cover
Contact Name
M. Rikza Chamami
Contact Email
dimas@walisongo.ac.id
Phone
+6285281070111
Journal Mail Official
dimas@walisongo.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jl. Prof. Hamka - Rectorate Building, 3rd Floor Tambakaji Ngaliyan 50185 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan
ISSN : 14119188     EISSN : 25029428     DOI : https://doi.org/10.21580/dms
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan is a social-religious research journal published by Institute for Research and Community Services (LP2M), UIN Walisongo Semarang. The focus of this journal is to disseminate research results based on community services, increasing the capacity of society and community empowerment, and innovations of community empowerment in all districts around Indonesia. This journal covers textual and fieldwork studies on those issues from various fields including law, economy, social, philosophy, history, mysticism, art, theology, and others.
Articles 414 Documents
PELATIHAN PEMURNIAN MINYAK JELANTAH DENGAN KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiacal, Linn) UNTUK PEDAGANG MAKANAN DI PUJASERA NGALIYAN Ervin Tri Suryandari
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.515 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.397

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari penggunaan minyak goreng, bahkan tidak dapat dihindari dann tidak kita sengaja kita mengkonsumsimakanan yang di olah menggunakan bahkan minyak bekas pakai (minyakjelantah) yang seperti kita tau akan berakibat fatal pada kesehatan kita. Upayauntuk menanggulangi masalah ini adalah dengan pemurnian minyak jelantahbagi khususnya bagi para pedagang makanan di Pujasera Ngaliyan dan masyarakat umumnya. Pemurnian dilakukan dengan menggunakan atau memanfaatkan limbah yaitu kulit pisang kepok (Musa paradisiacal, Linn) terbukti bisa meningkatkan performa dari minyak jelantah yag dibuktikan dengan warna berubah menjadi lebih jernih, kekentalan berkurang dan bau tengik juga berkurang. Hasil yang baik ini disambut baik oleh para pedagang, yang bisa melakukan penghematan khususnya dalam hal penggunaan minyak goreng sehingga bisa meningkatkan perekonomian para pedagang di Pujasera Ngaliyan dan terciptanya suatu pusat jajanan yang menyediakan masakan sehat.
Peran Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) Pesantren Al-Luqmaniyyah Yogyakarta dalam Mengurangi Masalah Krisis Keagamaan di Masyarakat Pelosok Aang Asari; Charismanto Charismanto
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.201 KB) | DOI: 10.21580/dms.2021.211.7825

Abstract

Penelitian ini berfokus pada salah satu kegiatan pengabdian yang telah terprogram setiap tahunnya di pondok pesantren Al-Luqmaniyyah Yogyakarta. Sasaran Pengabdian ini dikonsentrasikan pada daerah terpelosok yang dirasa masih membutuhkan pengembangan dan pemberdayaan. Khususnya mengenai pemahaman keagamaan masyarakat yang dinilai masih awam. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penulis menceritakan hasil pengamatan dan pengalamannya serta dengan penelusuran dari data-data yang sudah didapat dari beberapa responden terkait. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahunan Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) Pesantren Al-Luqmaniyyah yang dilaksanakan oleh santri-santri sebagai penggeraknya di lapangan, mampu untuk mengurangi krisis keagamaan di masyarakat. Selain itu pula dampak yang dirasakan masyarakat selaku objek dan santri sebagai subjek dari Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat ini bisa dirasakan oleh seluruh pihak terkait. Lembaga pengabdian dan pengembangan pondok pesantren ini juga masih tetap eksis dari awal berdiri hingga saat ini. This research focuses on one of the yearly programmed service activities at the Al-Luqmaniyyah Yogykarta Islamic boarding school. This Community Service target focuses on remote areas that still need development and empowerment. Especially regarding the religious understanding of the community which is still common. The method used is descriptive qualitative method. The author tells the results of his observations and experiences and also presents the results of tracing data obtained from several related respondents. The data collection process in this research used semi-structured interviews and observations. The data analysis technique was carried out by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the annual program of the Institute for Community Service and Development (LP2M) of Al-Luqmaniyyah Islamic Boarding School which was implemented by the students as a driving force was able to reduce the religious crisis in society. In addition, the impact felt by the community as objects and students as subjects of this Community Service and Development Institute can be felt by all parties involved. This institution also still exists today.
Membudayakan Literasi Berbasis Manajemen Sekolah (Aplikasi, Tantangan dan Hambatan) Lulut Widyaningrum
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 1 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.44 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.161.895

Abstract

This Community services activity to build a reading habituation program based on school management is implemented to equip language teachers about some programs to promote reading as habitual activities in schools. In addition, it is also to provide principals and Islamic boarding school headmastersabout MBS (School Based Management) to promote that the whole program could be implemented to get the full support of the school management. Some programs held by the schools and Madrasahs are Membaca Massal, Program Hebat, JUMBACA and Sarapan Pagi. As a result, the whole schools have implemented the programs supported by school managements. All schools were very enthusiastic about the whole program of this devotion and set all the programs as the official programs in thye school. Kegiatan pengabdian membangun budaya literasi membaca berbasis manajemen sekolah ini dilaksanakan untuk membekali para guru bahasa tentang program-program pembiasaan membaca. Selain itu, untuk membekali para kepala sekolah dan kepala madrasah tentang MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) dengan harapan bahwa seluruh program yang dilaksanakan bisa mendapatkan dukungan sepenuhnya dari pihak manajemen sekolah. Beberapa program yang dilaksanakan oleh sekolah dan madrasah antara lain adalah Membaca Massal, Program Hebat, JUMBACA (Jumat Membaca) dan Sarapan Pagi.Hasilnya, seluruh sekolah telah melaksanakan program untuk membangunbudaya literasi membaca dengan dukungan sepenuhnya dari kepala sekolah/madrasah. Pihak sekolah merasa sangat antusias dengan seluruh pelaksanaan program pengabdian ini dan mencanangkan program-program tersebut sebagai program resmi sekolah.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP) untuk Konservasi dan Wirausaha Agribisnis di Kelurahan Kedung Pane Kota Semarang Sugiarso Sugiarso; Agus Riyadi; Rusmadi Rusmadi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.512 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.172.2433

Abstract

Community empowerment activity through Lecturer Dedication Program (KPD) utilization of yard for conservation and agribusiness this is the first step to stimulate the growth of spirit of self-help and community participation. KPD program is a step to build the foundation for a social change that led to empowering society (empowering society). Some changes that have been achieved through this KPD program are: 1) The occurrence of mental attitude changes and mindset (mindset) and entrepreneurial spirit on the subject of assistance, so that they are aware of the local potential around him that can be developed into a high value commodity. 2) The occurrence of changes and the creation of habituation of the working patterns of the targeted subjects which put forward the concept of hard and intelligent work, which in the end is expected to increase productivity. 3) The birth of assisted subjects who have a set of knowledge and skills (life skills) to develop local potentials into commodities of production with higher selling value. Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program Karya Pengabdian Dosen (KPD) pemanfaatan pekarangan untuk konservasi dan agribisnis ini merupakan langkah awal untuk merangsang tumbuhnya semangat swadaya dan partisipasi masyarakat. Program KPD merupakan tahapan untuk membangun pondasi bagi sebuah perubahan sosial yang berujung pada pemberdayaan masyarakat (empowering society). Beberapa perubahan yang sudah dicapai melalui program KPD ini adalah: 1) Terjadinya perubahan sikap mental dan pola pikir (mindset) dan jiwa entrepreneur pada subyek dampingan, sehingga mereka sadar akan adanya potensi lokal di sekelilingnya yang bisa dikembangkan menjadi komuditas yang bernilai jual tinggi. 2) Terjadinya perubahan dan terciptanya habituasi pola kerja subyek dampingan yang mengedepankan konsep kerja keras dan cerdas, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan produktifitas. 3) Lahirnya subyek dampingan yang memiliki seperangkat pengetahuan dan ketrampilan (life skill) untuk mengembangkan potensi lokal menjadi komoditas hasil produksi yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Penyuluhan Kesadaran Hukum Tentang Regulasi Alasan Perceraian dalam Hukum Perkawinan Islam bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Grobogan Daud Rismana
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.55 KB) | DOI: 10.21580/dms.2019.192.4174

Abstract

Found Beneficiary Families (KPM) The Family of Hope Program (PKH) whose marriage ties have been shaken, some even claim to have long been abandoned by their partners without news and certainty about the continuation of their marriage ties. So they can only surrender to accept the situation without knowing what to do. These problems are due to lack of knowledge and understanding of the reasons for divorce in Islamic marriage law. Then there is no opportunity yet to get legal awareness about the reasons for divorce in Islamic marriage law. As well as from both of these concerns, legal violations occur intentionally or unintentionally. The method used in this service is the lecture method, the discussion method, and the evaluation method. This training and outreach activity produced the first conclusion, this activity was very needed and was beneficial for PKH Beneficiary Families in Wirosari District. Secondly, There is an increase in the understanding and knowledge of the participants of this activity towards the regulations or legislation regarding the reasons for divorce in Islamic marriage law in Indonesia. The third is that not all PKH KPMs in Wirosari sub-district have the opportunity to participate in this activity because of limited funds. Ditemukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang ikatan perkawinannya telah goyah, bahkan ada yang mengaku telah lama ditinggalkan oleh pasangannya tanpa kabar dan kepastian mengenai kelanjutan ikatan perkawinan mereka. Sehingga mereka hanya bisa pasrah menerima keadaan tanpa tahu harus berbuat apa. Permasalahan-permasalahan tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan dan pemahaman mengenai alasan perceraian dalam hukum perkawinan Islam. Kemudian belum adanya kesempatan untuk mendapatkan penyuluhan kesadaran hukum tentang alasan perceraian dalam hukum perkawinan Islam. Serta dari kedua hal tersebut dikhawatirkan terjadi pelanggaran hukum baik disengaja maupun tidak disengaja. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, metode diskusi, dan metode evaluasi. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan ini menghasilkan kesimpulan yang pertama, kegiatan  ini sangat dibutuhkan  dan  bermanfaat  bagi Keluarga Penerima Manfaat PKH di Kecamatan Wirosari. Kedua, Terdapat peningkatan pemahaman dan pengetahuan para peserta kegiatan ini terhadap regulasi atau peraturan perundangan tentang alasan perceraian dalam hukum perkawinan islam di Indonesia. Yang ketiga adalah belum semua KPM PKH di Kecamatan Wirosari berkesempatan mengikuti kegiatan ini karena keterbatasan dana.
PENGUATAN MANAJEMEN PEMBERDAYAAN FUNGSI MASJID AL-FATTAH DI KELURAHAN KRAPYAK SEMARANG Ridin Sofwan
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 13 No. 2 Tahun 2013
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.054 KB) | DOI: 10.21580/dms.2013.132.57

Abstract

Karya Pengadian Dosen (KPD) yang berjudul Penguatan Manajemen Pemberdayaan Fungsi Masjid Al-Fattah ini merupakan kegiatan pengabdian yang diselenggarakan pada masyarakat dilingkungan  masjid Al-Fattah di RW.03 Kelurahan Krapyak, Kota Semarang. Karya pengabdian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan di lapangan bahwa masih terdapat berbagai hambatan dalam upaya “memakmurkan” masjid, sehingga diperlukan upaya penguatan dalam pengelolaan masjid Al-Fattah agar fungsi masjid sebagai tempat peribadatan dan pengembangan kebudayaan akan lebih baik.  Oleh karena itu karya pengabdian yang dilakukan  dimaksudkan untuk membantu pengurus masjid Al-Fattah dalam mengelola masjid itu agar lebih berdayaguna sesuai dengan fungsinya, yakni sebagai rumah tempat ibadah dan pusat kebudayaan.  Upaya penguatan manajemen masjid dilakukan dengan cara menyusun buku panduan yang berisi tentang ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan pengaturan lembaga ketakmiran serta pelatihan tentang  cara pelaksanaan beberapa ritual peribadatan yang biasa dilakukan di masjid. Dengan mengikuti ketentuan-ketentuan itu  pengelolaan masjid diharapkan akan lebih baik, dan pelaksanaan kegiatan peribadatan juga akan terlayani dengan sebaik-baiknya. Hasil dari karya  pengabdian ini selain dapat tersusun buku panduan yang bisa dimanfaatkan oleh para pengurus masjid dan jama’ah masjid kapan saja, para pengurus masjid juga mengetahui  kedudukan, tugas dan tanggung jawabnya sehingga lebih mendorong mereka  untuk melakukan tugas-tugasnya lebih baik lagi. Kemudian karya pengabdian ini juga dapat menumbuhkan munculnya tenaga-tenaga baru, baik sebagai pengurus masjid maupun sebagai tenaga pelaksana ritual keagamaan di masjid tersebut.
Pembuatan Buku Ajar Hadis Tarbawi Sebagai Usaha Peningkatan Pemahaman Hadis-Hadis Pendidikan Bagi Mahasiswa Ahmad Zaenuri
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.414 KB) | DOI: 10.21580/dms.2020.202.5418

Abstract

The main problem faced by many Islamic higher education students in Tarbawi hadith courses is the lack of understanding of references in Arabic classical books (al-Turats al-Islamiyyah). Meanwhile, in the course, the knowledge of the intended knowledge is needed. In hindsight, until now there has been no textbook that specifically uses the easiest method of understanding Tarbawi Hadith. This service aims to make textbooks and student assistance in understanding the educational traditions of the classical books. The method used in this assistance is participatory action research with the use of lidwa library software or the book of nine priests. The results of this service show that there are significant changes in knowledge before and after using Tarbawi hadith textbooks. Masalah utama yang banyak dihadapi mahasiswa perguruan tinggi agama Islam, pada mata kuliah hadis tarbawi yaitu kurangnya pemahaman akan referensi kitab-kitab klasik berbahasa arab (al-Turats al-Islamiyyah). Sementara itu, pada mata kuliah tersebut pengetahuan ilmu dimaksud sangat dibutuhkan. Jika dilihat kebelakang, hingga saat ini belum terdapat buku ajar yang secara khusus menggunakan metode termudah dalam memahami hadis tarbawi. Pengabdian ini bertujuan melakukan pembuatan buku ajar dan pendampingan mahasiswa dalam memahami hadis-hadis pendidikan dari kitab-kitab klasik. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini yaitu participatory action research dengan pemanfaatan software lidwa pustaka atau kitab sembilan imam. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan terdapat perubahan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah menggunakan buku ajar hadis tarbawi. 
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN LABORATORIUM KIMIA UNTUK MADRASAH ALIYAH MITRA UIN WALISONGO SE-KOTA SEMARANG Anissa Adiwena Putri
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 2 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2458.112 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.152.751

Abstract

Telah dilakukan program karya pengabdian dosen dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai tata kelola laboratorium sehingga Pengelola laboratorium dapat menerapkan kaidah yang benar dalam pengelolaan laboratorium, sistem keamanan penyimpanan bahan dan alat kimia di laboratorium, serta penanganan limbah laboratorium madrasah. Adapun subyek dampingan dari kegiatan ini adalah Pengelola Laboratorium Kimia Madrasah Aliyah di Kota Semarang yang menjadi Mitra Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo. Kegiatan diawali dengan survey ulang ke beberapa Madrasah Aliyah seperti MAN 1 Kota Semarang, MAN 2 Kota Semarang, MA Al Khoiriyyah, MA Nurul Huda, MAN Kendal, MA NU Sunan Katong, MA Darul Ulum, MA Uswatun Hasanah, dan MA Al Asror. Setelah dilakukan survey, diperoleh informasi bahwa Pengelola laboratorium merasa perlu dilaksanakan kegiatan pelatihan manajemen laboratorium sebagaimana kegiatan yang direncanakan oleh Dosen Pengabdi. Pada tanggal 6 Juni 2015, Pengelola laboratorium tersebut diundang ke UIN Walisongo untuk mengikuti kegiatan pelatihan manajemen laboratorium dan dilanjutkan dengan pendampingan kegiatan pengelolaan laboratorium yang masih berlanjut. Namun demikian, tidak semua perwakilan dari setiap Madrasah Aliyah hadir pada kegiatan tersebut meskipun sebelumnya telah memberikan konfirmasi kehadiran kepada Dosen Pengabdi. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan simulasi penyimpanan bahan kimia yang diharapkan memberikan manfaat bagi peserta
Program Pengelolaan Kebersihan Lingkungan di Pesantren Misbah Zulfa Elizabeth
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.707 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.171.1510

Abstract

Hygiene management is an issue that is very important for the sustainability of a healthy environment. However, people in general seem difficult to implement a clean and healthy life. The presence of plastic in conjunction with the development of manufacturing has resulted into a big problem for the environment. On the other hand,  Islam strongly encourages cleanliness and environmental management. Based on the above considerations by taking the focus of activities in Islamic boarding house, and to use “dialog warga”approach  with the ABCD method,  this program aims to change the behavior of students to be aware of the importance of hygiene, garbage sorting and understand the principle of using the principles of reuse, reduce and recycle. After the end of the program found that the process of habituation behavior of cleanliness must be preceded by changes in the knowledge system.
Pengembangan Eduecotourism sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat pada Kawasan Pedesaan Suyanto Suyanto
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.598 KB) | DOI: 10.21580/dms.2019.191.4139

Abstract

The tourism industry sector is proven to play an important role in opening employment opportunities through developing local potentials to build rural areas, as well as improving the welfare of people in a country.  As an effort to develop local potential of rural areas, there is a good collaboration between tourism organization and local government. One of the local potentials development programs in rural areas can be done through Eduecotourism program which is expected to have positive impact on the improvement of Community welfare in rural areas, because with the program, social condition Community and socio-cultural economies that occur in the countryside can be lifted. The development of eduecotourism in rural areas can open new jobs in the tourism industry, especially for rural communities, thereby increasing community revenue, as well as minimizing the number of poor people in rural areas. This study shows that rural areas have tremendous tourism potential for eco-tourism development and education through Eduecotourism program. Sektor Industri pariwisata terbukti memegang peran penting dalam membuka kesempatan kerja  melalui pengembangan potensi lokal untuk membangun daerah  pedesaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di suatu Negara.  Sebagai upaya pengembangan potensi lokal kawasan pedesaan diperlukan adanya kolaborasi yang baik antara Organisasi Pariwisata dan pemerintah daerah. Salah satu program pengembangan potensi lokal di daerah pedesaan dapat dilakukan melalui program eduecotourism yang  diharapkan dapat berdampak positif pada peningkatakan kesejahteraan masyarakat di  pedesaan, karena dengan program tersebut, kondisi sosial ekonomi masyarakatdan sosial budaya yang terjadi di Pedesaan dapat terangkat dan semakin sejahtera. Pengembangan eduecotourism di daerah pedesaan dapat membuka lapangan kerja baru dalam industri pariwisata, terutama  bagi masyarakat pedesaan, sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat, serta meminimalkan jumlah penduduk miskin di daerah pedesaan. Kajian ini menunjukkan bahwa kawasan  pedesaan  memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa untuk pengembangan eko-pariwisata dan pendidikan melalui program eduecotourism.