cover
Contact Name
-
Contact Email
jpp_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpp_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : 25031260     EISSN : 25804154     DOI : -
Core Subject : Education,
This journal publishes original articles on the latest issues and trends occurring internationally in education curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of teachers with the aim to advance our knowledge of education theory and practice. Moreover, this journal also covers the issues concerned with environmental education.
Articles 593 Documents
STRATEGI INTERNALISASI NILAI KARAKTER INTEGRITAS MELALUI PENGAWASAN AKADEMIK DI SMP NEGERI MODEL TERPADU BOJONEGORO SUSANTO, EDY DWI
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 2 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v36i2.17124

Abstract

The purpose of this research is to know the strategy of internalizing the character's integrity value through academic supervision and knowing the results of academic supervision to the teacher about the strategy of internalizing the value of character integrity. The method used in this study is School Action Research. The research subjects were 28 teachers of SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro as many as 28 people with details of 7 men and 21 women. Data collection techniques used in this study include documentation, observation, and questionnaire (questionnaire). The results of the research show that the strategy of internalizing the value of character integrity through academic supervision was carried out in two cycles. Each cycle consists of four main stages of activity, namely (a) planning; (b) actions; (c) observation; and (d) reflection. The results of academic supervision show that the teacher has been able to use the internalization strategy of integrity character values through three stages representing the process or stage of internalization, namely the value transformation stage, the transaction transaction stage, and finally the transinternalization stage. There was an increase in the quality of RPP from the first cycle with the average value of 80,68%, up to 98% in the second cycle. In addition, there was also an increase in the quality of learning in the first cycle with an average value of 85.04% to 93.13% in the second cycle. Finally, the level of understanding of teachers about the internalization strategy of the integrity character values of 96.42% chose to be very understanding and understanding.
Penerapan E-Learning Berbasis Learning Management System Menggunakan Easyclass Palupi, Inkhasanah Ayu Budi; Djuniadi, Djuniadi; Ristanto, Riska Dami
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v38i1.31223

Abstract

Teknologi juga memiliki pengaruh yang besar dalam bidang pendidikan. Dapat dilihat banyak penemuan dan inovasi baru yang digunakan dalam proses pelaksanaan pendidikan. Salah satu contoh system pembelajaran di era digital ini adalah e-learning yang metode pembelajarannya memanfaatkan jaringan internet dan dapat diakses kapanpun dimanapun tempat yang terdapat koneksi internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pembelajaran menggunakan kuis LMS Easyclass Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI SMK PGRI Tegal.
Motivasi dan Tantangan Buruh Migran Indonesia Bekerja Sambil Kuliah di Taiwan Pasaribu, Daniel
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 2 (2021): October 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v38i2.33783

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara utama pengirim tenaga kerja di Asia. Sebagian besar tenaga kerja Indonesia adalah perempuan yang memiliki skill yang rendah dan pendidikan rendah. Ekonomi merupakan faktor penunjang tenaga kerja wanita bekerja diluarnegeri dengan tujuan untuk mengatasi kesulitan ekonomi. Studi ini melakukan investigasi terhadap motivasi tenaga kerja Indonesia kuliah di Universitas Terbuka di Taiwan dan tantangan yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sebagai jendela untuk masuk kedalam kehidupan dan pengalaman dari tujuh tenaga kerja wanita Indonesia yang sedang menyelesaikan perkuliahan di Universitas Terbuka di Taiwan. Alasan utama tenaga kerja wanita kuliah di Universitas adalah adanya keinginan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan menjadi wirausaha dibidang pendidikan. Motivasi yang lain dipengaruhi oleh faktor keluarga, majikan, dan universitas. Faktor majikan merupakan penentu tercapainya impian mereka kuliah di Universitas. Ditemukan bahwa adanya inkonsistensi majikan dalam mendukung tenaga kerja wanita kuliah di Universitas Terbuka. 
Implementation of the philosophical foundation of education with the concept of free learning by the Minister of Education Nadiem Makarim Utami, Hidayati Puja
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 37, No 2 (2020): October 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v37i2.27283

Abstract

The writing of this article aims to describe the phenomenon linked to the concept of Merdeka Learning which was invented by the Minister of Education and Culture (Nadiem Makarim) which refers to the philosophical basis of education. Ideally, the Merdeka Belajar policy for its implementation to work well, it requires a philosophical foundation as well as its analysis. Education itself cannot be carried out on a regular basis, with clear orientations for its objectives, in relation to the content of the program, and effective and efficient methods or methods of implementation only if it is implemented in reference to a solid foundation. So that the objectives are clear, that the content of the program is correct and that the methods of implementation are efficient and effective.
Upaya Guru dalam Membentuk Generasi Qur’ani pada Siswa melalui Program Tahfidz Al-Qur’an Handayani, Muliati
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 37, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v37i1.22937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah dengan melakukan program tahfidz Al-Qur’an di sekolah dapat membentuk karakter siswa yang mencintai Al-Qur’an. Sejauh ini sudah banyak sekolah yang melakukan program-program tahfidz Al-Qur’an di Pekanbaru. Tentu program ini sangat bermanfaat bagi kehidupan anak milenial yang sudah terkontaminasi dengan kehidupan dunia teknologi yang serba canggih dan memudahkan segala pekerjaan manusia. Gadget yang semakin canggih dan apa yang kita butuhkan semua ada di dalamnya membuat kita tidak terlepas dari gadget itu sendiri. Anak-anak sekarang juga sudah pandai menggunakan gadget sehingga menyebabkan ketergantungan yang sangat mengkhawatirkan. Kebanyakan dari mereka menghabiskan waktunya di depan gadget mereka seperti bermain games. Bahkan gadget juga membuat anak tidak peduli dengan lingkungan sekitar, tidak mau bersosial. Hal ini sangat disayangkan karena di usia anak-anak seharusnya lebih mengembangkan dan menanamkan karakter atau akhlak yang mulia yang selalu membawa mereka ke arah yang lebih baik, bukan malah semakin terjerumus kepada hal-hal yang tidak diinginkan. Program tahfidz ini dapat mendidik dan mengembangkan karakter Qur’ani yaitu anak yang mencintai Al-Qur’an. Sesibuk apapun siswa senantiasa untuk menyempatkan diri membaca dan menghafal Al-Qur’an karena di sekolahnya siswa terbiasa melakukannya. Dengan adanya program ini siswa diharapkan dapat mencintai Al-Qur’an dan hatinya selalu dekat dengan Al-Qur’an, bukan dengan gadgetnya.This study aims to prove whether by doing the program of tahfidz Al-Qur'an at school can shape the character of students who love the Qur'an. So far there have been many schools that carry out Al-Qur'an's tahfidz programs in Pekanbaru. Of course this program is very useful for the lives of millennial children who have been contaminated with the life of the world of technology which is very sophisticated and facilitates all human work. Gadgets are increasingly sophisticated and what we need everything in it makes us inseparable from the gadget itself. Children are now also good at using gadgets that cause dependence which is very worrying. Most of them spend time in front of their gadgets like playing games. Even gadgets also make children not care about the environment, do not want to be social. This is very unfortunate because at the age of children should develop more and instill a noble character or character that always leads them to a better direction, rather than even falling into undesirable things. This tahfidz program can educate and develop the character of the Qur'an, that is, children who love the Qur'an. No matter how busy the students are, they always take the time to read and memorize the Qur'an because in their school students are accustomed to doing it. With this program students are expected to love the Qur'an and their hearts are always close to the Qur'an, not with the gadget.
SOCIAL EFFECT (STATUS) OF FAMILY ECONOMICS, LEARNING MOTIVATION, AND INTERPERSONAL COMMUNICATION ON LEARNING SELF-STUDY OF CHRISTIAN SATYA WACANA HIGH SCHOOL Bulu, Elshinta; Permatasari, Carolina Lita; Ismanto, Bambang
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v36i1.18883

Abstract

This study aims to determine the effect of Social (status) Family Economy, Motivation to Learn, and Interpersonal Communication on the Learning Independence of Satya Wacana Christian High School students. The population in this study were all Satya Wacana Christian High School students with 450 students. The samples taken were 100 students. The method of data collection uses a questionnaire. The data analysis technique uses descriptive analysis method, classic assumption test, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing using the SPSS 16.0 program. The results of the research that have been carried out explain that: (1) there is no significant influence between the social (status) of the family economy on learning independence as indicated by the results of the calculation of 1,447 t table 1.664 and the significance value of 0.151 0.05. (2) there is a positive and significant influence between motivation to learn and learning dynamics as indicated by the results of the calculation of thitung 2629 t table 1.664 and a significance value of 0.010 0.05. (3) there is a positive and significant influence between interpersonal communication and learning independence as indicated by the calculation results that t count 3.151 t table 1.664 and significance value of 0.002 0.05. (4) there are positive and significant social influences (status) of family economy, learning motivation, and interpersonal communication on learning independence as indicated by the calculation results where the value of F count is 16.956 F table 2.70 and a significance value of 0.000 0.05.
Mengukur Ketercapaian Kualitas Pendidikan Perguruan Tinggi Era Pandemi dan Liyan dalam Perspektif Fenomenologis Indrawati, Lilik
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v38i1.28373

Abstract

Pentingnya suatu pendidikan sudah ada sejak masa Thomas Aquinas seperti Socrates yang mempercayai bahwa manusia tidak akan melakukan suatu perbuatan yang jahat dengan tujuan jahat, Riyanto (2013:136). Namun beberapa realitas sosial di Indonesia hari ini menunjukkan di sisi lain krisis moral juga semakin meningkat. Hal ini tentu menjadi sebuah kepincangan dalam dunia pendidikan. Liyan adalah mereka yang tersisihkan, bisa jadi mahasiswa yang tidak dapat mengikuti kuliah dengan efektif, dikarenakan berada di daerah terpencil, atau dapat pula liyan yang dimaksud adalah dosen yang sudah berusia, tidak mampu mengikuti teknologi yang ada. Analisis data penelitian ini menggunakan model analisis Miles Huberman (1992) yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu reduksi data, display data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan pembelajaran daring yang diselenggarakan di Prodi Manajemen Universitas Katolik Darma Cendika Surabaya sebagai upaya dalam mengukur ketercapaian kualitas pendidikan perguruan tinggi era pandemi dan liyan dalam perspektif fenomenologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan wawancara melalui informan, yaitu 4 mahasiswa (semester 1, 3, 5 dan 7) serta 3 dosen tetap pada Universitas Katolik Darma Cendika Surabaya. Untuk selanjutnya mahasiswa akan disebut mahasiswa 1, 2, 3 dan 4. Begitu pula dosen  disebut dosen 1, 2 dan 3. Wawancara dimaksudkan agar mampu menggali peristiwa-peristiwa yang seakan tidak lain merupakan makna itu sendiri (Riyanto, 2018:139). Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kualitas pendidikan perguruan tinggi makin menurun pada era pandemi dan liyan dalam perspektif fenomenologis.
PROBLEMATIKA KESULITAN BELAJAR MEMBACA PADA ANAK TINGKAT SEKOLAH DASAR di MINU KH. MUKMIN SIDOARJO Febiyanto, Fahmita Ramadhan
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 37, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v37i1.25079

Abstract

Abstrak:Membaca ialah suatu hal mendasar yang wajib dikuasai sebagai dasar pemahaman dalam ranah dunia pendidikan, sebab membaca sebagai jembatan jendela wawasan dunia. Setiap hari tiada hari tanpa membaca, dari membaca hal yang bersifat sederhana hingga bacaan yang berat dan kompleks. Untuk kegiatan membaca, usia anak-anak adalah masa optimal dan dianggap telah fasih dalam hal membaca. Disayangkan sekali dalam tahap ini kenyataan yang ada berbanding terbalik dengan opini yang beredar dimasyarat. Bahkan sering kita jumpai anak yang duduk di bangku sekolah dasar masih terkendala dalam kategori membaca. kendala yang sering dialami adalah kesulitan membaca, terbata bata saat membaca, hingga sulit untuk membaca dan melafalkan kalimat. Hal tersebut tentu membuat miris karena pada realitanya masih banyak terjadi perbedaan yang cukup signifikan atas harapan dan pencapaian tidaklah sama dan kurang sesuai. Oleh karena itu, tujuan dilaksanakannya penelitian mengenai permasalahan anak dalam hal membaca jenjang sekolah dasar mampu menajdi perhatian banyak pihak, terutama orang tua wali yang mengeluhkan hal tersebut. bahwa putra maupun putri mereka terkendala yang berimbas pada hasil belajar dan perkembangan pada diri mereka. Pelaksanaan penelitian harus segera diprises dan ditindak lanjuti untuk mengetahui apa penyebab dan faktor apa saja yang mampu menjadi penghambat proses belajar membaca pada anak. Penelitia dilaksanakan dengan menerapkan metode secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan secara fenomenologi. Dimana peneliti akan menguak apa yang sebenarnya terjadi berdasarkan fenomena yang nampak maupun tidak nampak, juga untuk menemukan solusi terbaik guna mengatasi problematika yang ada. Problematika kesulitan belajar membaca yang tengah dialami oleh peserta didik mampu dikarenakan permasalahan yang timbul dari dalam dan luar diri anak, juga berkaitan dengan psikologi anak. perlu diketahui dan diperhatikan secara baik bahwa membaca ialah inti yang mendasar dalam dunia pendidikan yang harus diamalkan setiap harinya demi kehidupan yang lebih cerah dimasa mendatang. Kata Kunci : Problematika, Kesulitan Membaca
Tingkat Penguasaan Pengelolaan Bahan Literasi Guru-guru Sekolah Harjito, Harjito; Nuswowati, Murbangun; Kasmui, Kasmui
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 2 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v36i2.17039

Abstract

@font-face{ font-family:"Times New Roman"; } @font-face{ font-family:"宋体"; } @font-face{ font-family:"Calibri"; } @font-face{ font-family:"SimSun"; } p.MsoNormal{ mso-style-name:Normal; mso-style-parent:""; margin:0pt; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:none; text-align:justify; text-justify:inter-ideograph; line-height:150%; font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:SimSun; mso-bidi-font-family:'Times New Roman'; font-size:10,5000pt; mso-font-kerning:1,0000pt; } span.msoIns{ mso-style-type:export-only; mso-style-name:""; text-decoration:underline; text-underline:single; color:blue; } span.msoDel{ mso-style-type:export-only; mso-style-name:""; text-decoration:line-through; color:red; } @page{mso-page-border-surround-header:no; mso-page-border-surround-footer:no;}@page Section0{ } div.Section0{page:Section0;}Penelitian ini bertujuan untuk memotret pengetahuan guru SDIT Mutiara Hati Semarang, mengenai penguasaan pengelolaan perpustakaan. Guru sebagai ujung tombak pendidikan, sangat penting peranannya dalam memfasilitasi siswa terkait bahan literasi. Bahan literasi yang dpilih oleh guru sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran, utamanya aspek literasi sains. Penelitian dilakukan secara eksploratif, untuk menggali informasi mengenai seberapa dalam pengetahuan guru dalam mengelola bahan literasi. Data didapatkan melalui tes awal. Analisis dilakukan dengan statistik proporsi yang bersifat eksploratif. Sampel yang digunakan adalah seluruh guru SDIT Mutuara Hati, yaitu sebanyak 14 orang dengan berbagai latar belakang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan literasi guru yang diteliti sebesar 35,71. Dengan nilai tersebut maka disimpulkan bahwa penguasaan guru SDIT Mutiara Hati semarang mengenai kepustakaan termasuk dalam kategori kurang.
PENERAPAN APLIKASI EDMODO: SALAH SATU EMBRIO MENINGKATKAN KOMPETENSI ABAD 21 PARA CALON DOSEN SEKOLAH DASAR EKOWATI, DYAH WOROWORASTRI; Suwandayani, Beti Istanti; Soenaryo, Siti Fatimah
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v36i1.21107

Abstract

In the 21st century, it requires someone including prospective elementary school lecturers to master various competencies. Among the competencies referred to include 4C including Critical Thinking and Problem Solving (critical thinking and problem solving), Creativity (creativity), Communication Skills (ability to communicate), and Ability to Work Collaboratively (ability to work together). The mastery of 4C will then be discussed in depth in the application of edmodo applications in the Elementary School Lecturer Education Program (PGSD) University of Muhammadiyah Malang (UMM). The expected results can be one of the embryos that can improve the competency of prospective elementary school lecturers in the future.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 40, No 2 (2023): October 2023 Vol 40, No 1 (2023): April 2023 Vol 39, No 2 (2022): October 2022 Vol 39, No 1 (2022): April 2022 Vol 38, No 2 (2021): October 2021 Vol 38, No 2 (2021): Oktober 2021 Vol 38, No 1 (2021): April 2021 Vol 37, No 2 (2020): October 2020 Vol 37, No 1 (2020): April 2020 Vol 36, No 2 (2019): Oktober 2019 Vol 36, No 2 (2019): October 2019 Vol 36, No 1 (2019): April 2019 Vol 35, No 2 (2018): October 2018 Vol 35, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 35, No 1 (2018): April 2018 Vol 34, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 34, No 2 (2017): October 2017 Vol 34, No 1 (2017): April 2017 Vol 33, No 2 (2016): Oktober 2016 Vol 33, No 2 (2016): October 2016 Vol 33, No 2 (2016): Oktober 2016 Vol 33, No 1 (2016): April 2016 Vol 33, No 1 (2016): April 2016 Vol 32, No 2 (2015): October 2015 Vol 32, No 1 (2015): April 2015 Vol 32, No 2 (2015) Vol 32, No 2 (2015) Vol 32, No 1 (2015) Vol 32, No 1 (2015) Vol 31, No 2 (2014): October 2014 Vol 31, No 1 (2014): April 2014 Vol 31, No 2 (2014) Vol 31, No 2 (2014) Vol 31, No 1 (2014) Vol 31, No 1 (2014) Vol 30, No 2 (2013): October 2013 Vol 30, No 1 (2013): April 2013 Vol 30, No 2 (2013) Vol 30, No 2 (2013) Vol 30, No 1 (2013) Vol 30, No 1 (2013) Vol 29, No 2 (2012): October 2012 Vol 29, No 1 (2012): April 2012 Vol 29, No 2 (2012) Vol 29, No 2 (2012) Vol 29, No 1 (2012) Vol 29, No 1 (2012) Vol 28, No 2 (2011): October 2011 Vol 28, No 1 (2011): April 2011 Vol 28, No 2 (2011) Vol 28, No 2 (2011) Vol 28, No 1 (2011) Vol 28, No 1 (2011) Vol 27, No 2 (2010): October 2010 Vol 27, No 1 (2010): April 2011 Vol 27, No 2 (2010) Vol 27, No 2 (2010) Vol 27, No 1 (2010) Vol 27, No 1 (2010) More Issue