cover
Contact Name
widiyono
Contact Email
widiyono73@gmail.com
Phone
+62271-743493
Journal Mail Official
jikiusahidsolo@gmail.com
Editorial Address
Sekretaris Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Prodi Ilmu Keperawatan / Ners, Kampus Terpadu Universitas Sahid Surakarta Jalan Adi Sucipto 154 Surakarta 57144 Telp. (0271) 743493 / 743494 Fax. (0271) 742047
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JIKI
ISSN : 19798261     EISSN : 26570076     DOI : -
Core Subject : Health,
Didalam surat edaraan dirjen dikti tanggal 27 Januari 2012 no.152/E/T/2012 dikemukakan bahwa kelulusan Mahasiswa di Perguruan Tinggi setelah Agustus 2012 diberlakukan ketentuan bahwa untuk lulus program Sarjana Mahasiswa harus mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal ilmiah. Jurnal yang terbit dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sahid adalah Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) dengan No. p-ISSN1979-8261 (edisi cetak) dan e-ISSN 2657-0076 (edisi elektonik). Berdasarkan surat edaran diatas maka mahasiswa program Studi Ilmu Keperawatan diwajibkan mempublikasikan Jurnal (skripsi/ Penelitian) tersebut ke dalam e-Journal Universitas Sahid. Untuk itu mahasiswa wajib membuat naskah publikasi dengan panduan penulisan merujuk pada panduan dari Universitas dan akan diterbitkan dalam majalah ilmiah JIKI JIKI hanya menerima naskah asli yang belum diterbitkan di dalam maupun di luar negeri. JIKI memuat naskah ilmiah yang dapat memenuhi tujuan penerbitan jurnal ini, yaitu trend keperawatan terbaru, inovasi dalam bidang keperawatan serta issue dalam bidang keperawatan. Tulisan hendaknya memberi informasi baru, menarik minat dan memperluas wawasan perawat baik praktisi maupun akademisi.Untuk itu JIKI menerima naskah untuk umum yang berkaitan dengan keperawatan.
Articles 317 Documents
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI PUSKESMAS BRINGIN KABUPATEN NGAWI Iksan Dito Adiyoga; Fitri Budi Astuti; istiqori .
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v13i2.649

Abstract

Hasil survey pendahuluan pada pasien rawat inap pada puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi sebanyak 65% dari surat aduan di kotak saran yang tersedia banyak mengeluh tentang pelayanan dipuskesmas Bringin. Kepuasan atau ketidakpuasan akan memengaruhi aktivitas konsumen berikutnya, rasa puas akan memengaruhi konsumen untuk memakai jasa pelayanan berikutnya, tetapi jika konsumen merasa tidak puas, konsumen akan beralih kepada yang lain.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap pada puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi.Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik adalah cross sectional. jumlah sampel sebanyak 50 responden dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil Penelitian ini mayoritas responden menyatakan bahwa sebanyak 28 responden (56%) menyatakan bahwa kualitas pelayanan cukup. Mayoritas responden sebanyak 34 responden (70%) menyatakan bahwa pasien puas terhadap kualitas pelayanan. Ada pengaruh keandalan terhadap kepuasan pasien rawat inap pada puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Ada pengaruh keandalan terhadap kepuasan pasien rawat inap pada puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Ada pengaruh ketanggapan terhadap kepuasan pasien rawat inap pada puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Ada pengaruh jaminan terhadap kepuasan pasien rawat inap pada puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Ada pengaruh empati terhadap kepuasan pasien rawat inap pada puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor bukti fisik, keandalan, ketanggapan, empati dan asuransi ditunjukkan nilai F hitung sebesar 56.624 dengan p value 0,000 < 0,05 sehingga ada pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap pada Puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI BBKPM SURAKARTA Syadda Septia Riska; Fitri Budi Astuti; Dhani Setya Arumawati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v13i2.650

Abstract

Kinerja mempunyai makna yang luas, bukan hanya sebagai hasil dari suatu pekerjaan, tetapi termasukproses pekerjaan berlangsung. Kinerja merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan, kepuasan, serta berkontribusi pada ekonomi. Kinerja perawat dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya kepuasan dan motivasi kerja. Kepuasan meripakan sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya, motivasi kerja merupakan kondisi yang berpengaruh membangkitkan, mengarahkan dan memelihara perilaku yang berhubungan dengan lingkungan kerja. Menganalisis hubungan antara kepuasan kerja dan motivasi kerja dengan kinerja perawat di BBKPM Surakarta. Penelitian ini merupakan kuantitatif menggunakan rancangan deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di BBKPM Surakartaa yang berjumlah 43 perawat, sampel terambil 33 perawat dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner kepuasan kerja, motivasi kerja dan kinerja perawat. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase, chi square. Hasil: (1) Sebagian besar responden menyatakan tingkat kepuasan kerja di BBKPM Surakarta termasuk kategori cukup (57,6%). (2) Sebagian besar responden menyatakan tingkat motivasi kerja di BBKPM Surakarta termasuk kategori baik (54,5%). (3) Sebagian besar responden menyatakan tingkat kinerja di BBKPM Surakarta termasuk kategori baik (63,6%). (4) Ada hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja dengan kinerja perawat di BBKPM Surakarta (sig. 0,0001). (5) Ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat di BBKPM Surakarta (sig.0,0001). Terdapat hubungan antara kepuasan dan motivasi kerja dengan kinerja perawat di BBKPM Surakarta.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DUKUH PILANG KELURAHAN KETITANG KECAMATAN NOGOSARI Baiq Maharani; Indriyati .; istiqori .
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v13i2.651

Abstract

Penyakit diare sampai saat ini masih merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian, khususnya pada balita. Ada beberapa kegiatan pencegahan penyakit diare yang benar dan efektif yakni pengetahuan yang baik tentang diare dan perilaku hidup sehat baik dari lingkungan maupun dari hygienis makanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Dusun Pilang, Ketitang Kecamatan Nogosari. Penelitian ini merupakan peenlitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 31 ibu yang mempunyai anak balita dan pernah mengalami diare. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier. Dari hasil analisis diketahui mayoritas ibu berumur31 – 39 tahun, berpendidikan SD dan hanya sebagai ibu rumah tangga, mayoritas balita berjenis kelamin laki-laki dan berumur 3 – 5 tahun. Hasil analisa univariat diketahui mayoritas responden mempunyai pengetahuan cukup tentang diare (64,5%), sanitasi lingkungan termasuk kurang dan cukup (35,5%) dan sanitasi makanan termasuk cukup (51,6%). Hasil analisis bivariat diketahui terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu, sanitasi lingkungan, dan sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita (p value < 0,05). Hasil analisis multivariat diketahui bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita meliputi tingkat pengetahuan ibu tentang diare, sanitasi lingkungan dan sanitasi makanan. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita meliputi tingkat pengetahuan ibu tentang diare, sanitasi lingkungan dan sanitasi makanan di Dusun Pilang, Ketitang Kecamatan Nogosari.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STRES DENGAN KEJADIAN GASTRITIS DI PUSKESMAS PAJANG SURAKARTA Indra Sartika; Shinta Rositasari; Wahyu Bintoro
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v13i2.652

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gastritis dapat menyerang semua tingkat usia maupun jenis kelamin, survei menunjukkan gastritis sering menyerang usia produktif, karena pola makan tidak teratur dan mengalami stres. Tujuan: Mengetahui hubungan pola makan dan stres dengan gastritis di Puskesmas Pajang Surakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien gastritis Puskesmas Pajang Laweyan Surakarta sebanyak 53 responden, sampel berjumlah 53 dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pola makan dan kuesioner stres DASS 42. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase, chi square dan regresi logistik. Hasil: (1) Pola makan responden penelitian paling banyak termasuk kategori baik yaitu terdapat 32 pasien (60,38%). (2) Tingkat stres responden penelitian paling banyak termasuk kategori ringan yaitu terdapat 35 pasien (66,04%). (3) Kejadian gastritis responden penelitian paling banyak termasuk kategori akut yaitu terdapat 38 pasien (71,70%) (4) Ada hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pasien rawat jalan di Puskesmas Pajang Surakarta (sig. = 0,002). (5) Ada hubungan stres dengan kejadian gastritis pasien rawat jalan di Puskesmas Pajang Surakarta (sig. = 0,000). (6) Hubungan pola makan dan stres dengan kejadian gastritis pasien rawat jalan di Puskesmas Pajang Surakarta sebesar 80,5%. Simpulan: Terdapat hubungan pola makan dan stres dengan kejadian gastritis pasien rawat jalan di Puskesmas Pajang Surakarta
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU DALAM PENCEGAHAN WABAH DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS COLOMADU I KARANGANYAR Fajar Alam Putra; Ahmad Syamsul Bahri; Suryani .
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v13i2.653

Abstract

Angka kejadian DBD tahun 2013 ada 30 kasus, 2014 ada 12 kasus dan tahun 2015 dari Januari sampai 23 Februari 2015 ada 1 kasus. Oleh karena masih terdapatnya kasus DBD tersebut, maka perlu ada upaya pemberantasan yang komprehensif dari penyakit tersebut. Tindaka masyarakat dalam melakukan program 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) masih rendah, tempat penampungan air yang dibiarkan terbuka, jarang dikuras, dan tidak diberi abate. Melihat tersebut maka diperlukan pengetahuan dan perilaku dalam pencegahan wabah demam berdarah dengue agar tidak ada wabah dan kejadian yang ada di masyarakat khususnya di wilayah kerja UPT Puskesmas Colomadu I Karanganyar. Tujuan mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku dalam pencegahan wabah demam berdarah dengue di wilayah kerja UPT Puskesmas Colomadu I Karanganyar. Metode: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh Kepala Keluarga (KK) yang ada di wilayah kerja UPT Puskesmas Colomadu I Karanganyar dengan jumlah 2.722 KK, diambil sampel 96 orang dengan teknik simple random sampling. Alat analisis dengan analisis deskriptif dan analisis korelasi rank spearman. Hasil: (1) Responden yang diteliti mayoritas mempunyai pengetahuan tentang DBD tergolong baik yaitu sebanyak 55 orang (57,3%); (2) Responden yang diteliti mayoritas mempunyai perilaku dalam pencegahan wabah demam berdarah tergolong baik yaitu sebanyak 46 orang (47,9%); (3) Ada hubungan pengetahuan dengan perilaku dalam pencegahan wabah Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Colomadu I Karanganyar (p-value = 0,023). Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dengan perilaku dalam pencegahan wabah Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Colomadu I Karanganyar.
PENGARUH PEMBERIAN SELF-SELECTED INDIVIDUAL MUSIC THERAPY (SeLIMuT) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI Indriyati .; Widiyono .; Indrawan .
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v13i2.654

Abstract

Tindakan pembedahan merupakan salah satu faktor seseorang merasa cemas, takut dan gelisah. Saat menghadapi pembedahan pasien akan mengalami berbagai stressor, sedangkan rentang waktu menunggu pelaksanaan pembedahan akan menyebabkan rasa takut dan kecemasan pada pasien. Bila kecemasan tersebut tidak mendapat penanganan yang adekuat dari dokter, perawat maupun keluarga, tidak tertutup kemungkinan kecemasan akan bertambah parah yang berdampak kepada ketidaksiapan pasien menjalani operasi .Tujuan penelitian untuk Mengetahui pengaruh pemberian Self-selected Individual Music Therapy (SeLIMuT) terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, menggunakan quasi-experimental, dalam penelitian ini menggunakan rancangan one group design dengan pretest dan posttest. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan, jumlah populasi pasien operasi sebanyak 122 orang dalam tiga bulan terakhir. sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 51 orang. Terdapat 47 pasien (92,2%) mengalami penurunan tingkat kecemasam setelah adanya perlakuan selected Individual Music Therapy (SeLIMuT) dan 4 pasien (7,8%) yang tidak mengalami perubahan tingkat kecemasan sebelum operasi. Hasil uji Wilcoxon Test mendapatkan nilai Z=-6,726 dan nilai p=<0,001 (p<0,05) yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah perlakuan selected Individual Music Therapy (SeLIMuT). Self-selected Individual Music Therapy (SeLIMuT) berpengaruh signifikan terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi (p=<0,001).
HUBUNGAN STRES DENGAN MEKANISME KOPING PADA PASIEN CA MAMMAE DI PUSKESMAS TASIKMADU KARANGANYAR Anik Suwarni
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v13i2.655

Abstract

Latar Belakang : CA Mammae adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara. pengobatan CA Mammae yang diterima pasien diantaranya adalah dengan menjalani kemoterapi yang bermanfaat untuk mencegah dan mengurangi pertumbuhan sel yang ganas sebelum memasuki tahap aman untuk melakukan operasi pada pasien. Seorang wanita yang menderita Ca mammaecenderung mengalami stress akibat penyakit ini. Untuk memecahkan memecahkan masalah yangterjadi pada pasien CA Mammae adalah mekanisme koping.Tujuan : mengetahui hubungan stres dengan mekanisme koping pada pasien Ca Mammae yang menjalani khemoterapi di Puskesmas Tasikmadu Kabupaten Karnganyar. Metode : Penelitian ini menggunakan metode korelasional dan menggunakan pendekatan cros sectional. Sampel penelitian adalah pasien Ca Mammae yang Mengunjungi Puskesmas Tasikmadu Karanganyar yang berjumlah 29 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling Data penelitian diperoleh dari kuisioner stress dan mekanisme koping. Analisis hipotesa menggunakan pengujian statistik Rank Spearman. Hasil : penelitian menunjukkan 1) tidak terdapat responden yang mengalami stress berat; 2) perbandingan antara jumlah responden yang mengalami stress ringan dengan stress sedang adalah 16:33 or 32.6%:67.4%; 3) perbandingan antara jumlah responden yang melakukan mekanisme koping maladaptif dengan koping adaptif adalah 35:14 or 71.4%:28.6%; dan 4) hasil uji korelasi Rank Spearman menujukan nilai r = - 0.313 dengan nilai p = 0.029, dimana lebih kecil dari 0.05. Simpulan :Berdasarkan hasil penelitian ini, kesimpulan menujukkan bahwa ada hubungan negatifantara stres dengan mekanisme koping pada pasien Ca Mammae di wilayah Puskesmas Tasikmadu Karanganyar
STRATEGI EDUKASI PEMBERIAN INFORMASI AUDIO VISUAL DENGAN MEDIA WHATSAPP GROUP SEBAGAI UPAYA PERSAMAAN PERSEPSI PEMAKAIAN MASKER DALAM MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 Dhian Riskiana Putri; Puji Prihwanto
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 14 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.14 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v14i1.724

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya persamaan persepsi tentang pentingnya pemakaian masker sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 melalui pemberian informasi audio visual dengan media WhatsApp Group. Pandemi Covid-19 telah menyebar ke hampir seluruh negara di dunia.Pemerintah Indonesia melakukan langkah-langkah strategis guna mencegah penyebaran Covid19 denganmemberlakukan sistem new normal atau kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker ketika keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak (social distancing), menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Langkah pemerintah ini akan dapat efektif jika didukung dengan peran serta masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Salah satu faktor yang mendukung peran serta msyarakat tersebut adalah adanya persamaan persepsi tentang pentingnya memakai masker.Oleh sebab itu, dipandang perlu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemakaian masker dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Adapun strategi edukasi yang dapat digunakan di antaranya melalui pemberian informasi audio visual dengan media WhatsApp Group (WAG).Penelitian ini penting dilakukan mengingat persepsi masyarakat terhadap pentingnya memakai masker berperan besar dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperiment one group pre-test-posttest. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya persamaan persepsi terhadap pentingnya memakai masker setelah diberi edukasi melalui pemberian informasi audio visual melaluiWhatsApp Group.
HUBUNGAN LUKA DIABETIK DENGAN KONSEP DIRI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS Indriyati .; Widiyono .; Septya Radi Asri
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 14 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.14 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v14i1.725

Abstract

Penyakit diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan tetapi bisa dikelola dengan baik secara fisik maupun psikisnya. Luka diabetik yang lama tidak kunjung sembuh akan menyebabkan gangguan peran, yang dapat mengganggu harga diri seseorang seperti dapat menurunkan nilai diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Gambaran luka diabetik pada pasien diabetes militus, 2) Mengetahui gambaran konsep diri pada pasien dengan luka diabetik, 3) Menganalisa hubungan luka diabetik dengan konsep diri pada pasien diabetes melitus. Metode pengumpulan data cross sectional. Desain penelitian adalah deskriptif korelatif. Sampel penelitian sebanyak 47 penderita luka diabetik di RS Muhammadiyah Selogiri dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Tennese Self Concept Scale (TSCS) dan lembar observasi luka diabetik menurut Meggit-Wagner. Responden mengalami luka diabetik derajat 4 yaitu sejumlah 18 orang (38,3%) responden memiliki konsep diri negatif yaitu sejumlah 26 orang (55,3%). Hasil uji statistik menunjukkan hasil nilai p (0,001) < 0,05 yang signifikan dimana nilai p-value lebih kecil dari α (0,05), artinya luka diabetik memiliki hubungan dengan konsep diri pasien.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK Atik Aryani; Indriyati .; Riska Putri Dwi Mei Linda
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 14 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.14 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v14i1.726

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal dalam pertumbuhan pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi pada usia dini dapat berdampak pada tingkat kecerdasan motorik dan integrasi neuro sensorik yang lebih rendah sehingga dapat mempengaruhi kualitas kehidupan di masa usia sekolah, remaja bahkan dewasa. Salah satu cara dalam pencegahan terjadinya stunting pada anak adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada orangtua khususnya ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang stunting terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu.Metode Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment design dengan rancangan one group pre-test posttest design. Responden yang diambil sebanyak 50 ibu yang memiliki anak usia 0-5 tahun di Posyandu Balita Desa Pengkol, Penawangan, Grobogan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik parametric dengan uji paired t-test. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Hal ini berarti ada peningkatan pengetahuan pada ibu melalui pendidikan kesehatan tentang stunting pada anak di Posyandu Balita Desa Pengkol Penawangan Kabupaten Grobogan. Dapat diketahui bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan ibu mempunyai nilai mean sebesar 12,72, sedangkan sesudah diberikan pendidikan kesehatan memiliki nilai mean sebesar 19,66. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang stunting terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu di Posyandu Balita Desa Pengkol, Penawangan, Kabupaten Grobogan.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025 Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024 Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Keperawata Vol 16 No 1 April 2023 Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 15 No 1 April 2022 Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020 Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022 Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan No 14 Vol 2 Oktober 2021 Vol. 14 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.14 No.1 April 2021 Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.1 April 2020 Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 2 Oktober 2019 Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 1 April 2019 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.11 No 1 April 2018 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.10 No 2 Oktober 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 April 2017 Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.9 No 2 Oktober 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 1 aPRIL 2016 Vol. 8 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015 Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015 Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014 Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1 No 1 Juli 2013 More Issue