cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 18299342     EISSN : 25493183     DOI : -
Core Subject : Education,
Lingua, provides a forum for the full range of scholarly study of the language and literature. Embracing the field of language and literature broadly defined, the editors warmly welcome articles and research reports addressing linguistics and literature.
Arjuna Subject : -
Articles 590 Documents
BENTUK DAN JENIS SASTRA LISAN BANYUMASAN -, Rustono; Pristiwati, Rahayu
Lingua Vol 10, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk dan jenis sastra lisan Banyumasan perlu diungkap. Hasil wawancara, hasilobservasi, hasil dokumentasi, dan hasil perekaman tentang bentuk sastra dan jenis-jenissastra lisan yang ada di wilayah Banyumas dan sekitarnya merupakan dasar temuan ini.Informan dengan kuali!ikasi pewaris aktif sastra lisan Banyumasan, yaitu tukang cerita,dalang, guru, tokoh masyarakat, dan juru kunci merupakan sumber data tulisan ini.Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Parry dan Tuloli (1990:22) yangmeliputi transkripsi, terjemah, klasi!ikasi, analisis nilai dan aspirasi. Bentuk sastraBanyumasan yang ditemukan meliputi sastra tulis dan sastra lisan. Atas dasar jenisnya,ada dua jenis sastra lisan Banyumasan yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu puisidan prosa. Sastra lisan Banyumasan jenis puisi yang ditemukan meliputi pantun, syair,seloka, parikan, geguritan. Sementara itu, sastra lisan Banyumasan jenis prosa yangditemukan mencakupi legenda, mite, peribahasa, pepatah, perumpamaan, pemeo, dankata-kata arif. This study aimed to reveal Banyumas' oral literature types and forms. The bases of thisfinding were the result of interview, observation, documentation, and recording about theforms and types of oral literature in Banyumas area and its surroundings. The data sourcewas from informants with the active heirs' qualification of Banyumas' oral literature suchas story tellers, puppeteers, teachers, community leaders, and caretakers. The techniquesof data analysis were applying techniques of Parry and Tuloli (1990:22) consisting oftranscription, translation, classification, aspiration and value analysis. The forms ofBanyumas' literature found were written and oral ones. Based on its types, there were twotypes of Banyumas' oral literature found, they were poetry and prose. Poetry types ofBanyumas' oral literature were poem, verse, seloka, parikan, geguritan. Meanwhile, prosetypes of Banyumas' oral literature were legends, myths, proverbs, sayings, parables,bywords, and sensible words.
POLA PENGIKONIKAN DALAM BAHASA INDONESIA Mardikantoro, Hari Bakti
Lingua Vol 9, No 2 (2013): July 2013
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keikonikan dalam bahasa merupakan fenomena menarik untuk dikaji. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor, yakni linguistik masa kini lebih terpancang perhatiannya pada bentuk-bentuk simbolik lingual yang dikatakan bersifat arbitrer, pemahaman terhadap kaidah-kaidah keikonikan mutlak perlu dalam pengkajian bahasa, bahasa Indonesia sangat kaya dengan bentuk-bentuk lingual yang bersifat ikonik itu. Temuan penelitian ini adalah ada 10 pola pengikonikan dalam bahasa Indonesia, yaitu peniruan suara atau bunyi, pernyataan kecil atau terlalu kecil, pernyataan besar atau terlalu besar, pernyataan lebar atau terlalu lebar, pernyataan panjang atau terlalu panjang, pernyataan bulat (dan membesar atau memakan tempat yang lebih besar atau lebih luas), pernyataan tonjolan atau sembulan, pernyataan perubahan, pernyataan keadaan tetap, pernyataan tidak teraturnya tindakan atau kejadian. Iconicity in language is an interesting phenomena to study. This is because of many factors : nowadays linguistics only pay attention to arbitrary lingual symbolic form, it is necessary to understand towards rules of iconis in language study, Indonesia language has many lingual iconic form. The indings of this study are 10 iconicity patterns in Indonesian language, i.e. voice/sound mimicry, statement to stress small or too small object, statement to stress big or too big object, statement to stress large or too large object, changing larger or extend, statement to stress long or too long object, changing longer, statement to stress round (and changing bigger), statement to stress bruise, statement to stress change, statement to stress ixed condition, statement to stress unconsistent of action or event.
PERSEPSI DAN HARAPAN MAHASISWA DAN DOSEN TERHADAP PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BAHASA ARAB -, Zukhaira; Kuswardono, Singgih
Lingua Vol 6, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap persepsi mahasiswa dan dosen terhadap penyelenggaraan danpelaksanaan pembelajaran keterampilan berbahasa Arab, dan mengungkap harapan-harapan mahasiswadan dosen tentang pembelajaran keterampilan berbahasa Arab di Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Penelitianini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) Secaragaris besar persepsi mahasiswa dan dosen terhadap pembelajaran keterampilan berbahasa Arab ekspresifdan reseptif sudah berjalan dengan baik. (2) Kelemahan yang menonjol dalam proses belajar mengajarketerampilan berbahasa Arab yaitu; banyaknya materi pembelajaran yang tidak sesuai dengan kebutuhanmahasiswa dan tidak membantu mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Arab, dosendalam penyampaian materi tidak menggunakan metode bervariasi, banyaknya dosen yang tidakmenggunakan media pembelajaran, dan pola evaluasi yang tidak sesuai dengan materi yang diajarkan sertahanya menguji pada ranah kognitif saja. (3) Mahasiswa dan dosen berharap agar pembelajaranketerampilan dapat berjalan dengan baik dengan dukungan fasilitas dan sarana yang lebih memadai.Kata kunci : persepsi, harapan, pembelajaran keterampilan, bahasa Arab
MODEL INVESTIGASI KELOMPOK DENGAN TEKNIK ADU ARGUMEN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK CALON GURU BAHASA INDONESIA Zulaeha, Ida
Lingua Vol 10, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan kebutuhan pengembangan model  investigasi kelompok dengan teknik adu argumen yang dapat  meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru bahasa Indonesia peserta mata kuliah pembelajaran mikro kemudian menghasilkan model perkuliahan pembelajaran mikro yang digunakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru bahasa Indonesia dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran inovatif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain research and development. Kebutuhan pengembangan model mencakup   mengimplementasikan tujuan dan karakteristik pembelajaran pada pendidikan menengah, menentukan desain pembelajaran yang tepat, praktik keterampilan dasar mengajar yang kreatif dan inovatif,  praktik mengelola kelas besar dan kecil, praktik menyesuaikan pembelajaran dengan lingkungan siswa dan sekolah, praktik mengelola dan mengatasi berbagai persoalan ketika praktik mengajar, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai kriteria. Sintakmatik model investigasi kelompok dengan teknik adu argumen meliputi pemberian masalah, eksplorasi respon, realisasi respon, diskusi dan analisis proses pembelajaran, dan revisi kegiatan.  This research is conducted to the aim of describing the development needs of the group investigation model with argument argued technique that can improve pedagogical competence of the students of Indonesian teachers candidates in planning and implementing innovative learning.  The research is carried out by applying a research and development design. The model development needs include to implement the objectives and characteristics of learning for secondary education, to determine appropriate instructional design, to practice basic skills in creative and innovative teaching, to practice large and small classes managements, to practice instructional adjustment with student and the school environments, to practice managing and resolving various problems when teaching, and to evaluate learning based on the criteria. Group investigation model syntagmatic with argument argued techniques include giving  problem, exploring response, realizing response, discussing and analyzing the learning process, and revising activities.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA CEPAT MAHASISWA JURUSAN BSI UNNES DENGAN PERKULIAHAN BERBASIS LATIHAN BERJENJANG DAN PENGALAMAN -, Haryadi
Lingua Vol 7, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian ini adalah (1) bagaimanakan peningkatan keterampilan membaca cepat mahasiswa semester II rombel 3 Prodi PBSI Jurusan BSI FBS Unnes setelah dilakukan perkuliahan berbasis latihan dan pengalaman dan (2) bagaimanakan perubahan perilaku mahasiswa semester II rombel 3 Prodi PBSI Jurusan BSI FBS Unnes setelah dilakukan perkuliahan berbasis latihan dan pengalaman. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, yaitu proses tindakan pada siklus I dan siklus II. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah keterampilan membaca cepat Mahasiswa Semester II Rombel 3 Prodi Pbsi Jurusan Bsi Unnes. Variabel penelitian tindakan kelas ini menggunakan dua, yaitu (1) variabel peningkatan keterampilan membaca cepat dan (2) variabel latihan berjenjang dan pengalaman. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas ini ada dua, yaitu instrumen tes dan nontes. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, jurnal, dan perangkat tes. Teknik analisis data pada penelitian tindakan kelas ini dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah rata-rata kecepatan membaca mahasiswa pada prasiklus sebesar 30,17% atau 250-299 kpm yang masuk dalam kategori lambat, pada  siklus I kecepatan membaca mahasiswa sebesar 56,81% dari jumlah keseluruhan mahasiswa atau 300-349 kpm yang masuk dalam kategori sedang, pada siklus II hasil tes kecepatan membaca mahasiswa sebesar 75,84% atau 350-399 kpm yang masuk dalam kategori cepat. Perilaku mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran membaca cepat berbasis latihan berjenjang dan pengalaman juga mengalami perubahan. Perubahan-perubahan perilaku mahasiswa ini dapat dibuktikan dari hasil data nontes yang berupa observasi, jurnal, dan wawancara. Berdasarkan hasil data nontes siklus I, masih tampak tingkah laku negatif mahasiswa pada saat pembelajaran berlangsung. Pada siklus II tingkah laku negatif mahasiswa semakin berkurang dan tingkah laku positif mahasiswa semakin bertambah.   Kata Kunci: membaca cepat, latihan berjenjang, pengalaman
MEMBACA INTENSIF MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DENGAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) MELALUI TEKNIK KEPALA BERNOMOR TERSTRUKTUR PADA SISWA VII C SMP NEGERI 1 BONANG DEMAK Rahmawati, Dwi; Haryadi, Haryadi
Lingua Vol 12, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi proses pembelajaran, peningkatan keterampilan membaca intensif menemukan gagasan utama, dan perubahan perilaku peserta didik kelas VII C SMP Negeri 1 Bonang Demak. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Pengambilan data menggunakan instrumen tes, observasi, jurnal, wawancara, dan dokumentasi foto. Proses pembelajaran membaca intensif untuk menemukan gagasan utama dengan model CIRC melalui teknik kepala bernomor berlangsung lancar, kondusif, dan memberikan pemahaman mendalam mengenai cara membaca intensif untuk menemukan gagasan utama sebuah bacaan. Pada tes siklus I diperoleh nilai rata-rata 62,88 termasuk kategori cukup dan siklus II diperoleh rata-rata 83,55 atau termasuk kategori baik atau mengalami peningkatan sebesar 20,67 atau 32,87%. Perilaku peserta didik kelas VII C SMP Negeri 1 Bonang Demak mengalami perubahan ke arah positif. Peserta didik antusias, aktif, dan bersungguh-sungguh dalam pembelajaran membaca intensif untuk menemukan gagasan utama.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi proses pembelajaran, peningkatan keterampilan membaca intensif menemukan gagasan utama, dan perubahan perilaku peserta didik kelas VII C SMP Negeri 1 Bonang Demak. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Pengambilan data menggunakan instrumen tes, observasi, jurnal, wawancara, dan dokumentasi foto. Proses pembelajaran membaca intensif untuk menemukan gagasan utama dengan model CIRC melalui teknik kepala bernomor berlangsung lancar, kondusif, dan memberikan pemahaman mendalam mengenai cara membaca intensif untuk menemukan gagasan utama sebuah bacaan. Pada tes siklus I diperoleh nilai rata-rata 62,88 termasuk kategori cukup dan siklus II diperoleh rata-rata 83,55 atau termasuk kategori baik atau mengalami peningkatan sebesar 20,67 atau 32,87%. Perilaku peserta didik kelas VII C SMP Negeri 1 Bonang Demak mengalami perubahan ke arah positif. Peserta didik antusias, aktif, dan bersungguh-sungguh dalam pembelajaran membaca intensif untuk menemukan gagasan utama.
PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA JAWA FBS UNNES -, Hardyanto; Kurnia, Ermi Dyah
Lingua Vol 6, No 2 (2010): July 2010
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam masa lima tahun terakhir (2004-2008) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa telahmeluluskan sebanyak 108 mahasiswa. Keberadaan lulusan program ini perlu diketahui untuk melihat apakahtelah sesuai dengan visi dan misi yang telah digariskan. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini akanberusaha mengetahui profil lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa. Di samping itu,kompetensi-kompetensi apa yang diperoleh selama perkuliahan yang bermanfaat dalam profesinya sertainstitusi apa sajakah yang dapat menampung lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa selainintitusi pendidikan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian ini adalah data kualitatif profillulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa yang tersebar di Jawa Tengah. Pengumpulan datamenggunakan teknik dokumentasi, angket, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui (1) reduksi data, (2)sajian data, (3) penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyelesaian studi lulusan ini berkisar antara 4,06 – 4,46 tahun.Masa tunggu untuk memperoleh pekerjaan yang pertama antara 1 – 6,96 bulan. Dari 108 lulusan tersebut yangberhasil dihubungi sejumlah 104 orang. Dari 104 lulusan tersebut 2 di antaranya sampai sekarang belumbekerja. Semua lulusan program studi ini bekerja sebagai guru. Adapun mata kuliah yang mendukung profesimereka yaitu mata kuliah keterampilan berbahasa dan pengajaran.Profil lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa ini berdasarkan data yang diperoleh darilulusan program studi ini. Oleh karena itu, disarankan adanya penelitian lanjutan yang berfokus pada tanggapanpengguna dari lulusan program studi ini.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TANGGAPAN DESKRIPTIF MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING (TALKING CHIPS) DENGAN MEDIA FOTO PADA PESERTA DIDIK KELAS VII D SMP NEGERI 01 UNGARAN Faozan, Nur Akhlami; Wagiran, Wagiran
Lingua Vol 12, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan proses pembelajaran menulis tanggapan deskriptif, kemampuan menulis tanggapan deskriptif, dan perubahan perilaku peserta didik setelah mengikuti pembelajaran menulis tanggapan deskriptif menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe kancing gemerincing (talking chips) melalui media foto. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu proses tindakan siklus I dan siklus II. Hasil tes siklus I diperoleh nilai rata-rata 71,26 dan siklus II diperoleh nilai rata-rata 77,23. Penelitian ini dapat digunakan dalam pembelajaran menulis tanggapan deskriptif.The purpose of this study is for describe the process of learning to write a descriptive response, ability in writing a descriptive response and the change of student behavior after they have followed the learning to write descriptive response using cooperative learning kancing gemerincing type (talking chips) model, with photo as media. This research is a classroom action research (CAR) and implemented in two cycles, namely the cycle I and cycle II. The test result I obtained average value of 71,26 and cycle II obtained average value of 77,23. This research can be used in the learning to write descriptive response.
MODEL KOLABORATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN APRESIASI PROSA MAHASISWA Haryati Setyaningsih, Nas
Lingua Vol 10, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ditemukan fakta bahwapembelajaran apresiasi prosa kurang mendapat respons positif mahasiswa yang antaralain disebabkan cara mengajar dosen yang cenderung bersifat teoretis dan kurangmemberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengapresiasi karya sastra secara intens.Untuk mengatasi hal tersebut digunakan model kolaboratif tipe investigasi kelompok.Penelitian ini menggunakan desain kaji-tindak (action research) melalui dua siklus. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa model kolaboratif tipe investigasi kelompok dapatmeningkatkan kualitas proses pembelajaran. Hal itu ditandai oleh etos belajar mahasiswayang menunjukkan perkembangan sejak siklus I yang berkategori baik dan tetapdipertahankan pada siklus II untuk menciptakan perkuliahan yang kondusif. Kualitas hasilpembelajaran mengalami peningkatan yang signi!ikan. Kualitas respons belajarmahasiswa terhadap pembelajaran juga dalam kategori baik. This research aimed to find out the use of figurative language of discourse on the onlinenewspaper asahi.com. It used qualitative method for analysing data. The data weresentences and words in a form of writings from asahi shinbun online. The result of theresearch was the language used by the online newspaper, asahi.com, prioritize more onwriting efficiency filled on elliptical style. A vanishing language occured on no
OPTIMALISASI WEB INTERNET SEBAGAI USAHA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH BAGI MAHASISWA PRODI PBSJ SEMESTER VIII FBS UNNES Yuwono, Agus
Lingua Vol 5, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sebaran kurikulum Program Studi Bahasa dan Sastra Jawa, mata kuliahMenulis Karya Ilmiah termasuk pada kelompok mata kuliah Keahlian Berkaryayang diletakkan pada semester genap. Penempatan mata kuliah pada semesterakhir ini dengan maksud dapat menjadikan akumulasi mata kuliah padasemester-semester sebelumnya. Pada perkuliahan sering ditemukan kendalayakni kurangnya referen yang diperoleh mahasiswa. Akibatnya nilai ataukemampuan pemahaman karya ilmiah ini rendah. Oleh karena itu diperlukanmedia yang mampu mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah mediaweb internet. Permasalahan yang diangkat yaitu (1) Bagaimana peningkatanpemahaman Karya ilmiah mahasiswa semester VIII prodi PBSJ setelah mengikutikuliah menulis karya ilmiah melalui media web internet? (2) Bagaimanaperubahan sikap dan perilaku mahasiswa semester VIII prodi PBSI setelahmengikuti kuliah Karya ilmiah melalui media web internet. Tujuan yang ingindicapai yaitu (1) Mendiskripsikan peningkatan pemahaman Karya ilmiahmahasiswa semester VIII prodi PBSJ setelah mengikuti kuliah melalui media webinternet (2) Mendiskripsikan perubahan sikap dan perilaku mahasiswa semesterVIII prodi PBSJ setelah mengikuti kuliah menulis Karya ilmiah melalui media webinternet. Disain penelitian ini adalah tindakan kelas dengan dua siklus. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah tes dan Non tes yang berupaobservasi dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semesterVIII prodi PBSJ. Hasil penelitian prasiklus dibandingkan dengan siklus I, dan hasilpenelitian siklus I dibandingkan dengan siklus II untuk mengetahui peningkatankemampuan dan perubahan perilaku belajar mahasiswa. Hasil uji tee tesmenunjukkan bahwa dengan media web internet dapat meningkatkankemampuan siswa dalam pemahaman karya ilmiah dengan signifikan. Hasil,observasi dan wawancara menunjukan bahwa dengan media web internetmahasiswa menjadi lebih tertarik serta mudah menikmati dan memahami karyailmiahdengan sesungguhnya. Peneliti menyarankan agar dalam perkuliahanmenulis karya ilmiah hendaknya menggunakan web internet untuk mewujudkankegiatan pembelajaran yang lebih variatif dan bermakna bagi mahasiswa.Kata kunci: web internet, media, karya ilmiah.