cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalasassyariah@radenintan.ac.id
Phone
+628976024546
Journal Mail Official
jurnalasassyariah@radenintan.ac.id
Editorial Address
Gedung Prodi Muamalah Fakultas Syari'ah UIN Raden Intan Lampung (Jl. Endro Suratmin No.1 Sukarame Bandar Lampung Telp. (0721) 703260, Kode pos: 35131)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ASAS : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Asas (ISSN 1979-1488 E-ISSN:2722-8681) is a biannual journal (June and December), published by Faculty of Sharia, State Islamic University of Raden Intan Lampung, INDONESIA. Asas emphasizes Scientific Journal of Syari’ah Economic Law studies and communicates researches related to Syari’ah Economic Law studies As an academic journal Asas by the State Islamic University of Raden Intan Lampung. The purpose of this journal publication is of disseminate the latest theories and research results from all aspects that have been achieved in the fields of Syari’ah Economic Law. This journal publishes useful works through a systematic process and can be accessed free of charge. Asas is indexed by: DOAJ; Crossref; Moraref; ROAD; Garuda; Google Scholar; CiteFactor; Academic Scientific Journals; Academia.edu; Mendeley; ISSUU; LIPI: Indonesian Publication Index; DRJI: Directory of Research Journals Indexing; ISSUU index; Cosmos Impact Factor; ISJD: Indonesian Scientific Journal Database, Grammarly.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 302 Documents
ARAH KIBLAT DENGAN MATAHARI Rohmat, Rohmat
ASAS Vol. 4 No. 2 (2012): Asas, Vol. 4, No. 2, Juni 2012
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v4i2.1677

Abstract

Abstak: Shalat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang sudah ditentukan waktu dan tata cara pelaksanaannya (syarat dan rukunnya). Salah satu syarat shanya shalat adalah menghadap kiblat, dan bagi umat Islam di Indonesia ini merupakan sesuatu yang sangat sulit. Mayoritas umat Islam di Indonesia kebanyakan berpedoman bahwa Arab Saudi ada disebelah barat serta menentukan arah barat hanya berpedoman pada posisi matahari terbenam sehingga masih banyak ditemuyi masjid yang kiblatnya arah Barat agak ke Selatan, tepat arah Barat dan agak benar kea rah Barat agak ke Utara. Posisi matahari dapat dijadikan petunjuk untuk menentukan arah kiblat jika disertai dengan pengetahuan yang dapat dipertanggung-jawabkan ilmiyah, jika tidak, maka hasilnya akan salah. Salah satunya dengan melihat posisi matahari yang sedang berkulminasi (merpas) tepat di zenith Ka’bah dan kedua dengan posisi mathari tepat berpotongan dengan azimuth ka’bah suatu tempat atau arah berlawanan. Kata kunci: Arah, Kiblat, dan Matahari
BUNGA BANK DALAM PERSPEKTIF SOSIO-EKONOMI DAN USHUL FIQH (STUDI ATAS PEMIKIRAN M. UMER CHAPRA) Zaelani, Abdul Qodir
ASAS Vol. 4 No. 2 (2012): Asas, Vol. 4, No. 2, Juni 2012
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v4i2.1678

Abstract

Abstak: Perdebatan mengenai bunga bank hingga saat ini masih bersifat kontroversional. Hal ini disebabkan pendekatan masing-masing berbeda mengenai makna dari bunga bank keterkaitannya dengan riba. Sebab itulah, M. Umer Chapra seorang ekonom muslim ikut berkontribusi dalam memahami bunga bank. Pendekatan yang dilakukan Chapra ini berbeda dengan ulama-ulama lain. Chapra mencoba menganalisis bunga bank dari sudut sosio-ekonomi. Hal ini sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Selain pakar secara akademisi namun juga secara praktis sangat faham dengan ekonomi Islam. Dalam perspektif Chapra, ketidakadilan, kontribusi yang tidak merata, alokasi sumber-sumber keuangan hanya berputar pada para penghutang besar saja dan spekulasi stabilitas ekonomi merupakan konsekuensi logis dan implikasi dari bunga bank. Sebab itulah pemikiran Chapra sangat penting untuk dianalisis, sebab beliau seorang inovator dan reformer yang mendapat anugerah Faisal karena kontribusinya terhadap perkembangan perbankan syariah. Kata kunci: Bunga Bank, Sosio-Ekonomi dan Ushul Fiqh 
TEORI-TEORI PEMBERLAKUAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA Ja’far, Ahmad Khumaidi
ASAS Vol. 4 No. 2 (2012): Asas, Vol. 4, No. 2, Juni 2012
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v4i2.1679

Abstract

Abstrak: Hukum Islam masuk ke Indonesia bersamaan dengan masuknya Islam ke Indonesia, yang menurut sebagian kalangan telah berlangsung sejak abad VII atau VIII M. Sementara hukum Barat baru diperkenalkan oleh VOC pada awal abad XVII M. Sebelum masuknya hukum Islam, rakyat Indonesia menganut hukum adat yang bermacam-macam sistemnya dan sangat majemuk sifatnya. Hal ini karena pengaruh agama Hindu dan Budha diduga sangat kuat terhadap kehidupan masyarakat pada zaman itu. Dalam pembangunan hukum nasional Indonesia, hukum agama (Hukum Islam) menjadi dasar yang paling dominan, dimana hukum Islam sangat berperan dalam membentuk prilaku manusia Indonesia. Oleh karenanya hukum Islam menjadi unsur mutlak bagi pembangunan hukum nasional Indonesia. Kata kunci : Teori Pemberlakuan, Hukum Islam 
IJMAK DAN LEGISLASI HUKUM ISLAM DI INDONESIA Bahardin, Moh
ASAS Vol. 4 No. 2 (2012): Asas, Vol. 4, No. 2, Juni 2012
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v4i2.1680

Abstract

Abstak: Ijmak adalah suatu pola pendekatan untuk meningkatkan kualitas kebenaran dan keabsahan suatu hukum yang semula personal serta untuk memelihara integritas umat. Dengan kata lain, ijmak sejatinya dimaksudkan untuk menjamin legitimasi ijtihad personal yang bersifat bisa salah menjadi sebaliknya, sehingga secara yuridis dan sosiologis prinsip ijmak diharapkan akan memainkan peranan penting dalam integrasi umat Islam, yakni mempersatukan pendapat serta meminimalkan kemungkinan terjadinya perselisihan pendapat dengan segala dampak negatifnya. Di sinilah tampaknya letak signifikansi dan urgensi ajaran ijmak. Redefinisi dan rekonstruksi teori ijmak dalam rangka kontekstualisasi ijmak pada era modern sekarang ini, merupakan sebuah keniscayaan, sebab perkembangan sains dan teknologi telah demikian pesat, jauh berbeda dengan zaman di mana ijmak itu diteorikan.. Kata kunci : Ijmak, Legislasi Hukum Islam
KONSEP HERMENEUTIKA FAZLUR RAHMAN DAN IMPILIKASINYA TERHADAP EKSISTENSI HUKUM ISLAM Sucipto, Sucipto
ASAS Vol. 4 No. 2 (2012): Asas, Vol. 4, No. 2, Juni 2012
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v4i2.1681

Abstract

Abstrak: Abad ke-19 merupakan awal kegelisahan akademik dan kebangkitan di dunia Islam. Keinginan untuk bangkit yang sering disebut dengan ledakan modernitas ini ditandai oleh kesadaran diri dunia Islam atas kelemahannya vis a vis Barat yang elah mengalami kebangkitan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kelemahan dan keterbelakangan dunia Islam ini membangkitkan kesadaran diri untuk melakukan introspeksi diri terhadap kesalahan yang mereka lakukan selama ini dan berusaha mengembalikan kejayaan Islam yang pernah diraih pada masa awal Dinasti Abbasiyah yang sering disebut dengan “The Golden Age of Islam”. Fazlur Rahman, sang Neomodernis, adalah salah satu dari sekian pemikir muslim yang sadar akan keadaan tersebut. Dengan pendekatan kritis dan dialektis ia berusaha membangkitkan kembali kejayaan Islam yang pernah diraih. Ia berusaha mendekonstruksi pensakralan tradisi Islam dan merespons tantangan modernitas tanpa larut pada pemikiran Barat. Ia juga mengajukan konsep pembedaan antara Sunnah dan Hadis sebagai metode dalam pengkajian Sunnah Nabi, dan double movement sebagai metode penafsiran Al-Qur’an. Metodologi yang diajukan Raham ini membawa implikasi terhadap eksistensi Hukum Islam, yakni terjadinya rasionalisasi Hukum Islam. Key words: hermeneutika, sunnah, double movement, dan hukum Islam
HUKUM YANG BERKEADILAN DALAM PARADIGMA POSTMODERNISME DI ERA GLOBALISASI Faizal, Liky
ASAS Vol. 4 No. 2 (2012): Asas, Vol. 4, No. 2, Juni 2012
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v4i2.1682

Abstract

Abstrak: Hukum normatif yang terbentuk dari adanya tindakan tentunya akan menciptakan konsekuensi. Konstruksi serta pola pikir penegak hukum yang berada pada posisi menjalankan hukum tentunya berpedoman pada hukum itu sendiri, tanpa disadari hal ini semakin memperkecil peluang mereka untuk dapat melakukan tindakan yang dianggap lebih berkemanusiaan dan berkeadilan. Sedangkan Fungsi hukum tidak cukup hanya sebagai kontrolsosial, melainkan lebih dari pada itu. Fungsi hukum yang diharapkan adalah melakukan usaha untuk menggerakkan masyarakatnya agar bertingkah laku sesuaidengan cara-cara baru untuk mencapai suatu tujuan yang dicita-citakan. Menghadapi era globalisasi yang berlangsung cepat memang negara kita harus memiliki sistem hukum yang berkeadilan bagi masyarakat. Oleh karena pemerintah perlu mengakomodir lebih jauh sistem hukum lokal yang hidup dan berkembang di masyarakat. Kata kunci : Hukum, Keadilan, Postmodernisme, globalisasi
INTEGRASI KEILMUAN IAIN RADEN INTAN MENUJU UIN Nasir, Mad
ASAS Vol. 4 No. 2 (2012): Asas, Vol. 4, No. 2, Juni 2012
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v4i2.1683

Abstract

Abstrak: Pemikiran integrasi antara ilmu umum dan ilmu agama ini membawa kepada paradigma konsep islamisasi ilmu. Konsep tentang islamisasi ilmu pengetahuan ini pada dasarnya menjadi pemikiran untuk mengatasi dimana masih dirasakannya dualisme antara ilmu umum dan ilmu agama, yakni dengan mencoloknya perbedaan dan dikotomi antara pendidikan agama dan pendidikan umum. Untuk itu, diperlukan adanya suatu metode yang paling efektif guna mengatasi dualisme tersebut. Integrasi ilmu agama dan ilmu umum ini juga dirasakan sangat penting untuk mencegah timbulnya sekularisme dalam bidang ilmu pengetahuan. Hal ini juga penting dilakukan dalam rangka menghasilkan lulusan pendidikan yang utuh, yaitu pribadi yang berpikir integrated. Kata kunci : Integrasi keilmuan, IAIN, UIN
STRATEGI PEMILIHAN DAN PENINGKATAN SDM AMIL YANG INOVATIF DAN BERDAYA MASLAHAH Habibi, Ahmad
ASAS Vol. 5 No. 1 (2013): Asas, Vol. 5, No.1, Januari 2013
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v5i1.1684

Abstract

Abstrak: Pada masa kini banyak sekali badan amil zakat yang bermunculan, dibentuk dari organisasi masyarakat yang ada. Dari berbagai badan amil zakat yang ada, kita harus selektif dalam memilih mana badan amil yang bisa kita percaya utuk menyalurkan zakat kita. Selain itu perlunya petugas Amil zakat yang mempunyai kapabilitas dan bisa dipercaya untuk mengelola zakat secara optimal dan penyaluran yang efektif dan efesien. Rekruitmen amil harus benar-benar selektif agar anggota-anggota amil pada badan Amil Zakat berdaya guna dan mempunyai kemampuan yang dapat dipertanggunjawabkan Kata Kunci : Amil, Inovatif, Maslahah
ADAT COMMUNITY IN THE VILLAGE GOVERNMENT: STATE AND SOCIETY RELATIONS IN INDONESIA Syukur, Iskandar
ASAS Vol. 5 No. 1 (2013): Asas, Vol. 5, No.1, Januari 2013
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v5i1.1686

Abstract

Abstrak: Reformasi politik yang dimulai sejak tahun 1998 di Indonesia telah menciptakan Undang-Undang No. 22/1999, kemudian direvisi oleh Undang-Undang No. 32/2004 sebagai kerangka kerja dalam menata hubungan antara Negara dan rakyat pada tingkat desa. Kedua UU tersebut sebagai pengganti Undang-Undang No. 5/1979 sebagai produk rezim Orde Baru. Undang-Undang No. 5/1979 telah menyeragamkan bentuk sistem pemerintahan desa sehingga sama sekali tidak memberikan peluang bagi berjalannya suatu sistem pemerintahan adat (perpaduan) pada desa masyarakat adat tertentu, sehingga hubungan antara negara dan rakyat diikat dengan kerangka sentralistik. Namun sejauh keberadaan Badan Permusyawaratn Desa (BPD) dibahas, kerangka kerja yang dibangun oleh Undang-Undang No. 32/2004 tersebut belum menciptakan hubungan yang baik antara negera dan rakyat pada desa masyarakjat adat, terutama pada desa masyarakat adat saibatin karena belum mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat adat yang bersangkutan. Keywords: Adat Community, Village Government, State and Society Relations.
WAKAF PRODUKTIF DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT Kurniawan, Muhammad
ASAS Vol. 5 No. 1 (2013): Asas, Vol. 5, No.1, Januari 2013
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v5i1.1687

Abstract

Abstrak: Management of communal ownership productively as enableness effort of public becomes important thing of which cannot be avoided. Now various problems knocks over Indonesia resident, from problem the increasing of poorness, level of unemployment and its(the minim level of education. This thing deservedly becomes governmental attention in overcoming the problem. One of alternative which can be done is through enableness of communal ownership productively. For the shake of realized [by] it purpose of main of communal ownership to overcome this problem is needing existence of active participation from the side of non government, in this case is public. Public, especially rich faction, has ability to assist lightens grief of poor public. If public potency ( rich) this can be coordinated and is managed carefully, hence this thing can give alternative of contribution of positive solution to above mentioned poorness problem. Keyword : Wakaf Produktif, Pemberdayaan Ekonomi

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 01 (2025): Asas, Vol. 17, No. 01 Juni 2025 Vol. 16 No. 2 (2024): Asas, Vol. 16, No. 02 Desember 2024 Vol. 16 No. 1 (2024): Asas, Vol. 16, No. 01 Juni 2024 Vol. 15 No. 02 (2023): Asas, Vol. 15, No. 02 Desember 2023 Vol. 15 No. 01 (2023): Asas, Vol. 15, No. 01 Juli 2023 Vol. 14 No. 02 (2022): Asas, Vol. 14, No. 02 Desember 2022 Vol. 14 No. 01 (2022): Asas, Vol. 14, No. 01 Juli 2022 Vol. 13 No. 2 (2021): Asas, Vol. 13, No. 02 Desember 2021 Vol. 13 No. 1 (2021): Asas, Vol. 13, No. 01 Juni 2021 Vol. 12 No. 01 (2020): Asas, Vol. 12, No. 01 Juli 2020 Vol. 12 No. 2 (2020): Asas, Vol. 12, No. 01 Desember 2020 Vol. 11 No. 01 (2019): : Asas, Vol. 11, No. 01 Januari 2019 Vol. 11 No. 2 (2019): : Asas, Vol. 11, No. 02 Desember 2019 Vol. 10 No. 02 (2018): Jurnal Asas Vol. 10 No. 01 (2018): Jurnal Asas Vol. 9 No. 2 (2017): Asas, Vol. 09, No. 2 Juni 2017 Vol. 9 No. 1 (2017): Asas, Vol. 9, No. 1, Januari 2017 Vol. 8 No. 2 (2016): Asas, Vol. 8, No. 2, Juni 2016 Vol. 8 No. 1 (2016): Asas, Vol. 8, No. 1, Januari 2016 Vol. 7 No. 2 (2015): Asas, Vol. 7, No. 2, Juni 2015 Vol. 7 No. 1 (2015): Asas, Vol. 7, No. 1, Januari 2015 Vol. 6 No. 2 (2014): Asas, Vol.6, No.2, Juni 2014 Vol. 6 No. 1 (2014): Asas, Vol.6, No.1, Januari 2014 Vol. 5 No. 2 (2013): Asas, Vol. 5, No.2, Juni 2013 Vol. 5 No. 1 (2013): Asas, Vol. 5, No.1, Januari 2013 Vol. 4 No. 2 (2012): Asas, Vol. 4, No. 2, Juni 2012 Vol. 4 No. 1 (2012): Asas, Vol. 4, No. 1, Januari 2012 Vol. 3 No. 2 (2011): Asas, Vol. 3, No. 2, Juni 2011 Vol. 3 No. 1 (2011): Asas, Vol. 3, No. 1, Januari 2011 Vol. 2 No. 2 (2010): Jurnal Asas Juli 2010 Vol. 2 No. 1 (2010): Jurnal Asas Januari 2010 More Issue