cover
Contact Name
M. Rikza Chamami
Contact Email
dimas@walisongo.ac.id
Phone
+6285281070111
Journal Mail Official
dimas@walisongo.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jl. Prof. Hamka - Rectorate Building, 3rd Floor Tambakaji Ngaliyan 50185 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan
ISSN : 14119188     EISSN : 25029428     DOI : https://doi.org/10.21580/dms
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan is a social-religious research journal published by Institute for Research and Community Services (LP2M), UIN Walisongo Semarang. The focus of this journal is to disseminate research results based on community services, increasing the capacity of society and community empowerment, and innovations of community empowerment in all districts around Indonesia. This journal covers textual and fieldwork studies on those issues from various fields including law, economy, social, philosophy, history, mysticism, art, theology, and others.
Articles 414 Documents
Penerapan Budaya Pengajaran Ala Pesantren di Lingkungan Dusun Sumberejo Lembeyan Wetan Magetan Nurul Khasanah; Maulida Nurhidayati; Ragil Pamungkas
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.07 KB) | DOI: 10.21580/dms.2020.201.5980

Abstract

Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) are activities that give students the opportunity to study and work in the community. This KPM is done in Sumber Rejo village Lembeyan Wetan District Magetan which began on 15 July 2019 until 15 August 2019. The activity begins by identifying the assets in Sumber Rejo village to be used for community empowerment. In Sumber Rejo village there are some well-utilized mushola and lack of interest to pray in the mosque. The activity chosen is the study of Mabadi ' Al-Fiqhiyyah by Sheikh Umar Ibn Abdul Jabbar and performed every Maghrib Ba'da in the mosque Nurul Hidayah RT 04 and the mosque Baitul Ikhlas at RT 05 with the division of time. For Mondays to Thursdays, the implementation of the Mabadi ' Al-Fiqhiyyah study activity is located at Mushola Nurul Hidayah. As for Friday to Sunday, this activity is located at the Mosque of Baitul Ikhlas. After the division of this time, to fill the void due to the division of time, in each mosque held also activities Sholawat al-Barzanji. Both activities gave a smooth walk and attracted people to pray in the Mushola. Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) merupakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar serta bekerja di masyarakat. KPM ini dilakukan di Dusun Sumber Rejo Desa Lembeyan Wetan Kabupaten Magetan yang mulai pada tanggal 15 Juli 2019 sampai dengan 15 Agustus 2019. Kegiatan dimulai dengan mengidentifikasi asset yang ada di Dusun Sumber Rejo untuk dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat. Di Dusun Sumber Rejo terdapat beberapa mushola yang masih belum dimanfaatkan dengan baik serta kurangnya minat masyarakat untuk sholat di masjid. Kegiatan yang dipilih adalah kajian kitab Mabadi’ Al-Fiqhiyyah karangan Syekh Umar Ibn Abdul Jabbar dan dilaksanakan setiap ba’da magrib di mushola Nurul Hidayah RT 04 dan mushola Baitul Ikhlas di RT 05 dengan pembagian waktu. Untuk hari senin hingga kamis, pelaksanaan kegiatan kajian kitab Mabadi’ Al-Fiqhiyyah bertempat di Mushola Nurul Hidayah. Sedangkan untuk hari Jum’at hingga minggu kegiatan ini bertempat di Mushola Baitul Ikhlas. Setelah diadakan pembagian waktu ini, untuk mengisi kekosongan karena adanya pembagian waktu, pada masing-masing mushola diadakan pula kegiatan sholawat al-Barzanji. Kedua kegiatan ini memberikan berjalan dengan lancar dan menarik minat masyarakat untuk berjamaah sholat di mushola.
PESANTREN BERBASIS WIRAUSAHA (Pemberdayaan Potensi Enterpreneurship Santri di Beberapa Pesantren Kaliwungu Kendal) Abdul Ghofur; Nur Asiyah; M Shofiyullah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 2 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.099 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.152.744

Abstract

Pemberdayaan masyarakat pesantren berbasis wirausaha ini pada prinsipnya untuk menjembatani permasalahan yang sering dialami santri, khususnya alumninya. Banyak alumni pondok pesantren, meski secara keilmuan relatif berhasil dan diakui di masyarakat, bahkan cenderung ditokohkan di daerahnya masing-masing, namun dalam segi perekonomian, mereka mengalami masalah. Oleh sebab itu diupayakan langkah tertentu, khususnya pemberdayaan potensi entrepreneurship. Pelaksanaan pemberdayaan potensi entrepreneurship yang dilakukan di tiga pondok pesantren di wilayah Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal, yaitu PP Miftahul Falah, PP ARIS dan PP ASPIR, setidaknya, dapat menggapai beberapa poin yang dapat menjembatani beberapa permasalahan di atas. Pertama, dengan mengikuti kegiatan ini, para peserta tergugah untuk melakukan kreasi, inovasi dalam merespon kebutuhan masyarakat sebagai sumber perekonomian. Kedua, ada kesadaran dari para peserta bahwa setiap barang dapat dimanfaatkan secara optimal. Ketiga, pentingnya pemanfaatan waktu secara lebih intensif untuk menghasilkan sebuah barang yang bernilai ekonomis dan dapat menjadi peluang income bagi mereka. Keempat, ada kesadaran dari para peserta akan arti pentingnya pemanfaatan lahan-lahan kosong agar lebih berdayaguna dan lebih produktif.
Penguatan Mutu Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) Melalui Metode Al-Masyhuroh Berbasis Life Skill Pengolahan Limbah Ikan pada Komunitas Nelayan Tanjung Mas Semarang Nur Khoiri; Mustopa Mustopa; Wirda Udaibah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.427 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.171.1504

Abstract

Assistance to the community is provided in order to provide education using fast, good and correct learning methods. In addition to literacy education of the Qur'an, coastal communities who work as fish seekers on average also need to be equipped with skills (life skill). Through education and training, coastal communities will have two advantages at once, first able to study the Qur'an quickly, rightly and correctly, and both gain knowledge about fish waste processing. Devotion is done also provide life skill education (life skills) such as processing pellets / feed from fish waste. Supply provided is not limited to the training course but also helps in the management of production permits and feasibility of processing the pellet, and find opportunities in marketing the processed products.
Participation Action Research dalam Membangun Kesadaran Pendidikan Anak di Lingkungan Perkampungan Transisi Kota Ali Muhtarom
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.518 KB) | DOI: 10.21580/dms.2018.182.3261

Abstract

This paper provides an overview of efforts to overcome the inequality of education of children in a village that is transitioning to urban society. Perkampungn close to the center of the crowd like terminals, shopping centers, tourist attractions and others. However, the reality of people in the region is not comparable to access to urban, industrial, and educational and government routes. The Tegal Jeruk Hamlet community has been left behind economically and also in education. Poverty is a source of problems from the underdevelopment of people in the region, so at the same time, it is found that many teenagers in this region experience uncertainty about the future due to difficult economic and educational affordability. Through the Particular Action Research (PAR) approach, this program is focused on building awareness of children's education in urban transition villages by conducting community service workshops and empowering youth through life skill education activities in the form of skills that they do not get in formal schools. Tulisan ini memberikan gambaran upaya mengatasi ketimpangan pendidikan anak di lingkungan perkampungan yang tengah bertransisi menuju masyarakat kota. Perkampungn yang dekat dengan pusat keramaian laiknya terminal, pusat perbelanjaan, tempat wisata dan lain-lain. Akan tetapi, realitas masyarakat di wilayah tersebut tidak sebanding akses ke jalur kota, perindustrian, maupun pusat pendidikan dan pemerintahan. Masyarakat Dusun Tegal Jeruk mengalami ketertinggalan secara ekonomi dan juga pendidikan. Kemiskinan menjadi sumber persoalan dari ketertinggalan masyarakat di wilayah tersebut, sehingga pada saat yang sama, banyak ditemukan kalangan masyarakat remaja di wilayah ini mengalami ketidakpastian masa depan karena ketidakterjangkauan pendidikan dan ekonomi yang sulit. Melalui pendekatan Particiopation action research (PAR), Program ini dititikberatkan kepada membangun kesadaran pendidikan anak di lingkungan perkampungan transisi kota dengan melakukan workshop pengabdian kepada masyarakatdan melakukan pemberdayaan kepada para remaja melalui kegiatan life skill education berupa keterampilan-keterampilan yang tidak banyak mereka dapat di sekolah formal.
Pendampingan Manajemen Pengelolaan Sampah di Masyarakat Desa Gagaksipat Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Winarto Winarto; Layyin Mahfiana; Zaidah Nur Rosyidah; Andi Wicaksono
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.383 KB) | DOI: 10.21580/dms.2019.192.5133

Abstract

This fostering program on waste management to the community of Gagaksipat is to provide the knowledge on how to manage waste properly. Further, it also aims not only to reduce waste but also to get beneficiat profit from the waste. The participants for this programm were 60 residents of Gagaksipat Village, Ngemplak, Boyolali through purposive sampling. As the partners for the programm is Team from the Kopen Tourism and Education Village (KWEK) Kopen 1/7 Ngadirejo Kartasura Sukoharjo. The technique carried out was in the form of training and continued with monitoring and evaluating at the end of the activity. The theoretical basis of this activity is UU No. 18 of 2008 concerning waste processing. The seriousness and necessity of waste management starts from upstream to downstream with the implementation of concepts such as 3R (Reuse, Reduse, Recycle) and then up to 5R (Revalue and Recovery). The results of this fostering progamm will make the community more aware of and contribute to good and healthy waste management; provide community supplies to manage organic waste properly through biopori activities and provide supplies to the community to manage inorganic waste through waste management skills. Program pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan managemen pengelolaan sampah kepada masyarakat agar sampah dikelola dengan baik, tidak menumpuk yang mengakibatkan pencemaran lingkungan dan membahayakan kehidupan terutama bagi kesehatan masyarakat. Pendampingan ini mengupas tentang pengelolaan sampah dengan baik agar tidak membuat petaka, tetapi mendatangkan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat.Subyek pendampingan ini adalah 60 warga Desa Gagaksipat Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali yang diperoleh melalui purposive sampling. Adapun mitra pendamping dalam pelatihan ini adalah Tim dari Kampung Wisata dan Edukasi Kopen (KWEK) Kopen 1/7 Ngadirejo Kartasura Sukoharjo.Teknik yang dilakukan dalam pendampingan ini berbentuk pelatihan dan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi diakhir kegiatan. Landasan teori kegiatan ini adalah UU No. 18 Tahun 2008 tentang pengolahan sampah. Keseriusan dan keharusan pengelolaan sampah mulai diperhatikan dari hulu sampai hilir dengan implementasi konsep seperti 3R (Reuse, Reduse, Recycle) kemudian sampai 5R (Revalue dan Recovery). Hasil dari pendampingan ini membuat masyarakat semakin menumbuhkan kesadaran dan peranan terhadap pengelolaan sampah yang baik dan sehat; memberikan bekal masyarakat untuk mengelola sampah organik dengan baik melalui kegiatan biopori dan memberikan bekal kepada masyarakat untuk mengelola sampah anorganik melalui keterampilan pengelolaan sampah.
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEKERJAAN RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN KERAJINAN PAYET DIKELULRAHAN SUMURBROTO KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG Anthin Lathifah; Briliyan Ernawati; Heny Yuningrum
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.331 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.735

Abstract

Pengabdian masyarakat dengan melakukan pemberdayaan ekonomi perempuan penting dilakukan, karena tuntutan keadaan seringkali menjadikan perempuan dari keluarga miskin hanya menjadi pekerja yang menghasilkan upah tidak maksimal sepertihalnya ibu-ibu pekerja rumah tangga di wilayah Kelurahan Sumurboto. Oleh karenanya pemberdayaan dengan pelatihan kreasi payeting dan memasak makanan ringan diharapkan akan meningkatkan keadaan ekonomi keluarga mereka. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metoda partisipatif dengan pendampingan dalam melakukan implemetasi pelatihan kreasi payeting dan memasak selama 7 kali pertemuan.Adapun hasil pelatihan yang telah dilakukan, diawali dengan penyadaran konsep peran, pengarahan dan pemberian materi manajemen pemberdayaan ekonomi keluarga, model-model payet, alat-alat yang dibutuhkan untuk melalukan kerajinan payeting, teknik mempola, teknik pemasangan payet, hingga praktek membuat payet di atas kerudung, di bajunya masing-masing yang broklat dan variasi lainnya sudah dilakukan. Di samping itu latihan memasak dilakukan juga agar para pekerja rumah tangga kreatif dalam menggunakan waktu mereka di rumah. Latihan memasah dilakukan dari bahan yang murah yaitu roti dari bahan dasar tahu, serta nughet dari bahan dasar tempe. Dengan pelatihan itu melahirkan perempuan pekerja home industri yang lebih kreatif.
Peran Sosial Majlis Taklim (Perintisan Majlis Taklim Az-Zahra, Gondoriyo, Ngaliyan Sebagai Lembaga Amil Zakat) Nasihun Amin
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 2 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.787 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.162.1094

Abstract

This paper attempts to unravel efforts made a majlis taklim to transform into an amil zakat institutions. The role of zakat institutions will be more pronounced benefits than just being a majlis taklim. It is to embody the image of Indonesian Islam as a representation of Islam, especially in relation to Social-economic welfare, should be formed either amil zakat institutions. Which of course is not merely the responsibility of the large organizations, but also social institutions that are rooted down to the lowest level so that the impact is even really be felt by the community. One of them is the Majlis Taklim az-Zahra who had attempted to pioneer its existence not merely as a study group that only focuses on spirituality problems alone, but also perform a variety of social activities. Especially after held assistance through various activities both workshops, studies, comparative studies and so forth. Proven has started there is a small movement that is gathering a bit of money every week when there recitation
Pendampingan Penyusunan Kurikulum Peduli Hak Anak Dan Hak Asasi Manusia Pada PAUD Basmala Ali Masykur; Sukiram Sukiram
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.976 KB) | DOI: 10.21580/dms.2018.181.2915

Abstract

This paper tries to elaborate on the assistance efforts to create a curriculum that is child-friendly and human rights-friendly. Assistance is done at PAUD of Basmala Grobogan. The child is the future determinant of a nation. The guarantee of the rights and protection of children is to ensure the fulfillment of the rights of the child, in order to live, grow, develop and participate optimally in accordance with human nature and dignity, and get protection from violence and discrimination for the realization of quality Indonesian children, morality and prosperity absolutely necessary to ensure a good growth mentally, spiritually and socially. Early childhood education provides a basic foundation and character formation in the golden age of children in life. A good curriculum and learning method and ensuring the rights of children and human rights are absolutely given for the child's future in the form of non-discrimination, the best interests of the child, survival and development, respect for children's opinions. Tulisan ini mencoba menguraikan upaya pendampingan pembuatan kurikulum yang ramah hak anak dan hak asasi manusia. Pendampingan dilakukan di PAUD Basmala Grobogan. Anak adalah penentu masa depan suatu bangsa. Jaminan hak dan perlindungan anak adalah untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak, agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan kodrat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera mutlak diperlukan untuk menjamin tumbuh kembang baik mental, spritual dan sosial. Pendidikan anak usia dini memberikan landasan pokok dan pembentukan karakter di masa emas anak dalam meniti kehidupan. Kurikulum dan metode pembelajaran yang baik dan menjamin diberikannya hak anak dan hak asasi manusia mutlak diberikan demi masa depan anak berupa non diskriminasi, kepentingan yang terbaik bagi anak, kelangsungan hidup dan perkembangan, penghargaan terhadap pendapat anak.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT-ALAT PRAKTIKUM IPA FISIKA BAGI GURU IPA SMP/MTs SWASTA SEKECAMATAN WINONG KAB PATI Edi Daenuri Anwar
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.998 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.395

Abstract

Salah satu kegiatan untuk pendampiangan ke sekolah/Madrasah adalah denganPendampingan dalam pembelajaran dalam bentuk karya pengabdian dosen.Dalam pengabdian ini pengabdian yang di maksud adalah pendampingankepada guru-guru IPA Fisika SMP/MTs swasta se-Kecamatan tentangpembuatan alat-alat praktikum IPA FisikaBentuk pendampingan tersebut adalah diadakan workshop pembuatan alatalatpraktikum IPA fisika bagi guru IPA SMP/MTs swasta se-kecamatanwinong kab pati dilaksanakan di MTs Nahdlotusy Syubban Sarimulyo Winongdengan mengundang empat sekolah SMP/MTs swasta di Kec. Winong.Undanga tersebut dihadiri guru IPA Fisika dari tiga sekolahan yaitu MTs.Nahdlotusy Syubban Sarimulyo Winong, MTs. Roudlotusy Syubban TawangrejoWinog dan SMP PGRI 05 Winong.Antusiasme peserta tercermin dari banyaknya pertanyaan kepada narasumberatas berbagai masalah pembelajaran, materi, media dan eksperimen Fisika.Keingintahuan peserta karena selama ini belum pernah ada workshop, seminar,ataupun lokakarya yang mengundang guru-guru swasta ini. dan Danbahkan semua peserta meminta untuk di adakan kembali pada tahun-tahunyang akan datang.Hasil dari workshop ini peserta mempunyai pemahaman baru bagaimana caramembuat dan pengadaan alat-lat praktikum Fisika dengan biaya yang sangatterjangkau, manajemen laboratorium dan pengelolaan laboratorium. Sertapenggunaannya pada proses pembelajaran, sebagai media, peraga maupununtuk keperluan eksperiman.
Hoax Detection Program: Pendampingan Analisis Literasi Digital Konten Hoax untuk Majlis Taklim Muslimah di Jawa Tengah Mundhir Mundhir; Djurban Djurban
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.244 KB) | DOI: 10.21580/dms.2021.211.7427

Abstract

Hoax dan fakta adalah dua hal yang berbeda tapi sering salah tebak. Keterbatasan informasi, identifikasi dan adanya keinginan berbagi informasi menjadi faktor utama hoax begitu mudah menyebar di tengah masyarakat. Majlis taklim muslimah di Jawa Tengah sebagai pusat kegiatan keagamaan ibu muslimah menjadi tempat diseminasi gagasan anti-hoax yang efektif karena selain menjadi forum kajian keagamaan dan spiritualitas, majlis taklim memiliki peran untuk penguatan persoalan sosial termasuk gerakan deteksi hoax. Proses pengabdian ini berlangsung dalam tiga tahap: assessment lapangan, FGD tentang literasi digital dan wawasan hoax, pelatihan dan pendampingan mengenai literasi digital untuk mendeteksi hoax serta tindak lanjut. Ada beberapa hasil dari pengabdian ini, antara lain subjek dampingan merupakan vulnerable communities dalam konteks informasi digital, dimana rentan usia didominasi 50-60 tahun yang memiliki kecakapan literasi digital rendah. Setelah program dampingan dilakukan, terjadi peningkatan kemampuan dalam proses deteksi hoax.