cover
Contact Name
-
Contact Email
jpp_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpp_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : 25031260     EISSN : 25804154     DOI : -
Core Subject : Education,
This journal publishes original articles on the latest issues and trends occurring internationally in education curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of teachers with the aim to advance our knowledge of education theory and practice. Moreover, this journal also covers the issues concerned with environmental education.
Articles 593 Documents
Persepsi Mahasiswa terhadap Media Virtual Reality (VR) dalam Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0 Zulfikasari, Sony; Wardi, Wardi; Windiyantono, Wahyu Adhi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v38i2.31823

Abstract

Artikel ini membahas tentang persepsi mahasiswa terhadap media Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran di era Revolusi Industri 4.0.. Hal yang difokuskan adalah persepsi media VR dalam pembelajaran ini adalah adaptasi VR di era Revolusi Industri 4.0 yang bercirikan pada Artificial intelligence (AI) dan Robotic dengan tidak meninggalkan aspek-aspek pembelajaran (instructional) untuk ketercapaian tujuan pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap keterterapan Media Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran di era Revolusi Industri 4.0.. Artikel ini dilakukan dengan metode kuantitatif survey dengan responden mahasiswa prodi Teknologi Pendidikan pada konsentrasi ilmu Multimedia Pembelajaran. Data diperoleh melalui angket. 
KEEFEKTIFAN MODEL TPS DENGAN MEDIA JANGTOR TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA KELAS IV Mustofa, Susilo Bayu
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 2 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v36i2.17642

Abstract

ABSTRAKKemampuan pemecahan masalah matematika masih rendah yang disebabkan oleh pada saat pembelajaran guru masih menggunakan model konvensional dan juga belum memanfaatkan media yang menarik bagi siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran think pair share berbantu media jangtor dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi FPB dan KPK. Jenis penelitian ini adalah menggunakan Pre Experimental Desaign yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Desaign. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MI Tarbiyatul Banin Pekalongan tahun pelajaran 2017/2018. Sampel yang diambil adalah 32 siswa kelas IV. Hasil penelitian diperoleh rata-rata pretest 40,62 dan rata-rata posttest 77,34. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data melalui perhitungan uji t diperoleh nilai = 9,38274 dan = 1,699. Karena Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa model tps berbantu media jangtor efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV MI Tarbiyatul Banin Pekalongan Kabupaten Pati.
Penggunaan Media Augmented Reality dalam Pembelajaran Mengenal Bentuk Rupa Bumi Alfitriani, Nabila; Maula, Wisheila Ayunisa; Hadiapurwa, Angga
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v38i1.30698

Abstract

Seiring perkembangan zaman, media pembelajaran juga mengikuti perkembangan teknologi yang ada, mulai dari teknologi cetak, audio visual, komputer, sampai teknologi gabungan antara teknologi cetak dengan komputer. Saat ini media pembelajaran menggabungkan teknologi cetak dan komputer sehingga dapat diwujudkan dengan media teknologi Augmented Reality (AR). Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang digunakan untuk merealisasikan dunia virtual ke dalam dunia nyata dalam satu waktu. Relief Bumi adalah bentuk rupa bumi atas tinggi rendahnya permukaan bumi. Relief Bumi terdiri dari relief daratan dan lautan. Media pembelajaran mengenal bentuk rupa bumi menggunakan Augmented Reality ini mampu merealisasikan dunia virtual ke dunia nyata, dapat mengubah objek-objek tersebut menjadi objek 3D, sehingga membuat metode pembelajaran tidak monoton dan siswa akan terpacu untuk mengetahuinya lebih lanjut, seperti mengetahui contoh landasan dan keterangan dari masing-masing bentuk rupa bumi.
Keterterapan Media Virtual Reality (VR) dilihat dari Persepsi Mahasiswa dalam Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0 Zulfikasari, Sony; Wardi, Wardi; Windiyantono, Wahyu Adhi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 2 (2021): October 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v38i2.31823

Abstract

Tulisan ini merupakan kajian tentang keterterapan media Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran di era Revolusi Industri 4.0.. Hal yang difokuskan dalam kajian persepsi ini adalah tentang bagaimana media VR ini mampu beradaptasi di era Revolusi Industri 4.0 yang bercirikan pada Artificial intelligence (AI) dan Robotic dengan tidak meninggalkan aspek-aspek pembelajaran (instructional) untuk ketercapaian tujuan pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut tulisan ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap keterterapan Media Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran di era Revolusi Industri 4.0.. Kajian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif yang menggambarkan hasil nyata tanpa menjelaskan hubungan antar variabel dan juga tidak menguji hipotesis. Sasaran kajian ini adalah mahasiswa prodi Teknologi Pendidikan dengan sasaran mahasiswa yang berfokus pada konsentrasi Multimedia Pembelajaran. Data diperoleh melalui studi literatur, wawancara dan penggunaan langsung media Virtual Reality (VR). Hasil dari kajian ini merupakan persepsi mahasiswa tentang media VR dalam pembelajaran di Era Industri 4.0.
PENGGUNAAN KAIDAH KEBAHASAAN DAN KESALAHAN GRAMATIKA PADA KARYA TULIS ILMIAH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 12 BANDUNG Apriyanti, Dinda Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 37, No 2 (2020): October 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v37i2.27659

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan siswa untuk menulis karya tulis ilmiah masih kurang dikuasasi, khususnya dalam aspek kebahasaannya. Keterangan tersebut berasal dari observasi dan penilaian peneliti. Atas dasar itu, penelitian ini berupaya menganalisis secara mendalam dan mendeskripsikan penggunaan kaidah kebahasaan dan kesalahan gramatika pada karya tulis ilmiah siswa. Deskripsi tersebut dapat menjadi bukti kedaruratan pembelajaran karya tulis ilmiah siswa baik aspek materi, bahan ajar, metode, maupun media, bahkan guru. Berdasar pada hasil yang diorientasikan berupa deskripsi, penelitian ini pun menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang berarti menjelaskan objek penelitiannya dengan kata-kata atau deskripsi. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teknik obeservasi dan tes untuk mengumpulkan datanya. Data tersebut bersumber dari karya tulis ilmiah siswa kelas XI MIPA 3 SMAN 12 Bandung. Adapun pengolahan data tersebut dengan menempuh tahapan analisis data yang meliputi tahap reduksi data disertai identifikasi data, tahap penyajian data disertai pengelompokan data, serta tahap penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan pematuhan kaidah kebahasaan pada karya tulis ilmiah siswa, tetapi terdapat pula 161 penyimpangan kaidah kebahasaan. Penyimpangan tersebut meliputi 63 kesalahan kata baku (39.1%), 36 kesalahan kata impersonal (22.4%), dan 62 kesalahan kelugasan (38.5%). Selain itu, temuan penelitian ini ialah 121 kesalahan gramatika yang terdiri dari 60 kesalahan pemilihan kata meliputi pengaruh bahasa asing (22.6%), percakapan (6.6%), penggunaan imbuhan (63.3%), konteks kalimat (5%), rancu (1.6%), hiperkorek (1.6%) dan 61 kesalahan penyusunan kalimat mencakup kelogisan (1.6%), kesejajaran (6.5%), kehematan (18%), kesepadanan (63.9%), serta kecermatan (9.8%).
Strategic Competence Developed by Students during English Debate Activity Hutama, Dilis Priyuana
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 2 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v36i2.13668

Abstract

This study was a case study aimed to find out strategic competence developed by students during English debate activity.The participants of the study were 6 students from the English Club of SMP Negeri 18 Semarang. In obtaining the data, the researcher conducted some steps. The first, the researcher conducted observation and recorded it. The second, the researcher transcribed the debate of the students. The third, the researcher identified and classified the strategic competence of the students by Tarone (1980)’s theory. Then the researcher counted and gave percentage the result data. Based on the result of the data, the researcher interpreted it. It is shown that the strategic competence developed is 154. The highest frequency is Language Switch, that is 24.03%. The second highest frequency is Message Abandonment with 14.29%. The third is Literal Translation with 13.63%. The fourth is Mime with 12.99%. The fifth is Topic Avoidance with 11.69%. The sixth is Appeal for Assistance with 8.44%. The seventh is Word Coinage with 7.14%. The eighth is Approximation with 4.54%. The lowest frequency is Circumlocution with 3.25%. The results showed that all of students developed strategic competence by Tarone (1980). The strategic competence developed by student debaters is affected by some reasons covering to maintain their position as debaters, to maintain the flow of the debate, and to conceal their lack of English vocabularies.
Pengaruh Pembelajaran Sejarah Lokal di SMA Kelas X untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Peserta Didik heriyanto, nur oktafiyani; umamah, nurul; sumardi, sumardi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v36i1.19085

Abstract

Kurikulum 2013 dalam pembelajaran sejarah didesain untuk menumbuhkan kesadaran sejarah pada peserta didik dengan mengaitkan peristiwa lokal dan peristiwa nasional. Namun, fakta yang ditemukan di tiga sekolah menunjukkan kesadaran sejarah peserta didik kurang yang ditunjukkan dari 98 responden, 61% responden sama sekali tidak mengetahui sejarah lokal yang menyebabkan tingkat kesadaran sejarah peserta didik rendah. Implementasi pembelajaran sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sejarah peserta didik mengingat peluang pengembangan materi sejarah lokal sebesar 5 Kompetensi Dasar pada kelas X SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat kesadaran sejarah peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran sejarah lokal pada peserta didik kelas X. Subjek penelitian ini adalah 36 responden pada 1 sekolah di kelas X SMA 1 Lumajang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pola one group pre-test-post-test design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametik yaitu uji wilcoxon sign rank test dengan bantuan program SPSS (Statistic Product Service Solution) versi 25. Hasil perhitungan uji wilcoxon sign rank test diperoleh nilai rata-rata positive ranks atau selisih positif sebesar 18,50 dan nilai rata-rata negative ranks atau selisih negatif sebesar 0. Sementara nilai tiespre test dan post test sebesar 0. Kemudian hasil perhitungan test statistic diperoleh nilai 0,000 0,005. Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada pembelajaran sejarah lokal terhadap kesadaran sejarah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Lumajang.Kurikulum 2013 dalam pembelajaran sejarah didesain untuk menumbuhkan kesadaran sejarah pada peserta didik dengan mengaitkan peristiwa lokal dan peristiwa nasional. Namun, fakta yang ditemukan di tiga sekolah menunjukkan kesadaran sejarah peserta didik kurang yang ditunjukkan dari 98 responden, 61% responden sama sekali tidak mengetahui sejarah lokal yang menyebabkan tingkat kesadaran sejarah peserta didik rendah. Implementasi pembelajaran sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sejarah peserta didik mengingat peluang pengembangan materi sejarah lokal sebesar 5 Kompetensi Dasar pada kelas X SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat kesadaran sejarah peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran sejarah lokal pada peserta didik kelas X. Subjek penelitian ini adalah 36 responden pada 1 sekolah di kelas X SMA 1 Lumajang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pola one group pre-test-post-test design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametik yaitu uji wilcoxon sign rank test dengan bantuan program SPSS (Statistic Product Service Solution) versi 25. Hasil perhitungan uji wilcoxon sign rank test diperoleh nilai rata-rata positive ranks atau selisih positif sebesar 18,50 dan nilai rata-rata negative ranks atau selisih negatif sebesar 0. Sementara nilai tiespre test dan post test sebesar 0. Kemudian hasil perhitungan test statistic diperoleh nilai 0,000 0,005. Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada pembelajaran sejarah lokal terhadap kesadaran sejarah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Lumajang.
Peran Falsafah Kepemimpinan Jawa terhadap Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik di Sekolah Perdana, Ressa Nada; Sobri, Ahmad Yusuf
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v38i1.28538

Abstract

Kepemimpinan adalah sebuah kegiatan menggerakan dan mempengaruhi orang-orang disekitarnya, pemimpin yang ideal memiliki gaya masing-masing untuk memimpin sebuah ruang lingkup. Kepemimpinan Jawa yang kuat seringkali muncul menjadi gaya kepemimpinan yang postmodern alternatif, sebagai sebuah gaya kepemimpinan yang bijak dan tegas namun tetap membumi sebagai seorang pemimpin. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengulas gaya kepemimpinan, salah satunya ialah gaya kepemimpinan jawa. Metode dari artikel ini menggunakan kajian studi literature, penulis mencari sumber-sumber dari jurnal, buku, maupun sumber pendukung lainnya. Gaya Kepemimpinan Jawa dalam diri seorang kepala sekolah bisa menjadi tolak ukur kepemimpinan yang mempengaruhi peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Pelanggaran Moral dan Etika Profesi Guru Berdampak dalam Lingkungan Pendidikan Suhaila, Laila Alda
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 2 (2021): October 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v39i1.34049

Abstract

Dalam profesi guru terdapat kode etik guru yang bertujuan untuk menjunjung tinggi martabat profesi, menjaga dan mempertahankan profesionalisme sebagai pendidik dan tentu saja pendidik memiliki fakta bahwa etika sudah mulai redup dalam dunia pendidikan, yang terjadi dalam profesi guru yang melakukan pelanggaran etika. Hukum yang menjelaskan moral, etika, dan norma dalam profesi guru tidak sepenuhnya tertanam tetapi hanya dianggap sebagai pandangan aturan terbuka. tokoh pendidik harus menjadi contoh bagi siswa mereka dalam mengembangkan karakter dan dalam memberikan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kembali dari beberapa sumber berita tentang munculnya kasus yang terjadi di Indonesia dan tepatnya di lingkungan sekolah di mana seorang guru melanggar dampaknya terhadap siswa.
NILAI KARAKTER PADA CERITA RAKYAT BANYUMAS "BABAD PASIR LUHUR" UNTUK PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KARAKTER Rahmaniar, Nadifa Safriani
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 37, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v37i1.24963

Abstract

Cerita rakyat merupakan salah satu tradisi dan budaya di Indonesia yang dapat digunakan untuk pembentukan pendidikan karakter masyarakat yang lebih baik. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai karakter dan untuk mengidentifikasi pembentukan karakter melalui cerita rakyat Banyumas yang berjudul “Babad Pasirluhur”. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif. Hasil dari penelitian yaitu di dalam cerita rakyat Banyumas “Babad Pasirluhur” ada berbagai tokoh dan karakter dari masing-masing tokoh yang bisa dicontoh oleh masyarakat setempat.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 40, No 2 (2023): October 2023 Vol 40, No 1 (2023): April 2023 Vol 39, No 2 (2022): October 2022 Vol 39, No 1 (2022): April 2022 Vol 38, No 2 (2021): October 2021 Vol 38, No 2 (2021): Oktober 2021 Vol 38, No 1 (2021): April 2021 Vol 37, No 2 (2020): October 2020 Vol 37, No 1 (2020): April 2020 Vol 36, No 2 (2019): October 2019 Vol 36, No 2 (2019): Oktober 2019 Vol 36, No 1 (2019): April 2019 Vol 35, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 35, No 2 (2018): October 2018 Vol 35, No 1 (2018): April 2018 Vol 34, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 34, No 2 (2017): October 2017 Vol 34, No 1 (2017): April 2017 Vol 33, No 2 (2016): Oktober 2016 Vol 33, No 2 (2016): Oktober 2016 Vol 33, No 2 (2016): October 2016 Vol 33, No 1 (2016): April 2016 Vol 33, No 1 (2016): April 2016 Vol 32, No 2 (2015): October 2015 Vol 32, No 1 (2015): April 2015 Vol 32, No 2 (2015) Vol 32, No 2 (2015) Vol 32, No 1 (2015) Vol 32, No 1 (2015) Vol 31, No 2 (2014): October 2014 Vol 31, No 1 (2014): April 2014 Vol 31, No 2 (2014) Vol 31, No 2 (2014) Vol 31, No 1 (2014) Vol 31, No 1 (2014) Vol 30, No 2 (2013): October 2013 Vol 30, No 1 (2013): April 2013 Vol 30, No 2 (2013) Vol 30, No 2 (2013) Vol 30, No 1 (2013) Vol 30, No 1 (2013) Vol 29, No 2 (2012): October 2012 Vol 29, No 1 (2012): April 2012 Vol 29, No 2 (2012) Vol 29, No 2 (2012) Vol 29, No 1 (2012) Vol 29, No 1 (2012) Vol 28, No 2 (2011): October 2011 Vol 28, No 1 (2011): April 2011 Vol 28, No 2 (2011) Vol 28, No 2 (2011) Vol 28, No 1 (2011) Vol 28, No 1 (2011) Vol 27, No 2 (2010): October 2010 Vol 27, No 1 (2010): April 2011 Vol 27, No 2 (2010) Vol 27, No 2 (2010) Vol 27, No 1 (2010) Vol 27, No 1 (2010) More Issue