cover
Contact Name
Aditya Mahatidanar Hidayat
Contact Email
adityamahatidanar@gmail.com
Phone
+6281379843467
Journal Mail Official
tekniksipil@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Z.A. Pagar Alam No 26, Labuhan Ratu, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20872860     EISSN : 27456110     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jts.v14i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil ini memberikan para peneliti dan praktisi di bidang teknik struktural dan sipil dengan forum unik untuk menyebarkan ide dan teknik baru dengan dampak potensial yang signifikan. Jurnal Teknik Sipil mengundang pengajuan makalah asli, empiris, dan teoretis serta studi kasus dan resensi buku yang mencakup berbagai bidang Teknik Sipil yang terdaftar (namun tidak terbatas pada) sebagai berikut: 1. Konstruksi dan Bahan Bangunan 2. Rekayasa Struktur dan Gempa 3. Mekanika Batuan dan Rekayasa Geoteknik 4. Teknik Lingkungan 5. Ilmu dan Teknik Air 6. Rekayasa Transportasi 7. Teknik Kelautan dan Kelautan
Articles 142 Documents
ANALISIS FLOOD AREA JARINGAN DRAINASE PADA RUAS JALAN PULAU SANGIANG KECAMATAN SUKARAME KOTA BANDAR LAMPUNG Ilyas Sadad; Ahmad Munahar
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v12i2.2247

Abstract

Kota Bandar Lampung selaku ibu Kota Provnsi Lampung masih memliki kasus pada infrastruktur kota salah satunya ialah sistem drainase. Permasalahan yang sering terjadi yaitu genangan air. Penelitian ini dilakukan penulis bertujuan untuk menganalsis kondsi saluran drainase dengan menghitung volume debit aliran saluran, debit banjir lapangan dan debit banjir data curah hujan pada Jalan Pulau Sangang. Metode penelitan yang digunakan deskriptif kuantitatif, yaitu metode perhitungan dan penjabaran dari hasil pengolahan data lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data curah hujan bulanan dari 2 stasiun BMKG. Dari hasil analsis yang telah dilakukan, didapatkan debit banjir lapangan (QLp) sebesar 0,113 m3/detik dengan kecepatan aliran 0,17 m/detik. Untuk perhitungan intenstas curah hujan dari kedua stasiun dalam jangka 10 tahun terakhir (2011 sampa 2020) untuk perode ulang sesua dengan ketentuan jalan raya yatu perode ulang 5 tahun. Didapatkan nilai distribusi Log Person sebesar 115,67 mm/jam dengan nilai intenstas curah hujan (i) sebesar 82.182 mm/jam. Nilai kemiringan saluran sebesar 0,00093. Didapatkan debit banjir rencana (Qr) sebesar 0,167 m3/detk. Dan didapatkan debit untuk kapasitas saluran (Qs) sebesar 0,103 m3/detik. Dari hasil perhitungan tersebut maka penulis akan membuat desain ulang saluran dengan acuan debit data hujan menggunakan rumus manining. Maka didapatkan dimensi saluran untuk penampang lebar basah (b) 0,60 m, tinggi saluran (h) 0,60 m, tinggi jagaan (h2) 0,15 m
PENGGUNAAN STRUKTUR BRESSING PADA PERENCANAAN BANGUNAN PENAHAN BEBAN GEMPA Mira Wisman; Rina Febrina
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v12i2.2248

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki ancaman gempa bumi yang cukup tinggi. Dalam hal ini akan direncanakan perkuatan pada gedung parkir sebuah bangunan yang berada di Bandar Lampung. Bangunan ini merupakan bangunan 7 lantai yang memiliki fungsi sebagai tempat parkir mobil tambahan bagi pengunjung mall yang didesain dengan menggunakan struktur rangka baja yang memiliki elevasi lantai yang bervariasi. Dalam tulisan ini akan dilakukan perencanaan perkuatan struktur baja dengan menggunakan sistem rangka bressing konsentris khusus (Special Concentrically Braced Frame) memakai jenis bressing inverted V. Perhitungan beban gempa yang dilakukan mengacu pada SN1 1726-2012 dan PPIUG 1983 mengenai Peraturan Pembebanan Indonesia, dan untuk menganalisa struktur dilakukan dengan batuan program SAP 2000. Dari analisa dan hasil perhitungan diperoleh hasil desain pada bressing menggunakan profil baja 87,5.175.7,5.11 untuk lantai 1, 2, dan 3, T 150.150.6,5.9 untuk lantai 4 dan 5, dan T 62,5.125.6,5.9 untuk lantai 6 dan 7, sedangkan hasil desain pada balok dan kolom memiliki jenis profil baja yang lebih besar dibandingan jenis profil pada struktur existing sehingga dilakukan perkuatan pada balok dan kolom tersebut. Pada analisa SAP 2000 terjadi pengurangan deformasi yang cukup signifikan pada struktur setelah dipasang bressing yaitu sebesar 211,33 mm menjadi 21,98 mm pada arah Y dan 57,10 menjadi 19,97 pada arah X.
ANALISIS KEKUATAN KOLOM GEDUNG THE REIZ CONDO MEDAN PASCA KEBAKARAN Hermansyah, Hermansyah; Irwan, Irwan
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v12i2.2249

Abstract

Struktur dapat mengalami kegagalan jika kekuatannya dalam menahan beban tidak lebih besar daripada beban yang dipikulnya, sehingga dilakukan perkuatan dengan menggunakan jacketing baja (steel jacketing). Maka, dilakukan analisis kolom struktur bangunan gedung pasca kebakaran pada kolom 2D’ dan 3D’ untuk menentukan apakah metode steel jacketing dapat digunakan untuk meningkatkan mutu kolom struktur gedung. Berdasarkan data yang didapat dari hasil Ultrasonic Pulse Velocity test, kebakaran yang terjadi pada The Reiz Condo Medan mengakibatkan kolom struktur pada as 3/D’ sebesar 27,52%, as 2/D’ sebesar 37,4% mengalami penurunan mutu yang signifikan. Setelah dilakukan analisis komputasi dengan menggunakan software ETABS, didapatkan nilai kapasitas maksimum adalah dari kombinasi 3, beban aksial pada analisis kolom as 2/D' yaitu 16101,65 N dan 3/D’ yaitu 3069,24 N. Setelah dilakukan analisis komputasi dengan menggunakan software ETABS 9.7.1, didapatkan nilai kapasitas maksimum torsi pada analisis kolom as 2/D' yaitu 1627,310 Nm dan 3/D’ yaitu 1459,331 Nm. Dari perbandingan yang didapat dari hasil analisis kolom, didapatkan bahwa metode perkuatan yang digunakan (steel jacketing) dapat meningkatkan kapasitas maksimum pada kolom yang mengalami penurunan mutu.
Google Map Sebagai Alat Bantu Penentuan Waktu Pencacahan Lalu Linta Alfa Narendra
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2614

Abstract

Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) umum digunakan dalam perencanaan dan pengoperasian jalan di Indonesia. Dalam MKJI dikenal beberapa arus lalu lintas, yaitu Arus Jam Rencana (QDH atau VJP) dan Lalu-lintas Harian Rata-rata Tahunan (LHRT). Dalam peraturan tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, bisa ditafsirkan jika VJP dan LHRT merupakan turunan dari hasil pencacahan volume lalu lintas yang sifatnya menyeluruh selama satu tahun. Penulis tidak menemukan publikasi terbuka daring dari hasil pencacahan volume lalu lintas yang sifatnya menyeluruh selama satu tahun, untuk berbagai ruas jalan di Indonesia. Di sisi lain, ada Google maps yang menyediakan informasi lalu lintas dan waktu populer. Tulisan ini merupakan kajian pustaka yang bertujuan memberi alternatif menentukan waktu survei untuk mendapatkan VJP. Alternatif disampaikan dengan membandingkan secara deskriptif kualitatif. Google Maps melalui fasilitas lalu lintas biasanya dan waktu populer, memungkinkan penggunanya untuk menentukan waktu survei untuk VJP dengan mudah. Namun tanpa Application Programming Interface (API) penggunaannya sebatas waktu jangka pendek. Penggunaan yang terbatas ini, mengingat tampilan data lalu lintas Google Maps tidak lebih dari satu minggu, dan tidak dengan spesifik disebutkan rentang waktu data yang digunakan untuk membangun tampilan tersebut
Analisis Factor Penyebab Angkutan Umum Perkotaan Tidak Berkembang IB Ilham Malik; Erwin Octavianto; Aditya Mahatidanar Hidayat
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2615

Abstract

Pengembangan angkutan umum perkotaan penting dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menekan persoalan perkotaan yang disebabkan oleh kondisi transportasi yang buruk. Responden ahli yang menjadi responden dalam penelitian ini terdiri dari aparatur pemerintah, akademiksi, konsultan dan tokoh masyarakat. Ada 10 pertanyaan utama yang diajukan untuk melihat pandangan mereka tentang kondisi angkutan umum perkotaan dan empat factor utama yang mempengaruhinya yaitu kebijakan, anggaran, persepsi tentang masyarakat dan persepsi tentang jenis angkutan umum yang sesuai dengan kota. Hasilnya menunjukkan bahwa factor P1 (-92%), P2 (-62%), P3 (-56%), P4 (-56%), P5 (-64%), P6 (-95,8%), P7 (-76%), P8 (+80%), P9 (+92%), P10 (bus 56%). Kesimpulannya adalah angkutan umum perkotaan mengalami kondisi belum baik disebabkan oleh adnaya permasalahan pada factor kebijakan dan pembiayaan. Sementara potensi pengguna diperkirakan besar dan jenis angkutan umum yang bisa dikembangkan adalah bus kota
Peramalan Jumlah Penumpang Pada Transmetro Bandung di 4 Koridor Akibat Dampak Pembatasan Kegiatan di Kota Bandung Hasan Ma'ruf; Alfa Narendra
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2616

Abstract

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diatur dalam Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 14 tahun 2020 dilakukan sebagai salah satu upaya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Trans Metro Bandung (TMB) termasuk salah satu perusahaan transportasi yang terkena dampak dari PSBB. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan jumlah penumpang TMB di 4 koridor akibat dampak dari pelaksanaan PSBB dengan menggunakan data penumpang dari tahun 2018 – 2020. Penelitian ini menggunakan metode peramalan time series Arfima, Auto.arima, ETS, Holt-winters, Snaive, dan TBATS. Dari model tersebut kemudian dilakukan perbandingan antara data empiris dan hasil peramalan pada masing-masing koridor untuk menghitung penurunan jumlah penumpang pada 10 bulan kedepan, yaitu bulan Maret-Desember 2020. Uji akurasi model yang digunakan adalah Mean Absolute Error (MAE) dan Mean Absolute Precentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukan metode holtwinters tepat untuk memprediksi jumlah penumpang Trans Metro Bandung pada koridor 1-3, sementara untuk koridor 4 menggunakan metode ETS (A,N,N). Data jumlah penumpang Trans Metro Bandung memiliki pola seasonal dan trend. Selisih hasil peramalan dengan aktual, yang diperoleh untuk periode pada bulan Maret-Desember 2020 di koridor 1 menunjukan penurunkan jumlah penumpang sebesar - 104.719 orang, koridor 2 -82.109 orang, koridor 3 -81.677 orang, dan koridor 4 -47.289 orang. Selisih total penurunan jumlah penumpang akibat dampak pembatasan kegiatan di koridor 1-4 Trans Metro Bandung sebesar -315.794 orang
Perancangan Sistem Jaringan Perpipaan Distribusi Air Bersih di Desa Sukaraja Kecaamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Menggunakan Aplikasi EPANET 2.0 Jupria Mahendra; Any Nurhasanah
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2617

Abstract

Pada perencanaan jaringan perpipaan tentunya ada beberapa cara, baik secara perhitungan manual maupun perencanaan menggunakan aplikasi. Salah satu cara yang dilakukan oleh peneliti untuk melakukan sistem jaringan perpipaan adalah dengan perencanaan menggunakan aplikasi EPANET 2.0. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sistem distribusi yang sesuai untuk Desa Sukaraja, menghitung jumlah debit air minum yang dibutuhkan di Desa Sukaraja dan menghitung diameter pipa yang diperlukan di lapangan dalam sistem jaringan perpipaan air minum. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah melakukan perancangan sistem jaringan perpipaan dengan melalukan survei lokasi menggunakan aplikasi Google Earth dan dilanjutkan menggunakan beberapa aplikasi lain yaitu Microsoft Excel yang berfungsi sebagai alat bantu untuk menghitung koordinat, aplikasi Paint yang berfungsi mengganti format gambar ke BMP supaya bisa dibaca oleh aplikasi EPANET 2.0, dan yang paling utama adalah aplikasi EPANET 2.0 yang berfungsi untuk memproses data hingga mendapatkan hasil berupa pressure, velocity dan lain-lain. Untuk data kebutuhan air mengacu pada Departemen PU Ditjen Cipta Karya Direktorat Air Bersih (1994:40), yang dimana pada perencanaan ini diasumsikan perencanaan untuk kota sedang dengan kebutuhan air bersih 90liter/orang/hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil pressure (sisa tekan) di bagian node dan velocity (kecepatan) di bagian pipa sesuai dengan syarat ketentuan, yaitu pressure (sisa tekan) tidak ada yang hasilnya di bawah 6m dan velocity (kecepatan) tidak ada hasilnya yang di bawah 0,3m/det dan tidak ada yang lebih dari 3m/det.
Pengaruh Filler Serbuk Kaca terhadap Karakteristik Beton Substitusi Pasir Besi dengan Curing Air Panas Restu Meihadi; Sugito Sugtio
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu beton dengan waktu produksi yang cepat. Bahan campuran berupa serbuk kaca digunakan sebagai filler (bahan pengisi) dengan variasi 1%, 2%, 3%, 4%, 5% dan 6% untuk menentukan kadar filler serbuk kaca optimum dan didapat kadar optimum sebesar 3%, kemudian proporsinya dibuat sebagai benda uji untuk pengujian lanjutan dengan curing air panas. Digunakan data sekunder berupa substitusi pasir besi optimum sebanyak 10% dan curing air panas optimum pada suhu 40o C selama 4 jam. Curing air panas dapat mempercepat proses pematangan benda uji yang ditunjukkan dengan kuat tekan rata-rata sebesar 26,69 kg/cm2 saat benda uji berumur 6 jam. Namun, kuat tekan rata-rata di umur lainnya lebih rendah jika dibandingkan dengan benda uji tanpa curing air panas. Kuat tekan rata-rata benda uji dengan curing air panas saat berumur 1 hari sebesar 93,75 kg/cm2 (pengaruh penurunannya -22,58%), umur 3 hari sebesar 129,04 kg/cm2 (pengaruh penurunannya -39,30%), umur 7 hari sebesar 177,56 kg/cm2 (pengaruh penurunannya -41,70%) dan umur 28 hari sebesar 304,71 kg/cm2 (pengaruh penurunannya -10,47%). Selain itu, didapat pula hasil rata-rata kuat tarik belah sebesar 17,83 kg/cm2 dan penyerapan air sebesar 2,48%.
Analisa Genangan Menggunakan Aplikasi Hec-ras Drainase Palapa 6 Bandar Lampung
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i2.2894

Abstract

Kota Bandar Lampung hingga detik ini masih terdapat permasalahan pada tata kota dan infrastruktur termasuk didalamnya adalah sistem drainase. Permasalahan yang disebabkan dari sistem drainase tersebut yaitu masih terdapatnya titik-titik genangan air. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini memiliki tujaun untuk melakukan Analisa terhadap kondisi saluran drainase melalui perhiutnagn volum debit pada aliran saurah, debit banjir yang terjadi dilapangan dan curah hujan yang dilakukan dengan mensimulasikan genangan air menggunakan aplikasi HERC-RAS modul steady flow dan meredisasin saluran Dari analisis yang dilakukan, diketahui bahwa didapatkan debit yang terdapat pada banjir dengan jenis lapangan (QLp) memiliki nilai dengan jumlah 0,055 m3/detik melalui laju air dengan nilai 0,32 m/detik. Dalam jangka 10 tahun kebelakang diantara tahun 2011 hinga 2020 berdasarkan perhitungan periode ulang melalaui prasarat jalan dengan periode dilakungan perulanagan sebesa 5 tahun sekali. Diketahui perhitungan yang dilakukan menghasilkan nilai yang menunjukkan perkiraan distribusi Log Person III sebesar 138,12 mm/jam berasarkan hasil intensitas laju hujan atau curah pada saat terjadinya hukan (I) sebesar 80,000 mm/jam. Selain itu,diketahui ahwa hasil perjumlahan menunjukkan nilai pada titik kemiringan sebuah saluran sebesar 0,000345. Berdasrkan hal tersebut diketahui bahwa debit banjir dengan rencana (Qr) memiliki nilai dengan jumlah sebesar 0,109 m3/detik. Selain itu, perhitungan tersebut juga menghasilkan sebuah nilai yang menunjjukkan ukuran debit pada sebuah saluran (Qs) sebesar 0,03 m3/detik. Nantinya, penulis melakukan pembentukan ulang saluran berdasarkan debit yang menunjukkan data-data hukan melalui penjumlahan rumus manning. Penelitian yang telah dilakukan ini menghasilkan sebuah hasil yang memberikan petunjuk dimensi sebuah saluran Degnan rincian lebar penampang basah (b) hanya 0,60 m, untuk tinggi pada saluran bernilai saluran (h) 0,60 m, dan untuk tinggi pada jagaan hanya (h2) 0,15 m.
ANALISIS MODEL ARUS LALU LINTAS MELEWATI FLYOVER STUDI KASUS (JL.PANGERAN ANTASARI - JL.GAJAH MADA)
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i2.2889

Abstract

Karakteristik arus lalu lintas menggambarkan karakteristik arus lalu lintas dalam hal volume, kecepatan dan kepadatan lalu lintas, yang berkaitan dengan ruang waktu dari jenis kendaraan yang menggunakan ruang jalan.Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kecepatan – massa jenis, volume – massa jenis, volume – kecepatan pada Jalan Pangeran Antasari – Jalan Gajah Mada Kota BandarLampung. Pendekatan yang digunakan adalah model Greenshields , model Greenberg, dan model Underwoods. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik arus lalu lintas yang meliputi volume lalu lintas, kecepatan dan kepadatan lalu lintas di Jalan Pangeran . Antasari – Jalan Gajah Mada Kota BandarLampung. Pria mencari model lalu lintas bagian Prince Street Antasari – Jalan Gajah Mada Kota BandarLampung.Berdasarkan hasil analisis , model hubungan matematis yang dapat menggambarkan kondisi arus lalu lintas Jalan Pangeran Antasari – Jalan Gajah Mada , saat Kota Bandar Lampung ini adalah Model Greenberg yang merepresentasikan hari kerja , dimana Dari hasil perhitungan menggunakan model greenshield Rabu antara _ hubungan volume (V ), kecepatan (S) dan kepadatan (D) diperoleh nilai koefisien determinasi (R² ) Tertinggi adalah 0,9650.Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa model saat ini melintasi Jalan Pangeran _ Antasari – Jalan Gajah Mada , Kota Bandar Lampung adalah model Greenberg dimana berdasarkan analisis selama 12 jam dari hari Rabu , yang memiliki koefisien determinasi R 2 tertinggi terdapat pada Model Greenberg dengan skor koefisien determinasi.

Page 11 of 15 | Total Record : 142