cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
IMPLEMENTASI DAN ANALISA KINERJA ALGORITMA ANT SYSTEM (AS) DALAM PENYELESAIAN MULTIPLE TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (MTSP) Boko Susilo; Rusdi Efendi; Siti Maulinda
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan menganalisa kinerja suatu sistem algoritma Ant System (AS) untuk penyelesaian Multiple Travelling Salesman Problem (MTSP). MTSP adalah permasalahan distribusi yang membutuhkan lebih dari satu salesman untuk mengunjungi sejumlah titik dan kembali ke titik awal. Sistem dibangun dengan menggunakan pemrograman Delphi 7 dan database MySQL. Hasil dari keseluruhan proses pada sistem ditampilkan dalam bentuk teks maupun visualisasi yang menunjukkan rute perjalanan dari setiap salesman. Sistem ini cukup efektif dalam penentuan rute dan jarak minimum untuk permasalahan MTSP tersebut. Pengujian dengan kasus-kasus yang berbeda menunjukkan adanya pengaruh jumlah titik, jumlah salesman dan nilai parameter (α, β dan ρ) terhadap performa algoritma.
Rancang Bangun Sistem Informasi Data Hidroakustik Berbasis Web Henry M. Manik; Asep Ma’mun
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroakustik merupakan suatu teknologi pendeteksian bawah air dengan menggunakan perangkat akustik (acousticinstrument), antara lain; Echosounder, Fishfinder, SONAR dan ADCP (Acoustic Doppler Current Profiler). Teknologi inimenggunakan suara atau bunyi untuk melakukan pendeteksian. Keunggulan komparatif metode akustik antara lain:berkecepatan tinggi (great speed), sehinga sering disebut “quick assessment method”, memungkinkan memperoleh danmemproses data secara real time, akurasi dan ketepatan (accuracy and precision), dilakukan dengan jarak jauh (remotesensing). Bila dibandingkan dengan metode konvensional lainnya dalam hal estimasi atau pendugaan stok ikan, teknologihidroakustik memiliki kelebihan, antara lain: informasi pada areal yang dideteksi dapat diperoleh secara cepat (real time),dan secara langsung di wilayah deteksi (in situ).Instrumen akustik sekarang ini telah berkembang dengan pesat sehingga dapat menghitung target strength ikan melaluipengukuran secara langsung melalui berbagai percobaan - percobaan khususnya echosounder bim ganda (dual beam) danbim terbagi (split beam), kedua instrumen ini juga telah digunakan untuk estimasi kelimpahan melalui echo integration.Data yang diperoleh sistem hidroakustik pada umumnya berupa echogram yang merupakan nilai estimasi Target Strength,Scattering Volume dan batimetri. Dengan adanya sistem informasi data yang dihasilkan dapat diakses dan dipergunakanoleh pihak-pihak yang membutuhkan dengan mudah melalui web.Kata Kunci: Hidroakustik,Prinsip Kerja Metode Hidroakustik, Nilai estimasi, Sistem Informasi
Implementasi Eliminasi Derau Dengan Metode Tapis FIR Pada Feedback Pengeras Amplifier dan Microphone Berbasis SAM3X8E Irwan Novianto; Risanuri Hidayat; Oyas Wahyunggoro
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tapis FIR merupakan salah satu tapis digital yang mempunyai unit sample response yang tak terhingga. Struktur tapis FIR selalu stabil dan relatif lebih sederhana jika dibandingkan dengan IIR. Implementasi eliminasi derau menggunakan tapis digital FIR membutuhkan processor yang cepat, serta dukungan memori yang cukup. Dengan microcontroller SAM3X8E ARM Cortex-M3 memiliki komputasi 32bit serta didalamnya terdapat ADC dan DAC, cocok digunakan sebagai media pemroses sinyal digital (DSP). Percobaan pengambilan sampel derau, pada umpan balik speaker merek labtec terhadap microphone, diperoleh derau pada jarak ± 30cm dengan rentang frekuensi 300Hz sampai 450Hz. Hasil implementasi eliminasi derau dengan tapis FIR pada microcontroller SAM3X8E menggunakan jumlah tap 133 serta dengan fungsi jendela yang berbeda-beda, namun pada jendela bartlett diperoleh hasil kurang bagus, masih terdapat derau meskipun dengan magnitude yang rendah.
Analisis Kinerja Mobile Satellite Service (MSS) pada Frekuensi L-Band di Indonesia Prameswari R. Kusumo; Sugito Sugito; Indrarini D. I.
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile Satellite Service (MSS) adalah suatu sistem komunikasi bergerak berbasis satelit di manamenggunakan satelit sebagai repeaternya. Sistem ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistemkomunikasi bergerak yang menggunakan BTS (Base Transceiver Station) diantaranya adalah cakupan satelityang sangat luas dan global yang memungkinkan user dapat menggunakan layanan dari sistem ini di manapundan kapanpun tanpa harus mengalami blank spot atau kondisi di mana user berada di luar jangkauan reapeter.MSS bekerja pada frekuensi L-band.Parameter kinerja yang dibahas adalah bagaimana pengaruh variasi kecepatan user dan variasi sudutelevasi user terhadap satelit yang menyebabkan pergeseran frekuensi Doppler pada kanal Rician dengan variasifaktor Rician terhadap kebutuhan SNR untuk mencapai target BER 10-3.Dari hasil analisa yang dilakukan didapatkan bahwa semakin besar kecepatan user dan semakin kecil sudutelevasi maka akan semakin besar pergeseran frekuensi Doppler. Frekuensi Doppler terbesar terjadi padakecepatan 120 Km/jam dengan sudut elevasi 600 sebesar 86.6111 Hz. Sedangkan pada kecepatan 0 Km/jam danatau sudut elevasi 900 tidak terjadi pergeseran frekuensi Doppler. Untuk hasil analisa pengaruh faktor Ricianterhadap kebutuhan SNR minimum untuk mencapai target BER 10-3 didapatkan pada faktor Rician K=0,sistemtidak dapat mencapai target BER 10-3 karena tidak ada komponen sinyal LOS sama sekali. Sedangkankebutuhan SNR minimum terkecil didapat pada saat K=10 yaitu sebesar 4 dB. Untuk pengaruh efek Dopplerpada berbagai faktor Rician, didapatkan bahwa pada kecepatan 0 Km/jam dan 3 Km/jam perubahan kebutuhanSNR tidak terlalu signifikan di setiap faktor Rician, sedangkan untuk kecepatan 120 Km/jam dan 70 Km/jamperubahan SNR pada faktor Rician=3 dan faktor Rician =7 terjadi cukup signifikan yaitu sebesar 10 dB.Kata Kunci: MSS, L-Band, Efek Doppler, BER, Rician
Surat Tanda Nomor Kendaraan Elektronik (e-STNK) Christ Rudianto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya angka pencurian kendaraan bermotor yang pada akhirnya disertai dengan Surat TandaNomor Kendaraan Bermotor AsPal (Asli tapi Palsu, asli lembaran dokumennya tapi palsu datanya) semakinmeresahkan masyarakat. Pihak Kepolisian sudah membuat lembar STNK yang berlogo Kepolisian dan berkodeyang hanya terlihat menggunakan sinar Ultra Violet. Tapi semua itu akan menjadi tidak ada artinya bilapemalsuan ini melibatkan aparat dari instansi yang mengeluarkan lembar STNK ataupun oknum pemegangakses komputer di kantor Samsat.Kunci persoalan diatas adalah pembuatan suatu identitas kendaraan bermotor yang tidak mungkin dapatdipalsukan, bahkan oleh oknum aparat yang berwenang mengeluarkan identitas kendaraan tersebut maupunpihak pemegang akses sistem komputer kendaraan bermotor.Permasalahan lain yang mendesak untuk diselesaikan adalah sistem administrasi dari kendaraanbermotor. Dengan penerapan Otonomi Daerah, setiap daerah ingin mendapatkan pajak kendaraan sebesarmungkin. Artinya nomor wilayah kendaraan dipaksakan untuk sesuai dengan Kartu Tanda Pendudukpemiliknya.Salah satu bentuk produk identitas yang memiliki tingkat keamanan yang tinggi adalah SmartCard.Smartcard adalah kartu plastik dengan chips microprocessor yang ditanam didalamnya. Smartcard dapatdipandang sebagai sebuah miniatur komputer, dan dengan segala kelebihan sebuah komputer smartcard dapatmenjadi suatu bentuk identitas dengan tingkat keamanan yang tinggi (mis, e-STNK)Smartcard dipadu dengan Sistem Database yang terintegerasi dalam suatu jaringan layanan administrasikendaraan bermotor, akan mengatasi berbagai permasalahan seperti diatas.Kata Kunci: STNK, SmartCard, Database, Jaringan
Data Mining As A Technique for Business Process Redesign in University Library Eka Miranda; Indrajani Indrajani
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traditional library catalogs have become inefficient and inconvenient in assisting library users. Readers mayspend a lot of time searching library materials via printed catalogs. Readers need an intelligent and innovativesolution to overcome this problem. The paper seeks to examine data mining technology, which is a goodapproach to fulfill readers’ requirements. The purpose of this paper is to suggest the use of data mining (DM) asa technique to support the process of redesigning a business by extracting the much-needed knowledge hiddenin large volumes of data maintained by the organization through the DM models. Data mining is considered thenon-trivial extraction of implicit, previously unknown, and potentially useful information from data. This paperanalyzes readers’ borrowing records using the techniques of data analysis, building a data warehouse, and datamining. The paper finds that after mining data, readers can be classified into different groups according to thepublications in which they are interested. The data mining results shows that all readers can be categorized intothree clusters; each cluster has its own characteristics. This phenomenon shows that these readers have ahigher preference for accepting digitized publications.Keywords: Digital-libraries, Data-mining, Data-warehouse
Sistem Informasi Kehadiran Dosen Melalui Handphone Dengan Koneksi Bluetooth Taufiq Hidayat; Riza Noplaily
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

J2ME (Java 2 Micro Edition) merupakan salah satu teknologi java yang dikembangkan untuk memungkinkan aplikasi-aplikasi java biasanya berjalan diperangkat-perangkat mobile, dimana perangkat-perangkat tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda dengan computer biasa, misalnya kecilnya jumlah memori. Bluetooth adalah suatu teknologi baru yang mulai dikenal dan digunakan. Teknologi Bluetooth berkembang menjadi sebuah teknologi komunitas, baik untuk kepentingan pribadi maupun bisnis, berbagi informasi dan komunikasi. Selain itu, dengan koneksi Bluetooth tidak diperlukan biaya pulsa, karena teknologi ini memang untuk jaringan local atau personal. Guna melengkapi kemampuan perangkat mobile(Handphone) dan Bluetooth tersebut, aplikasi sistem informasi kehadiran dosen diharapkan dapat membuat penggunaan perangkat mobile (Handphone) dan Bluetooth menjadi lebih bermanfaat. Aplikasi sistem informasi kehadiran dosen adalah sebuah aplikasi yang bekerja layaknya seperti presensi dosen, dimana hasil presensi tersebut dapat dilihat oleh mahasiswa. Aplikasi ini dirancang dan dibangun dengan mengguakan bahasa pemrograman J2ME, dimana koneksi yang digunakan adalah Bluetooth dan MySQL sebagai basis datanya. Kata kunci: sistem informasi, kehadiran dosen, bluetooth
Alat Bantu Pengajaran Mata Kuliah Sistem Komunikasi Bagian Modulasi Digital Umu Habibah; Budi Prasetya; Bambang Sumajudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat memacu munculnya beberapa aplikasi baru termasuk di dalam bidang pendidikan. Salah satunya adalah pengajaran berbantuan komputer yaitu suatu sistem komputer yang digunakan sebagai alat bantu dalam pengajaran melalui interaksi yang dilakukan antara user dengan materi pengajaran yang diprogramkan ke dalam komputer.Pada penelitian ini dibahas mengenai pembangunan alat bantu pengajaran untuk mata kuliah sistem komunikasi bagian modulasi digital. Materi modulasi digital yang akan dibuat simulasinya adalah Amplitude Shift Keying (ASK), Frekuensi Shift Keying(FSK), Binary Phase Shift Keying (BPSK) dan Quadrature Phase Shift Keying (QPSK). Alat bantu pengajaran ini dibangun dengan mengembangkan materi tutorial, visualisasi dan evaluasiDalam pengerjaan penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu. Menyiapkan teori-teori yang berkenaan dengan materi, membuat software simulasi, dan terakhir analisa. Antara teori dan software simulasi disatukan dalam halaman web. Analisa dilakukan di bagian simulasi dan analisa quisioner oleh pemakai.Kata Kunci: Alat Bantu Pengajaran, Modulasi Digital, ASK, FSK, BPSK, QPSK
Implementasi Arsitektur Three Tier Pada Pelayanan Jasa Kalibrasi (Studi Kasus di P2KIM LIPI) Wawan Wardiana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Penelitian Kalibrasi Instrumentasi dan Metrologi yang berada di lingkungan Lembaga IlmuPengetahuan Indonesia (LIPI) memiliki banyak laboratorium-laboratorium yang digunakan sebagai saranapenelitian, selain itu laboratorium-laboratorium tersebut juga seringkali digunakan untuk melayani jasakalibrasi bagi instansi / perusahaan yang memerlukannya. Sistem sekarang dilakukan secara konvensional,pengguna jasa akan datang dengan membawa peralatan yang akan dikalibrasi dan melakukan negosiasi dankorfirmasi, dan bila memungkinkan maka peralatan tersebut dapat di kalibrasi. Adakalanya pengguna jasadatang dari jauh ternyata alat tersebut tidak bisa diterima, dikarenakan tidak adanya peralatan yang memilikifungsi untuk itu Untuk selanjutnya pengguna menunggu hasilnya, atau dengan cara melakukan komunikasitelepon untuk mengetahui sampai sejauh mana pelaksanaan kalibrasinya tersebut.. Tetapi saat menelepon, bisasaja tidak ada petugas yang mengangkat telepon tersebut. Dalam tulisan ini akan dibahas bagaimana sistemkonvensional tersebut dirancang menjadi sistem yang berbasis web dengan mengimplementasikan arsitekturthree tier, sehingga pengguna dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu dengan peralatan yang memilikikemampuan untuk alat tersebut, melakukan negosiasi dan konfirmasi secara online, serta dapat menelusurihistori dari peralatan yang dikalibrasi secara online. alam mengembangkan sistem ini perangkat lunak yangdigunakan adalah perangkat lunak yang open source, seperti Apache Web Server, PHP.Kata kunci: Pelayanan Kalibrasi, Arsitektur Three Tier, Sistem Terdistribusi
Aplikasi Billing Ruang Karaoke Berbasis Jaringan LAN Iwan Handoyo Putro; Resmana Lim; Todo Binsar Parulian
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem yang ditemukan dalam layanan ruang karaoke adalah belum terintegrasinya proses-proseslayanan dasar, antara lain:fitur pencarian dan pemesanan lagu, pemesanan makanan dan sistem pembayaranitu sendiri. Penyedia layanan ruang karaoke melakukan proses operasi secara manual yang memiliki resikokesalahan lebih besar terkait dengan faktor kesalahan akibat keteledoran operator.Proyek ini membahas proses pengembangan aplikasi billing berbasis jaringan LAN denganmengintegrasikan layanan dasar pada ruang karaoke yaitu pemesanan makanan dan minuman, pencarian danpemesanan lagu serta sistem pembayaran tagihan. Aplikasi terdiri dari dua bagian yaitu aplikasi pada sisipengguna dan aplikasi pada sisi server dengan melibatkan basis data berbasis Paradox.Pengujian dilakukan pada skala kecil dengan melibatkan dua komputer client dan sepuluh orang responden.Hasil pengujian memperlihatkan aplikasi yang dikembangkan mampu menangani proses pencarian danpemesanan lagu, pemesanan makanan dan minuman, serta proses penagihan pembayaran dengan baik.Kata Kunci: Billing, Karaoke, LAN

Page 36 of 142 | Total Record : 1420