cover
Contact Name
Suryo Tri Widodo
Contact Email
jurnal.ars@isi.ac.id
Phone
+6281353937626
Journal Mail Official
jurnal.ars@isi.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Jl. Parangtritis Km. 6,5 Sewon, Bantul, D. I. Yogyakarta, 55188, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
ISSN : 18297412     EISSN : 25807374     DOI : https://doi.org/10.24821/ars.v27i3
Core Subject : Humanities, Art,
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Jurnal ini bertujuan memublikasikan karya ilmiah berupa hasil penelitian, penciptaan, pengkajian, serta studi pustaka di bidang seni rupa, kriya, dan desain. Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada periode Januari–April, Mei–Agustus, dan September–Desember. Sejak volume 21 tahun 2018, Ars telah terakreditasi Sinta 4, dan seluruh artikel yang diterbitkan telah dilengkapi dengan DOI (digital object identifier).
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Video Iklan Layanan Masyarakat untuk Mengurangi Stigma terhadap Orang dengan HIV AIDS di Kabupaten Sidoarjo Aphief Tri Artanto; Putra Alam Syarif
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 25, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v25i3.4847

Abstract

Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) adalah infeksi yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang dapat menyebabkan satu penyakit yang merusak sel-sel darah putih yang akhirnya akan merusak sistem kekebalan tubuh. Pengetahuan mengenai HIV dan AIDS yang tersebar di masyarakat terbilang masih rancu, tedapat beberapa kesalahan pengetahuan terhadap HIV terutama pada metode penularannya. Kesalahan pemahaman tersebut menimbulkan stigma pada yang dialami oleh orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Tujuan dari perancangan ini adalah untuk memberi edukasi kepada masyarakat terutama Kabupaten Sidoarjo terhadap stigma yang dialami oleh ODHA. Perancangan ini menggunakan dua tahapan metode, yakni tahap persiapan dan tahap perancangan. Dalam tahap persiapan dilakukan metode pengumpulan datadan analisis data, sedangkan pada tahap penciptaan mencakup pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Dua metode tersebut akhirnya menghasilkan konsep desain berupa keyword “Kita Semua Sama”, yakni seruan kepada masyarakat bahwa semua orang adalah sama, entah itu ODHA atau orang normal pada umumnya. Keyword tersebut menjadi acuan pembuatan video iklan layanan masyarakat untuk mengurangi stigma terharap ODHA.
Picas/Point, Kerning dan Leading Karya Kaligrafi Utsmani Gaya Riq’ah Muhammad Izzat Ahmad Yasir Amrulloh
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 25, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v25i3.5671

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis picas/point, kerning, dan leading pada kaligrafi Riq’ah karya Muhammad Izzat, salah satu kaligrafer berpngaruh di Turki, dengan menggunakan teori typografi dan teknik analisis picas/point, kerning dan leading. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kaligrafi Riq’ah yang ditulis oleh Muhammad Izzat menggunakan titik dengan sudut 45 derajat sebagai picas/point.  Kerning dengan ukuran satu setengah hingga dua titik digunakan sebagai kerning antara satu kata dengan kata yang lain. Sementara dua titik digunakan sebagai kerning jika bertemu dengan huruf yang berdiri. Khusus untuk penulisan tanda baca, Muhammad Izzat menggunakan dua variasi. Ada yang satu setengah titik, juga ada yang dua titik sebagai kerning antara tanda baca dan badan huruf. Adapun untuk ukuran leadingnya, diketahui bahwa baris pertama berjumlah delapan titik vertikal. Sedangkan leading antara baris pertama dengan baris kedua berjumlah dua titik vertikal, leading pada baris kedua berjumlah empat titik vertikal dan dua setengah titik vertikal menunjukkan leading antara baris pertama dan kedua. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa Muhammad Izzat sangat konsisten dalam menentukan kerning dan leading. Temuan ini juga menunjukkan bahwa karya Muhammad Izzat memiliki nilai estetik tersendiri bila ditinjau dari sisi typografi picas/point, kerning dan leading
Pemanfaatan Limbah Kulit Kacang Kedelai sebagai Material Konduktor dengan Teknik Komposit dalam Produk Pencahayaan Sekar Adita; Antonius Christanto Gunawan
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 25, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v25i3.4736

Abstract

Penelitian ini mengangkat isu lingkungan dengan pengelolaan limbah kulit kacang kedelai menjadi bahan baru berupa komposit untuk mendapatkan nilai tambah dengan menghasilkan karya produk pencahayaan. Disamping itu mengatasi dampak lingkungan dari limbah kulit kacang  dengan mengandung bahan organik dengan kadar yang tinggi dan kadar pH tergolong asam dan menimbulkan aroma tidak sedap atau busuk. Jenis limbah kulit kacang yang diteliti adalah limbah kulit kacang sisa produksi industri tempe di Yogyakarta. Metode penelitian dengan eksperimen pengelolaan limbah kulit kacang menggunakan teknik komposit menghasilkan bahan dasar alternatif debgab proses pemanasan dan penuangan. Adapun bahan utama dengan komposisi 10 gram, sebagai bahan matriks 5 gram garam, agar-agar dengan variasi 3, 6, 9 gram, serta gliserin dengan variasi 3, 6, 9, 12 gram. Bahan bahan tersebut dipanaskan 2 menit  sampai tingkat didih yang diperlukan setelah itu proses penuangan kedalam cetakan dan hasil komposit dikerikan selama 3 hari. Selanjutnya dilakukan uji karakteristik meliputi anyam, jahit, tembus cahaya dan konduktor. Hasil pengujian sifat karakteristik tebaik  adalah komposisi 3gram limbah kulit kacang, 3 gram gliserin, 5 gram garam 3 gram agar-agar. Selanjutnya diaplikasikan untuk membuat produk pencahayaan untuk mengetahui efektifitas dan sifat konduktor.
Representasi Mooi Indie dalam Lukisan Jelekong Uzda Nabila Shabiriani
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 25, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v25i3.5715

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi Mooi Indie dalam lukisan Jelekong yang dihasilkan pada tahun 2019 dan 2020 menggunakan tiga tingkatan dalam teori psikologi kognitif dalam proses pemahaman lukisan, yakni warna, komposisi dan teknik melukis di tingkatan pertama, objek gambar di tingkatan kedua dan interpretasi di tingkatan ketiga. Dari hasil analisis, lukisan Jelekong yang dihasilkan pada tahun 2019 dan 2020 seringkali menggunakan warna-warna alam, komposisi yang sama dengan penempatan sawah dan pohon di sisi kanan dan kiri, gunung dan sungai di tengah, lalu teknik melukis cokrok dan pisau palet yang seringkali digunakan, objek gambar sawah, gunung dan pohon yang merupakan ciri khas lukisan Mooi Indie dan hasil lukisan imajiner. Representasi Mooi Indie dalam lukisan Jelekong dapat terlihat dari objek gambar sawah, gunung dan pohon yang sering dilukiskan, serta lukisan imajiner yang kemungkinan pelukis membayangkan alam di luar Kampung Jelekong atau sering melihat lukisan pemandangan Barat yang kemudian dituangkan dalam lukisan Jelekong.
Analisis Semiotika Fotografi "Human Interest" Karya Suhendro Winarso Lydia Sri Rosdiana; Maya Purnama Sari
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v26i1.5461

Abstract

Fotografi merupakan salah satu bidang yang dapat dianalisis dengan pendekatansemiotika. Dari tema fotografi human interest yang diangkat oleh Suhendro Winarso,ia selalu menyampaikan pesannya lewat karya foto tentang cerita-cerita kehidupansehari-hari masyarakat Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskritifinterpretif dan penerapan teori semiotika dalam analisis setiap karya ini dilakukansebagai metode untuk kajian terhadap tanda-tanda visual fotografi yang terdapat padafoto human interest misalnya ditentukan berdasarkan pada gambar yang dianggappenting dalam pemaknaan setiap satuan tanda-tanda. Oleh karena itu, dalam setiapkarya yang diabadikan oleh Suhendro Winarso dapat memperlihatkan identitasbangsa Indonesia itu sendiri mulai dari mencerminkan situasi dan kondisikebudayaannya.
Perancangan Adaptasi “Gaya Stilasi” Tokoh Wayang Kulit untuk Pemanfaatan pada Virtual Reality (Studi Kasus: Tokoh Rahwana) Akhmad Syaiful Anwar; Irfansyah Irfansyah; Tri Sulistyaningtyas
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v26i1.8871

Abstract

Wayang adalah boneka tiruan orang yang terbuat dari pahatan kulit atau kayu yang dapat dimanfaatkan untuk memerankan tokoh dipertunjukan drama tradisional (Bali, Jawa, Sunda, dan sebagainya), biasanya dimainkan oleh seseorang yang disebut dalang. Perkembangan zaman yang semakin pesat dengan pengaruh globalisasi yang mampu menggeser budaya lokal, praktis budaya lokal semakin ditinggalkan, selain itu wayang sebagai salah satu budaya yang mulai ditinggalkan karena dinilai tidak mempresentasikan anak remaja zaman sekarang Tujuan dari penelitian ini adalah merancang karakter tokoh pewayangan Rahwana yang diadaptasi dari wayang kulit purwa gagrak Jawa timur dengan gaya visual Stilasi untuk pemanfaatan pada Virtual Reality. Prosedur   penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah, Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Hasil penelitian menunjukkan perancangan karakter Rahwana ini dapat diimplementasikan dalam virtual reality sehingga dapat menjadi inovasi baru dalam usaha pelestarian budaya wayang.
Studi Komparasi Elemen Formal dalam Psikoedukasi Seksual Anak Usia Dini Berbasis Game Digital Roswita Nerrisa Arviana; Intan Prameswari
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v26i1.8018

Abstract

Seiring meningkatnya kasus kekerasan seksual pada anak, berbagai upaya pencegahan melalui pendidikan seksual dilakukan. Salah satu bentuk media edukasi yang sesuai untuk diberikan kepada anak-anak adalah permainan. Meski game edukasi digital telah banyak dikembangkan, pengembangan game pada topik pendidikan seksual untuk anak usai dini masih sangat terbatas. Pembelajaran seks untuk anak usia dini melalui game memerlukan strategi khusus agar materi dapat tersampaikan dengan baik melalui aktivitas bermain yang dilakukan dalam game. Maka, struktur penyusun game menjadi elemen penting dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan struktur formal game dengan topik pembelajaran seksual untuk anak usia dini dengan genre permainan role play dan quiz-simulasi. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan analisis deskriptif pada konten game berdasarkan teori formal elements of game. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa kedua genre game memiliki perbedaan cara penyampaian materi melalui penyusunan elemen formal, namun keduanya dapat memberikan pemahaman praktis dalam lingkungan pembelajaran yang menyenangkan, nyaman, dan aman untuk membahas topik pembelajaran seksual yang sesuai untuk anak usai dini.  
Eksplorasi Kain Poleng dan Pengaplikasian Teknik Hias Prada pada Busana Pesta Malam Putu Diah Ari Kusumadewi; Widihastuti Widihastuti; Mohammad Adam Jerusalem
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v26i1.9354

Abstract

Kain poleng oleh masyarakat Bali digunakan sebagai penutup patung. Namun, hal ini menjadikan kain poleng tidak memiliki nilai guna yang lebih dari sekedar benda dekoratif. Tujuan penelitian ini yaitu: menciptakan produk busana pesta malam dari kain poleng dan teknik menghias prada, memproduksi busana pesta malam dari kain poleng dan teknik menghias prada, menganalisis daya jual terhadap produk, dan menganalisis keunggulan dan kelemahan produk. Proses penciptaan karya ini meliputi: merancang desain, merancang prosedur dan teknik pembuatan, serta merancang bisnis plan. Hasil akhirnya berupa terciptanya produk inovasi dari kain poleng dan teknik menghias prada; proses produksi produk inovasi meliputi penentuan bahan, pengambilan ukuran, pembuatan pola, penjahitan, hingga menghias prada. Teknik jahit yang digunakan adalah teknik demi couture; daya jual produk ini didukung oleh penggunaan bahan yang berkualitas dan hasilnya yang berkualitas. Pembuatan busana pesta yang disesuaikan dengan tren saat ini menjadikan peluang penerimaan pasar menjadi lebih besar; dan keunggulan produk busana pesta ini dapat dilihat dari penggunaan bahan kain poleng yang belum pernah digunakan sebagai bahan untuk pembuatan busana pesta. Produk ini memiliki kekurangan dari segi harga. Harganya yang mahal dapat menjadi pertimbangan berat bagi konsumen untuk membeli.
Perancangan Ambient Media ILM Bahaya Virus Covid-19 di Ekowisata Mangrove Wonorejo Kota Surabaya Aileena Solicitor Costa Rica El Chidtian; Diana Aqidatun Nisa; Riza Septriani Dewi
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v26i1.6134

Abstract

Iklan layanan masyarakat tentang bahaya virus Covid-19 merupakan perancangan desain berdasarkan permasalahan pandemi Covid-19 di Kota Surabaya yang merupakan salah satu kota yang memiliki kasus Covid-19 tertinggi di Jawa Timur. Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan-kebijakan sebagai upaya menghentikan laju kenaikan kasus Covid-19. Salah satu kebijakan Pemerintah Indonesia yaitu membuat protokol kesehatan gerakan 5M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas), namun masih banyak masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia dengan target sasaran masyarakat Kota Surabaya. Metode yang dilakukan yaitu metode penelitian kualitatif. Proses penelitian meliputi pengumpulan data primer dan data sekunder. Data primer terdiri dari observasi, dokumentasi dan wawancara semi-struktur kepada masyarakat Kota Surabaya sedangkan data sekunder menggunakan referensi dan literatur. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah iklan layanan masyarakat yang dapat menarik perhatian masyarakat, sehingga edukasi tentang bahaya virus Covid-19 dapat dilakukan secara efektif.
Meraih Desain Lokal Berkelanjutan Suastiwi Triatmodjo
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v26i1.9381

Abstract

Pada saat ini permasalahan lingkungan hidup menjadi semakin kritis. Banyak upaya yang telah dilakukan namun hasilnya belum memuaskan, justru situasi menjadi kian buruk. Partisipasi banyak pihak masih dibutuhkan khususnya bidang desain. Riset ini menawarkan gagasan desain local berkelanjutan yang dapat ditumbuhkan dengan sinergi antara ekoliterasi dan kearifan local. Diyakini bahwa gagasan ini dapat menghasilkan desain yang ramah lingkungan dan beridentitas local yang kuat, serta mampu mensejahterakan masyarakat. Riset ini bersifat kwalitatif dan focus pada studi pustaka, mendialogkan konsep dan variable yang ditemukan, selanjutnya menyusunya ke dalam konstruk pemikiran. Temuan riset ini mengatakan bahwa gagasan desain local berkelanjutan dapat terwujud bila literasi ekologi dan kearifan local dapat dinternalisasikan dalam mode keterhubungan dengan alam dan lingkungan sekitar dan kemudian dipraktikan secara nyata oleh para penggubah dunia buatan manusia.