cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)
ISSN : 23381140     EISSN : 25273043     DOI : -
Core Subject : Education,
JP2SD (Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar) is a journal of Elementary School Teacher Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Malang. The scope of its journal is an elementary school, education, innovation of learning, learning methods and media, learning innovation, and learning management. This journal will be published twice in a year in April and September.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018" : 10 Documents clear
KEKERASAN DI DUNIA MAYA: SURVEY TERHADAP SISWA SD DI KABUPATEN SLEMAN Ragil Kurniawan; Arini Rizqy Karimah; Dholina Inang Pambudi
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa, bentuk -bentuk kekerasan, dan faktor-faktor penyebab kekerasan di dunia maya terhadap siswa SD di Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa tentang kekerasan di dunia maya adalah positif, tetapi dalam kenyataannya siswa masih mengalami dan melakukan kekerasan di dunia maya. Bentuk-bentuk kekerasan di dunia maya yang paling banyak dialami siswa yaitu mendapat pesan yang membuat marah dimedia sosial (11%), mendapat pesan yang mengganggu dimedia sosial (10%), dan mendapat foto tidak sopan dimedia sosial (9,8%). Sedangkan, bentuk-bentuk kekerasan di dunia maya yang paling banyak dilakukan siswa kelas yaitu mengirim pesan yang membuat orang lain marah dimedia sosial (11,6%), mengirim pesan yang mengganggu orang lain dimedia sosial (11,2%), dan mengomentari foto atau video orang lain dengan kata yang tidak menyenangkan dimedia sosial (11,2%). Faktor-faktor penyebab kekerasan di dunia maya terhadap siswa kelas V di Kabupaten Sleman terbesar adalah karena iseng (12,1%), benci atau jengkel (12,1%) dan alasan yang lainnya (11,3%)
KEEFEKTIFAN MODUL KOMIK TEMATIK BERBASIS MULTIPLE INTELEGENCE (MI) UNTUK SISWA KELAS V SD Arnelia Dwi Yasa; Denna Delawanti Chrisyarani; Sa’dun Akbar; Alif Mudiono
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7148

Abstract

Modul komik tematik berbasis MI memiliki kelebihan berupa pembelajaran tematik integratif yang dipadukan dengan MI. Modul dikembangkan untuk mengetahui danmengembangkan kecerdasan siswa. Teori MI yang diterapkan dalam pembelajaran tematik, dapat digunakan untuk mengaktifkan kecerdasan yang belum terlihat pada diri siswa. Pengembangan modul berbasis MI jarang ditemukan dilapangan. Modul yang digunakan di sekolah, menekankan pada aspek kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan modul komik tematik berbasis MI. Data keefektifan diperoleh dari rata-rata seluruh tes yang diberikan kepada siswa setelah menggunakan modul. Analisis data untu k penilaian berupa tes. Hasil kefektifan modul yang diujicobakan pada tujuh sekolah menunjukkan perolehan nilai dengan rata-rata keefektifan siswa sebesar 76,75, siswa mencapai mencapai skor ≥ 75. Prosentase ketuntasan modul 74% dapat dikatakan bahwa Modul Komik Tematik Berbasis MI Kelas V SD efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul komik tematik berbasis MI efektif.
PENGEMBANGAN PERMAINAN KINESTETIK UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Frendy Aru Fantiro
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7150

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru PJOK SD Negeri Sitirejo 2 Wagir Kab. Malang disimpulkan Kurang maksimalnya model-model pembelajaran pjok yang berbasis permainan fisik motorik khususnya per mainan kecerdasan ki nestetik yang mengharuskan siswa sekolah dasar aktif bergerak. Penelitian ini bertujuanmengembangkan permainan kinestetik siswa SD negeri 2 Sitirejo Wagir malang khususnya kelas 4. Dari hasil evaluasi uji coba kelo mpok kecil dengan menggunakan 4 ahli. 77,58%unt uk ahli medi a, 88,09% unt uk a hli motori k, 78,95% untuk ahli per mainan dan 90,90%untuk ahli pembelajaran penjas. pada uji kelo mpok besar dengan menggunakan 30 siswa di pero leh persentase 91,19%, berdasarkan hasil tersebut model per mainan kecerdasankinestetik siswa SD negeri 2 Sitirejo Wagir malang dapat di gunakan dalam proses pembelajaran
MENGEKSPLORASI MOTIF BATIK ELEPHANT THAILAND MENGGUNAKAN TEKNIK SHIBORI OLEH SISWA SD BAN KRUA BANGKOK Belinda Dewi Regina
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7151

Abstract

Setiap negara mempunyai ciri khas tersendiri, baik adat istiadat maupun budaya. Salah satunya Negara Thailand yang terkenal dengan gajahnya dan sudah menjadi ikon. Thailand sangat menjunjung tinggi budaya terutama dalam dunia pendidikan. SD Ban Kruamerupakan salah satu sekolah yang masih kental dengan budaya serta merupakan sekolah islam yang terdapat di Bangkok. Pembelajaran seni budaya di SD Ban Krua, para siswa sudah dikenalkan binatang gajah karena masuk dalam mata pelajaran menggambar bentuk. Saat wawancara dengan guru SD Bank Krua, sekolah ini belum pernah diajarkan membuat batik. Sehingga tidak ada hal menarik bagi siswa dari tahun ketahunnya. Melihat fenomena diatas, peneliti tertarik melakukan penelitian “Mengeksplorasi Motif Batik ElephantThailand Menggunakan Teknik Shibori oleh Siswa SD Ban Krua Bangkok”. Penelitian ini tujuannya (1) Mengetahui Bagaimana cara Mengeksplorasi Elephant Menjadi Salah Satu Motif Batik Teknik Shibori. (2) Mengetahui Bagaimana Aplikasi Motif Batik Elephantdalam Teknik Shibori. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dari penelitian ini, karya membatik siswa menggunakan teknik Shiboridengan motif Elephant. Penelitian ini menghasilkan:1) Proses eksplorasi Elephant menjadi salah satu motif Batik teknik Shibori yaitu dengan pengamatan di sekitar lingkungan SD Ban Krua, baik secara langsung maupun studi pustaka. Setelah melakukan pengamatan, siswa menggambar wajah gajah dengan mengkombinasikan bentuk lain yang terdapat disekitar SD Ban Krua. 2) Aplikasi motif batik Elephant dalam Teknik Shibori sehingga menghasilkan hiasan dinding maupun taplak meja yang indah. Dengan membuat Batik berteknik Shibori, menambah kreatifitas bagi siswa terutama dalam mengkombinasikan warna dengan objek yang telah digambar sehingga menghasilkan karya batik yang indah
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR CETAK DALAM BENTUK KOMIK UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Delora Jantung Amelia
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7152

Abstract

Tujuan pada penelitian pengembangan yaitu dapat mengahasilkan produk bahan ajar cetak berbentuk komik yang digunakan pada siswa kelas III SD. Adanya pengembangan ini yaitu untuk menjawab antara kondisi ideal dengan kondisi di lapangan.Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu model Dick, Carey and Carey yang memiliki tahapan-tahapan sebagai berikut: 1) Mengidentifikasi Tujuan Pembelajaran, 2) Conduct Instructional Analysis, 3) Analyze Learner and Contexts 4) Write Performance Objective, 5) Develop Assessment Instrument, 6) Develop Instructional Stategy 7) Develop and Selecting Instruction, 8) Design and Conduct Formative Evaluation, 9) Revise Instrument. Penyajian data pada penelitian pengembangan ini validasi ahli isi/materi diperlukan sebagai suatu bentuk evaluasi terhadap isi/materi serta penyajian produk yang telah dikembangkan. Berdasarkan perhitungan data angket yang diperoleh dari validasi ahli materi menunjukkan perolehan sebesar 96 %. Validasi bahasa diperlukan sebagai evaluasi terhadap bahasa yang digunakan dalam produk yang sudah dikembangkan, berdasarkan perhitungan data angket yang diperoleh dari validasi ahli bahasa menunjukkan perolehan sebesar 92%. Validasi desain diperlukan sebagai evaluasi terhadap tampilan bahan ajar cetak Berdasarkan perhitungan data angket yang diperoleh dari validasi ahli desain menunjukkan perolehan sebesar 86 %. Hasil belajar siswa mencapai 92%
ANALISIS PERSEPSI GURU SD KOTA MALANG TERHADAP KANDUNGAN MI PADA BUKU SISWA KURIKULUM 2013 Maharani Putri Kumalasani; Dian Ika Kusumaningtyas
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrispsikan persepsi guru SD Kota Malang terhadap kandungan Multiple Intellegences pada buku siswa kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Alat pengumpul data dalam penelitian ini ialah instrument wawancara dan angket analisis kandungan Multiple Intellegences pada buku siswa kurikulum 2013. Hasil penelitian ini ialah analisis yang dilakukan oleh guru menunjukkan bahwa terkandung Multiple Intellegences pada buku siswa yang khususnya pada kegiatan siswa. Kedelapan kecerdasan itu antara lain kecerdasan linguistic, spasial, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, logis matematis, musical, dan naturalis. Kedelapan kecerdasan tersebut tidak selalu muncul secara bersamaan. Terdapat kecerdasan yang mendominasi pada buku siswa tersebut. Karena buku siswa merupakan sumber utama pada saat proses pembelajaran, ntuk memaksimalkan kecerdasan yang ada pada diri siswa guru memberikan tanggapan terhadap penambahan kegiatan yang diharapkan dapat memaksimalkan kecerdasan siswa secara seimbang. Hal tersebut merupakan persepsi positif yang ditunjukkan oleh guru
ANALISIS PELAKSANAAN SOP PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SD SUMBERSARI 1 KOTA MALANG Dyah Worowirastri Ekowati; Endang Poerwanti; Ima Wahyu Putri Utami
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7154

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk 1) mendeskripsikan pelaksanaan SOP pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal di SD Sumbersari 1 Kota Malang, 2) kelebihan dan kekurangan pelaksanaan SOP pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal di SD Sumbersari 1 Kota Malang, dan 3) mendeskripsikan solusi dari kekurangan pelaksanaan SOP pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal di SD Sumbersari 1 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Kearifan lokal Kota Malang yang digunakan dalam pembelajaran ini yaitu terkait keberagaman makanan tradisional kota Malang, permainan tradisional engklek, keanekaragaman candi di kota Malang, dan keanekaragaman tari kota Malang. Kelebihan dari pelaksanaan SOP ini yaitu a) siswa lebih tertarik dalam mempelajari materi, b) materi lebih mudah diterima oleh siswa, c) materi lebih lama diingat siswa. Sedangkan kekurangan dari pelaksanaan SOP ini yaitu 1) guru harus memahami kearifan lokal yang ada di daerahnya, 2) guru lebih ekstra dalam menyiapkan bahan pembelajaran, dan 3) guru harus mampu melaksanakan kearifan lokal yang diajarkan ke siswa. Solusi dari kekurangan pelaksanaan SOP pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal yaitu 1) guru harus banyak menambah wawasan terkait kearifan lokal daerah, guru harus banyak berlatih keterampilan terkait kearifan lokal di daerahnya
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN NGANGGUNG SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN BERBICARA DI KELAS RENDAH Maulina Hendrik; Sasih Karnita Arafatun
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) profil pembelajaran berbicara siswa di kelas rendah; (2) rancangan pengembangan media pembelajaran Nganggung sebagai alternatif pembelajaran berbicara di kelas rendah; (3) pengembangan dan penilaian media pembelajaran Nganggung sebagai alternatif pembelajaran berbicara di kelas rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan desain pengembangan Hannafin & Peck. Model Hannafin & Peck terdiri atas tiga tahap atau fase, yaitu: tahap ana lisis kebutuhan, tahap desain, serta tahap pengembangan. Tahap analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui profil pembelajaran berbicara siswa kelas rendah. Setelah data profil pembelajaran diperoleh, langkah selanjutnya ialah mendesain atau merancang media sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Rancangan media dilakukan dengan membuat Garis Besar Program (GBP) dan naskah media. Merancang media memerlukan kerja sama dengan para ahli materi maupun media. Oleh karena itu, peneliti melakukan wawancara/ diskusi dengan 3 expert materi dan 3 expert media pembelajaran. Hasil rancangan GBP dan naskah media menjadi landasan mengembangkan produk berupa media pembelajaran. Setelah produk dikembangkan, langkah selanjutnya adalah melakukan pengujian atau penilaian produkoleh beberapa ahli media dan ahli materi, masing-masing sebanyak 3 orang yang memiliki kompetensi di bidang materi pembelajaran kelas rendah dan media pembelajaran berbasis budaya Nganggung. Hasil penilaian menunjukkan pengembangan media pembelajaran Nganggung layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran berbicara di kelas rendah khususnya pembelajaran Kurikulum 2013
PENGEMBANGAN PENGENALAN AIR DENGAN TEKNIK GAYA BEBAS UNTUK SEKOLAH DASAR Bustanol Arifin
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7236

Abstract

keterampilan gerak dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar salah satunya adalah gerak dasar renang. Alasan mengapa cabang renang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan jasmani adalah karena renang memilki banyak manfaat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan pengenalan air dengan teknik gaya bebas untuk sekolah. Hasil eval uasi uji coba kelo mpok kecil 78,00% unt uk ahli media,82,08% unt uk a hli Pembelajaran Penjas, 77,79% untuk ahli Renang dan 90,90% untuk ahlipembelajaran penjas. pada uji kelo mpok besar dengan menggunakan 30 siswa dipero lehpersentase 90,15%, berdasarkan hasil tersebut model pengembangan pengenalan air dengan teknik gaya bebas untuk sekolah dapat di gunakan dalam proses pembelajaran
PENERAPAN METODE JIGSAW DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI PESAWAT SEDERHANA DI KELAS V SD NEGERI SUMBER KECAMATAN KARANGAN KABUPATEN TRENGGALEK TAHUN 2016 Suroso -
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7533

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri Sumber Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek menunjukkan bahwa ditemukan kasus bahwa terdapat masalah di dalam pembelajaran yang diterapkan yaitu guru hanya menggunakan metode ceramah saja dan tidak pernah menggunakan metode-metode pembelajaran lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan dan menggunakan desain Kemmis dan McTaggart. Berdasarkan data hasil tes siklus 1 didapatkan rata-rata nilai kelas sebesar 57,89% hasil tes siklus 2 diperoleh rata-rata nilai kelas 89,47 %. Hasil rata-rata nilai kelas pada siklus 1 dan siklus 2 diketahui hasil belajar siswa pada ranah kognitif dengan menerapkan metode jigsaw meningkat sebesar 31,58 %.

Page 1 of 1 | Total Record : 10