cover
Contact Name
M. Rikza Chamami
Contact Email
dimas@walisongo.ac.id
Phone
+6285281070111
Journal Mail Official
dimas@walisongo.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jl. Prof. Hamka - Rectorate Building, 3rd Floor Tambakaji Ngaliyan 50185 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan
ISSN : 14119188     EISSN : 25029428     DOI : https://doi.org/10.21580/dms
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan is a social-religious research journal published by Institute for Research and Community Services (LP2M), UIN Walisongo Semarang. The focus of this journal is to disseminate research results based on community services, increasing the capacity of society and community empowerment, and innovations of community empowerment in all districts around Indonesia. This journal covers textual and fieldwork studies on those issues from various fields including law, economy, social, philosophy, history, mysticism, art, theology, and others.
Articles 414 Documents
Metode Learning by Playing pada Aplikasi Perangkat Lunak Bahasa Inggris Dasar Usia Taman Kanak-Kanak Maya Rini Handayani
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 2 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.889 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.162.1099

Abstract

Starting in 2016, It is compulsory for every child in Indonesia to learn in kindergarten school  for 1 year according to the rules of UNESCO. This rule makes a lot of kindergartens providing alternative extra curricular such as Basic English extracurricular to attract parents to educate their children at the school. But unfortunately sometimes the school neglect the quality of school teachers who will teach the English extracurricular. It is make the writer provides an alternative solution for the kindergarten school to make an Basic English application. The created applications is the application of a basic level of English language by using the learning by playing method as an alternative learning. Method of learning by playing is a method of studying subjects for kindergarten children using the game. Therefore, application of Basic English is made using such methods. The benefits of the basic English application using the method of learning by playing are 1) to help teachers who teach basic English to minimize the errors in teaching, 2) to alleviate expenses to recruit new English teachers, and 3) to save the youth Muslim generation’sintelligence from an early age.
Peningkatan Kompetensi Profesional Guru melalui Penelitian Tindakan Kelas Muhammad Nafi Annury
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.559 KB) | DOI: 10.21580/dms.2018.182.3258

Abstract

This paper evokes efforts to increase teacher competency in the madrasa through classroom action research. In delivering knowledge, not only can it be done in the classroom, but it can also be done outside the classroom. Scientific work is also a professional value of a teacher, because the activity of writing scientific work supports the teaching profession, both in the learning and teaching process or in discussing to solve certain problems proposed. The problems identified in this community service program are: the teachers' knowledge and understanding of Classroom Action Research is still lacking, the teacher's experience in classroom action research is still lacking, the experience of preparing proposals is still lacking, and culture in research activities in the school environment is still lacking. The results obtained through this activity are there is an increase in the understanding of subject teachers in the implementation of Classroom Action Research, an increase in the ability of subject teachers in preparing proposals for Classroom Action Research at SMPIT Assalamah Ungaran and an increase in the ability of subject teachers in conducting Classroom Action Research. Tulisan ini mengunkap upaya peningkatan kompetensi guru di madrasah melalui penelitian tindakan kelas. Karya tulis ilmiah tidak hanya dapat dinikmati oleh peserta didik, tetapi juga oleh masyarakat luas. Karya ilmiah juga merupakan nilai profesionalisme dari seorang guru, karena kegiatan menulis karya ilmiah mendukung profesi guru, baik dalam proses belajar dan mengajar ataupun dalam berdiskusi untuk memecahkan masalah tertentu yang diajukan. Permasalahan yang diidentifkasi pada program pengabdian kepada masyarakat ini adalah: pengetahuan dan pemahaman para guru tentang Penelitian Tindakan Kelas masih kurang, pengalaman guru dalam hal penelitian tindakan kelas masih kurang, pengalaman menyusun proposal masih kurang, dan budaya dalam hal kegiatan penelitian di lingkungan sekolah masih kurang. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pemahaman para guru mapel disekolah dalam pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas, peningkatan kemampuan para guru mapel dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas di SMPIT Assalamah Ungaran dan terdapat peningkatan kemampuan para guru mapel dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas.
Pemberdayaan Masjid sebagai Fungsi Sosial dan Ekonomi bagi Jamaah Pemegang Saham Unit Usaha Bersama Ariana Suryorini
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.349 KB) | DOI: 10.21580/dms.2019.192.5126

Abstract

The function of the mosque is very universal, other than in the religious field, the mosque also has other functions which include religious/worship functions, educational functions, unifying functions of the people, social functions and economic functions. Islam places the mosque in a strategic position. Considering the strategic function of the mosque, it is necessary to provide good guidance, in terms of the physical building and the aspects of its prosperity. The mosque is expected to be a center of social and economic activity for its worshipers, not just a center for worship activities. Mosque empowerment is very important because it can provide a positive perspective related to the utilization of human resources through the empowerment of mosques for the welfare of Muslims. In the economic function of the empowerment of the Sirathal Mustaqim mosque through the activities of the Joint Business Unit (UB), whose ownership is pilgrims who have equity participation or capital ownership, which they refer to as shares of the business units they run, where profits are distributed to the owners or accompanying members of the capital in a meeting of capital owner members every year. The Joint Business Unit (UB) is named UB Rejeki Barokah, whose economic function activities are very diverse, both in the retail business of kiosks, services and goods credit business. Fungsi masjid sangat universal, selain di bidang keagamaan, masjid juga mempunyai fungsi lain yang meliputi fungsi keagamaan/peribadatan, fungsi pendidikan, fungsi pemersatu umat, fungsi sosial dan fungsi ekonomi. Islam menempatkan masjid dalam posisi yang strategis. Mengingat fungsi masjid yang strategis maka perlu pembinaan secara baik, dari segi fisik bangunan maupun segi kegiatan pemakmurannnya. Masjid diharapkan bisa menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi bagi para jamaahnya, tidak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah saja. Pemberdayaan masjid menjadi hal yang sangat penting karena dapat memberikan perspektif positif terkait pemanfaatan sumber daya manusia melalui pemberdayaan masjid untuk kesejahteraan umat Islam. Dalam fungsi ekonomi pemberdayaan masjid Sirathal Mustaqim melalui aktivitas unit Usaha Bersama (UB), yang kepemilikannya adalah jamaah yang mempunyai penyertaan atau kepemilikan modal, yang mereka sebut seperti saham dari unit usaha yang mereka jalankan, dimana keuntungannya dibagikan kepada jamaah pemilik atau penyerta modal tersebut dalam rapat anggota Pemilik modal setiap tahunnya. Unit Usaha Bersama (UB) tersebut bernama UB Rejeki Barokah, yang aktivitas fungsi ekononominya sangat beragam, baik dalam usaha retail kios, jasa maupun usaha perkreditan barang.
PENGUATAN KAPASITAS SDM TA’MIR MASJID ATTAUBAH LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS 1 SEMARANG DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBINAAN KEAGAMAAN BAGI NARAPIDANA Moh Fauzi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.155 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.402

Abstract

Narapidana sebagai manusia yang dirampas hak-hak kebebasannya selaludihinggapi perasaan suntuk dan gundah-gelisah. Namun Narapidana yangmenjadi Ta’mir Masjid At-Taubah di Lapas Klas 1 kedungpane dituntutmenjadi imam Shalat, pengajar Fasholatan, BTA, dan Madrasah Diniyyah.Kondisi di atas membutuhkan program pendampingan dengan menggunakanmodel Participatory Action Research (PAR) yang selalu memperhatikan siklusrencana-aksi–refleksi (plan-action-reflection cycle). Dalam implementasinya,pengabdi menggunakan strategi pembelajar orang dewasa yang menyenangkan,seperti pembuatan Buku Mimpi dan kegiatan out bound.Hasil pendampingan telah dapat menumbuhkan ”semangat hidup baru”untuk membuka ”lembaran baru” dari Mitra Dampingan, sehingga mempunyaimimpi luhur ”ingin menjadi murabbi yang sukses”. Mitra Dampingan juga menjadi lebih tahu dan dapat mempraktikkan bacaanbacaan gharibil qur’an dengan lebih fasih (benar dan tepat).
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis ICT pada Lembaga Pendidikan Non-Formal TPQ Muslih Muslih
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 2 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.349 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.162.1090

Abstract

It is the fact that technology has developed rapidly today. Such a development has influenced communication pattern among people, including communication in the field of education, particularly the process of instruction in a class between teacher and student. Audio visual aids began to be utilized to deliver educational messages. In this case, these audio visual aids were functioned  not merely as device aids in education but more than that they can function as an effecitve educational message deliverer. To support the success of teaching and learning process in a class, the utilization of audio visual aids need to be maximized. The utilization of instructional media, especially the ones based on Information and Communication Technology (ICT) is a must and need to be adopted by all teachers today if they wish to have effective and efficient instructions. This is valid for not only teachers who work in formal educational institution like a school, but also for teachers working in non-formal educational institution such as educational park of the Quran (TPQ).
Pendampingan Pengukuran Arah Kiblat Masjid di Rancabango Garut Fahmi Fatwa Rosyadi Satria Hamdani; Ramdan Fawzi; Rifki Gapuraning Syahid
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1237.183 KB) | DOI: 10.21580/dms.2018.181.2911

Abstract

Facing Ka’bah is one of the requirements for the validity of prayer. Problem in straightening saf in mosques had become a heavy topic, Some Council of Mosque Prosperity (DKM) assumes that straightening direction qibla means rebuilding the mosque, whereas what should be changed is only the direction of the saf prayer). Some mosques in the village of Rancabango Sub-Distrik Tarogong Kaler and village of Wangunsari Kampung Areng Lembang, the direction of qibla should be re-verified by the institutions that have the force of law. Therefore, this research aims to know the opinions of the muftis in determining the qibla direction and the factors that influence the inaccuracy of the qibla direction. The methods used in this research is descriptive-analysis, that is describing systematically and factually about facts, conditions, and situation of the mosque building. It can be concluded that the muftis agree about the condition of facing the qibla for people who looks the Ka’bah, then the prayer faces/overlooks ‘ainul Ka’bah, whereas for people who cannot see the Ka’bah, then the prayer faces towards jihatul Ka’bah.  As for the direction of mosques showed that some mosques still have an accuracy that is less accurate to the price of the specified angle. Menghadap Ka`bah adalah salah satu persyaratan untuk validitas doa. Masalah dalam meluruskan saf di masjid telah menjadi topik yang berat, Beberapa Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menganggap bahwa meluruskan arah kiblat berarti membangun kembali masjid, padahal apa yang perlu diubah hanyalah arah saf sholatnya saja. Beberapa masjid di desa Rancabango Kecamatan Tarogong Kaler dan juga desa Wangunsari Kampung Areng Lembang, arah kiblat perlu diverifikasi ulang oleh institusi yang memiliki kekuatan hukum. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat para mufti dalam menentukan arah kiblat dan faktor-faktor yang mempengaruhi melencengnya arah kiblat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-analisis, yaitu menggambarkan secara sistematis dan faktual tentang fakta, kondisi, dan situasi bangunan masjid. Dapat disimpulkan bahwa para mufti setuju tentang kondisi menghadapi kiblat bagi orang-orang yang melihat Ka'bah, maka doa menghadap / menghadap 'ainul Ka'bah, sedangkan bagi orang-orang yang tidak dapat melihat Ka'bah, maka doa menghadap ke arah jihatul Ka'bah. Adapun arah masjid menunjukkan bahwa beberapa masjid masih memiliki akurasi yang kurang akurat dengan harga sudut yang ditentukan.
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT SRIGING PATEMON GUNUNGPATI SEMARANG MELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM Lianah Lianah; Anila Umriana; Fakhrudin Aziz
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 13 No. 2 Tahun 2013
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.29 KB) | DOI: 10.21580/dms.2013.132.62

Abstract

Pengabdian pada masyarakat merupakan upaya untuk memberdayakan masyarakat dalam berbagai aspek. Tulisan ini memaparkan tentang program pendampingan terhadap petani jamur tiram.   Kegiatan bertujuan mendampingi petani jamur tiram yang “mandeg” karena mengalami kendala. Program ini merupakan tindak lanjut dari program yang dilakukan oleh pendamping sebelumnya. Program ini berupaya memberikan bimbingan dan pendampingan dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi. Pendampingan ini meliputi teknis pengolahan, strategi perawatan, dan strategi pasar.Strategi dan pendekatan yang dilakukan  adalah Community Based Development (CBD), Focus Group Discusion (FGD), Kemitraan, Partisipatif,dan penerapan teknologi tepat guna ( TTG). Hasil kegiatan budidaya jamur tiram kelompok tani terbukti efektif sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan taraf ekonomi rakyat. Upaya ini sebagai titik tolak untuk mengembangkan usaha-usaha produktif lain yang berorientasi  pada  pengentasan kemiskinan, tercipta lapangan pekerjaan  di lingkungan sekitar, mengatasi pengangguran dan pengambangan kelompok  petani jamur yang  sejahtera.
Inisiasi Gerakan Jamaah Maiyah dalam Pengurangan Potensi Konflik Sosial Mada Marhaenesia Yuantomoputra; Janianton Damanik
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.644 KB) | DOI: 10.21580/dms.2021.211.6946

Abstract

Potensi konflik sosial di masyarakat diakibatkan oleh keberagaman dan perbedaan suku, agama, ras, dan golongan. Melalui sudut pandang gerakan sosial, Jamaah Maiyah di forum Mocopat Syafaat memperlihatkan adanya resolusi konflik dalam masyarakat. Peneliti bertujuan untuk melihat bentuk inisiasi dan efektifitas Jamaah Maiyah di forum Mocopat Syafaat dalam upayanya mengurangi potensi konflik tersebut. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dan pendekatan observasi partisipatif untuk melihat fenomena Jamaah Maiyah secara langsung. Data hasil wawancara diperoleh dari informan utama dan pendukung dengan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan model interaktif melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, tampilan data, dan gambaran kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk inisiasi yang dilakukan Jamaah Maiyah adalah dengan melakukan diskusi rutin dalam forum pengajian Mocopat Syafaat. Konsep ‘Sinau Bareng’ dalam Maiyah merupakan perspektif untuk saling bertukar pikiran yang berdampak terhadap perubahan perilaku individu. Keberadaan Jamaah Maiyah secara efektif mampu meresolusi konflik berdasarkan aspek tujuan, integrasi, dan adaptasinya. Hal tersebut membuktikan bahwa Jamaah Maiyah merupakan gerakan sosial alternatif. The potential of social conflict in society will always exist due to diversity and differences in ethnic, religion, race, and groups. The point of view of the social movement, Jamaah Maiyah in the Mocopat Syafaat forum shows the existence of conflict resolution in society. The purpose is to see the form of initiation and effectiveness in reducing the potential of conflict. This research uses qualitative methods and participatory observation approaches, to see the Jamaah Maiyah phenomenon. Interview data were obtained from the main and supporting informants by using purposive sampling. The data analysis technique used an interactive model through three stages; namely data reduction, data display, and conclusions. The results showed that the form of initiation carried out by Jamaah Maiyah was conducting regular discussions in the Mocopat Syafaat forum. The concept of 'Sinau Bareng' in Maiyah is a perspective for exchanging ideas that have an impact to changes individual behavior. The existence of Jamaah Maiyah was effective able to resolve conflicts based on aspects of purpose, integration and adaptation. This also proves that Jamaah Maiyah is an alternative social movement.  
Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Eceng gondok (Eichornia crassipes) Menjadi Pupuk Kompos Cair Untuk Mengurangi Pencemaran Air dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Karangkimpul Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kotamadya Semarang Kusrinah Kusrinah; Alwiyah Nurhayati; Nur Hayati
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 1 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.664 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.161.890

Abstract

Hyacinth (Eichornia crassipes) is known as one of the weeds that have grown high speed so potentially damaging to the aquatic environment. Presence at the water hyacinth has its own important values associated with the sustainability of aquatic ecosystems, namely as a producer. Community service activities aims to provide training and mentoring utilization of water hyacinth into liquid compost to reduce water pollution and improve the local economy Karangkimpul Village Kaligawe Gayamsari District Semarang City. Location of community service is an area of marsh overgrown with water hyacinth. Community service that has been taken is focused on how simple and appropriate technology can be used by the public through the processing of water hyacinth into products such as liquid compost. The debriefing is given in the form of the theory and practice of composting, packaging and product marketing strategies. Liquid compost product made from the water hyacinth is expected to support the national fertilizer demand and improve people's lives.Eceng gondok (Eichornia crassipes) dikenal sebagai salah satu gulma yang memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga berpotensi merusak lingkungan perairan. Keberadaan eceng gondok di perairan memiliki nilai penting tersendiri terkait dengan keberlangsungan ekosistem perairan yaitu sebagai produsen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan eceng gondok menjadi pupuk kompos cair untuk  mengurangi pencemaran air dan meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Karangkimpul Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Lokasi pengabdian masyarakat merupakan daerah rawa yang banyak ditumbuhi eceng gondok. Pengabdian masyarakat yang telah ditempuh ini menitikberatkan pada bagaimana teknologi sederhana dan tepat guna dapat digunakan oleh masyarakat melalui pengolahan eceng gondok menjadi produk berupa pupuk kompos cair. Pembekalan yang diberikan kepada masyarakat berupa teori dan praktik pembuatan pupuk kompos, pengemasan dan strategi pemasaran produk. Produk pupuk kompos cair berbahan dasar eceng gondok diharapkan dapat mendukung kebutuhan pupuk nasional dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Desa Karangkimpul Kecamatan Gayamsari Kota Semarang.
Mengemas Kelas Bahasa Inggris (EFL) melalui Joyful Learning Based Social Constructivism Pedagogy Husnul Huda; Nuna Mustikawati Dewi; Lulut Widyaningrum
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.695 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.172.2428

Abstract

Joyful Learning as a learning process in which there is a strong cohesion between educators and learners, without any feelings of forced or depressed to make learners dare to do, dare to try, dare to ask, express opinions, and defend opinions so as not to fear wrong, ridiculed , underestimated and depressed. The purpose of this article is to illustrate the empowerment of madrasah English teachers with Joyful Learnig-Based Social Constructivism Pedagogy in the EFL Class. In implementing the concept of joyful based social constructivism pedagogy, the program is designed in four stages including socialization and training; class-class modeling; teacher engagement in classroom practice; and mentoring teachers to practice independently in the classes. In general, the English teachers in the two accompanying madrassas have been able to implement the concept of joyful based social constructivism pedagogy through a variety of methods and techniques that vary especially in brainstorming and ice breaking.Joyful Learning  sebagai suatu proses pembelajaran yang didalamnya terdapat sebuah kohesi yang kuat antara pendidik dan peserta didik, tanpa ada perasaan terpaksa atau tertekan sehingga membuat peserta didik berani berbuat, berani mencoba, berani bertanya, mengemukakan pendapat, dan mempertahankan pendapat  sehingga tidak takut salah, ditertawakan, diremehkan  dan  tertekan. Tujuan dari artikel ini adalah menggambarkan pemberdayaan guru bahasa Inggris madrasah dengan Joyful Learnig-Based Social Constructivism Pedagogy dalam Kelas EFL. Dalam mengimplemetasikan konsep joyful based social constructivism pedagogy ini, program didesain dalam empat tahap yang meliputi sosialisasi dan pelatihan; pemberian modelling dikelas-kelas; pelibatan guru dalam praktik di kelas-kelas; dan pendampingan guru untuk praktik secara mandiri di kelas-kelas. Secara umum, para guru bahasa Inggris di dua madrasah yang didampingi sudah mampu mengimplemetasikan konsep joyful based social constructivism pedagogy melalui berbagai macam metode dan teknik yang bervariasi khususnya dalam brainstorming dan ice breaking.