cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 553 Documents
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONFLIK KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP KELAS VIII Setyowati, A.; Subali, B.; -, Mosik
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi pendekatan konflik kognitif dalam pembelajaran fisikapokok bahasan tekanan pada siswa kelas VIII terhadap kemampuan berpikir kritis, pemahaman konsep dan hasil belajar kognitifsiswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Setelah dilakukan pengambilan sampel secara random sampling,diperoleh kelas VIIIB sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIC sebagai kelas kontrol. Dari analisis uji rata-rata dua pihak atau uji tdiperoleh harga t tabel < t hitung yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap rata-rata kemampuan berpikir kritis,pemahaman konsep dan hasil belajar kognitif kedua kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi pendekatankonflik kognitif pada pokok bahasan tekanan efektif digunakan dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, pemahamankonsep dan hasil belajar kognitif siswa kelas VIIISMP. This experiment research aims to examine the influence of cognitive conflict approach application to physics lesson with pressuretopic on critical thinking ability, concept understanding and cognitive learning achievement of the student. The random samplingused resulted class VIIIC as control group and VIIIB as experiment group. The t-test was performed to analyse the average ofcritical thinking ability, concept understanding and cognitive learning achievement of both groups. It was concluded thatimplementation of cognitive conflict approach to physics lesson with pressure topic can grow critical thinking ability, conceptunderstanding and cognitive learning achievement of the JHS student.Keyword: cognitive conflict approach, critical thinking ability, concept understanding, cognitive learning achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF MELALUI STRATEGI ROTATING TRIO EXCHANGE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA SMA KELAS X SEMESTER II POKOK BAHASAN KALOR Arifin, -; Khanafiyah, S.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa sekarang masih banyak guru yang menerapkan metode ceramah dalam pembelajaran. Guru mengajar murid dengantarget kurikulum dan nilai Ujian Nasional. Kondisi tersebut mengakibatkan aktivitas belajar siswa rendah dan kemampuan berpikirsiswa tidak berkembang. Model pembelajaran aktif melalui strategi rotating trio exchange memberi kesempatan kepada siswaberpartisipasi aktif dalam pembelajaran melalui diskusi dengan seksama. Melalui kegiatan tersebut metode pembelajaran inidapat membuat siswa aktif sejak awal pembelajaran. Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahuipeningkatan kemampuan analisis dan aktivitas belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran aktif dengan strategi rotatingtrio exchange. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Berdasarkan uji t dan uji gain dapatdisimpulkan bahwa pembelajaran aktif melalui strategi rotating trio exchange dapat meningkatkan kemampuan analisis danaktivitas belajar siswa pada pokok bahasan kalor. Nowadays, there are many teachers still applying lecture learning method. In the classroom, teacher activities to instruction thestudent with curiculum target and National Test values standart only. The lecture learning method makes students learningactivities and anlytical thinking skill not increased. Active learning with Rotating Trio Exchange Strategy gives an opportunity forstudents to participate in the learning procces by intensif discussion. This experiment research have the goals that are to knowimproving students learning activities and anlytical thinking skill by applied of active learning with rotating trio exchange strategy.Taking over of data in this research do by observation and test metode. Base of t test and gain test got conclusion that activelearning with rotating trio exchange strategy can be improve students learning activities and anlytical thinking skill on the calor submaterial.Keywords: active learning; rotating trio exchange; anaytical thinking skill
PENERAPAN PHYSICS COMMUNICATION GAMES DENGAN PENDEKATAN SETS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEBENCANAAN DAN MINAT BELAJAR SAINS FISIKA SISWA SMP Amaliya, Siti; Rusilowati, Ani
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman kebencanaan perlu diberikan kepada masyarakat mengingat semakin banyaknya bencana alam yang terjadi akibatulah manusia. Di sisi lain, minat belajar sains fisika siswa SMP menjadi menurun dikarenakan pembelajaran didominasi oleh gurudengan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa peningkatan pemahaman kebencanaan, pemahamanmateri sains fisika dan minat belajar sains fisika siswa yang diajar menggunakan Physics Communication Games denganpendekatan SETS lebih tinggi dari siswa yang diajar menggunakan metode ceramah. Penelitian ini merupakan penelitianeksperimen dengan desain penelitian berupa Pretest-Posttest Control Group Design. Hasil uji gain ternormalisasi data hasilpenelitian menunjukkan besarnya faktor gain peningkatan pemahaman kebencanaan adalah 0,4 untuk kelas eksperimen dan 0,27untuk kelas kontrol. Adapun besarnya faktor gain peningkatan pemahaman materi sains fisika adalah 0,42 untuk kelas ekperimendan 0,20 untuk kelas kontrol. Lain halnya dengan faktor gain peningkatan minat belajar sains fisika, faktor gain untuk kelaseksperimen sebesar 0,64 dan 0,02 untuk kelas kontrol. The knowledge of disaster is needed to be given to public society as there are many disasters happen caused by human error. Inother thing, physics learning interest of JHS student decreases due to teacher dominated learning using lecturing method. Thisresearch has purpose of examining that the aspects of disaster and physics understanding and learning interest of student taughtusing Physics Communication Games with SETS approach is higher than those taught by using lecturing method. The result showsthat the increase of all the above aspects of the experiment group is higher than those of the control group.Keywords: Physics Communication Games; SETS approach; disaster understanding.
PEMBELAJARAN SAINS DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Rahayu, E.; Susanto, H.; Yulianti, D.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran sains dengan pendekatan keterampilan proses untukmeningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiridari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar afektif dan psikomotorik diperoleh dari lembarobservasi, hasil belajar kognitif dan berpikir kreatif diperoleh dari tes essay. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan hasilbelajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII D SMP Negeri 1 Getasan setelah penerapan pendekatan keterampilanproses pada pokok bahasan kalor. This classroom action research aims to describe lesson applying process skill approach to increase learning achievement andstudents creative thinking ability. The research was done in three cycles consisting of planning, action, observation and reflection.Data of affective and psychomotor learning achievement were gathered using observation sheet, while the cognitive one was takenusing essay test. The result shows that there is an increase of learning achievement and creative thinking ability of grade VII DSMPN 1 Getasan students after the application of process skill approach in heat topic.Keywords: creative thinking; learning achievement; science lesson; process skill approach
KONSEPSI AWAL MAHASISWA FISIKA TERHADAP MATERI BINTANG DAN EVOLUSI BINTANG DALAM PERKULIAHAN ASTROFISIKA Aviyanti, L.; Utama, J. A.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini menyajikan hasil analisis konsepsi awal praperkuliahan mahasiswa program studi fisika yang sedang mengikutiperkuliahan astrofisika. Penelitian ini menggunakan metode survei mengenai identifikasi konsepsi pada topik bintang dan evolusibintang. Topik ini dibahas dalam perkuliahan astrofisika yang merupakan perkuliahan pilihan wajib dalam kelompok bidang kajian(KBK) Fisika Bumi dan Antariksa. Melalui perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebihluas mengenai astrofisika serta mampu menerapkan ilmu fisika dan matematika dalam memahami keadaan alam semestakeseluruhan melalui penelaahan gejala alam secara fisis. Sampel penelitian lima belas mahasiswa peserta perkuliahan ini. Alatpengumpul data berupa soal-soal essay berjumlah 10 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagasan awal tentangbintang dan evolusinya yang dimiliki oleh mahasiswa sebelum perkuliahan diberikan cenderung beragam. Pemahaman yangbenar tentang suatu hal masih sering dicampuradukkan dengan pemahaman yang salah maupun dugaan semata. Terlihat pulabahwa lebih banyak mahasiswa dengan pemahaman yang parsial dibandingkan dengan yang mengenal konsep yang benar. Astrophysics is a compulsory subject aiming to give knowledge and understanding of astrophysics to students so that they can beable to apply physics and mathematics in understanding the universe. This paper presents analysis result of the study of prelectureearly concept of physics study program student taking astrophysics subject. The study took 15 sample students and usedsurvey method identifying the concept of star and star evolution discussed in the lecture. Ten items of essay test were used togather the data of the early concept of the student. The students understanding of the concept is discussed.Keywords: astrophysics; star; star evolution; early concept
PEMBELAJARAN KEBENCANAAN ALAM DENGAN MODEL BERTUKAR PASANGAN BERVISI SETS UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Masfuah, S.; Rusilowati, A.; -, Sarwi
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berpikir kritis dan sikap siswa terhadap bencana. Penelitian ini menggunakan metodeeksperimen dengan desain control group pre-test post-test. Instrumen yang digunakan adalah tes dan lembar observasi untukmengukur berpikir kritis siswa, serta angket untuk mengetahui sikap siswa terhadap bencana. Hasil analisis data penelitian denganteknik uji gain ternormalisasi. Dengan demikian, disimpulkan bahwa berpikir kritis dan sikap siswa terhadap bencana yang diajarmenggunakan model bertukar pasangan bervisi SETS lebih baik daripada siswa yang diajar dengan model diskusi klasikal bervisiSETS. This research intent to know thinks critical and student attitude to disaster. This research utilize experiment method with controlsdesign pres group posts test test. Instrument that is utilized is essay and observation sheet to measure thinks critical student, andquestionnaire to know student attitude to disaster. analisiss result research data with tech gains quiz most normalization. Thus,concluded that thinks critical and student attitude to disaster that teaching to utilize model commutes couple get SETSS visionbetter than student that taught by klasikals discussion model gets SETSS vision.Keywords: SETS; analytical thinking; Physics learning
EDUCATIONAL COMPUTER GAME MATERI LISTRIK DINAMIS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK SISWA SMA Purnomo, T. H.; Sugiyanto, -; Akhlis, I.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut sebagian besar siswa konsep-konsep dalam ilmu fisika dianggap rumit atau sulit dimengerti. Untuk mengatasi haltersebut penulis mengembangkan multimedia pembelajaran berbentuk game komputer edukasi (educational computer game)yang diterapkan pada pokok bahasan listrik dinamis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan game komputer edukasi materilistrik dinamis dan menguji kelayakannya sebagai media pembelajaran. Program game ini didesain untuk menyampaikan materiyang bersifat review dan pengayaan. Software yang digunakan dalam pembuatan game ini adalah Adobe Flash CS3 denganbahasa Actionscript 2.0. Dalam permainan game, pemain harus menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait denganmateri listrik dinamis. Program yang dihasilkan divalidasi dengan uji ahli, kemudian diuji cobakan pada siswa sebanyak 106responden untuk mengetahui tingkat kelayakan media berdasarkan kriteria/indikator yang telah ditentukan. Data diolah secaradeskriptif persentase dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa educational computer game materilistrik dinamis yang digunakan sebagai media pembelajaran fisika bagi siswa SMA ini memiliki kriteria “baik”. Hasil tersebutmenunjukkan bahwa program game komputer edukasi yang diterapkan pada pokok bahasan listrik dinamis ini dapat digunakansebagai media pembelajaran fisika untuk siswa SMA, dan lebih efektif apabila digunakan sebagai suplemen atau tambahansetelah guru menjelaskan materi di kelas. Most of students think that physics concepts are difficult. This causes many students do not like physics lesson. To cover thisproblem, the learning multimedia in a form of educational computer game applied in electrodynamics topic was developed. Thisstudy aims to develop educational computer game of dynamics electricity and test its feasibility as a learning media. The gameprogram is designed to deliver review and enrichment material and uses Adobe Flash CS3 and Actionscript 2.0 language. It wastested by using expert test and given to 106 respondents for examining its indicator based feasibility. The data was processed byusing likert scale. The study result shows that the game has good criteria to be used as learning media for SHS student, satisfyingsucceed indicator of 83.75 and can be applied effectively as a learning supplement after explaining the material.Keywords: educational computer gam; dynamic electricity; learning media
PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE PADA SUB POKOK BAHASAN KALOR UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP Kulsum, U.; Hindarto, N.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di salah satu SMP, menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih rendah. Untukmengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model Learning Cycle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikanbagaimana penerapan model Learning Cycle dalam melatih keaktifan siswa dan mengetahui dampak penerapan model LearningCycle pada sub pokok bahasan kalor terhadap keaktifan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang berhasildilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Data keaktifan siswa diperoleh dari lembar observasi, dilengkapi hasil belajar kognitif yang diperoleh dari tes akhir siklus dan hasilbelajar psikomotorik yang diperoleh dari lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Learning Cycledapat meningkatkan keaktifan siswa. Meningkatnya keaktifan siswa ditunjang dengan meningkatnya hasil belajar kognitif dan hasilbelajar psikomotorik siswa. This paper discusses the application of learning cycle model to overcome the problem of low learning achievement of JHS studentand increase students activity in the lesson of heat topic. The three-cycle classroom action research was performed to derive dataconsisting of students activity, cognitive and psychomotor learning achievements. It is concluded that the application of the modelcan increase students activity which is supported by the increase of cognitive and psychomotor learning achievements.Keywords: activity; Learning Cycle; learning achievement
MAGNETIC PROPERTIES OF SUSPENDED OF POLLUTED HEAVY METAL SEDIMENTS FROM SEMARANG RIVERS Nurbaiti, Upik
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sifat magnetik, dalam bentuk kerentanan magnetik, tergantung pada frekuensi kerentanan (CFD) dan magnetisasi remanenisotermal (IRM) diukur pada nilai sampel yang terbuat dari sedimen tersuspensi dari Semarang sungai terdekat, Jawa Tengah.Semarang adalah salah satu kota besar di Indonesia, dimana sistem sungai yang sangat mungkin terkontaminasi oleh kegiatanantropogenik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi adanya logam berat dalam sedimen yang akan menentukankesesuaian sedimen untuk studi lanjut magnetik lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa kerentanan magnet bervariasi 58-358510-8 m3/kg, sementara kerentanan tergantung pada frekuensi kurang dari 3% menunjukkan dominasi mineral feromagnetik. IRManalisis menunjukkan bahwa semua sampel jenuh dalam medan magnet kurang dari 200 mT menunjukkan mineral yang dominanadalah magnetit (Fe3O4). Membandingkan pengukuran magnetik dan analisis kimia, kami menemukan korelasi yang baik antarasuseptibilitas magnetik dan konsentrasi Fe, Mn, Co, dan Ti. Magnetic properties, in the form of magnetic susceptibility ©, frequency-dependent susceptibility (cfd), and isothermal remanentmagnetization (IRM) were measured on scores of samples made of suspended sediments from rivers nearby Semarang, CentralJava. Semarang is one the major cities in Indonesia, where the river systems are very likely to be contaminated by anthropogenicactivities. The objective of this study is to identify the presence of heavy metals in the sediments that will determine the suitability ofthese sediments for further environmental magnetic study. The results show that magnetic susceptibility varies from 58 to 3585 10-8 m3/kg, while the frequency-dependent susceptibility is less than 3% indicating the predominance of ferromagnetic minerals. IRManalysis shows that all samples saturated in magnetic field of less than 200 mT suggesting the predominant mineral is magnetite(Fe3O4). Comparing magnetic measurements and chemical analyses, we found good correlation between magnetic susceptibilityand concentration of Fe, Mn, Co, and Ti.Keywords: magnetic susceptibility; heavy metals; river sediments; Semarang
APLIKASI METODE GEOLISTRIK SKALA MODEL UNTUK MENENTUKAN NILAI RESISTIVITAS LAPISAN TANAH YANG MENGALAMI PENCEMARAN Damayanti, Taufika; Supriyadi, -; Khumaedi, -
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan tentang sebaran limbah cair dari industry di lingkungan pemukiman perlu dilakukan. Sulitnya mengamati secaralangsung sebaran limbah dalam tanah menjadi persoalan yang harus diselesaikan. Pengukuran menggunakan metode geolistriktahanan jenis konfigurasi Schlumberger dengan alat resistivitymeter G-Sound. Pemodelan dibuat menggunakan ukuran panjang200 cm dan lebar 100 cm kemudian pengukuran dilakukan sebelum penginjeksian dan setelah penginjeksian limbah kuningan danminyak jarak. Pengolahan data menggunakan software Res2Dinv32. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai resistivitas tanahsebelum diinjeksi limbah cair yaitu berkisar antara 47!m– 75 !m. Resistivitas tanah setelah diinjeksi limbah minyak jarak denganmassa jenis 0,912, 0,918, dan 0,920 g/cm berturut-turut adalah 47 – 71, 47 - 63, dan 47 – 55 !m. Sedangkan resistivitas tanahsetelah diinjeksi limbah kuningan dengan massa jenis 1,018, 1,019, dan 1,020 g/cm berturut-turut adalah 47 – 75, 47 – 63, dan 47– 51 !m. Penginjeksian limbah cair pada lapisan tanah skala model mempengaruhi nilai resistivitas listrik tanah. Hal ini karenalimbah yang bersifat konduktif mengisi ruang interfase tanah yang sebelumnya berisi udara. Monitoring of liquid waste distribution is needed to be done. The difficulty of direct observation of waste distribution in the soilbecomes a crucial problem should be solved. One of the solutions of that problem is by doing physical modelling to detect thedistribution of the waste. The measurement used is geoelectricity method of Schlumberger configuration. The modelling useslength of 200 cm and width of 100 cm. The measurement was performed before and after injection of liquid and solid waste. Theinstrument used is G-Sound resistivitymeter. Data processing is performed using Res2Dinv32 software. The result shows that theresistivity value of the soil before injection is around 47 m– 75 m, while the resistivity of soil after injection with solid waste is 47 –75, 47 – 63, and 47 – 51 mrespectively. Injection of liquid water into soil layer of model scale influences resistivity value of the soilsince the conductive waste fulfil the interphase of soil. Based on the analysis, it is concluded that distribution of liquid waste can bedetected using geoelectricity method of Schlumberger configuration.Keywords: geoelectricity; physical modelling; liquid waste resistivity

Page 6 of 56 | Total Record : 553