cover
Contact Name
Prof. Wimpy Santosa, Ph.D
Contact Email
wimpy@unpar.ac.id
Phone
+62222042004
Journal Mail Official
fstpt7@unpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Transportasi
ISSN : 14112442     EISSN : 26151146     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Transportasi adalah jurnal ilmiah di bidang ilmu transportasi yang diterbitkan tiga kali setahun oleh Forum Studi Transportasi antar-Perguruan Tinggi (FSTPT). Makalah-makalah yang dimuat di jurnal ini merupakan makalah-makalah terbaik dari Simposium FSTPT yang diadakan setiap tahun. Selain sebagai wadah komunikasi ilmiah, penerbitan Jurnal Transportasi juga bertujuan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi. Jurnal Transportasi terakreditasi yang kedua kali berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 51/DIKTI/ Kep/2010 tanggal 5 Juli 2010.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,071 Documents
PENGUKURAN TINGKAT KINERJA RUAS JALAN MENGGUNAKAN DATA GPS Suyuti, Rusmadi; Sinung Harjono, Mulyadi
Jurnal Transportasi Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1120.181 KB) | DOI: 10.26593/jt.v13i1.523.%p

Abstract

In addition to the volume to road capacity ratio, another indicator for the level of service of the road is the average traffic speed. Once the road capacity is exceeded, the lower the average traffic speed means the worse the performance of the road. The traffic speed information is also required as an input to the Real Time Traffic Information System. This purpose of this study is to measure the average traffic speed on a road segment using information obtained from the Global Positioning System. Off - roadway technologies using satellite technology have advantages in managing information position, direction and movement speed. In this observation a test vehicle equipped with the Global Positioning System moved along the urban road network and monitored in real time from a Control Center. When the position data of the test vehicles Control Center can connect directly with road network information system, the average traffic speed on the road can be obtained in real time condition. In addition as an indicator of the level of service of the road, with an average speed data, it can also be used for predicting traffic volume in an urban road network.Keywords: traffic speed, Global Positioning System, level of service of roads, traffic information system
PENGARUH KOMPONEN MANAJEMEN KONSTRUKSI TERHADAP CAPAIAN MUTU PEMELIHARAAN PREVENTIF PERKERASAN LENTUR Sita, Tisara; Mulyono, Agus Taufik
Jurnal Transportasi Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.625 KB) | DOI: 10.26593/jt.v16i2.2364.%p

Abstract

Abstract Road maintenance management in Indonesia focuses mainly on preventive rather than reactive maintenance as written on Strategic Plan 2015-2019 of Directorate General of Highways. Construction management criteria play a significant role in successful delivery of a road preservation project. In an attempt to understand these construction management criteria and their links to quality performance on a flexible pavement preventive maintenance project, a hierarchical structural model is established. The method used in this research was the structural equation modeling involving 186 respondents that directly involved in the national road maintenance project on Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V. The results of the model show that the major factors that control the performance of flexible pavement preventive maintenance project considered in this study are: (1) supervising consultant by 93.6%; (2) Commitment Making Official (CMO) or PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) by 92.1%; (3) contractor by 89.8%; (4) material by 74.8%; and (5) project equipment by 72.1%.   Keywords: road maintenance, preventive maintenance, project management, flexible pavement  Abstrak Manajemen pemeliharaan jalan di Indonesia berfokus terutama pada pemeliharaan preventif daripada reaktif seperti yang tertulis pada Rencana Strategis 2015-2019 dari Direktorat Jenderal Bina Marga. Kriteria manajemen konstruksi memainkan peran penting dalam keberhasilan pengiriman proyek preservasi jalan. Dalam upaya untuk memahami kriteria manajemen konstruksi ini dan hubungannya dengan kinerja kualitas pada proyek pemeliharaan preventif perkerasan lentur, model struktural hierarkis didirikan. Model yang digunakan pada penelitian ini adalah Structural Equation Modeling dengan melibatkan 186 responden yang terlibat langsung dalam proyek pemeliharaan jalan nasional di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa faktor utama yang mengontrol kinerja fleksibel proyek pemeliharaan preventif adalah: (1) konsultan pengawas 93,6%; (2) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 92,1%; (3) kontraktor 89,8%; (4) materi 74,8%; dan (5) peralatan proyek 72,1%. Kata-kata kunci: pemeliharaan jalan, pemeliharaan preventif, manajemen proyek, perkerasan lentur
PENGARUH PENAMBAHAN BUTON GRANULAR ASPHALT PADA CAMPURAN BETON ASPAL TERHADAP MODULUS RESILIEN DAN GRADASI R. Agah, Heddy; P. Hadiwardoyo, Sigit
Jurnal Transportasi Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.136 KB) | DOI: 10.26593/jt.v12i2.477.%p

Abstract

Buton Asphalt is a natural asphalt which has advantages because it contains minerals and asphalt, even though its asphalt content does not completely meet the specification as a binder of asphalt concrete. Various studies of the Buton Asphalt usage have been carried out. This paper presented the results of a study on asphalt concrete mixtures using materials of Buton Granular Aggregate (BGA), treating the BGA as aggregates, with the BGA content of 5% and 7%. Mixtures and specimens were analyzed to investigate the effects of BGA on the performance of asphalt concrete. The results showed that the indirect tensile strength for the mixture with BGA of 5% is higher than that obtained in the those with BGA content of 7%.Keywords: natural asphalt, asphalt concrete, Buton Granular Asphalt, indirect tensile strength.
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KABUPATEN SIDOARJO Supriyatno, Dadang; Widayanti, Ari
Jurnal Transportasi Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.336 KB) | DOI: 10.26593/jt.v15i1.1850.%p

Abstract

Abstract Public transportation is very important to support community activities in a city. The Lapindo mud disaster in Sidoarjo has impacts on community activities and public transportation travel patterns in the area. The performance of public transportation services in Sidoarjo is currently quite poor, with an average frequency of less than 6 vehicles/hour, an average headway of greater than 10 minutes, a load factor of less than 70 %, an average speed less than 30 km/hour, and an average travel time of less than 60 minutes. The low load factors could result in decreasing the revenue of public transportation operators which implies a decrease in welfare. In the field, around 20 % of public transportation vehicles are not operating in accordance with the route. In addition, some fleets are not in operation, especially on the route that led to the Porong area, because of the declining number of passengers as a result of the Lapindo mud disaster. For that reason, it is necessary for public transportation route network to adapt to impact map of the Lapindo mudflow and the development of the road network in Sidoarjo. Key words: public transportation, performance evaluation, load factor, headway, route  Abstrak Angkutan umum sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat di suatu kota. Bencana lumpur Lapindo di Sidoarjo berdampak pada aktivitas masyarakat dan pola perjalanan angkutan umum di daerah tersebut. Kinerja layanan angkutan umum di Kabupaten Sidoarjo saat ini kurang baik, dengan frekuensi rata-rata kurang dari 6 kendaraan/jam, waktu antara rata-rata lebih besar dari 10 menit, faktor muat kurang dari 70 %, kecepatan rata-rata kurang dari 30 km/jam, serta waktu tempuh perjalanan rata-rata kurang dari 60 menit. Faktor muat yang rendah berakibat menurunnya penghasilan operator angkutan umum yang berimplikasi pada penurunan kesejahteraan. Hal yang terjadi di lapangan adalah bahwa sekitar 20 % angkutan umum beroperasi tidak sesuai dengan ijin trayeknya. Selain itu beberapa armada tidak beroperasi, khususnya pada trayek yang menuju ke daerah Porong, karena menurunnya jumlah penumpang akibat bencana lumpur Lapindo. Untuk itu, diperlukan jaringan trayek angkutan umum yang disesuaikan dengan peta dampak lumpur Lapindo dan pengembangan jaringan jalan di Sidoarjo. Kata-kata kunci: angkutan umum, evaluasi kinerja, faktor muat, waktu antara, trayek
PENGARUH JUMLAH DAN KESALAHAN DATA ARUS LALU LINTAS TERHADAP AKURASI ESTIMASI MATRIKS ASAL TUJUAN (MAT) MENGGUNAKAN DATA ARUS LALU LINTAS Suyuti, Rusmadi; Tamin, Ofyar Z.
Jurnal Transportasi Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.87 KB) | DOI: 10.26593/jt.v4i1.1765.%p

Abstract

Abstrak Dalam perencanaan dan pemodelan transportasi sangat diperlukan tersedianya informasi pola pergerakan yang biasanya diwakili dengan Matriks Asal Tujuan (MAT). Untuk memperkirakan MAT berdasarkan data arus lalu lintas, data arus lalu lintas merupakan input utama yang sangat berpengaruh terhadap akurasi MAT yang dihasilkan. Tingkat akurasi MAT bukan saja dipengaruhi oleh lokasi pengumpulan data arus lalu lintas, akan tetapi dipengaruhi juga oleh jumlah data arus lalu lintas (ruas jalan) dan tingkat kesalahan dalam pengumpulan data arus lalu lintas tersebut. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa tidak seluruh ruas jalan perlu didapatkan informasi arus lalu lintasnya. Sehingga, sangat dibutuhkan suatu metode yang dapat menentukan jumlah optimum data arus lalu lintas serta kajian dampak kesalahan pada arus lalu lintas terhadap akurasi MAT yang dihasilkan. Untuk memperoleh jumlah optimum ini dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) pendekatan, yaitu menggunakan data berdasarkan hasil urutan lokasi terbaik (sorted) serta berdasarkan hasil urutan secara acak (random). Sedangkan analisis kajian dampak kesalahan pada data arus lalu lintas dilakukan dengan cara memberikan variasi skenario kesalahan terhadap data arus lalu lintas. Hasil analisis untuk Kota Bandung menunjukkan bahwa penggunaan 500 buah data arus lalu lintas sudah menunjukkan tingkat akurasi yang cukup baik dalam estimasi MAT. Jumlah tersebut merupakan 22% dari total ruas jalan yang ada di Kota Bandung. Sedangkan tingkat kesalahan sampai dengan 20% merupakan kesalahan yang masih dapat ditolerir untuk menghasilkan MAT dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi.Kata-kata kunci: perencanaan transportasi, pemodelan transportasi, pemilihan rute
KINERJA RUAS JALAN PADA INTEGRASI SISTEM JARINGAN JALAN EKSISTING DENGAN COASTAL ROAD DI KOTA BALIKPAPAN Kusrini, Sri; Munawar, Ahmad
Jurnal Transportasi Vol 17, No 3 (2017)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.158 KB) | DOI: 10.26593/jt.v17i3.2866.%p

Abstract

Abstract The rapid development along Sudirman Road, in the City of Balikpapan, causes congestion. Due to limited land, the government attempts to develop a reclamation area through Coastal Road Project which one of its objectives is to overcome congestion. The road performance analysis on the integration of existing road network system with the coastal road was carried out using traffic counting methods in 2017 for predicting traffic volume caused by the coastal road and traffic volume in 2024. The analysis was performed with 3 scenarios, namely Scenario 1 (traffic in 2017), Scenario 2 (traffic in 2024 without coastal road), and Scenario 3 (traffic in 2024 with coastal road). The result shows that the traffic conditions in some segments of Jalan Sudirman are in smooth condition, dense, and congestion. The road segments that require handling are Parking Building, Bekapai Park, and Terminal Damai segments. Keywords: road performance, road network, traffic volume, traffic congestion  Abstrak Pesatnya pembangunan di sepanjang Jalan Sudirman, Kota Balikpapan, menimbulkan kemacetan. Karena keterbatasan lahan, Pemerintah Kota Balikpapan berupaya mengembangkan kawasan dengan reklamasi pantai melalui Proyek Coastal Road yang salah satu tujuannya adalah mengatasi kemacetan di Jalan Sudirman. Analisis kinerja ruas jalan pada integrasi sistem jaringan jalan eksisting dengan coastal road dilakukan dengan menggunakan metode survei lalu lintas 2017 untuk memprediksi volume lalu lintas akibat coastal area dan volume lalu lintas tahun 2024. Analisis dilakukan dengan 3 skenario, yaitu  Skenario 1 (lalu lintas tahun 2017), Skenario 2 (lalu lintas 2024 tanpa coastal road), dan Skenario 3 (lalu lintas 2024 dengan coastal road). Hasil analisis menunjukkan bahwa lalu lintas di beberapa segmen Jalan Sudirman dalam kondisi lancar, padat, dan macet. Segmen jalan yang memerlukan penanganan adalah Segmen Gedung Parkir, Segmen Taman Bekapai, dan Segmen Terminal Damai. Kata-kata kunci: kinerja jalan, jaringan jalan, volume lalu lintas, kemacetan lalu lintas
KETERPADUAN SISTEM JARINGAN ANTAR MODA TRANSPORTASI DI PULAU SULAWESI Jinca, M. Yamin
Jurnal Transportasi Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3235.481 KB) | DOI: 10.26593/jt.v9i1.341.%p

Abstract

The Sulawesi Island is a region which has been growing and the development related to the economicdevelopment - era and the global trade. The potency of natural resource and the geographic location ofSulawesi are very prospective to be promoted to the National and International Market. For the reason, theexistence of efficient and effective transportation network system can support the wheel of economy inSulawesi. The integrated infrastructure and service networks are therefor demanded to reduce travel time sothat transportation cost can also be minimized. This paper gives a description about the development ofinfrastructure network and the transportation service and how to develop integrated transportation networkthat makes transportation in Sulawesi will be more effective and efficient.Keywords: infrastructure, integrated transport, intermodes
AKSESIBILITAS DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DI PERDESAAN: KONSEP MODEL SUSTAINABLE ACCESSIBILITY PADA KAWASAN PERDESAAN DI PROPINSI SULAWESI TENGGARA Magribi, La Ode Muhamad; Suhardjo, Aj.
Jurnal Transportasi Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.358 KB) | DOI: 10.26593/jt.v4i2.1775.%p

Abstract

Abstrak Secara spasial, selama ini pembangunan infrastruktur masih terfokus di kawasan perkotaan, masih sedikit perhatian pembangunan ditujukan pada daerah-daerah perdesaan yang berimplikasi pada tidak meratanya hasil-hasil pembangunan dinikmati oleh segenap masyarakat, dan terjadi kesenjangan kualitas hidup masyarakat, baik dalam level desa-kota secara makro, maupun dalam level perdesaan yang dibedakan berdasarkan tingkat aksesibilitasnya secara mikro. Penelitian ini dilakukan untuk melihat lebih jelas bagaimana kesejangan pembangunan yang terjadi pada level mikro,serta menganalisis hubungan antara peningkatan aksesibilitas dengan peningkatan pembangunan.Pada penelitian ini akan dikaitkan antara karakteristik aksesibilitas pada kawasan perdesaan dengan variabel-variabel pembangunan, income perkapita, mobilitas, kepadatan penduduk, dan kepadatan aktivitas, sehingga masing-masing variabel tersebut dapat dimodelkan dan diuji taraf signifikansinya pada tingkat signifikansi a = 5%, serta diujikan dalam suatu blok persamaan simultan dengan menggunakan analisis regresi, dan metode penyelesaian persamaan simultan dengan sistem iterasi Gauss-Seidel. Sampel terdiri dari tiga buah kecamatan (Kecamatan Tinanggea, Kecamatan Poleang Timur, dan Kecamatan Watubangga), dan dari masing-masing kecamatan tersebut dipilih tiga buah desa, sehingga total sampel desa sebanyak sembilan buah desa, dari sembilan desa tersebut dipilih secara acak masing-masing 40 buah rumah tangga (total rumah tangga sebanyak 360 buah, dan sampel individu sebanyak 984 orang responden).Beberapa hasil dan kesimpulan penting yang diperoleh dari penelitian ini adalah: peningkatan yang terjadi pada variabel aksesibilitas mengakibatkan peningkatan yang cukup signifikan pada variabel-variabel independen lainnya seperti pembangunan, income, mobilitas, kepadatan penduduk, dan kepadatan aktivitas. Peningkatan pembangunan, peningkatan pendapatan perkapita masyarakat, perbaikan mobilitas, dan peningkatan aksesibilitas pada suatu lokasi menjadi daya tarik bagi migran untuk datang beraktivitas maupun tinggal pada lokasi tersebut, sehingga kepadatan penduduk juga akan semakin tinggi. Lokasi dengan akses yang lebih baik cenderung mempunyai kepadatan penduduk yang lebih tinggi. Desa dengan akses baik hingga sedang memiliki partisipasi dan peranan wanita yang lebih baik dari aspek pekerjaan, pendidikan dan pendapatan jika dibandingkan dengan desa berakses jelek.Kata-kata kunci: aksesibilitas, mobilitas, urbanisasi, kemiskinan, perdesaan
IMPORTANT FACTORS ON SIDEWALKS WITH VENDOR ACTIVITIES BASED ON PEDESTRIAN PERCEPTION BY GENDER AND AGE Hidayat, Nursyamsu; Choocharukul, Kasem; Kishi, Kunihiro
Jurnal Transportasi Vol 12, No 3 (2012)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.468 KB) | DOI: 10.26593/jt.v12i3.498.%p

Abstract

This paper presents an investigation of important factors relating sidewalk performance based on pedestrian perceptions by gender and age. Exploratory factor analysis technique and reliability test of the variables are performed on 45 items of sidewalk current condition in order to extract dimensions of pedestrian perceptions in Jakarta and Bangkok. Based on age, male respondents reveals that eight factors are identified as important on sidewalk performance, and labeled on the basis of the attributed covered as sidewalk interaction, comfort, space availability, safety, vendor problems, walking path, vendor regulation, and vendor’s attraction. On the other hand, the first seven factors are similarly stated by female respondents. Grouped by age, young respondents reveal nine factors are considered important and arbitrarily named as comfort, sidewalk interaction, safety, vendor’s attraction, vendor problems, vendor regulation, walking path, space availability, and sidewalk condition. The presence of vendors are often deemed as obstruction for walking flow, but their activities should be accommodated by establishing policies and management to accept high performance of the sidewalks and to support the city’s economy.Keywords: sidewalk, street vendor, factor analysis
KELAYAKAN FINANSIAL PENGEMBANGAN TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA INTERNASIONAL HUSEIN SASTRANEGARA Panditasiwi, Florence Kartika; Santosa, Wimpy
Jurnal Transportasi Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.96 KB) | DOI: 10.26593/jt.v16i1.2154.%p

Abstract

Abstract Husein Sastranegara International Airport is one of the gates for economic sector for West Java Province. The number of passengers in 2013 had reached 2,657,984 passengers and it has exceeded the capacity of existing passenger terminal which can only accommodate 750,000 passengers per year. Passenger terminal is expanded up to 17,000 m2 with capacity of 3,400,000 passengers per year. The investment value of this project was estimated to be Rp 126,505,457,542.00. In this study the financial feasibility analysis is calculated by Net Present Value, Internal Rate Return, and Benefit Cost Ratio Methods. This study shows that this passenger terminal project have a positive net present value, internal rate return is greater than minimum attractive rate of return, and benefit cost ratio is greater than 1 meaning that the development of the passenger terminal is financially feasible. Keywords: passenger terminal, financial feasibility, net present value, internal rate return, benefit cost ratio  Abstrak Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara merupakan salah satu gerbang sektor perekonomian Provinsi Jawa Barat. Jumlah pergerakan penumpang tahun 2013 telah mencapai 2.657.984 penumpang dan jumlah tersebut telah melampaui kapasitas terminal penumpang yang tersedia, yaitu 750.000 penumpang per tahun. Terminal penumpang ini diperluas hingga 17.000 m2 dengan kapasitas tampung sebesar 3.400.000 penumpang per tahun. Nilai investasi proyek ini diperkirakan sebesar Rp 126.505.457.542,00. Pada studi ini analisis kelayakan finansial dilakukan dengan 3 metode, yaitu Metode Nilai Sekarang Bersih, Metode Tingkat Pengembalian Bunga Internal, dan Metode Rasio Manfaat Biaya. Hasil studi ini menunjukkan bahwa proyek ini mempunyai nilai sekarang bersih positif, tingkat pengembalian bunga internal lebih besar daripada tingkat pengembalian yang diinginkan, dan rasio manfaat biaya lebih besar daripada 1, yang berarti proyek pengembangan terminal penumpang ini merupakan investasi yang layak secara finansial. Kata-kata kunci: terminal penumpang, kelayakan finansial, nilai sekarang bersih, tingkat pengembalian bunga internal, rasio manfaat biaya

Page 55 of 108 | Total Record : 1071


Filter by Year

2004 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 3 (2022) Vol. 22 No. 2 (2022) Vol. 22 No. 1 (2022) Vol. 21 No. 3 (2021) Vol. 21 No. 2 (2021) Vol. 21 No. 1 (2021) Vol. 20 No. 3 (2020) Vol. 20 No. 2 (2020) Vol. 20 No. 1 (2020) Vol. 19 No. 3 (2019) Vol. 19 No. 2 (2019) Vol. 19 No. 1 (2019) Vol. 18 No. 3 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol. 18 No. 2 (2018) Vol. 18 No. 1 (2018) Vol 18, No 1 (2018) Vol. 17 No. 3 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol. 17 No. 2 (2017) Vol 17, No 2 (2017) Vol 17, No 1 (2017) Vol. 17 No. 1 (2017) Vol 16, No 3 (2016) Vol. 16 No. 3 (2016) Vol 16, No 2 (2016) Vol. 16 No. 2 (2016) Vol. 16 No. 1 (2016) Vol 16, No 1 (2016) Vol 15, No 3 (2015) Vol. 15 No. 3 (2015) Vol. 15 No. 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol. 15 No. 1 (2015) Vol 14, No 3 (2014) Vol. 14 No. 3 (2014) Vol 14, No 2 (2014) Vol. 14 No. 2 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol. 14 No. 1 (2014) Vol. 13 No. 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol. 13 No. 2 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol. 13 No. 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol. 12 No. 3 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol. 12 No. 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol. 12 No. 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol. 11 No. 3 (2011) Vol. 11 No. 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol. 11 No. 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol. 10 No. 3 (2010) Vol 10, No 3 (2010) Vol. 10 No. 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol. 10 No. 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol. 9 No. 2 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol. 9 No. 1 (2009) Vol 8, No 2 (2008) Vol. 8 No. 2 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol. 8 No. 1 (2008) Vol. 7 No. 2 (2007) Vol 7, No 2 (2007) Vol. 7 No. 1 (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol. 6 No. 2 (2006) Vol 6, No 2 (2006) Vol. 6 No. 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol. 5 No. 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol. 5 No. 1 (2005) Vol. 4 No. 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol. 4 No. 1 (2004) More Issue