cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal KALAM
ISSN : 08539510     EISSN : 25407759     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
KALAM (ISSN 0853-9510; E-ISSN: 2540-7759) is a journal published by the Ushuluddin Faculty, Raden Intan State Islamic University of Lampung, INDONESIA. KALAM published twice a year. KALAM focused on the Islamic studies, especially the basic sciences of Islam, including the study of the Qur’an, Hadith, Islamic Philosophy, Theology, and Mysticism. It is intended to communicate original research and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. Every article submitted and will be published by Kalam will review by two peer review through a double-blind review process. KALAM has been accredited by The Ministry of Research, Technology, and Higher Education, the Republic of Indonesia as an academic journal (SK Dirjen PRP Kemenristekdikti No. 1/E/KPT/2015).
Arjuna Subject : -
Articles 209 Documents
SIGNIFIKANSI AJARAN MU’TAZILAH TERHADAP EKSISTENSI FILSAFAT DI DUNIA ISLAM Zaeny, Ahmad
KALAM Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i1.322

Abstract

Sejarah menerangkan bahwa di masa kekhalifahan Abu Ja’far Abdullah al-Ma’mu>n, aliran Mu’tazilah mengalami kejayaan dan menjadi mazhab resmi negara. Sebagai penganut faham Mu’tazilah yang fanatik, Khalifah Al-Ma’mu>n bahkan mengekspresikan kefanatikannya dengan mengadakan mihnah (inkuisisi) terhadap orang lain yang tidak menganut faham tersebut. Mihnah terus berlangsung hingga ke masa khalifah al-Mutawakkil. Terlepas dari konflik ideologi yang telah menimbulkan kekerasan dan paksaan, harus diakui Mu’tazilah juga memberikan kontribusi yang cukup besar kepada dunia Islam; karena melalui merekalah pintu filsafat dibuka, dan mereka pulalah yang mempertahankan Islam dari serangan orang-orang di luar Islam yang menggunakan filsafat.
MENGENAL FILSAFAT DAN KARAKTERISTIKNYA Ritaudin, M. Sidi
KALAM Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i1.324

Abstract

Filsafat sering dipandang sebagai suatu ilmu yang sulit difahami. Hal ini dapat dimaklumi karena dari semua cabang ilmu pengetahuan, bidang filsafat adalah bidang yang paling sulit karena ia menggunakan terma yang abstrak. Meskipun demikian, ilmu filsafat adalah ilmu tentang kebijaksanaan. Dengan mempelajarinya manusia akan mampu menjalani kehidupan secara lebih terarah dan bermakna. Mengenal filsafat dengan karakteristiknya, mulai dari asal usul, definisi, objek, susunan, tujuan, fungsi dan kegunaanmya dapat membantu para pencintanya untuk memahami essensi kehidupan.
KEMISKINAN, PEREMPUAN DAN AGAMA Taufik, Taufik
KALAM Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i1.325

Abstract

Kemiskinan telah menjadi persoalan serius yang dihadapi masyarakat kontemporer. Problem ini seringkali menempatkan kaum perempuan pada posisi yang tidak menguntungkan. Pada satu sisi, perempuan dituntut untuk berperan di semua sektor, namun di lain sisi muncul tuntutan agar perempuan tidak melupakan ”kodratnya” sebagai perempuan. Artikel ini mencoba mengulas peran agama dalam mengentaskan kemiskinan dan ketertindasan perempuan. Mengingat agama memiliki seperangkat nilai dapat dijadikan sebagai pedoman dalam menggerakkan spirit perubahan sekaligus pemberdayaan bagi kaum perempuan.
ISLAM, POLIGAMI DAN PERLINDUNGAN KAUM PEREMPUAN Hermanto, Agus
KALAM Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i1.326

Abstract

Berdasarkan fakta sejarah, praktek poligami sebenarnya sudah dilakukan oleh umat sebelum datangnya agama Islam. Ketika Islam datang, aturan tentang poligami muncul dalam rangka menyempurnakan syari’ah sebelumnya sekaligus untuk mengatur, membatasi dan memberikan suatu solusi bagi kebutuhan biologis manusia. Meski Islam memberi peluang bagi kaum pria untuk berpoligami, namun peluang tersebut sangat terbatas dan hanya dapat diberikan jika seseorang mampu berbuat adil dalam arti yang sebenar-benarnya. Oleh karena keadilan bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk dilakukan, dapat disimpulkan bahwa meski Islam membolehkan poligami tetapi kecenderungan utamanya adalah monogami.
KONSEP ‘IRFAN DALAM SAJAK-SAJAK IMAM KHOMEINI Putra, Andi Eka
KALAM Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i1.327

Abstract

Imam Khomeini (1902 M—1989 M) adalah sosok sufi yang produktif yang banyak menulis buku-buku bertema ‘irfan. Ia menggunakan istilah ‘irfan, bukan tasawuf, karena dalam mazhab Syi’ah istilah ‘irfan lebih populer ketimbang tasawuf. Sejak usia muda Imam Khomeini sudah menulis dan mengamalkan ajaran sufi. Pemikirannya tentang ‘irfan banyak dituangkan dalam bentuk sajak sufistik. Sajak merupakan media bagi Imam Khomeini untuk menyampaikan kerinduannya kepada Allah. Jenis ‘irfan dalam pandangan Imam Khomeini cenderung simbolik dan menggunakan ungkapan-ungkapan filosofis. ‘Irfan dan filsafat dalam pandangan Imam Khomeini tidak terpisah. Bahkan jika dikelompokkan, maka model ‘irfan Imam Khomeini adalah ‘irfan atau tasawuf falsafi.
AGAMA, KEKERASAN DAN PLURALISME DALAM ISLAM Wibisono, M. Yusuf
KALAM Vol 9 No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i2.328

Abstract

Konflik antar agama/keyakinan yang disertai kekerasan telah menimbulkan banyak kerusakan baik secara fisik maupun psikologis pada para penganut agama. Padahal, kehadiran agama seharusnya justru menjadi solusi dalam mencegah konflik antar sesama umat manusia melalui pemahaman yang benar terhadap dalil Ilahiyah yang sakral. Islam, sebagai ajaran kasih sayang (rahmatan lil alamin) menawarkan spirit pluralisme sebagaimana termaktub dalam al-Qura’an. Menurut prinsip dasar Islam, manusia harus mampu menangani perbedaan-perbedaan keyakinan di antara mereka dengan cara berkeadaban, sambil menyerahkan penilaian akhir mengenai kebenaran yang absolut kepada Tuhan Yang Maha Bijaksana.
Islam dan Radikalisme: Upaya Antisipasi dan Penanggulangannya Ruslan, Idrus
KALAM Vol 9 No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i2.329

Abstract

Sejak tragedi pemboman WTC tanggal 11 September 2001 yang disusul dengan rangkaian peledakan bom di sejumlah negara, banyak orang non Muslim yang berasumsi bahwa ajaran Islam identik dengan radikalisme. Walaupun assumsi yang berkembang itu dapat dimaklumi, namun keyakinan tersebut tentu saja tidak sepenuhnya benar. Karena meskipun terdapat sekelompok orang Islam yang berbuat radikal, akan tetapi mayoritas Muslim justru bertentangan dengan mereka. Lagi pula, jika dicermati secara mendalam, sesungguhnya Islam sama sekali tidak mentolerir tindakan radikal. Ia adalah agama kasih sayang yang sangat mendodrong penganutnya untuk berbuat baik terhadap orang lain, termasuk kepada orang-orang non-Muslim. Artikel ini menawarkan beberapa upaya strategis dalam mengantisipasi dan menanggulangi bahaya radikalisme-terorisme.
Membendung Radikalisme Dalam Dunia Pendidikan Melalui Pendekatan Brain Based Learning Sesmiarni, Zulfani
KALAM Vol 9 No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i2.330

Abstract

Dunia pendidikan dewasa ini sering diwarnai oleh tindak kekerasan, tawuran antar sekolah, perkelahian antar pelajar sampai kepada pembunuhan antar pelajar. Ironisnya masalah tersebut terjadi pada lembaga pendidikan formal yang menjadi tempat pembentukan budaya dan karekter peserta didik. Artikel ini ini menawarkan suatu solusi untuk mencegah/menekan aksi kekerasan di kalangan pelajar melalui penggunaan metode pembelajaran brain-based teaching Metode ini menggabungkan 5 aspek pembelajaran yakni aspek emosional, sosial, kognitif, fisik dan reflektif. Pembentukan pribadi peserta didik dimulai dalam bentuk pembelajaran di kelas untuk mengembangkan kemampuan, potensi dan kompetensi peserta didik. Dengan cara ini peserta didik diharapkan terhindar dari berbagai kekerasan dan sikap apatis lainnya karena mereka telah dididik dalam suasana pembelajaran yang damai dan menyenangkan.
Radikalisme di Indonesia: Antara Historisitas dan Antropisitas Asrori, Ahmad
KALAM Vol 9 No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i2.331

Abstract

Studi ini mencoba menganalisis faktor-faktor yang mendorong munculnya radikalisme di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sekurang-kurangnya ada 3 faktor, yakni pertama, perkembangan di tingkat global, Kedua, penyebaran paham Wahabisme dan yang ketiga adalah kemiskinan. Situasi yang kacau di negara-negara Timur Tengah khususnya di Afghanistan, Palestina, Irak, Yaman, Mesir, Syiria, dan Turki, dipandang oleh kelompok-radikal sebagai akibat dari campur tangan Amerika, Israel, dan sekutunya. Pada saat yang sama, Masuknya faham Wahabisme yang mengagungkan budaya Islam ala Arab yang konservatif ke Indonesia telah ikut mendorong timbulnya kelompok eksklusif yang sering menuduh orang lain yang berada di luar kelompok mereka sebagai musuh, kafir dan boleh diperangi. Faktor ketiga adalah kemiskinan. Meski faktor ini tidak secara langsung berpengaruh terhadap merebaknya aksi radikalisme, namun perasaan sebagai elemen masyarakat yang termarjinalkan dapat menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk terjebak dalam proganda radikalisme.
KONTRIBUSI FILSAFAT PERENIAL DALAM MEMINIMALISIR GERAKAN RADIKAL Nur, Muhammad
KALAM Vol 9 No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i2.332

Abstract

Artikel ini menawarkan suatu solusi strategis yang dapat diterapkan dalam rangka mengcounter dan mencegah berkembangnya ideologi radikal melalui pendekatan filsafat perennial. Agama, pada satu sisi, bisa menjadi sumber perdamaian. Namun, pada sisi yang lain, agama juga bisa dijadikan stimulan untuk menciptakan konflik. Titik lemah inilah yang dimanfaatkan oleh kelompok radikal-fundamentalis untuk menjadikan agama sebagai alat jastifikasi bagi aksi dan propaganda mereka. Dengan menggunakan pendekatan filsafat perennial, propaganda ekslusifisme yang dikembangkan oleh kelompok radikal dapat dilawan. Lebih jauh lagi, Melalui cara ini pula, upaya memperkuat konsep Bhinneka tunggal Ika dalam rangka membangun masyarakat Indonesia yang sadar pluralitas dapat lebih mudah dilaksanakan.