cover
Contact Name
Nadirsah Hawari
Contact Email
nadirsahhawari@radenintan.ac.id
Phone
0812-72529387
Journal Mail Official
nadirsahhawari@radenintan.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan Lampung Jl.Letkol Endro Suratmin No.1 Sukarame Bandar Lampung, 35131
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
ISSN : 02164396     EISSN : 26556057     DOI : 10.24042
Core Subject : Social,
Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jurnal Tapis membahas tentang tema-tema politik, pemerintahan dan isu-isu politik Islam kontemporer dengan frekuensi terbit sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Jurnal Tapis berkolaborasi dengan Asosiasi Program Studi Ilmu Politik (APSIPOL). Dewan Editorial Jurnal Tapis mengundang ahli, cendekiawan, praktisi, mahasiswa, dan intelektual untuk menyumbangkan naskah ke Jurnal. Naskah bisa berupa hasil penelitian, kajian literatur, dan studi pemikiran tentang perkembangan politik Islam di Indonesia. Naskah akan diulas menggunakan double-blind peer-reviewer. Dimana mitra bebestari berasal dari universitas dan institusi akademik nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
UPAYA PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN SUKARAME Qohar, Abd,; Qohar, Abd; Wakhid, Ali Abdul
JURNAL TAPIS Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v14i1.2857

Abstract

Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang baik diperlukan aparat yang memiliki mobilitas tinggi untuk berkerja dengan penuh kesadaran. Salah satu abdi masyarakat adalah pegawai negeri sipil. Pokok masalah dalam penelitian ini adalah : (1) bagaimana upaya pimpinan (camat) dalam meningkatkan kinerja aparat pemerintah pada Kantor Camat Sukarame?; (2) apa faktor-faktor pedukung dan penghambat upaya pimpinan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Sukarame ?. Penelitian bersifat deskriptif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi dengan pendekatan kualitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1). upaya pimpinan (camat) dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Sukarame mempunyai tiga aspek peran: Pertama, penunjuk jalan : esensi dan kekuatan peran sebagai penunjuk jalan adalah dimilikinya visi dan misi yang kuat; Kedua, menggalang, terdiri dari pemastian bahwa struktur, system, dan proses operasional organisasi mendukung tercapainnya visi dan misi organisasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan semua skateholders; Ketiga, pemberdayaan, yaitu kemampuan menyelesaikan segala persoalan yang ada
EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA KAMPANYE CALON BUPATI DI KABUPATEN PATI Widiyanti, Yulia; Mahdinian Sri S; Daimatul Nadwa; Ahmad Fauzan Hidayatullah; widayanti, yulia
JURNAL TAPIS Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v11i1.5429

Abstract

Sekarang ini media sosial banyak dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi politik, diantaranya adalah kampanye politik. Digunakan untuk mengiklankan profil calon dan program yang ditawarkan, serta membentuk pencitraan politik di masyarakat. Sebab media social doanggap cukup memberikan efek positif untuk mendongkrak popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas kandidat. Sekaligus dapat meningkatkan perolehan suara bagi calon-calon kandidat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis pengaruh media sosial dalam kampanye calon bupati di Kabupaten Pati. Dan menganalisis bagaimana respon netizen menghadapi kampanye dalam media sosial. Kampanye dalam media soSial juga mempunyai beberapa manfaat bagi lingkungan. Diantaranya adalah pengurangan penggunaan bahan plastik yang digunkan dalam banner, spanduk dan lain sebagainya. Hal ini dianggap sebagai hal yang lebih efektif dalam semua hal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan tipe deskriptif kuantitatif, data sekunder penelitian ini melalui proses pencarian data melalui media sosial. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan media sosial di Kabupaten Pati tinggi, namun efektifitas untuk kampanye masih sangat rendah karena pada penggunaan media cetak seperti pamflet, dan baliho tidak mencantumkan nama akun media social calon politik.
Etika Politik dalam Surat Yusuf dan Relevansinya terhadap Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila Nor Kholis; Irfa Rezqia; Istianah; Kholis, Nor
JURNAL TAPIS Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v10i1.6570

Abstract

Etika perlu dihadirkan dalam ranah politik agar semua bisa dicapai dengan baik serta mampu memberikan dampak positif bagi semua pihak. Di Indonesia nilai-nilai pancasila dijadikan sebagai landasan etika dalam berpolitik. Penelitian ini menelaah bagaimana nilai-nilai pancasila bisa terinternalisasikan dalam sistem politik dengan cara melakukan sintesis antara nilai-nilai pancasila terhadap kisah-kisah dalam Surat Yusuf. Penelitian ini menggunakan pendekatan sintesis – analisis untuk mencari titik temu antara kisah-kisah yang terdapat dalam Surat Yusuf dengan nilai-nilai yang tertuang dalam sila pancasila.
UPAYA PEMERINTAH DALAM MENANGANI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI LAMPUNG BARAT Syafitri, Aidila
JURNAL TAPIS Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v12i2.8307

Abstract

  Kebakaran Hutan memang menjadi suatu permasalahan yang sangat penting untuk di hadapi dan harus diselesaikan, sama halnya seperti yang sedang dihadapi oleh pemerintah yang ada di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) terkhusus dengan BPTN WIL. II LIWA, maka perlu untuk pemerintah melakukan upaya untuk meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang ada Lampung Barat. Dengan metode penelitian yang sesuai yakni Disaster Management Cycle (Nick W. Carter) yang memfokuskan pada tahapan-tahapan manajemen bencana yaitu:1. Pra Bencana 2. Masa Tanggap Darurat 3. Pasca Bencana serta dengan hasil wawancara dan observasi yang diperoleh aparatur TNBBS, masyarakat dan mitra TNBBS lainnya. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemerintah telah melakukan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan namun belum secara maksimal dari tahap pra bencana, masa tanggap darurat dan pasca bencana serta signifikansi dari upaya tersebut belum dapat dikatakan berhasil karena perluasan area terbakar yang setiap tahunnya meningkat.          
Evaluasi Qanun Aceh No 6/2014 tentang Hukum Jinayat di Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh Ridho Alhamdi; Qatrin Nada; Al-Hamdi, Ridho; Nada, Qatrin
JURNAL TAPIS Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v12i2.8502

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang evaluasi Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh serta faktor-faktor penentunya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terkait bagaimana evaluasi Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat di Kabupaten Gayo Lues serta faktor-faktor yang menentukan apa saja keberhasilan dan kegagalan kebijakan tersebut. Secara metodologis, artikel ini adalah hasil dari penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan dua teknik, yaitu studi dokumentasi dan wawancara secara mendalam. Untuk mengukur evaluasi terhadap qanun jinayat tersebut, penelitian ini menggunakan enam indikator, yaitu: efektivitas, efisiensi, responsivitas, kecukupan, perataan, dan ketepatan. Temuan dari studi ini menyatakan bahwa dari keenam indikator tersebut, empat di antaranya dikategorikan berhasil dan dua lainnya dikategorikan tidak berhasil. Adapun faktor yang menyebabkan keberhasilan dari qanun jinayat ini adalah efisiensi, responsivitas, kecukupan, dan ketepatan. Sementara itu, faktor yang menyebabkan kegagalan dari qanun ini adalah efektivitas dan perataan. Dengan demikian, evaluasi terhadap qanun ini dapat disimpulkan berhasil meski ada sejumlah perbaikan harus segera dilakukan agar qanun ini berjalan lebih baik lagi ke depannya. Di antaranya pemerintah dan para petugas bisa lebih adil dan lebih tegas lagi dalam memproses para pelanggar qanun jinayat di Kabupaten Gayo Lues.
Between Humanitarianism and Realpolitik: Analysing U.S. Support for the No-Fly Zone in Iraqi Kurdistan (1991–2003) Shawkat Ali, Hemn; Ameen Hussein, Jamal Mohammed
JURNAL TAPIS Vol 22 No 1 (2026): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v22i1.30431

Abstract

The U.S.-imposed no-fly zone (NFZ) in Iraqi Kurdistan (1991–2003) remains a pivotal yet contested case in international relations, situated at the complex intersection of humanitarian norms and realpolitik. While existing scholarship has explored the NFZ from various humanitarian or strategic perspectives, a theoretically cohesive and empirically grounded analysis of how humanitarian discourse was instrumentalized to achieve geopolitical objectives remains absent from the literature. This study rigorously analyses how the U.S. government utilised humanitarian rhetoric to validate extensive geopolitical objectives, particularly regional stabilisation and the containment of the Iraqi regime. The research employs an explanatory-analytical qualitative design, integrating critical discourse analysis and process tracing of declassified U.S. government documents, military operational reports, and diplomatic correspondence, along with peer-reviewed scholarship. Operations Provide Comfort (1991–1996) and Northern Watch (1997–2003) function as longitudinal case studies. The evidence indicates that liberal institutionalist humanitarian norms served as strategic enablers rather than normative limitations, enabling the U.S. to achieve neoclassical realist power goals while institutionalising conditional sovereignty principles that anticipated the Responsibility to Protect (R2P) doctrine. This study provides new empirical evidence of the strategic instrumentalization of norms, identifies mechanisms connecting rhetorical framing to geopolitical results, and offers critical insights for assessing contemporary interventions where strategic interests and humanitarian goals intersect.    
Local Democracy Challenges: Vote Buying and Elite Patronage in the 2024 North Gorontalo Election Santoso, Eka Putra B; Fata, Ahmad Khoirul; Dian Adi Perdana
JURNAL TAPIS Vol 22 No 1 (2026): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v22i1.30716

Abstract

This study analyzes the practices of money politics, patronage, and disputes over election results that led to a revote (PSU) in the dynamics of the regional elections in North Gorontalo Regency. It aims to explain how the relationships among political elites, business actors, and local networks shape voting behavior and influence the quality of local democracy. Employing a qualitative-analytical literature approach, this research analyzes official documents, Constitutional Court rulings, election supervisory reports, and relevant theories on vote buying and political clientelism. The findings reveal that the re-voting process did not necessarily improve democratic quality; instead, it increased political costs and strengthened candidates’ dependence on financial sponsors. Vote buying operated through patron–client mechanisms mediated by village officials and local brokers, making such practices difficult to prove within formal legal frameworks. Moreover, the legalistic interpretation of structured, systematic, and massive (TSM) violations allowed many substantive infractions to escape sanctions. These conditions indicate that local democracy remains largely procedural and tends toward oligarchic tendencies. Without reforms in political financing and stronger party institutionalization, local elections risk reproducing elite dominance rather than popular sovereignty.
Gerindra Party's Political Marketing Strategy in Increasing Vote Acquisition in the 2024 Legislative Elections in East Java Az-zahra, Tsanaa Shofiyyah; Suwarko, Andi; Ridha Amaliyah
JURNAL TAPIS Vol 22 No 1 (2026): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v22i1.30810

Abstract

This study analyzes the political marketing strategy of the Gerindra Party in increasing East Java Provincial Parliament (DPRD) seats from 15 to 21 (40 percent) in the 2024 General Election, and identifies key determinants of its electoral success. A qualitative case study design was employed, with data from in-depth interviews with 12 informants comprising party executives, legislative candidates, campaign teams, and voters from four sub-cultural regions of East Java (Arek, Madura, Mataraman, and Tapal Kuda), supplemented by observation and documentation, analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal that Gerindra applied eight integrated stages of the Market Oriented Party (MOP) framework, with three proving most determinant: the coattail effect of Prabowo Subianto, who secured 65 percent of East Java’s presidential votes; sub-cultural product adaptation across the four regions; and the mobilization of 100,000 trained witnesses supported by a real-time digital monitoring system. Total campaign expenditure reached Rp45 billion at the provincial board level and Rp2–4 billion per candidate. Patronage and clientelism were adaptively integrated within the MOP framework as complementary mobilization mechanisms. This study concludes that Gerindra’s electoral success resulted from the adaptive integration of modern political marketing with patronage-clientelism, calibrated to the socio-cultural characteristics of each sub-region. Theoretically, this study shows that the Political Market-Oriented Approach must be understood alongside patronage dynamics as a structural feature of Indonesian electoral democracy
Political Polarization and the Disruption of Digital Democracy in Indonesia: A Critical Reassessment of Political Science Perspectives Miinudin; Luthfi Muhyiddin; Rahmat, Maulana Bagus Rahmat
JURNAL TAPIS Vol 22 No 1 (2026): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v22i1.31149

Abstract

The digital era has fundamentally transformed Indonesia's political landscape, shifting the arena of contestation from physical spaces to complex algorithmic environments. The emergence of intense polarization, exacerbated by social media echo chambers and systematic information disruption through buzzers and bots, demands a paradigm shift in political science. This study aims to analyze the dynamics of digital polarization and its implications for democratic governance in Indonesia. Using a qualitative approach with a systematic literature review, this study analyzes approximately 140-150 academic sources (journal articles and books) published between 2021–2025. The literature selection is based on relevance to digital democracy, polarization, and computational politics, as well as credibility indexed in reputable academic databases. The analysis employs a thematic approach to identify recurring patterns related to algorithmic influence, affective polarization, and digital manipulation strategies. The results indicate that digital disruption in Indonesia is driven by algorithmic engineering that exploits social identities and amplifies emotional sentiments, leading to affective polarization. Furthermore, the use of cyber troops and astroturfing systematically undermines democratic deliberation by producing pseudo-public opinion. This study concludes that political science must evolve by integrating Computational Social Science and digital sociology to remain relevant in analyzing contemporary power structures. The research contributes theoretically by introducing an algorithmic perspective on political power and practically by offering a framework for strengthening democratic resilience in the digital age.

Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 1 (2026): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 18 No 1 (2022): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Politik Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Politik Islam Vol 9 No 1 (2013): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 8 No 2 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam More Issue