Jurnal Penelitian Pendidikan
This journal publishes original articles on the latest issues and trends occurring internationally in education curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of teachers with the aim to advance our knowledge of education theory and practice. Moreover, this journal also covers the issues concerned with environmental education.
Articles
593 Documents
DAMPAK PEMBELAJARAN ONLINE BAGI SISWA SMA DI SURABAYA DAN SEKITARNYA AKIBAT ADANYA SOCIAL DISTANCING
Damayanti, Farida Agustina
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 37, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v37i1.24465
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi mendapatkan informasi mengenai dampak pembelajaran secara online di rumah akibat dari adanya sosial distancing karena pandemik COVID-19. Penelitian menggunakan metode studi kasus eksplorasi dan pendekatan penelitiannya menggunakan metode studi kasus kualitatif yang digunakan untuk mendapatkan informasi dampak yang dirasakan dan akibat dari pandemi COVID-19 terhadap kegiatan pembelajaran pada tingkat sekolah menengah atas (SMA). Dalam penelitian ini, responden sebanyak 27 siswa di berbagai SMA Surabaya dan sekitarnya. Untuk tujuan kerahasiaan, responden diberi inisial R1, R2, R3, R4, R5, dan R6. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa dampak dan kendala yang dialami para siswa saat melaksanakan pembelajaran online di rumah. Dampak yang ditimbulkan yaitu siswa kurang memahami materi yang diberikan karena guru tidak menjelaskan, kebanyakan hanya mengirimkan materi berupa powerpoint. Sedangkan kendalanya yaitu sinyal koneksi internet yang lemah, sehingga mengganggu keberlangsungan kegiatan pembelajaran secara online di rumah.
LEARNING STRATEGIES AND SELF EFFICACY BELIEF REASONING ABILITY OF IPA: CREATIVE PROBLEM-SOLVING STRATEGY FOR LEARNING AND PROBLEM SOLVING
aini, annisa nurul
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v36i2.17784
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran CPS (Creative Problem Solving) dan strategi pembelajaran Problem Solving ditinjau dari self efficacy belief siswa terhadap kemampuan penalaran IPA. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDI Sinar Cendekia Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan rancangan Eksperimen Faktorial Treatment by Level 2x2. Pengambilan sampel dilakukan secara bertahap dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitiannya adalah: Terdapat perbedaan kemampuan penalaran IPA siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran creative problem solving dan dengan menggunakan strategi pembelajaran problem solving. Startegi pembelajaran creative problem solving lebih efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan penalaran dalam proses pembelajarannya, sebab dalam langkah pembelajarannya strategi creative problem solving memberikan  penguatan kreativitas dan pengembangan keterampilan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah sehingga siswa dapat lebih tertantang dan terbuka mengajukan gagasan/ide untuk mencari solusinya.  Siswa yang memiliki self efficacy belief tinggi tentunya lebih berani dalam mengungkapkan pendapat, berani dalam mengambil keputusan, dan tidak selalu bergantung pada orang lain. Sikap tersebut memancing daya nalar siswa dalam menyelesaikan tugas dan masalahnya dengan penuh percaya diri. Dengan demikian, terdapat pengaruh interaksi antara penggunaan strategi pembelajaran dan self efficacy belief dalam meningkatkan kemampuan penalaran siswa pada mata pelajaran IPA.
Pengaruh Pendekatan Inkuiri Berbasis Eksperimen dengan Menggunakan Media Sederhana untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika
Fegi, Fegi;
Ali, Muhammad;
Ali, Muhammad
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v38i1.29963
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pendekatan inkuiri berbasis eksperimen dengan menggunakan media sederhana terhadap hasil belajar fisika pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Luwuk. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan the equivalent pretest-posttest goup design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Luwuk. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing kelas sebanyak 18 orang. Instrumen hasil belajar berupa tes pilihan ganda yang telah divalidkan melalui validator ahli. Tes hasil belajar yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen 19,50 lebih tinggi daripada kelompok kontrol yaitu 16,94. Uji hipotesis Uji-t (dua pihak), diperoleh = 3,65 dan = 2,024 pada taraf nyata ⍺ = 0,05. Ini berarti bahwa nilai berada diluar daerah penerimaan Ho. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Pendekatan Inkuiri Berbasis Eksperimen dengan Menggunakan Media Sederhana untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika pada Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 3 Luwuk.
Tingkat Kesiapan Kampus MBKM dalam Bertransformasi Menuju Industri 4.0: Studi Kasus Self Assessment Pusat Pengembangan KKN UNNES
Kurniawan, Muhammad;
Pardjono, Pardjono;
Hadi, Samsul
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v38i1.34212
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, untuk mendorong mahasiswa agar bisa menguasai berbagai keilmuan yang berguna dalam memasuki dunia kerja. Dalam mendukung kebijakan MBKM tersebut perlu mengukur kesiapan kampus terutama dalam bertransformasi terhadap perubahan industri yang menuju pada industri 4.0. Tujuan Penelitian ini untuk mengukur kesiapan Pusbang KKN (Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata) UNNES yang merupakan pelaksana program dari salah satu Program kebijakan MBKM. Kesiapan diukur dengan kuesioner indeks kesiapan industri 4.0 Indonesia (INDI 4.0) yang merupakan indeks pengukuran tingkat kesiapan dalam bertransformasi menuju Industri 4.0 yang memiliki 5 pilar 17 bidang. Masing-masing pilar dilakukan penilaian pada sesuai level kesiapan dan dilakukan pembobotan nilai, selanjutnya secara kesuluruhan nilai pilar dijumlah, nilai akhir disesuaikan dengan range nilai kesiapan INDI 4.0. Hasil penelitian ini diperoleh data pada pilar pertama manajemen dan organisasi berada pada level 3 dengan nilai 52,5. Pilar orang dan budaya ada di level 4 dengan nilai 120. Pilar Produk dan layanan dan Pilar teknologi masing-masing berada pada level 4 dengan nilai 70. Pada kriteria operasional berada di level 3 dengan nilai 52,5. Sehingga nilai keseluruhan menjadi 365 yang selanjutnya dibagi 100% dan hasil akhirnya sebesar 3,65. Melihat dari range tingkat kesiapan INDI 4.0 nilai tersebut berada pada level 4 yaitu tingkat kesiapan sudah menerapkan Industri 4.0. Sehingga dapat disimpulkan Pusbang KKN UNNES yang diukur secara self assessment menggunakan INDI 4.0 berada pada tingkat sudah menerapkan industri 4.0.
Identifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Mahasiswa Fakultas Teknik
Kusumaningrum, Maharani
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 37, No 2 (2020): October 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v37i2.27721
AbstrakPada dasarnya mahasiswa sangat membutuhkan adanya program praktik kerja lapangan baik di industri besar / kecil, instansi, perusahaan. Adanya program Praktik Kerja Lapangan bertujuan agar mahasiswa mempunyai pengalaman dan pandangan tentang situasi dan kondisi nyata di dunia kerja serta berbagai permasalahan yang dapat terjadi dalam dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini agar mendapatkan gambaran tentang faktor - faktor yang mempengaruhi keberhasilan praktik kerja lapangan mahasiswa Fakultas Teknik. Penelitian ini menggunakan model penelitian survei dan studi literature. Survei dilakukan terhadap mahasiswa angkatan 2016 dan 2017 sebanyak 305 mahasiswa yang telah mengikuti praktik kerja lapangan dari 14 macam prodi pada fakultas teknik. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa dalam pemilihan lokasi praktik kerja lapangan mempertimbangkan kesesuaian penempatan lokasi atau tempat praktik kerja lapangan dengan bidang ilmunya masing-masing. Sebagian besar dosen pembimbing telah melakukan perannya dalam membantu memberikan arahan kepada mahasiswa dengan baik sehingga kemampuan mahasiswa dapat meningkat. Dan pelayanan administrasi yang dilakukan kepada mahasiswa sudah sesuai dengan sasarannya dalam membatu syarat mahasiswa untuk memenuhi persyaratan - persyaratan administrasi yang diperlukan. Sebagian besar mahasiswa yang mempunyai kemampuan hard skill dan soft skill yang semakin meningkat setelah pelaksanaan praktik kerja. Hal ini menunjukkan bahwa adanya kesiapan kerja bagi mahasiswa untuk kedepannya dapat terjun langsung kedalam dunia kerja. Kata kunci: dosen pembimbing, mahasiswa fakultas teknik, praktik kerja lapangan.
GAMA Arabic (Arabic Listening Games) Based on Intercultural Education for Skills Listening to Arabic
Kusumadewi, Novita;
Fajar Nurizki, Aziz;
Nabila Amjad, Khaulah;
Zukhaira, Zukhaira;
Jamil, Jamat
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 2 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v36i2.14998
Arabic in Indonesia is one of the foreign languages studied in formal and non-formal education institutions ranging from MI / SD, MTs / SMP, MA / SMA, to college level. When studying the language of a country, not separated to learn the culture. Intercultural education is a process whereby the broader cultural insights of learners, with the help of new information on other cultures and languages / languages and at the same time, raise children's awareness of their own cultural and language specific features (Madya, 2013: 194). Arabic learning can be successful if students have mastered four language skills (Iskandarwassid 2011: 226). These four skills include listening (mahaarah al-istima), speaking (mahaarah al-takallum), reading (mahaarah al-qira'ah), and writing (mahaarah al-Kitaabah). Language learning should be carried out hierarchically from listening skills to writing skills (Tarigan 1993: 34). Although learning Arabic in Indonesia has been going on for centuries, learning skills listening and speaking Arabic still lack sufficient attention and focus. Based on the above problems required a solution in the form of a variety of learning media that can be utilized by teachers and students in learning listening that is GAMA Arabic, a Game Listening Arabic in which not only teach and train related listening skills, but the content of education-based materials intercultural remembering to learn the language will not be apart from learning the language culture. Â
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI PREZI TERHADAP KARAKTER RASA INGIN TAHU SISWA
Solehudin, Tohir;
Triwoelandari, Retno;
Kosim, Ahmad Mulyadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v36i1.20451
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pemelajaran prezi pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama, sebagai upaya inovasi pembelajaran PAI untuk menumbuhkan karakter rasa ingin tahu siswa dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran serta menanamkan keingintahuan siswa terhadap pengetahuan agama. Metode yang digunakan adalah kuantitatif quasi eksperimen, yang dilaksanakan di SMPN 1 Cibungbulang-Bogor. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMPN 1 Cibungbulang-Bogor yaitu kelas 8-2 sebagai kelas eksperimen dan 8-8 sebagai kelas kontrol. Â Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dalam bentuk pretest dan posttest. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan media pembelajaran prezi pada pembelajaran PAI dapat memberikan pengaruh untuk menumbuhkan karakter rasa ingin tahu siswa terbukti dari hasil penelitian pada kelas kontrol diperoleh rata-rata nilai posttest sebesar 31,34 sedangkan hasil penelitian kelas eksperimen diperoleh rata-rata nilai posttest sebesar 39,22. Analisis data menggunakan uji Independent Samples t-Test dengan hasil Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 yang berarti Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran prezi pada pembelajaran PAI berpengaruh dalam menumbuhkan karakter rasa ingin tahu siswa Sekolah Menengah Pertama.
Tracing the World’s Culture in the US Elementary School Students’ Literature
Mulyani, Petra Kristi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 36, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v36i1.13568
Multicultural education was once a new concept in education. Arguments on the content of multicultural education were evolving throughout the history of education. As many countries in the world, the United States experienced challenges in integrating culture into the curriculum. Pros and cons have created different views on providing multicultural education. There were concerns about losing the country identity when considering the diverse cultures into the curriculum. In fact, culturally responsive classroom builds a connection between students and the world. It develops students’ skills to adapt and survive in the diverse and changing world. As we understand the importance of multicultural education, this paper will trace the world’s culture in the US elementary school students’ literature through literature research of several references. The questions raised were: ‘How was the history of multicultural education in the US? How did the history of multicultural education in the US affect the elementary school curriculum? How does the multicultural education affect the elementary school literature? Does elementary school literature contain and reflect the knowledge and values of various world’s cultures? How is the implementation of multicultural education in the elementary school?’ The results of the discussion were based on the combined references used in this research.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Bidadari Bumi 9 Kisah Wanita Sholehah
Safitri, Nuraini
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 2 (2021): October 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v37i2.22941
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam buku Bidadari Bumi 9 Kisah Wanita Sholehah karya Ustadzah Halimah Alydrus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Bidadari Bumi 9 Kisah Wanita Sholehah karya Ustadzah Halimah Alydrus memiliki lima dimensi nilai pendidikan yaitu, ketuhanan, moral, sosial, budaya dan estetika.
PENGARUH ICT DALAM PROSES PEMBELAJARAN SENIMUSIKDI LEMBAGA FORMAL
Widar, Wiharno Try
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 37, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v37i1.24468
Sejalan dengan kemajuan Teknologi Informasi dalam bidang pendidikan, seorang guru tidak cukup hanya mampu dalam bidang keilmuannya saja. Melainkan seorang guru juga dituntut untuk mampu dan terampil dalam bidang teknologi. Untuk dapat membantu dirinya dalam proses pembelajaran, guna mencapai kompetensi yang diharapkannya. Kemajuan bidang teknologi terutama komputer (ICT) saat ini, sangat mempengaruhi juga bidang pendidikan. Komputer dapat dipergunakan sebagai: (1) media dalam proses belajar, agar kompetensi siswa tercapai; (2) sebagai sumber pengetahuan, untuk mencari data/materi pelajaran yang diperlukan guru. Beberapa kali perubahan kurikulum dalam pendidikan formal, salah satu mata pelajaran yang selalu berubah adalah mata pelajaran Seni. Awalnya kurikulum 84 matapelajarannya Seni Musik dan Menggambar, Kurikulum 94 berubah menjadi Kertakes (Kerajian Tangan dan Kesenian), KBK dan KTSP matapelajaran ini berubah lagi menjadi Seni Budaya. Bagaimana implementasinya di sekolah, tidak pernah dievaluasi dan diperbaiki sisi kelemahannya? Bagaimana juga ketercapaian kompetensinya juga tidak pernah dikaji? Mengapa? Apakah terdapat pengaruh antara kemajuan teknologi dalam proses pembelajaran Seni Budaya (terutama seni Musik)? Bagaimana kedudukan ICT dalam proses pembelajaran Seni Musik? Kata kunci: ICT = Information CommunicationTechnologi, musik, pendidikan