal. Studi ini merupakan pengembangan prototype pertama yang masih dalam tahap pengembangan dan produk yang dirancang oleh penulis berhasil menarik perhatian calon pengguna dari segi konsep dan eksekusi desain.
“Warna Bali” dalam Pewarnaan Lukisan Wayang Kamasan
Wayan Kusuma Dibiagi
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v26i2.9450
Penggunaan cat warna Bali sebagai bahan pelukisan wayang kamasan saat ini dapat terbilang jarang. Hanya ada beberapa koleksi lukisan kuno yang secara keseluruhan masih mempergunakan pewarna alami, selebihnya merupakan kombinasi antara pewarna alami dan pewarna modern. Cat pewarna Bali merupakan sebuah warisan budaya yang menjadi bukti sebuah peradaban perkembangan seni rupa Bali di masa lampau yang patut dilestarikan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan warna tradisional Bali dalam pewarnaan lukisan wayang kamasan. Analisis meliputi bahan baku pewarna, proses pembuatan warna, proses tahapan dalam pewarnaan lukisan, serta perbedaan lukisan wayang kamasan dengan penggunaan warna tradisional Bali dan warna pabrik/modern. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian mengungkapkan bahan baku pewarna yang digunakan dalam pewarnaan lukisan wayang kamasan adalah batu pere, kencu, daun taum, dan mangsi. Proses pembuatan warna dilakukan dengan mencampur bahan baku dengan menggunakan perekat warna yang terbuat dari lem mutiara, setelah cat pewarna jadi barulah dilakukan proses tahapan pewarnaan sesuai dengan pakem/aturan khusus. Perbedaan lukisan wayang kamasan dengan penggunaan warna tradisional Bali dan warna pabrik/modern meliputi visual warna, masa awet warna, kualitas lukisan, dan tingkat pemeliharaan lukisan.
Wanita dalam Karya Seni: Catatan Retrospektif Peran-peran Wanita pada Relief Candi Jawi
A. Syarifuddin Rohman;
Fitrahayunitisna Fitrahayunitisna;
I Kadek Yudi Astawan
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v26i2.8131
Penelitian ini terfokus kepada peran-peran wanita yang digambarkan pada relief di badan Candi Jawi. Candi Jawi adalah salah satu candi di Jawa Timur yang memiliki kekhasan, dan berbeda dengan candi-candi di Jawa Tengah. Hal ini disebabkan candi-candi di Jawa Timur merupakan representasi dari akulturasi dua kepercayaan, yakni Shiwa-Budda.Rumusan masalah dalam penelitian iniadalah bagaimana peran wanita digambarkan pada relief Candi Jawi? Tujuan penelitian iniadalah menganalisis peran wanita yang tergambar pada relief Candi Jawi. Sementara itu manfaat dari penelitian ini adalah berikut; (1) Dapat digunakan sebagai sumber penciptaan seni mengenai hasil temuan tentang peran-peran wanita pada relief candi; (2) Memberikan deskripsi tentang aktivitas figur wanita sebagai hasil pembacaan relief untuk memperkaya penelitian sebelumnya.
Limbah Kertas Pembungkus Rokok sebagai Material Pembuatan Canting Cap Motif Khas Desa Kedungbanteng
Swastika Dhesti Anggriani;
Muhammad Nurwiseso Wibisono;
Ifan Deffinika;
Elvira Kurnia Ramadhani
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v26i2.9168
Limbah pembungkus kertas rokok adalah limbah yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Limbah ini belum banyak diolah kembali oleh masyarakat menjadi benda seni seperti canting cap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motif khas dari Desa Kedungbanteng serta menciptakan canting cap dengan motif tersebut menggunakan limbah kertas rokok. Desa Kedungbanteng dipilih karena memiliki ciri khas yang berpotensi menjadi identitas untuk divisualisasikan menjadi motif batik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode milik SP Gustami yang meliputi tahap eksplorasi, tahap perancangan, dan tahap perwujudan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Kedungbanteng memiliki ciri khas sebagai penghasil batok kelapa yang dibuat menjadi souvenir serta peralatan makan dan minum. Ditemukan juga adanya tumbuhan teratai dan hewan bajing yang dapat dijadikan sebagai motif canting cap. Dihasilkan juga 7 canting cap dengan motif bajing 1, bajing 2, teratai, rumput, biji-bijian, gelas batok kelapa, dan teko batok kelapa. Diharapkan canting cap ini dapat digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Kedungbanteng sehingga memberi manfaat dalam pengembangan kreativitas dan perekonomian masyarakat.
Perancangan Meja Kopi untuk Penunjang Kegiatan Rumah dengan Material Rotan
Kevin Chistiansen Wijaya;
Hairunnas Hairunnas;
Wyna Herdiana
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i2.6187
Di setiap rumah pasti memiliki furniturnya masing masing biasanya furnitur di rumah rumah besar berbahan material kayu selain karena kekuatannya kayu juga membawa kesan yang elegan, simple, dan estetik pada sebuah ruangan. Untuk rumah dengan desain minimalis kayu juga dapat meramaikan suasana di rumah tersebut karena kayu juga cocok dengan ruangan minimalis. Namun masalahnya harga material kayu cukup mahal beberapa produsen furnitur pun mencari beberapa solusi untuk menggantikan meterial kayu yang harganya cukup mahal ini di antaranya menggunakan material rotan. Rotan adalah jenis tanaman yang banyak tumbuh di Asia termasuk di Indonesia terbukti masyarakat pelosok di Indonesia telah menggunakan material rotan sebagai material untuk membuat benda seperti atap rumah, keranjang, topi, dan lain lain. Material rotan selain mudah didapat material ini juga mudah untuk diproduksi menjadi macam-macam kebutuhan manusia karena sifat dari material ini yang lentur, meskipun lentur material rotan ini juga kuat dan tahan lama.
Analisis Efektivitas Desain Rak Sepatu Ergonomis di Pondok Pesantren Tahfidz Yatim Dhuafa Al-Furqon
Nurul Fitriana Bahri;
Fajar Sadika;
Hardy Adiluhung;
Martiyadi Nurhidayat
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i2.12325
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan rak sepatu ergonomis di Pondok Pesantren Tahfidz Yatim Dhuafa Al-Furqon. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, memungkinkan penyelidikan mendalam terhadap penggunaan rak sepatu ergonomis di lingkungan pesantren. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari para penghuni pesantren yang menggunakan rak sepatu ergonomis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kenyamanan, keamanan, dan efisiensi penyimpanan sepatu, dengan mayoritas pengguna menyatakan kepuasan terhadap desain rak sepatu baru. Analisis data kualitatif mengidentifikasi perubahan positif dalam penggunaan rak sepatu ergonomis, termasuk penurunan risiko kerusakan sepatu hingga 70% dan peningkatan kebersihan lingkungan sekitar rak. Rekomendasi penelitian menyoroti pentingnya sosialisasi terus-menerus terkait pemeliharaan dan pengoptimalan penggunaan rak sepatu ergonomis, serta potensi implementasi model serupa di pesantren lain untuk meningkatkan kesejahteraan penghuninya.
Perancangan Interior Kafe “Daily Coffee” di Makassar
Cindy Veronica;
Hedy Constancia Indrani
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v26i3.7427
Pada beberapa tahun terakhir, kafe menarik perhatian dan menjadi surga bagi kalangan anak muda khususnya mahasiswa. Seiring berjalannya waktu, telah banyak kafe menghadirkan konsep instagramable yang kekinian bagi generasi millenial. Saat ini, pengunjung kafe “Daily Coffee” di Makassar dari kalangan anak muda masih kurang dan fasilitas yang tersedia masih kurang optimal untuk memenuhi kebutuhan pengguna beraktivitas. Tujuan perancangan interior kali ini untuk memberikan daya tarik visual yang dapat menjadi perhatian pengunjung khususnya dikalangan anak muda, serta menata ruang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Perancangan interior kafe “Daily Coffee” di Makassar menggunakan metode design thinking dan menerapkan konsep instagramable, sehingga kafe mendapatkan suasana baru yang kekinian agar dapat meningkatkan brand kafe tersebut, serta melakukan penataan ruang sesuai kebutuhan pengguna untuk beraktivitas.
Penerapan Prinsip Feng Shui pada Perancangan Interior Rumah Toko di Palu
Natasia Anggomez;
Diana Thamrin;
Maria Suzanna G Poetiray
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.7430
Seiring dengan berkembangnya zaman, desain rumah toko mengalami perubahan berdasarkan kebutuhan. Kegiatan jual beli yang awalnya dilayani sepenuhnya oleh penjual mengalami perubahan yaitu pembeli dapat memilih dan mengambil barang yang dipilih karena adanya swalayan yang menggeser aktivitas jual beli semula. Era pandemi Covid-19 memberikan dampak pada desain rumah toko yang harus menyesuaikan dengan protokol yang telah ditetapkan. Tujuan perancangan ini yaitu menyelesaikan permasalahan terkait bagaimana penerapan prinsip feng shui sehingga dapat menjadi solusi desain untuk rumah toko di era pandemi. Penerapan prinsip feng shui dilakukan dengan penataan ruang dan furnitur serta peletakkan bukaan berupa pintu dan jendela yang dapat menimbulkan cross ventilation. Metode yang digunakan yaitu design thinking yang terdiri dari enam tahapan yaitu understand, observe, point of view, ideate, prototype, dan test. Hasil dari perancangan ini berupa redesain rumah toko Sentral Phone yang menjual handphone dan aksesorisnya dengan konsep Positive Comfort yang menerapkan feng shui untuk mengalirkan angin ke dalam setiap ruang pada rumah toko dengan tata ruang, tata perabot, peletakan bukaan, penggunaan partisi, dan penerapan gaya chinese contemporer.
Perbandingan Efisiensi dan Kualitas Rendering V-Ray dan Enscape pada Model Roster Beton di Sketchup
- Nareswarananindya;
Sigit Hadi Laksono;
Mochamad Junaidi Hidayat
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.9472
Penelitian ini membahas tentang evaluasi perbandingan jumlah tahapan dan durasi render menggunakan mesin render VRay dan Enscape pada obyek roster dengan material beton. Metode yang digunakan yaitu dengan metode simulasi komputer dengan pengujian render yang menjabarkan proses dan tahapan render secara detail, sehingga dapat diketahui jumlah tahapan dan durasi render dengan obyek yang sama dengan hasil rendering yang menyerupai material acuan beton yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keunggulan dan kekurangan dari masing-masing mesin render. Hasil dari penelitian ini adalah perbandingan kepraktisan tahapan render dalam skala jumlah dan perbandingan durasi render dalam skala detik antara plugin VRay dan Enscape.