cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Tomalebbi
ISSN : 23556439     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Memuat Tulisan yang Menyangkut Pemikiran atau Gagasan Hasil Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Arjuna Subject : -
Articles 374 Documents
PERANAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN SIKAP SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PAREPARE Reztu Dwi Kartika; andi Aco Agus; Bakhtiar Bahtiar
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reztu Dwi Kartika, 2022. Peranan Guru PPKn dalam Menanamkan Sikap Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Parepare. Skripsi Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Bapak Andi Aco Agus selaku pembimbing I dan Bapak Bakhtiar selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui pola pembinaan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan dalam upaya menanamkan sikap sosial siswa SMP Negeri 1 Parepare. 2) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan dalam menanamkan sikap sosial siswa SMP Negeri 1 Parepare. 3) Untuk mengetahui cara mengatasi kendala guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan dalam menanamkan sikap sosial siswa SMP Negeri 1 Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Berdasarkan sumbernya, jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan cara observasi yang dilakukan pada guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parepare, wawancara terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, 3 orang guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, dan siswa kelas VIII. Sedangkan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari buku, jurnal, dan orang tua siswa. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pola pembinaan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan dalam menanamkaan sikap sosial siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parepare melalui tiga pendekatan (1) pembiasaan; (2) keteladanan; (3) pemberian hukuman dan reward. Adapun pembiasaan yang dilakukan guru adalah melakukan dzikir pagi setiap hari jumat, upacara bendera atau apel pagi, membudayakan 3S, berdoa sebelum memulai pembelajaran. Keteladanan yang diberikan guru kepada siswa adalah hadir di sekolah tepat pada waktunya, mengenakan pakaian yang sopan serta rapi, mengakui kesalahan dan berkata jujur. Hukuman yang diberikan kepada siswa yang melakukan pelanggaran berupa teguran. Sedangkan reward yang diberikan siswa yang berpretasi berupa hadiah dan ucapan penyemangat agar bisa mempertahankan prestasinya. 2) Kendala Guru dalam menanamkan sikap sosial terdiri atas faktor internal dan faktor eksternal. Adapun faktor internalnya adalah (1) waktu belajar dan mengajar di sekolah terbatas; (2) karakter siswa yang berbeda-beda. Sedangkan faktor eksternalnya adalah (1) pengaruh dari lungkungan keluarga; (2) pengaruh lingkungan masyarakat. 3) Upaya guru dalam mengatasi kendala dalam menanamkan sikap sosial dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan orangtua siswa, kemudian melakukan bimbingan khusus dan pendekatan kepada siswa.Kata Kunci: Peranan Guru, Penanaman Nilai, Sikap Sosial
Penerapan Tata Tertib Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di SMAN 2 Soppeng Kabupaten Soppeng Nurfadillah Nurfadillah; Muh. Sudirmn; Nurharsyah Khaer Hanafi
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract, This study aims: 1) To find out the application of student discipline in an effort to improve student discipline at SMAN 2 Soppeng, 2) To find out the obstacles faced by the school in implementing student discipline at SMAN 2 Soppeng, 3) To find out the teacher's strategies PPKn in applying discipline to students at SMAN 2 Soppeng. This type of research is a type of descriptive research using a qualitative approach. The data obtained from the results of this study were processed using data analysis with triangulation techniques. putup posters of order throughout the class. In its supervision, the school cooperates with all educators and education personnel in the school, while in giving sanctions it is carried out by giving a warning. Student rules imposed by schools can also contribute to improving student discipline because the rules contain a set of rules that aim to regulate students and students are obliged to comply with student rules imposed by the school. 2) Obstacles in the application of student discipline at SMAN 2 Soppeng consist of a lack of student understanding of the rules that apply, lack of self-awareness of students in complying with the rules, differences in student character, influence from the outside environment, lack of maximum supervision of the rules and the existence of social interests in schools become obstacles in the effort to implement the order to the fullest. 3) The strategies of Pancasila and Citizenship Education teachers in applying the rules to students are quite diverse, namely through example, providing direction or communication and by adjusting the rules to the conditions of the times.Keywords: Application of rules, discipline, students.
PRINSIP KEADILAN DAN PENERAPANNYA Muh. Haras Rasyid
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This article on the principle of justice is intended to explore how the existence of the justice, both related to its meaning and in terms of the application of justice in several aspects of life in society, including legal, socio-economic and political aspects. Through library research, namely reviewing and analyzing writings from various literatures, it can be seen that justice is the will for equal rights and truth which is embedded as a principle in the soul of every person as sunnatullah. Justice can be applied to every line of people's lives and will lead to peace and happiness of society in general. The reality of injustice that occurs in its application can be influenced by a person's internal condition, which may be due to ignorance and may also be due to excessive earthly ambition, even though it is against his hearth that wants justice.
PERGESERAN NILAI DALAM PERKAWINAN PADA MASYRAKAT ADAT DI LEMBANG KOLE BAREBATU KECAMATAN MALIMBONG BALEPE' KABUPATEN TANA TORAJA Mustaring Mustaring; Muh. Sudirman; Reykah Mangori
Jurnal Tomalebbi Volume 9, Nomor 4 (Desember 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine (1) the form of value shift in marriage by indigenous peoples in Kole Barebatu Village, Malimbong Balepe' District, Tana Toraja Regency; (2) Factors Affecting Value Shifts in Marriage by Indigenous Peoples in Kole Barebatu Village, Malimbong Balepe' District, Tana Toraja Regency. To achieve this goal, the researchers used a qualitative approach. Checking the validity of the data used is source triangulation. The data obtained from the research results were processed using descriptive data typesKeywords: Value Shift and Marriage by Indigenous Peoples. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bentuk pergeseran Nilai dalam Perkawinan oleh Masyarakat Adat di Lembang Kole Barebatu Kecamatan Malimbong Balepe’ Kabupaten Tana Toraja; (2) Faktor yang Mempengaruhi Pergeseran Nilai dalam Perkawinan oleh Masyarakat Adat di Lembang Kole Barebatu Kecamatan Malimbong Balepe’ Kabupaten Tana Toraja. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Pengecekan keabsahan data yang digunakan yaitu Triangulasi Sumber. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan jenis data secara deskriptif.Kata Kunci: Pergeseran Nilai, Perkawinan Pada Masyrakat Adat
PEMBERIAN SANKSI DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA DI SMP NEGERI 3 BISSAPPU KABUPATEN BANTAENG Sunniati Sunniati; Irsyad Dahri; Nurharsya Khaer Hanafie
Jurnal Tomalebbi Volume 9, Nomor 4 (Desember 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack: Giving Sanction in Shaping The Disciplined Character of Students at SMP Negeri 3 Bissappu Bantaeng city. Thesis of the Faculty of Socail Sciencies  and Law, Pancasila and Citizenship Education Study Program, Makassar State University. Guided by Mr. Irsyad Dahri as Supervisor I and Mr. Nurharsya Khaer Hanafie as Supervisor II.This study aims to find out (1) How the picture of sanctioning in shaping the character of student discipline. (2) Factors affecting the formation of the disciplinary character of students of SMP Negeri 3 Bissappu. The approach used in this study is a qualitative approach using a qualitative type of descriptive research with data sources obtained from teachers of SMP Negeri 3 Bissappu, sanctioning in shaping the character of student ddisciplineFrom the results of this study concluded that (1) giving sanctions in shaping the character of student discipline in accordance with the Child Protection Act, such as giving sanctions in the form of assignments (essays or notes), positive guidance, 3x reprimands and suspension which is only to educate so that students get a deterrent effect without doing physical or fear, but for the rest it is necessary for each student to be aware of the problems he is.  As for (2) the factors that influence the imposition of sanctions are 3, namely family (parental care patterns of each parent), association (adolescents who are looking for their identity), teachers (teacher’s attention is needed by students).Keywords: Sanctioning, Discipline Character, and School.Abstrak: Pemberian Sanksi dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa di SMP Negeri 3 Bissapu Kabupaten Bantaeng. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Bapak Irsyad Dahri selaku Pembimbing I dan Bapak Nurharsya Khaer Hanafie selaku Pembimbing II.            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana gambaran pemberian sanksi dalam membentuk karakter disiplin siswa. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter disiplin siswa SMP Negeri 3 Bissappu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data yang diperoleh dari guru smp negeri 3 bissappu, pemberian sanksi dalam membentuk karakter disiplin siswa.Dari hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) pemberian sanksi dalam membentuk karakter disiplin siswa yang bersesuaian dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, seperti pemberian sanksi dalam bentuk tugas (essay atau catatan), bimbingan positif, teguran sebanyak 3x dan skorsing yang sifatnya hanya untuk mendidik agar peserta didik mendapatkan efek jera tanpa melakukan fisik atau rasa takut, tetapi selebihnya perluh kesadaran siswa masing-masing akan permasalahan yang ia perbuat. Adapun (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian sanksi ada 3, yakni keluarga (pola pengasuhnya masing-masing orang tua), pergaulan (masa remaja yang mencari jati dirinya), guru ( perhatian guru sangat di butuhkan oleh peserta didik).Kata Kunci: Pemberian Sanksi,  Karakter Disiplin, Sekolah
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN BILA KECAMATAN LALABATA KABUPATEN SOPPENG Chinta Sry Amalya Sary; Muhammad Akbal; Andi Kasmawati
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKCHINTA SRY AMALYA SARY, 2022. Persepsi Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik di  Kelurahan Bila Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Muhammad Akbal dan Andi KasmawatiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Persepsi masyarakat terhadap kedisiplinan aparat kelurahan di Kelurahan Bila Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. (2)  Persepsi masyarakat terhadap tanggung jawab aparat kelurahan di Kelurahan Bila Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. (3) Upaya yang dilakukan aparat kelurahan untuk mengatasi hambatan yang dialami dalam pelayanan publik. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi dan wawancara. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Persepsi masyarakat terkait kedisiplinan aparat kelurahan  di Kelurahan Bila Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng yaitu kurang disiplin dalam memberikan pelayanan publik. (2) Persepsi masyarakat terkait tanggung jawab aparat Kelurahan Bila Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng yaitu sudah bertanggung jawab dalam pelayanan publik. Adapun yang pernah menjadi hambatan oleh aparat kelurahan Bila dalam memberikan pelayanan yaitu (a) Adanya kegiatan di jadwal yang bersamaan. (b)  Masyarakat yang tidak mengikuti prosedur yang ada. Kata Kunci : Persepsi, Pelayanan Publik, Aparat Kelurahan.
PERLINDUNGAN KONSUMEN PERSPEKTIF HAK-HAK ASASI MANUSIA Eman Sulaiman
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This article describes consumer protection from a human rights perspective. The results of the study obtained an understanding that human existence, both as individuals and as social beings, lacks meaning when their human rights are only limited to the expression of rights in the fields of politics and security. Humans need to eat and drink, need to be healthy, have the right to enjoy welfare and other rights in the economic field. All human rights in the field of economy play a decisive role in realizing human integrity as beings who have dignity and worth. The right to the availability of sufficient food and drink, the right to health, the right to product safety and security, the right to economic protection, including the right to compensation and other consumer rights, are rights that are linked to human rights. . Thus, the provision of economic legal instruments in the context of realizing the objectives of economic development is part of the instrument for protecting human rights. Wherever and under any circumstances, consumer rights as an inseparable part of human rights must be respected and upheld. Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection, must be socialized continuously, not only periodically but continuously. Such efforts should also not only be carried out by the government but should also involve community institutions such as non-governmental organizations and higher education institutions.
TINJAUAN HUKUM PELAKSANAAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN DI POLRES KAB JENEPONTO Endang Sulastri Rumagit; Firman Umar; Herman Herman
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKENDANG SULASTRI R.M, 2022. Tinjauan Hukum Pelaksanaan Pembuatan Surat keterangan Catatan kepolisian di Kepolisian Resor Kabupaten Jeneponto. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Dr. Firman Umar, M.Hum selaku pembimbing I dan Dr. Herman, S.H, M.Hum selaku pembimbing II.           Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)  Bagaimana ketentuan hukum pembuatan SKCK (2) Bagaimana Kendala dalam pelaksanaan pembuatan SKCK. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris yaitu yuridis sosiologis (sosiological yurisprudence) dengan pendekatan penelitian yaitu kualitatif. Tehnik pengumpulan data meliputi : observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian kemudian diolah dengan menggunakan analisis data secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini (1) Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian diamanatkan pada ketentuan yang telah ditetapan sebelumnya, dasar hukum yang mengatur terkait pembuatan SKCK dibagi menjadi dua poin penting yaitu 1) ketentuan legalitas pasal 4 ayat 1 huruf (b) Undang-Undang No 9 Tahun 2018 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, 2) ketentuan legalitas Peraturan Pemerintah No 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada kepolisian. Seluruh dasar hukum dalam pembuatan SKCK ini merupakan landasan atau pedoman yang dapat dijadikan rujukan dalam pelaksanaan pembuatan SKCK.  (2) Kendala yang ditemukan oleh peneliti dalam pelaksanaan pembuatan SKCK di polres Jeneponto yaitu: a) Masih kurang cermatnya petugas intelkam, b)Terjadinya disharmonisasi hukum, c)Terjadinya kekosongan hukum Kata Kunci: Tinjauan Hukum, Pelaksanaan Pembuatan SKCK, dan Kendala
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS NILAI MULTIKULTURAL Henni Sukmawati
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Multicultural education in schools can be done through integrated learning activities in learning subjects and habituation programs as well as school culture. Therefore, to provide a detailed description of the learning of multicultural attitudes and values in an educational institution, it is necessary to identify the vision and mission of the school/madrasah and the curriculum developed. Multicultural attitude education in an educational institution, identification of vision, mission and program activities in schools can be carried out through curricular, co-curricular, and extra-curricular programs. To implement multicultural learning, habituation is carried out, among others, by building or creating a religious culture that is thick in every learning activity in everyday life, both at home and at school. So with the habituation of religious rituals that are expected to be able to shape the character of students as a form of monotheism belief in Allah Swt. Learning Islamic Religious Education subjects based on multicultural values in the context of multicultural education education. The learning approach is not only focused on students but also pays attention to the teacher's role as a modeling force. that is, the implementation of learning is carried out by combining two approaches, namely student-centered and teacher-centered.
PEMBENTUKAN KEDISPLINAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN PPKN DI SMAN 1 SESENAPADANG KABUPATEN MAMASA Imam Suyitno; Rifdan Rifdan; Adam Junitra
Jurnal Tomalebbi Volume 9, Nomor 4 (Desember 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pembentukan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran daring mata pelajaran PPKn, (2) Kendala pembentukan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran daring mata pelajaran PPKn di SMAN 1 Sesenapadang.Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pegumpulan data yang dilakukan yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan analisis data secara kualitatif deskriptif. Penyajian data dalam bentuk teks naratif.Hasil  penelitian menujukkan bahwa (1) Upaya yang dilakukan oleh guru membentuk kedisiplinan siswa dalam pembelajaran daring mata pelajaran PPKn, yaitu, membuat perjanjian dengan siswa atau yang biasa disebut kontrak belajar. menjadi teladan bagi siswa, pembiasaan sikap disiplin, dan memberikan pemahaman tentang kedisiplinan melalui materi dan pembelajaran PPKn. (2) Kendala yang dihadapi dalam pembentukan kedisiplinan siswa disebakan faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal yaitu kurangnya kesadaran siswa terhadap kedisiplinan. Faktor eksternal yaitu kurangnya interaksi guru dan siswa, lingkungan belajar siswa yang tidak kondusif, jaringan internet yang tidak stabil, dan perangkat gawai dan kuota yang tidak memadai.Â