cover
Contact Name
Robby Yuli Endra
Contact Email
robby.yuliendra@ubl.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
robby.yuliendra@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagar Alam no 89 Gedung Meneng Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika)
ISSN : 20872062     EISSN : 2686181X     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jsit.v10i1.1212
Core Subject : Education,
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika menyajikan artikel/naskah dalam bidang teknologi informasi khususnya dalam Fokus pada 5 kelompok keilmuan di Informatika yaitu : Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Sistem Informasi, Jaringan, Multimedia dan Sekurity, Teknologi Web dan Mobile serta kecerdasan Buatan dan game.
Arjuna Subject : -
Articles 296 Documents
Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Rekomendasi Penerima Bantuan Alsintan menggunakan Metode SMART Nabila Annisa Salam; Dinna Yunika Hardiyanti
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 14, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v14i2.3419

Abstract

Pertanian sektor yang luas dan memiliki peran penting di Negara Indonesia. Alat dan mesin pertanian (alsintan), teknologi alat pertanian untuk membantu para petani mengelola lahan serta hasil pertanian. Pemerintah pusat Kementerian Pertanian memiliki program berupa bantuan alsintan yang ditujukan untuk petani/kelompok tani/gabungan kelompok tani/UPJA yang membutuhkan. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang salah satu penyalur bantuan alsintan dari pusat, alur prosedur bantuan saat ini dilakukan secara manual dengan peninjauan secara langsung sehingga tidak ada data penilaian dengan skor kriteria dan prioritas khusus yang dapat memungkinkan bantuan tidak tersalur sesuai dengan yang benar-benar membutuhkan. Penelitian ini bertujuan membuat rancangan sistem pendukung keputusan dengan merekomendasikan kriteria dan penilaian dengan menggunakan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART), untuk membantu dalam pertimbangan pengambilan keputusan kelompok tani yang layak mendapat rekomendasi untuk bantuan alsintan. Penelitian ini menghasilkan hasil perhitungan kelompok tani dengan urutan ranking, kode alternatif A02 sebagai alternatif terbaik dengan total nilai akhir 0,681, diikuti kelompok tani 4, kelompok tani 3, kelompok tani 1, dan yang terakhir kelompok tani 5. Penelitian ini juga menghasilkan rancangan sistem pendukung keputusan berbasis website dengan metode SMART dalam pemberian rekomendasi penerima bantuan alsintan di Kota Palembang.
Analisis Bibliometric : Satu Dekade Penelitian Kecerdasan Buatan Data Anggrek Arie Setya Putra; Ochi Marshella Febriani; Danang Kurniawan
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 14, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v14i2.3324

Abstract

Kecerdasan Buatan Bagi Anggrek Indonesia merupakan paradigma baru yang sangat populer di kalangan peneliti dan praktisi. Tinjauan pustaka yang sistematis berdasarkan analisis bibliometrik studi Kecerdasan Buatan Untuk Anggrek Indonesia masih sulit ditemukan. Tulisan ini bertujuan untuk melakukan analisis bibliometrik dan visualisasi dengan VOSviewer pada Artificial Intelligence For Indonesian Orchid. Evaluasi tersebut melibatkan 46 artikel ilmiah studi Artificial Intelligence For Indonesian Orchid yang terindeks Scopus quartile Q1 – Q4 dari database Google Scholar dalam satu dekade terakhir yaitu 2013-2023. Analisis bibliometrik menemukan penerbit paling produktif, perkembangan artikel ilmiah, dan jumlah sitasi. Sedangkan visualisasi dengan VOSviewer telah menemukan istilah-istilah yang paling umum pada judul dan abstrak, kolaborasi penulis, serta memudahkan peneliti menemukan topik-topik baru dan jarang diteliti dalam Artificial Intelligence Untuk Bahasa Indonesia.
Implementasi Metode WAN pada Proses Preprocessing Ekstraksi Karakter Citra Digital Dessy Tri Anggraeni; Condro Wibawa
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 14, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v14i2.3367

Abstract

Character extraction in digital images is an interesting topic in the field of image processing. One of the steps in this processes is image preprocessing, that is preparing the image before extraction. There are many methods that can be used, one of which is the WAN method. The WAN method is a development of the Sauvola method, a method commonly used to improve the quality of text images. In an journal article, the WAN method provides better results than other methods for improving the quality of text images. In this research, this claim was tested by applying it as a preprocessing process in text character extraction using Optical Character Recognition (OCR) technology. The purpose of this research is to find out how well the WAN method is used compared to other methods. The result is that OCR technology give better result to an original image compare to image with preprocessing process, including using WAN method with a match rate of 52.33%. Meanwhile, if the preprocessing process is carried out first, the WAN method gives better results than the Sauvola method with a match rate of 26.93% for the WAN method and 23.27 for the Sauvola method.
Pengembangan Media Pembelajaran Pengenalan Pahlawan Nasional Sulawesi Utara Berbasis Augmented Reality Nadya Verona Viani Kamasi; Stephanie Mariane Felly Nangoy
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 14, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v14i2.3352

Abstract

This research aims to develop a prototype of a learning media for the introduction of national heroes, specifically in the North Sulawesi Province, to help elementary school students gain a better understanding of national heroes, particularly in North Sulawesi. the study employs the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method, which consists of six stages: concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution. the final outcome of this research is the creation of an augmented reality-Based hero introduction application for a subject with the theme "my heroes," in the form of an android application that can be used on smartphones. The black box testing resulted in a 100% unit testing feasibility percentage, interpreted as highly feasible. The expert media testing yielded an 88.88% feasibility percentage, interpreted as highly feasible. The material expert testing conducted by a teacher at SD Gmim Kakas, resulted in a 93.68% feasibility percentage, interpreted as highly feasible. Furthermore, the usability testing conducted by five students from SD Gmim Kakas resulted in a 92.13% feasibility percentage, interpreted as highly feasible.
Implementasi Augmented Reality untuk Media Pembelajaran Tata Surya pada Anak Usia Dini Dzaki Padhlurrahman; Irma Handayani
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 14, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v14i2.3341

Abstract

Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang, yakni matahari, serta semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek tersebut bukan hanya berupa delapan planet, tetapi juga berupa lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, serta jutaan benda langit lainnya berupa meteor, asteroid, komet, dan lainnya. Media pembelajaran yang mengangkat tema pengenalan tata surya bagi anak-anak seperti buku yang berisi gambar-gambar planet dan bintang 2 dimensi belum begitu mampu menarik minat anak-anak untuk mau mengenali objek-objek yang ada di tata surya. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis membangun sebuah aplikasi augmented reality pengenalan tata surya yang menampilkan objek tata surya 3D dan memiliki fitur quiz mengenai tata surya sebagai sarana pembelajaran interaktif dan menarik bagi anak-anak yang dikemas dalam sebuah aplikasi berbasis android. Pada penelitian ini digunakan Game Engine Unity 3D untuk membangun aplikasi berbasis android serta Vuforia SDK agar aplikasi yang dibangun dapat menjadi aplikasi berteknologi Augmented Reality. Media pengenalan tata surya dengan teknologi Augmented Reality ini dapat dijalankan pada platform android minimal versi 8.1, dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah proses pembelajaran dan menambah minat belajar anak.
Maturity Level Assesment Tata Kelola Data Bantuan Sosial Menggunakan Domain Data Governance DAMA-DMBOK Ari Kurniawan Saputra; Riza Muhida; Yuthsi Aprilinda; Fenty Ariani; Robby Yuli Endra
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 14, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v14i2.3355

Abstract

Permasalahan yang muncul adalah pengelolaan data BANSOS dari APBD mempunyai jenis pendukung dan atribut yang berbeda-beda, sehingga perlu adanya tata kelola data yang dapat memantau dan mengelola data terkini yang menghasilkan informasi yang relevan, berharga dan terpercaya, sehingga dalam pengambilan keputusan dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kematangan tata kelola data BANSOS dari APBD dengan menggunakan domain tata kelola data dalam kerangka DAMA-DMBOK. Proses perhitungan analisis GAP menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data. Berdasarkan hasil pengukuran tingkat kematangan pengelolaan data BANSOS dengan menggunakan domain tata kelola data, diperoleh hasil secara umum pengelolaan data BANSOS ada pada level 3 atau defined, berarti organisasi memiliki standar proses yang diterapkan secara pasti. Di semua lini. organisasi tetapi tidak menetapkan sasaran kualitas untuk implementasi seluruh tahapantahapan. Temuan-temuan ini memberikan dasar untuk mengidentifikasi analisis kesenjangan dan rekomendasi yang diperlukan untuk desain dan implementasi tata kelola data BANSOS berdasarkan kerangka DAMA-DMBOK di pemerintah tingkat kabupaten
Konsep Algoritma Forward Chaining dan Faktor Kepastian untuk Mendiagnosa serta Pencarian Solusi Masalah Kulit Wajah Ery Mintorini; Moch. Sjamsul Hidajat
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 14, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v14i2.3436

Abstract

Saat ini banyak orang terutama para wanita yang mendambakan kulit yang sehat dan juga wajah yang bersih serta terawat. Banyak cara yang dilakukan agar kulit mereka bersih seperti yang didambakan. Namun, tidak jarang juga diantara mereka yang tidak memiliki cara tepat untuk mengatasinya. Hal ini disebabkan adanya keterbatasan pengetahuan tentang perawatan kulit wajah dan biaya konsultasi ke pakar. Konsultasi tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit, sehingga tidak semua dapat melakukan upaya ini. Untuk mengatasi kendala keterbatasan dana untuk melakukan konsultasi ini adalah dengan membuat suatu sistem yang mampu beraktifitas selayaknya seorang ahli yang dikenal sebagai sistem pakar. Sistem pakar dapat didefiisikan sebagai suatu sistem yang mengadopsi kemampuan seorang pakar dengan memasukkan semua kemampuann pakar kedalam sistem. Ada banyak metode yang dapat diterapkan dalam sistem pakar diantaranya adalah forward chaining dan faktor kepastian. Penelitian kali ini bertujujan untuk membuat sistem pakar yang dapat diterapkan untuk diagnosa masalah- kulit wajah serta pencarian solusi penyelesaian menggunakan metode runut maju dan faktor kepastian. Hasil pengujian yang dilakukan dalam sistem ini membuktikan keakuratan sistem pakar dalam mendeteksi masalah yang dihadapi dan mampu memberikan solusi atas masalah tersebut dengan baik.
Sistem Otomatisasi Pajak Parkir Kendaraan Bermotor Menggunakan Raspberry Pi dan Image Processing Bayu Nugroho; Muhammad Saifuddin Mahfudz; Anggi Andriyadi; Dona Yuliawati
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 14, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v14i2.3322

Abstract

Perkembangan teknologi di ilmu komputer berdampak besar dalam era digital. Komputer tidak hanya mengolah data teks, tetapi juga multimedia seperti gambar, audio, dan video. Citra adalah unsur penting dalam multimedia dan berperan dalam penyampaian informasi visual. Pengolahan citra, khususnya image processing, telah berkembang dari gambar statis hingga video real-time. Penelitian ini berfokus pada penggunaan teknologi citra dan Internet of Things (IoT) untuk memonitor dan meningkatkan pengelolaan lahan parkir di Provinsi Lampung yang menghadapi masalah transparansi dan kecurangan dalam pembayaran pajak parkir. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPPRD) Kota Bandar Lampung pada tahun 2023, penerimaan pajak parkir hanya mencapai 6.6 Milyar atau 70,5% dari target yang dicanangkan sebesar 8 miliar. Penelitian ini mengusulkan pengolahan citra digital dengan Raspberry Pi dan IoT untuk identifikasi kendaraan masuk dan keluar dari lahan parkir. Sistem ini memungkinkan pengawasan real-time dan mencegah kecurangan penyedia parkir dalam pelaporan pajak pendapatan ke Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA). Penelitian dilakukan di area parkir pertokoan tanpa mengubah sistem parkir yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat monitoring IoT dapat mendeteksi jenis kendaraan dengan akurasi tergantung pada faktor seperti jarak, kecerahan objek, dan fokus webcam. Namun, penelitian ini juga memiliki beberapa kelemahan yaitu dimana akurasi deteksi jenis kendaraan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti jarak, kecerahan objek, dan fokus webcam, yang dapat membatasi efektivitas sistem dalam kondisi tertentu, sehingga waktu delay pendeteksian kendaraan berkisar antara 0,3 hingga 2 detik, sehingga memerlukan perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan respons sistem. Meskipun demikian, penelitian ini tetap memberikan kontribusi positif dengan memberikan solusi inovatif dalam pemantauan lahan parkir, pengawasan pajak parkir, dan potensial dalam mengurangi penyelewengan dana dan korupsi.
Evaluasi User Experience Aplikasi Prospect Dengan Menggunakan Usability Testing dan User Experience Questionnaire (UEQ) Tri Ayu Novitasari; Sepyan Purnama Kristanto; Lutfi Hakim
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 15, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v15i1.3635

Abstract

Dalam era kemajuan teknologi yang pesat, aplikasi Prospect menjadi salah satu solusi untuk membantu perusahaan mengelola penjadwalan, pertemuan, dan pencatatan pekerjaan dengan lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan membandingkan pengalaman pengguna antara tampilan awal dan tampilan baru dari aplikasi Prospect menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ) dan System Usability Testing (SUS). Lebih dari 10 penelitian atau jurnal telah digunakan sebagai referensi dalam penyusunan metode penelitian ini. Setelah itu, dilakukan penyusunan kuesioner yang melibatkan minimal 50 responden dalam rentang usia 15 hingga 60 tahun, tidak mempertimbangkan pekerjaan, ras, atau agama. Kuesioner kemudian disebar dalam uji tahap satu untuk mengevaluasi kejelasan, kelayakan, dan kenyamanan penggunaan aplikasi Prospect. Hasil dari uji tahap satu digunakan untuk mengidentifikasi masalah, yang kemudian menjadi dasar untuk proses redesign aplikasi Prospect. Redesign dilakukan untuk meningkatkan efektivitas tampilan aplikasi, yang melibatkan modifikasi atau peningkatan berdasarkan temuan analisis dari uji tahap satu. Setelah itu, dilakukan pembuatan prototype yang digunakan dalam uji tahap dua. Uji tahap dua melibatkan pengujian kembali kuesioner menggunakan sampel partisipan untuk memvalidasi perbaikan yang telah dilakukan pada aplikasi Prospect. Hasil dari evaluasi kuesioner menggunakan UEQ dan SUS menunjukkan bahwa tampilan redesign aplikasi Prospect mendapatkan penilaian yang lebih baik dibandingkan tampilan awal. Grafik perbandingan UEQ dan SUS menunjukkan peningkatan signifikan dalam semua aspek pengujian, seperti daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, kebaruan, dan kepuasan pengguna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perancangan ulang tampilan aplikasi Prospect berhasil meningkatkan kualitas pengalaman pengguna secara keseluruhan. Temuan ini memberikan umpan balik yang berharga bagi pengembang untuk terus meningkatkan kualitas dan kegunaan aplikasi Prospect agar lebih memenuhi harapan pengguna di masa depan. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya evaluasi pengalaman pengguna dalam pengembangan aplikasi. Metode UEQ dan SUS telah terbukti efektif dalam mengukur dan membandingkan kualitas pengalaman pengguna antara tampilan aplikasi yang berbeda. Hasil evaluasi ini dapat menjadi landasan penting bagi pengembang dalam mengoptimalkan pengalaman pengguna secara menyeluruh demi kesuksesan aplikasi di pasar yang kompetitif saat ini.
Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan BPNT menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Topsis Rusmawati R
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 15, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v15i1.3416

Abstract

Dalam pemberian bantuan masih memiliki kendala ataupun permasalahan data penerima BPNT yang masuk ke desa tidak sesuai dengan data masyarakat miskin yang ada di desa. Banyak warga yang mengeluh karena dianggap data tidak sesuai dengan kondisi di lapangan dan data pemerintah yang dianggap tidak teratur, warga yang seharusnya lebih layak mendapatkan bansos tetapi tidak menjadi sasaran pemerintah.  Kurang selektifnya dalam pemilihan penerima bantuan karena masih terdapat subjektifitas dalam menentukan calon penerima bantuan. Diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu aparatur desa dalam menentukan calon penerima bantuan agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran sesuai kriteria yang ada. Pada penelitian ini menghasilkan sebuah sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan TOPSIS  yang dapat membantu memberikan rekomendasi kepada aparatur desa dalam memilih masyarakat Desa Entibab yang layak mendapatkan bantuan BPNT. Terdapat 7 kriteria yang digunakan dalam pemberian bantuan BPNT yaitu: pendidikan, pekerjaan, penghasilan, status, tempat tinggal dan jumlah anak.  Sistem yang dibangun berbasis website dengan menggunakan Bahasa pemograman PHP dengan basis data Mysql. Hasil perbandingan antara keluaran sistem dan hitungan manual, menunjukkan bahwa sistem pendukung keputusan penerima bantuan BPNT menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) telah memberikan hasil yang konsisten dan akurat. Peringkat alternatif yang dihasilkan oleh sistem dengan nilai V dapat dilihat serupa dengan peringkat hasil hitungan manual. Setiap alternatif, mulai dari A3 hingga A10, diurutkan secara konsisten sesuai dengan nilai V yang dihitung, menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan penerimaan bantuan BPNT. Hasil pengujian fungsionalitas lebih lanjut menegaskan bahwa sistem mampu beroperasi dengan baik, menghasilkan perangkingan alternatif sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Keseluruhan, implementasi metode AHP dan TOPSIS dalam sistem pendukung keputusan ini memberikan keyakinan bahwa sistem dapat memberikan rekomendasi penerima bantuan dengan tingkat akurasi yang memadai.