cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
Penentuan Tingkat Buta Warna Berbasis HIS pada Citra Ishihara Rahmadi Kurnia
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buta warna adalah keadaan dimana seseorang tidak dapat membedakan warna tertentu yang dapat dilihatjelas oleh orang dengan mata normal. Untuk mengetahui keadaan buta warna pada seseorang selama iniadalah dengan menggunakan plates citra Ishihara. Plates Ishihara yang biasa digunakan masih terbatas padawarna merah dan hijau, sehingga belum dapat mengetahui tingkatan buta warna yang dialami oleh seseorang.Pada penelitian ini dilakukan manipulasi terhadap citra Ishihara yang berwarna merah-hijau menjadibiru-kuning. Program manipulasi dibuat dengan menggeser nilai hue, intensity, dan saturation (HIS) dari citraIshihara. Plates Ishihara merah-hijau dan biru-kuning kemudian dijadikan sampel pada simulasi pertama untuktes buta warna. Simpulan dari hasil simulasi pertama menjadi acuan bagi simulasi kedua yang menggunakansebuah citra warna. Hasil simulasi kedua ini merupakan simpulan akhir yang menentukan tingkat buta warnapada seseorang. Dari simulasi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibuat dapatmengklasifikasikan penderita buta warna sesuai dengan tingkatannya serta mampu memvisualisasikan warnawarnayang dilihat oleh penderitanya.Kata kunci: HIS, Ishihara, manipulasi, simulasi, tingkat buta warna
PENERAPAN METODE EARLIEST DUE DATE PADA PENJADWALAN PRODUKSI PAVING PADA CV. EKO JOYO Agus Rudyanto; Moch. Arifin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai home industry yang berkesempatan untuk meningkatkan layanan perusahaan, kinerja dan efisiensisumber daya CV. Eko Joyo yang merupakan suatu perusahaan bergerak di bidang industri paving block selamaini melakukan penjadwalan produksi secara konvensional, sehingga sering terjadi keterlambatan dalammemenuhi target jatuh tempo penyelesaian produksi paving. Berdasarkan permasalahan tersebut perusahaanmenginginkan perubahan yang signifikan terutama pada penjadwalan produksi agar keterlambatan dalammemenuhi target jatuh tempo yang sering terjadi dapat diminimalkan. Metode Earliest Due Date (EDD)merupakan metode penjadwalan produksi yang menghasilkan maximum tardiness yang paling minimum. Metodeini mengurutkan pekerjaan-pekerjaan berdasarkan tanggal jatuh tempo (due date) yang terdekat. Untukmengetahui seberapa jauh pengaruh penggunaan metode earliest due date terhadap penjadwalan produksipaving pada CV. Eko Joyo, dilakukan dengan menggunakan uji hipotesis paired comparation (t-test). Pengujiant-test membuktikan bahwa menggunakan metode konvensional maksimum tardiness yang di dapat lebih besardibandingkan menggunakan metode EDD. Jadi sistem informasi penjadwalan produksi dengan metode EDDdapat meminimalkan keterlambatan maksimum dan lebih baik dibandingkan dengan cara konvensional.Kata Kunci: home industry, earliest due date, maximum tardiness, comparisons paired test.
Modified Improved Particle Swarm Optimization for Optimal Generator Scheduling Maickel Tuegeh; Soeprijanto Soeprijanto; Mauridhi H Purnomo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator scheduling merupakan bagian penting dalam pengoperasian sistem tenaga listrik. Tidak adapenjadwalan yang baik dapat menyebabkan biaya yang sangat besar dalam proses pengoperasian terutamapada sisi pembangkitan, juga dapat menyebabkan tidak ada koordinasi dalam menyalurkan tenaga listrik.Optimasi penjadwalan dari generator diperoleh dengan kecerdasan buatan diantaranya menggunakan teknikmodified improved Particle Swarm Optimization (MIPSO). Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode yangdigunakan memberikan performa yang sangat baik dan hasil ini juga dibandingkan dengan metoda iterasilamda untuk melihat keakuratan dari hasil yang didapat. Metode ini diaplikasikan pada dua contoh sistem dandiselesaikan dengan menggunakan Matlab.Kata Kunci: Optimal Generator Scheduling, MIPSO.
Implementasi Open Source Software pada Badan Usaha Widoyo Widoyo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrated Circuit Card or commonly named as smartcard is a properiatery devicewhich is based on ISO/IEC 7816 standard. In order to expand smartcard capabilities andinteroperabilites, PC/SC Workgroup defines a specification Open Source Software adalah software-software yang memberikan kebebasan kepadapara penggunanya tanpa harus membayar lisensi. Hampir sebagian besar badan usaha telahmemanfaatkan komputer sebagai salah satu sarana penunjang operasi usaha. Tingkatpenggunaan komputer pada badan usaha bervariasi, dari komputer sebagai mesin ketikcanggih, hingga menangani misi kritis, dimana tanpa adanya komputer maka operasi usahatidak dapat dilakukan. Sebagian besar pemakai komputer telah terbiasa dengan sistemoperasi Windows1 dan aplikasi yang berjalan diatasnya. Pada umumnya pembelianhardware komputer di Indonesia telah lengkap dengan software-software yang dipasangsecara cuma-cuma dari pemasok komputer. Pemerintah telah mengeluarkan UU no 19/2002yang mengatur tentang Hak Cipta, didalamnya termasuk diatur tentang penggunaansoftware.Kata kunci: Open Source Software, badan usaha, mesin ketik canggih, sistem operasi,kebebasan, lisensi
Pengajaran Konsep Sistem Operasi dengan Memanfaatkan Perangkat Lunak Mesin Virtual dan Minix Heri Kurniawan; Rizal Fathoni Aji
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu materi adalah melalui praktikum.Sebelum praktikum dilaksanakan, sarana dan skenario praktikum harus dipersiapkan terlebih dahulu denganbaik agar tujuan praktikum dapat tercapai. Salah satu sarana dalam praktikum sistem operasi adalah mesinvirtual untuk menunjang serangkaian eksperimen seperti pemrograman kernel dan administrasi sistem. Denganmesin virtual, beberapa sistem operasi dapat diinstall dengan mudah tanpa harus menambah komputer baru.Tugas pemrograman dan debugging kernel sisitem operasi dapat dilakukan tanpa mempengaruhi penggunalain. Hal ini membuat penyelenggaraan praktikum menjadi lebih mudah. Pada paper, ini akan dibahas strategipemanfaatan mesin virtual dan sistem operasi minix untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsepsistem operasi.Kata Kunci: Mesin Virtual, Sistem Operasi
Penyimpanan Data RDF dengan Menggunakan Database Relasional Heri Kurniawan; Wahyu C. Wibowo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet mempunyai lebih dari jutaan sumber daya yang tersebar didunia. RDF(Resource DescriptionFramework) sebagai salah satu teknologi semantic web mempunyai peran besar dalam mendeskripsikan alamatsumber daya tersebut dalam dokumen teks yang terstruktur. Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah sumberdaya semakin hari semakin banyak. Hal ini membuat jumlah dan besar file dokumen RDF juga semakinmeningkat. Peningkatan ini berdampak pada menurunnya kinerja proses pencarian dan efisiensi penyimpanandokumen RDF. Beberapa cara dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, salah satunya denganmelakukan pemetaaan RDF dengan menggunakan database relasional. Pada paper ini kami mencobamengusulkan desain skema database yang dapat merepresentasikan informasi dalam RDF. Desain inidiharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas pencarian dan penyimpanan informasi RDF.Kata Kunci: RDF, Semantic Web.
Webcam Untuk Sistem Pemantauan Menggunakan Metode Deteksi Gerakan Kartika Firdausy; Daryono Daryono; Anton Yudhana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Recently, numerous daily activities force people to leave their home more often. This situation oftentriggers crimes. Slow handling and lack of anticipation cause the number of crimes increases. Therefore, amonitoring mechanism is needed to improve the security and as an anticipation to unexpected offenses. Thispaper discusses the design of movement detecting system using webcam to monitor the presence of movingobjects with size of human bodyWebcam Logitech QuickCamTM IM is used to capture the object movement at 30 fps. The actual image iscompared to the previous image. The comparison is done for every 5 frames. The software is written in Pascallanguage. A buzzer type alarm is also included in the system. If the camera captures an image of an object withsize greater than or equal to a threshold value, the alarm will be activated and the system records the objectimages. The system is capable in detecting the movement of objects at effective range of 3.5 m.Key words: movement detection, webcam, monitoring
Sistem Intelijen Prediksi dan Penilaian Kualitas Susu Pasteurisasi dengan Menggunakan Logika Fuzzy dan Jaringan Syaraf Tiruan Winnie Septiani; Marimin Marimin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga jual susu yang rendah pada industri pengolahan susu merupakan indikasi lemahnya bargainingpower peternak sebagai pemasok. Peristiwa ini terjadi karena adanya monopsoni di pasar. Untukmengantisipasi hal tersebut dilakukan diversifikasi produk susu segar ke susu pasteurisasi.Pada penelitian ini, sistem kontrol kualitas dioperasikan dalam dua bagian yaitu dimensi kualitas produkseperti performansi, feature, keandalan, konformasi, durability, kemampuan pelayanan, estetika, kualitas yangdirasakan yang dipentingkan oleh konsumen dan menentukan suhu pasteurisasi. Sistem dimplementasikandengan Fuzzy Inference System (FIS) dan Jaringan Syaraf Tiruan (JST).Kaidah IF-THEN rule untuk semua dimensi kualitas produk memberikan hasil 390.625 kombinasi. Dalammakalah ini, membahas tiga dimensi kualitas yaitu performansi, feature dan keandalan yang memberikan hasil125 kombinasi IF THEN-rule. Suhu pasteurisasi diidentifikasi dengan jaringan syaraf tiruan, yang diestimasidengan Root Mean Square Error (RSME) dan memberikan hasil 0.0066. Data prediksi suhu pasteurisasidiidentifikasi sebagai bentuk data variabel sehingga dalam melakukan pengolahan data dengan bagan kendalimaka bagan kendali yang dipilih adalah bagan kendali X. Dua kriteria tersebut memberikan kontribusi dalammenentukan perencanaan kualitas susu pasteurisasiKeywords: Pasteurisasi, Fuzzy Inference System, Jaringan Syaraf Tiruan, Root Mean Square Error.
Analisis Performansi Aqm Routers yang Mendukung Aliran TCP dengan Menggunakan Pengontrol Proportional-Integral-Derivative (PID) I Kadek Haddy W.; Hafidudin Hafidudin; Adiwijaya Adiwijaya
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Active Queue Management (AQM) adalah proses penandaan source TCP dari pusat router dengan mempertimbangkan penggunaan queue dan delay. Penggunaan AQM pada router akan memegang peranan penting dalam peningkatan kinerja aplikasi-aplikasi internet. Seperti aplikasi yang termasuk didalamnya voice over IP (VoIP), class of service (CoS) dan video streaming di mana besar paket dan durasinya menunjukkan variasi yang sangat signifikan. Hal ini sesungguhnya merupakan permasalahan kontroling. Didasarkan pada pembuatan model dinamik dari TCP’s congestion-avoidance terdapat beberapa hal penting yang perlu mendapatkan perhatian, pertama parameter kunci network seperti TCP load, link capacity, dan round-trip-time yang menjadi penyebab utama masalah kontroling. Model standar AQM yang ada sekarang ini yaitu Random Early Detection (RED) sementara ini memang mampu mengatasi permasalahan TCP congestion.Dalam penelitian ini dianalisis dan disimulasikan suatu metoda AQM alternatif dengan menggunakan pengontrol Proportional-Integral-Derivative (PID). Membandingkan pengontrol Proportional-Integral-Derivative (PID) dengan metoda Random Early Detection (RED) dan Proportional Integral (PI) dengan menggunakan simulasi Network Simulator (NS) dan menunjukkan hasil bahwa pengontrol Proportional-Integral-Derivative (PID) lebih baik dalam hal throughput, paket loss dan index fairness.Kata kunci: AQM, RED, PID, PI, throughput, paket loss dan index fairness
PERANCANGAN ALGORITMA KEMUNCULAN PELANGGAN JAMU GENDONG (STUDI KASUS : PADA GAME SIMULASI PERACIKAN JAMU TRADISIONAL JAWA) Feri Wijayanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berangkat dari fenomena “Game Simulasi Peracikan Jamu Tradisional Jawa Dengan Kajian PendekatanKarakteristik Budaya Masyarakat Jawa”, ingin dikaji seberapa jauh jamu diterima dalam masyarakat, danselanjutnya menggunakan data tersebut di dalam algoritma yang akan mengatur kemunculan pelanggan jamudalam permainan. Algoritma yang dibangun didasarkan pada pada pola rutinitas masyarakat, dalam hal inipekerjaan, sesuai dengan hak-hak dan kewajiban karyawan yang diatus dalam peraturan perundangan yangberlaku, serta pada prosentase konsumen jamu di masyarakat.Kata Kunci: game jamu, perilaku pelanggan, tingkat konsumsi jamu, algoritma kemunculan calon pelanggan,kemunculan calon pelanggan.

Page 14 of 142 | Total Record : 1420