cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
RANCANG APLIKASI ANDROID PENGENDALI MOBIL DAN KAMERA MENGGUNAKAN APP INVENTOR Sandy S. Prayogo; Trini Saptariani; Nur Sultan Salahuddin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2015
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Teknologi perangkat bergerak yang sudahsedemikian cepat perkembangannya dapat dimanfaatkan dalamberbagai aplikassi di bidang kehidupan, diantaranya adalahpada bidang pendidikan, kedokteran, komunikasi, danmultimedia dan sebagian besar perangkat pintar yang digunakansaat ini bersistem operasi android. Aplikasi Android pengendalimobil dan kamera telah dirancang untuk dijalankan padaperangkat pintar Android. Applikasi ini digunakan untukmengendalikan mobil beserta kamera yang bertujuan untukmemantau tempat-tempat yang sulit dijangkau oleh manusia.Dari hasil uji coba, aplikasi Android ini dapat dioperasikandengan baik dari segi fungsi. Dimana Aplikasi ini dapatmenampilkan pandangan lingkungan yang ditangkap olehkamera yang berada pada mobil dan juga dapat mengendalikanpergerakan mobil dan pergerakan kamera.Kata kunci— Android, App Inventor, Kendali, PerangkatMobil, IP Kamera.
ANALISIS PROSES BISNIS PADA DISTRIBUTOR XYZ MENGGUNAKAN TOOLS PEMODELAN IDEF0 Sri Agustina Rumapea
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Pemodelan proses bisnis merupakan merupakan aktivitas yang dilakukan untuk membantu memahamiproses yang sedang berlangsung. Pemahaman ini digunakan untuk menilai apakah kinerja dari proses-prosestersebut berlangsung dengan baik untuk dipertahankan atau kurang baik untuk diperbaiki.       PT. (XYZ) adalah salah satu anak perusahaan yang berfungsi mendistribusikan obat-obatan kepelanggan (apotek dan instansi). Proses pendistribusian obat ke pelanggan merupakan fungsi yang sangatpenting bagi sebuah perusahaan distributor seperti PT XYZ. Karena itu perlu dilakukuan analisis terhadapkinerja setiap proses yang ada di dalam proses bisnis tersebut.        Kakas yang digunakan untuk memodelkan proses bisnis distribusi obat dipilih IDEF O yang merupakanmetode pemodelan yang berbasis SADT. Selain itu IDEF0 dapat digunakan untuk memodelkan berbagai jenissistem baik yang otomatis maupun non-otomatis.       Setelah dilakukan analisa terhadap pemodelan yang dilakukan maka dapat diberikan saran sbb:menyederhanakan atau menghilangkan sebagian aktivitas-aktivitas yang tidak memiliki added value, merupakanawal untuk meningkatkan performansi perusahaan. Bisa juga dengan membangun sistem informasi yang lebihbaik untuk menangani aktivitas-aktivitas ini, misalnya dengan sistem yang saling terhubung antara berbagaipihak yang terlibat; dalam database yang terintegrasi sehingga proses dan arus informasi untuk melakukanpengadaan barang bisa lebih efektif dan efisien dibanding yang sudah ada selama ini yang sebagian besarmasih merupakan kegiatan manual (lewat telefon, fax, nota perintah, email.Kata kunci : Pemodelan Proses Bisnis, IDEF0
Penjejak Target Benda pada Gerakan Linier Berdasarkan Warna Rahmadi Kurnia
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Object tracking adalah proses mengikuti posisi dari suatu objek yang diinginkan. Dalam sistem tarcking adabeberapa parameter yang digunakan untuk mengunci target yang akan di-tracking. Dalam penelitian inidigunakan salah satu parameter yaitu berdasarkan perbedaan warna, yaitu melakukan tracking pada objekberdasarkan warna yang dipilih dan mengabaikan objek lain yang memiliki warna yang berbeda. Dasar ilmumempelajari sistem tracking adalah segmentasi. Segmentasi adalah proses pemisahan objek denganbackgroundnya. Setelah mengalami segmentasi maka objek tersebut dibedakan dengan memberi label yangberbeda untuk setiap objek. Selanjutnya sesuai parameter tracking berdasakan perbedaan warna maka objekyang dipilih akan diberi label (pelabelan) dan kemudian objek ini yang akan di-tracking. Parameterkeberhasilan adalah ketika output pada dot-matrik memiliki gerakan yang sama dengan gerakan objek padainput (tampilan pada monitor PC).Kata kunci: segentasi objek, objek tracking, pelabelan.
Tahapan Pengembangan Digital Dashboard sebagai Tools Enterprise Performance Monitoring Henderi -; Suharto -
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini membahas tahapan pengembangan model digital dashboard (DD) sebagai tools enterprise performance management (EPM). Bertujuan untuk mengetahui sejauh mana model DD dikembangkan untuk mempermudah pengaksesan informasi strategis, melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pengukuran kinerja enterprise. Penelitian juga bermaksud untuk mengidenfikasi apakah komponen critical suscess factor (CSFs), business process (BP), business activity monitoring (BAM), key performance indicator (KPI), mapping BAM ke dalam KPI telah dilakukan dalam pengembangan digital dashboard. Penelitian dilakukan dengan cara mengidenfikasi tahapan membangun EPM-DD, bentuk EPM-DD, komponen EPM-DD, cakupan EPM-DD, membuat tabel komparasi, dan menganalisanya. Hasil penelitian menyatakan bahwa tahapan pengembangan digital dashboard tediri dari: menentukan metodologi, mendefinisikan data layer, presentation layer, visualization layer, menentukan komponen, dan cakupan data dan user. Diketahui pula bahwa komponen BP, BAM, KPI telah diperhatikan pada beberapa pengembangan. Sementara komponen CSFs sama sekali belum menjadi perhatikan. Telah dibuat pula sebuah rekomendasi tahapan pengembangan digital dashboard sebagai tools EPM yang memiliki 6 tahapan.
Numbered Musical Notation Composer Benny Pinontoan; Audy Kenap; Debby Paseru; Inggrid Alista Paendong
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computer and it’s technology has been given so many advantages in any side, also in music. Computer’stechnology allows people to build application to compose music in any musical notation. Besides, computer’stechnology in music also allows to edit and save the composed notation easily, compare to use paper andhandwriting (manually). Some applications of musical notation have been built but generally they were built instandard notation system and it causes the use of the applications are limited to people who know well aboutstandard musical notation. The goal of this thesis is to build the application of musical notation in numberedsystem that can be used by anyone, also provides the simply of editing and safely storage. Numbered MusicalNotation Composer (NMNC) is an application to compose musical notation in numbered system. It is developedbased on algorithm and using Borland Delphi 6.0. By the use of this application user can not only composemusic in numbered notation easily, but also listen the sound, and do not need so much time in editing.Keywords: Computer’s technology in music, standard musical notation, numbered musical notation.
Analisis Data Citra Buah Buahan Dengan Algoritma Fagin Dan Threshold A. Haris Rangkuti; Marimin Marimin; Kudang Boro Seminar
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are different ways of obtaining and accessing information in a multimedia database thaninformation in a traditional database. For example, in a multimedia database, it might be reasonable to have aquery that asks for, say, the top 10 images that are similar to a fixed image. Beside a multimedia database mightdeal with pictures that have a complicated coloring pattern and that contain a number of shapes. Thesedifferences lead to fundamental differences between multimedia queries and standard relational databasequeries. Unlike the situation in relational databases, where the semantics of a Boolean combination is quiteclear, in multimedia databases it is not at all clear what the semantics is of even the conjunction of atomicqueries. Because of that our experiments on this research show that there are some algorithm support to accessmultimedia database, but two of them what we concern are fagin algorithm and threshold algorithm. For thisresearch there are 2 sides of fruit Citra what we have to concern. There are shape and color of fruit image. Forcolor of fruit we are using histogram function, and for shape of fruit we are using binary image function.Keywords: Multimedia Database, Traditional Database, Fagin algorithm, Threshold algorithm, ColoringPattern, Histogram Function, Binary Image.
PENGUKURAN USABILITY SISTEM MENGGUNAKAN USE QUESTIONNAIRE (STUDI KASUS APLIKASI PERWALIAN ONLINE STMIK “AMIKBANDUNG”) Khoirida Aelani; Falahah .
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usability merupakan salah satu parameter penting pada pengukuran kualitas sistem informasi atau perangkat lunak. Usability mengacu pada efektivitas, efisiensi dan kepuasan user. Tingkat usability yang tinggi biasanya berkaitan erat dengan populernya dan tingginya pemanfaatan sistem / perangkat lunak tersebut oleh user untuk membantu tugas mereka. Sistem dengan tingkat usability rendah biasanya pada akhirnya akan ditinggalkan oleh user. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui tingkat usabilitas suatu sistem. Hasil pengukurannya dapat digunakan sebagai masukan berharga untuk memperbaiki sistem tersebut di masa mendatang.Usability dapat diukur dengan berbagai macam parameter dan perangkat pengukuran. Salah satu perangkat pengukuran Usability adalah USE Questionnaire yang membagi menjadi 3 parameter utama yaitu Usefullness, Satisfaction dan Ease of Use. Masing-masing parameter diuraikan menjadi sekumpulan paket pernyataan yang disodorkan kepada para pengguna dalam bentuk kuisioner dengan skala Likert.Berdasarkan parameter usability yang digunakan pada USE Questionnaire, dilakukan pengukuran usability pada sistem informasi akademik, khususnya aplikasi perwalian online, yang sudah digunakan lebih dari 10 tahun di STMIK “AMIKBANDUNG”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini secara keseluruhan memiliki usability yang cukup baik dan berhasil memudahkan dan membantu user menjalakan tugasnya dengan efisien. Beberapa kelemahan terletak pada elemen satisfaction, terutama terkait dengan tampilan yang memang tampak sederhana dan kurang ada inovasi dari tahun ke tahun. Beberapa penambahan fasilitas juga diharapkan oleh para pengguna seperti semacam kotak pesan khusus (tidak terpisah melalui email), dan fasilitas chatting dengan dosen wali. Masukan ini diharapkan dapat meningkatkan usability aplikasi perwalian online di masa mendatang.
Optimisasi Parameter Sistem Eksitasi IEEE Type ST2 Menggunakan Genetic Algorithm R. Dwi Cahyo; Imam Robandi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem eksitasi merupakan komponen yang sangat penting dalam pengoperasian mesin sinkron. Sistemeksitasi berperan dalam pengaturan daya reaktif dan meningkatkan sistem kestabilan tenaga listrik. Sistemeksitasi yang baik dapat menyebabkan sistem mampu bertahan terhadap gangguan sehingga dapatmeningkatkan kestabilan transient, sistem eksitasi yang baik juga dapat meningkatkan kestabilan sinyal skalakecil dari pengaturan medan. Makalah ini mempresentasikan tentang pemodelan dari sistem eksitasi tipe ST2dan optimisasi parameternya. Parameter parameter ini penting dioptimasi agar diperoleh respon outputtegangan yang stabil. Dari hasil running Genetic Algorithm (GA) didapatkan kurva respon sistim yang stabildengan settling time 0.089 detik.
Identifikasi Neuropsikologi Emosi terhadap Video Iklan menggunakan Fast Fourier Transform dan Backpropagation Levenberg-Marquardt Kartika N Oktaviani; Esmeralda C Djamal; Agus Komarudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2018
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi terhadap respon penonton pada saat menonton video iklan salah satunya melalui identifikasi neuropsikologis. Neuropsikologis terdiri dari konsentrasi, emosi, dan ketertarikan, yang dapat ditangkap melalui Elektroensephalogram (EEG). Respon emosi lebih menggambarkan kualitas video dibandingkan respon ketertarikan yang sangat dipengaruhi brand produk tertentu. Penelitian ini telah membangun sistem identifikasi neuropsikologis emosi saat menonton video iklan. Analisis dilakukan setiap dua detik, berdasarkan waktu transisi antar scene video iklan. Sistem dibangun dengan pelatihan terlebih dahulu menggunakan data latih dari 20 naracoba, 10 perekaman, yang terbagi atas 15 segmen sehingga didapatkan sebanyak 3000 set data. Sinyal EEG diekstraksi menggunakan Fast Fourier Transform (FFT) dengan panjang window 0,5 detik dan overlap 50% dari empat kanal sehingga menghasilkan fitur yang merupakan masukan dari sistem identifikasi. Sistem identifikasi diawali dengan pembelajaran untuk menghasilkan bobot yang dilakukan dengan algoritma Backpropagation Levenberg-Marquardt. Hasil penelitian menunjukkan optimalisasi parameter pelatihan learning rate dengan nilai 0,001 dan minimum error 0,01 memberikan akurasi terbaik, yaitu menunjukkan akurasi sebesar 77,67% terhadap data baru, dan 100% terhadap data latih. Sistem identifikasi menunjukkan waktu komputasi sekitar 0,07 detik, yang agak signifikan terhadap waktu real time dua detik. Sistem identifikasi neoropsikologis emosi terhadap video iklan telah diimplementasikan dalam perangkat lunak yang terintegrasi dengan wireless Emotiv EEG.
GOOGLE APPS UNTUK PROSES PEMBELAJARAN DI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI (FTI), UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA Andi Susilo; Yasmiati Yasmiati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FTI dibuka pada tanggal 6 Juni 1986. Saat ini jumlah populasi mahasiswa FTI sebanyak 451orang dan jumlahalumni empat tahun terakhir sebanyak 102 mahasiswa. FTI memiliki dua program studi Teknik Informatika danSistem Informasi. Interaksi dan kolaborasi mahasiswa dalam proses pembelajaran secara online yangmelibatkan Teknologi Informasi masih sangat kurang, tidak adanya Perencanaan Strategis Sistem Informasi danInfrastruktur TI mengakibatkan dukungan TI terhadap aktivitas akademik tidak mencapai sasaran, kebijakanpendelegasian terhadap manajemen penggunaan domain juga tidak jelas sehingga saat ini email dengandomain universitas praktis tidak dimiliki baik oleh dosen, mahasiswa, maupun staf universitas. Pengalamanadaptasi ke Google Apps standar pada tahun 2008 secara parsial menjadi dasar pertimbangan untuk melakukanmigrasi email dan perbaikan aktivitas belajar melalui Blended Learning dengan mengimplementasikan GoogleApps for Education sebagai Cloud Computing pada akhir tahun 2010. Servis telah diaktifkan meliputi Gmail,Google Sites, Google Docs, Gtalk, Google Calendar, Google Groups, Postini Services, dan Google Contactsdengan subdomain fti.urindo.ac.id. Tahap perencanaan deployment teknis untuk menjalankan Google Apps pilotsedang dilakukan. Implementasi menyeluruh dengan melibatkan komponen di fakultas diharapkan dapatmemperbaiki layanan kepada mahasiswa, dosen, dan staf di fakultas, juga mengurangi biaya yang signifikanterhadap investasi software dan hardware dari lemahnya perencanaan TI.

Page 74 of 142 | Total Record : 1420