cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
Model Customer Relationship Management (CRM) di Institusi Pendidikan Dini Hamidin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya tingkat persaingan antar institusi pendidikan mengakibatkan setiap institusi harus dapat mengelolainstitusinya secara profesional, seperti layaknya sebuah perusahaan. Teknologi informasi dan komunikasimenjadi bagian penting bagi proses pengelolaan tersebut. Salah satu keunggulan tersebut berupa peningkatanlayanan dengan konsep Manajemen Hubungan Pelanggan atau Customer Relationship Management (CRM).“Pelanggan institusi pendidikan” dalam CRM ini adalah pemakai produk institusi pendidikan (dunia usaha),pemakai hasil riset yang dilakukan oleh dunia pendidikan (dunia usaha), mahasiswa, peminat/calon mahasiswa,dan alumni yang memerlukan jasa layanan karir. Sedangkan informasi yang dibutuhkan oleh pelangganmenyangkut informasi mahasiswa, peminat/calon mahasiswa, riset, lulusan/alumni dan informasi industri.Model ini menggambarkan proses akses interaksi “pelanggan” dengan institusi pendidikan dalam mengaksesCRM melalui website dan mobilephone. Model ini dapat memberikan gambaran aplikasi CRM untuk sebuahinstitusi pendidikan yang dapat menghasilkan database pelanggan yang kuat (termasuk kelengkapan profilpelanggan), memberikan analisis layanan dari setiap pelanggan, serta memberikan Interaksi dengan pelangganyang lebih targeted dan customized.Keywords: Model CRM, Institusi Pendidikan, Manajemen Hubungan Pelanggan, Customer RelationshipManagement, Layanan Prima
Sistem Rekomendasi Bahan Ajar untuk E-Learning Hervin Islahudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem rekomendasi bahan ajar untuk eLearning diperlukan agar pemberian bahan ajar dapat diserap secara efektif oleh siswa. Rekomendasi yang diberikan harus memperhatikan beberapa faktor seperti tingkat pemahaman siswa yang berbeda-beda, kualitas bahan ajar yang diberikan, dan bahan ajar yang direkomendasikan harus dapat membantu mentupi kelemahan siswa. Untuk itu, teknik rekomendasi yang digunakan juga tidak hanya menggunakan sebuah teknik rekomendasi. Teknik utama yang digunakan dalam rekomendasi di sini adalah dengan menggunakan model-based collaborative filtering dan rekomendasi berdasarkan kelompok siswa.Kata kunci: eLearning, teknik rekomendasi
Usulan Model Information Technology Governance untuk Sistem Informasi Sumber Daya Manusia R. Djunaedy Sakam; Surendro Kridanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Pasundan salah satu tempat untuk melaksanakan studi kasus, selanjutnya disebut UNPASberlokasi di Kota Bandung. Pada saat ini sedang upaya merencanakan integrasi dan memaksimalkanpemantauan SDM (Sumber Daya Manusia) yang dimiliki di setiap program studi menjadi suatu unggulankompetensi dalam melaksanakan proses bisnis. Masalah yang dihadapi, secara komprehensip belum terdefinisiadanya prosedur baku tertulis yang mencerminkan link kompetensi SDM antar program studi di LingkunganUNPAS. Pengembangan SISDM (Sistem Informasi SDM) masih berfokus pada masing-masing program studi.Pengelolaan IT (Information Technology) tidak lepas dari pengawasan kendala-kendala yang mungkinmuncul, meliputi: keterlambatan penyajian atau ketidaklengkapan data yang akan diproses, informasi tidak sah,resiko layanan antar unit organisasi, resiko pengawasan, dan keadilan pemenuhan kebutuhan IT belummenyeluruh.Suatu penelitian telah diusulkan model IT Governance untuk SISDM, guna mengendalikanketidaksesuaian antara program yang direncanakan dan pencapaian tujuan aktivitas SDM. Disini ingin melihatkeseimbangan antara pengelolaan sumber daya IT dan pencapaian tujuan organisasi melalui pengawasan SIdan resiko yang terkait dengan IT, untuk stabilisasi keseuaian SISDM dilakukan penyusunan COBIT frameworkpada domain Delivery & Support (DS) untuk dilakukan evaluasi dengan pendekatan CSF (Critical SuccessFactors).Kata kunci: COBIT framework, Delivery & Support, IT Governance, SISDM
Semantic Web Sebagai Solusi Masalah Dalam E-Tourism di Indonesia Theophilus Wellem
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi telah menjadi komponen penting dalam berbagai bidang, termasuk industri pariwisatayang meliputi promosi, pemasaran, dan penjualan produk pariwisata (e-commerce dalam industri pariwisata).Pariwisata berbasis teknologi informasi dikenal sebagai e-tourism (IT-enabled tourism). Permasalahan etourismdi Indonesia adalah belum optimalnya pemasaran paket wisata karena informasi yang diberikan padawebsite pariwisata tidak bersifat interaktif dengan wisatawan yang membutuhkan informasi lengkap, juga belumterintegrasinya website-website pariwisata dengan sistem informasi komponen lain dalam industri pariwisata,seperti perusahaan penerbangan, pelayaran, asuransi, agen travel, hotel, dan pengelola obyek wisata sendiri.Tulisan ini mengkaji permasalahan promosi dan pemasaran pariwisata berbasis teknologi informasi diIndonesia dan bagaimana pemanfaatan semantic web untuk membantu memecahkan permasalahan yang ada.Dari penerapan teknologi semantic web dalam e-tourism di Eropa, disimpulkan bahwa teknologi ini dapatmenjadi solusi masalah e-tourism di Indonesia, yaitu dengan membuat suatu tourism ontologi untuk melakukananotasi semantic pada informasi pariwisata, sehingga informasi terintegraskan. Selain itu dibuat suatu aplikasiportal pariwisata sehingga calon wisatawan dapat mencari informasi paket wisata secara lengkap. Pencarianinformasi menggunakan hubungan semantic antar informasi pariwisata dari berbagai sumber yang telahdianotasi menggunakan tourism ontologi. Hal ini menguntungkan calon wisatawan, juga perusahaan yangbergerak dalam bidang pariwisata, karena informasi pada web miliknya berguna lebih optimal sehingga dapatmeningkatkan promosi dan pemasaran produknya.Kata Kunci: Pariwisata, E-Tourism, Semantic Web
Membangun Prototype Display Antrian Pelanggan dengan Penggunaan Teks dan Suara Berbasis Jaringan Wired Lan (Local Area Network) Tri Daryanto; TW Wisjhnuadji
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya antrian nasabah di beberapa bank sehingga nasabah tidak dapat santai untuk melaksanakantransaksi di bank merupakan masalah yang sering kita jumpai. Untuk mengatasi permasalahn tersebutdigunakan display antrian yang menggunakan tampilan teks dan suara dan cetak nomer urut antrian sehingganasabah tidak perlu lagi mengantri secara konvensional.Dalam rancangan display antrian ini menggunakan jaringan yang berbasis client-server, dikarenakanjaringan pada bank bersifat 24 jam sehingga tidak memerlukan sumber daya yang lain dalam membangundisplay antrian. Diplay antrian yang dibangun dapat digunakan bisa lebih dari 1 loket atau teller yang beradadalam satu ruangan.Kata kunci: diplay antrian, jaringan, nomer urut dan cliet-server.
Evaluasi Pengelolaan Proyek Saluran Air Limbah Domestik dengan Aplikasi Primavera Project Planner (Studi Kasus pada Normalisasi Saluran Air di Kec. Ngampilan Yogyakarta) Hendra Hendra; Andino Maseleno; Budi Satiawan; Rika Fetricia; Citra Dewi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas penelitian mengenai evaluasi pengelolaan proyek saluran air limbah domestik dengan aplikasi Primavera Project Planner. Untuk melakukan pengolahan data dan analisis dalam penelitian ini menggunakan metode PDM (Presedence Diagram Method) untuk menganalisis waktu. Metode untuk menganalisis anggaran biaya total proyek dan jumlah tenaga kerja menggunakan metode analisis BOW (Burgerlijke Openbare Werken). Dari hasil penelitian didapat pendekatan dengan metode PDM menghasilkan waktu penyelesaian yang sesuai dengan rencana awal proyek, jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk beberapa jenis pekerjaan normalisasi saluran air limbah domestik Kec. Ngampilan, serta jumlah total biaya rencana proyek.Kata kunci: evaluasi proyek, primavera project planner, precedence diagram method, burgerlijke openbare werken
Pemasaran Real Estate dengan Web Based Virtual Reality Modelling Language (VRML) Buyung Yudi Gunawan; Wawan Indarto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the concept of marketing known segmentation, targeting and potitioning concept. Al Ries and JackTrour who known as world marketing expert says that “Positioning is what you do to the mind of the prospect.That is, you position your product in the mind of prospect. Now positioning and targeting have been move outfrom mind share to heart share, to get the market share now is not enough only to win the heart of customer ,wehave to subject the customer heart. This moving up change the essence value of the product from content onlychange to context-oriented product. This paper want to make a new way of how to ‘sell’ the product .This papertake study case in information technology as the main point not in marketing studies,this research will developweb based real estate marketing using Virtual Reality Modelling Language Technology (VRML).Kata kunci: VRML, web, marketing.
Perbandingan Waktu Konversi antara ADC 8 bit dan 10 bit dalam Mikropengendali ATMega8535 Arief Hendra Saptadi; Risa Farrid Christianti; Jaenal Arifin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konversi analog ke digital adalah sebuah proseskuantifikasi nilai-nilai parameter fisik di alam (yang bersifatanalog) ke dalam nilai-nilai digital yang setara, untuk keperluankomputasi. Salah satu parameter yang harus diatur dalam proseskonversi tersebut adalah jumlah bit digital yang dihasilkan atauresolusi. Mikropengendali yang digunakan sebagai ADC (Analogto Digital Converter) pada umumnya menyediakan dua pilihanresolusi yaitu 8 bit dan 10 bit. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui apakah pemilihan ADC 8 bit atau 10 bit padamikropengendali ATmega8535 berpengaruh terhadap waktukonversi atau tidak. Dari hasil penelitian telah dapat ditunjukkanbahwa resolusi bit yang berbeda akan tetap menghasilkan waktukonversi yang sama untuk frekuensi yang sama. ADC 8 bitdengan frekuensi 125 KHz, 250 KHz dan 500 KHz, masingmasingmenghasilkan pulsa selebar 5,2 div, 2,6 div, dan 1,3 divatau setara dengan waktu konversi sebesar 104 s, 52 s dan 26s. Hasil yang sama juga diperoleh pada ADC 10 bit untukfrekuensi 125 KHz, 250 KHz dan 500 KHz. Dengan demikian,waktu konversi semata-mata hanya tergantung dari frekuensiADC yang digunakan dan tidak terpengaruh oleh perbedaanresolusi bit. Meski demikian, hasil pengukuran yang diperolehdalam penelitian ini masih dapat dioptimalkan menggunakaninstrumen ukur yang lebih akurat.
Sistem Pakar Berbasis Web untuk Diagnosa Awal Penyakit THT Wahyu Prabowo; Muhammad Arief Widyananda; Bagus Santoso
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit THT(Telinga Hidung Tenggorokan) merupakan penyakit yang sering terjadi dimasyarakat.Sistem pakar merupakan salah satu solusi untuk mendiagnosis penyakit berdasarkan gejala yang dirasakan olehpenderita.Pada penelitian ini dibuat sebuah sistem pakar menggunakan konsep Forward Chaining, denganmenggunakan metode Certainty Factor /CF (faktor kepasian) untuk mendiagnosa penyakit THT pada manusia.Sistem ini dapat memberikan diagnosa awal penyakit THT yang diderita oleh penderit,. dari gejala-gejalayang dirasakan oleh penderita, tanpa harus bertanya langsung ke pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwaCF dapat digunakan sebagai cara untuk mengatasi ketidakpastian untuk kasus diagnosa awal THT.Kata kunci: penyakit THT, CF, sistem pakar
Management of Information Technology in Indonesian Construction Industry Muhammad Sapri Pamulu
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper presents findings of a research project, which explores the current use ofinformation technology (IT) in the Indonesian construction Industry. The findings are basedon a questionnaire survey taken during December 2002 and April 2003 among 250construction companies registered in the National Construction Industry Development Board(CIDB). The CIDB listed and classified these companies as B group or large company. Atotal of 48 valid replies were received, representing a response rate of 44%. The surveyincludes IT environment and management, use of software, hardware, internet applicationand staff competency, Investment in IT, benefits gained and problems associated with itsimplementation, and an assessment of the exploitation of IT for business strategic purposes.Survey reveals that (1) Level of IT applications among contractors in the industry is relativelylow in their core activity; (2) There is growing gap in managing IT, where high investmentand expenditure on hardware and software on one hand with poor human resourcesdevelopment on other hand; (3) From strategic point of view, Indonesian constructionindustry is still in reactive mode of managing IT, and the industry has a limited understandingof the value and potential of IT. The paper also suggests a need to aggressively push relevantgovernment initiatives that would increase strategic use and adoption of IT. Government andpublic agencies should consider policies, which encourage the use of IT in the constructionindustry thus making this industry sector more competitive.Keywords: IT, construction, Indonesia, management, strategic, application.

Page 37 of 142 | Total Record : 1420