cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Tomalebbi
ISSN : 23556439     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Memuat Tulisan yang Menyangkut Pemikiran atau Gagasan Hasil Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Arjuna Subject : -
Articles 374 Documents
DAMPAK PERMAINAN GAME ONLINE TERHADAP MANAJEMEN WAKTU SISWA DI SMPN 2 TOMPOBULU KABUPATEN GOWA Dewi Handayani; Muh Sudirman; Andi Aco Agus
Jurnal Tomalebbi Volume 9, Nomor 4 (Desember 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine (1) time management of students who often play online games in SMPN 2 Tompobulu, Gowa regency. (2) teachers ' efforts in dealing with students who are addicted to online games at SMPN 2 Tompobulu. (3) the role of parents in shaping children's time management. This research method uses a descriptive type of research with a qualitative approach. The data analysis technique uses an interactive model by covering three activity streams, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing.The results of this study showed that (1) time management of students who often play online games at SMPN 2 Tompobulu, Gowa regency became irregular with several consequences including: (a) late to school. (b )skipping lessons, (c) not focusing while studying in class, and (d) neglecting other work. (2) the efforts made by teachers in dealing with students who are addicted to online games at SMPN 2 Tompobulu, Gowa regency include (a) providing advice on the use of online games, (b) conducting HP raids, (c) cooperation with parents. (3) the role of parents in shaping children's time management is by (a) building good communication, (b) making a schedule of activities, (c) providing direction to children.Keywords: Impact, Online Games And Time ManagementAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Manajemen waktu siswa yang sering memainkan game online di SMPN 2 Tompobulu Kabupaten Gowa. (2) Upaya guru dalam menangani siswa yang kecanduan permainan game online di SMPN 2 Tompobulu. (3) Peran orang tua dalam membangun manajemen waktu anak. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan mengcakup tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Manajemen waktu siswa yang sering bermain game online di SMPN 2 Tompobulu Kabupaten Gowa  menjadi tidak teratur dengan beberapa akibat yang ditimbulkan diantaranya: (a) terlambat datang ke sekolah. (b) bolos pelajaran, (c)tidak fokus saat belajar di kelas, dan (d) melalaikan pekerjaan lain. (2) Upaya yang dilakukan oleh guru dalam menangani siswa yang kecanduan game online di SMPN 2 Tompobulu Kabupaten Gowa Meliputi (a) memberikan nasehat mengenai penggunaan game online, (b) melakukan razia HP, (c) kerja sama dengan orang tua murid. (3) peran orang tua dalam membangun manajemen waktu anak adalah dengan cara (a) membangun komunikasi yang baik, (b) membuat jadwal kegiatan, (c) memberikan arahan kepada anak.Kata kunci : Dampak, Game Online dan Manajemen waktu
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI SMPN 04 MENGKENDEK KABUPATEN TANA TORAJA Resniati Ruslan; Hasnawi Haris; Mustari Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RESNIATI RUSLAN, 2022. Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMP Negeri 04 Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Hasnawi Haris selaku pembimbing I dan Mustari selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Efektivitas pembelajaran tatap muka terbatas di SMP Negeri 04 Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran tatap muka terbatas di SMPN 04 Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang diperoleh dari sekolah dan dari informan yang terdiri dari guru serta peserta didik SMP Negeri 04 Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Adapun prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasii. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Efektivitas pembelajaran tatap muka terbatas di SMP Negeri 04 Kabupaten Tana Toraja telah terlaksana cukup efektif. Hal tersebut tampak pada proses pembelajaran yang dimulai dari persiapan yaitu penyusunan RPP yang didesain sesuai dengan permendikbud, pelaksanaan pembelajaran yang dilihat dari strategi dan media yang digunakan yang selanjutnya di implementasikan dalam kegiatan pembelajaran yang dimulai dari kegiatan awal, kegiatan inti sampai dengan penutup. (2)Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran tatap muka terbatas dibagi menjadi dua yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Adapun faktor pendukung yaitu:pengawasan dari pihak dinas kesehatan dan juga pengawasan dari dinas pendidikan. Adapun faktor pendukung bagi guru dan peserta didik yaitu dengan adanya buku paket, LKS untuk siswa dan juga fotocopy yang berisikan materi pokok. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat yaitu keterbatasan waktu pembelajaran, kesulitan guru dalam menyelesaikan materi, antusias siswa yang kurangKata Kunci: Efektivitas pembelajaran, Pembelajaran tatap muka terbatas 
Peran Pemerintah Daerah Dalam Upaya Penanganan Anak Putus Sekolah di Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa Mustari Mustari; Andi Kasmawati; Riswan Riswan
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Study this aim for knowing (1) Effort government area in handle broken child school in village Rappolemba Subdistrict tompobulu district Gowa ; (2) Factor Reason child break school in village Rappolemba Subdistrict tompobulu Regency Gowa, (3 ) Parental involvement in overcome child break school in village Rappolemba Subdistrict tompobulu Regency Gowa . Study this is study descriptive qualitative. Types and sources of data used in study this that is primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques include : observation, interviews and documentation. Data obtained from results study processed with use data analysis descriptive qualitative. From result study this show that : (1 ) Efforts made government area in resolve broken child school among others: Program assistance and giving help to poor people , namely Family Hope Program Assistance (PKH), Assistance Direct Cash (BLT), and the Smart Indonesia Program (PIP), policies in the education sector , namely Regional Regulation No. 08 of 2013 concerning Free Education and Regional Regulation No. 09 of 2013 concerning Required 12 years of study, and socialization to community done with two events namely by one village at once and come existing hamlets. (2) Factor reason child break school among other factors lack of interest school, laziness, marriage early, Background Parental education and family economic factors. (3) Parental Involvement Parental involvement in overcoming school dropouts is to provide encouragement, motivation, pay attention to their children's associations and accompany children to study at home. But this role is only carried out by parents because parents think more about the economy than their children's education. Keywords : Local Government and Disconnected Children SchoolAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Faktor Penyebab anak putus sekolah di Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa Upaya pemerintah daerah dalam menangani anak yang putus sekolah di Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupataten Gowa; (2) Peran pemerintah daerah dalam menangani anak yang putus sekolah di Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupataten Gowa;, (3) Keterlibatan orang tua dalam mengatasasi anak putus sekolah di Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis data secara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengatasi anak yang putus sekolah antara lain : Program bantuan dan pemberian bantuan kepada masyarakat miskin yaitu Bantuan Program keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan Program Indonesia Pintar (PIP), kebijakan di bidang Pendidikan yaitu Peraturan Daerah No 08 Tahun 2013 tentang Pendidikan Gratis dan perda No 09 tahun 2013 Tentang Wajib Belajar 12 tahun, dan sosialisasi kepada masyarakat yang dilakukan dengan du acara yaitu secara satu desa sekaligus dan mendatangi dusun-dusun yang ada. (2) Faktor penyebab anak putus sekolah antara lain Faktor kurangnya minat bersekolah, Kemalasan,  pernikahan dini, Latar belakang Pendidikan orang tua dan Faktor Ekonomi keluarga. (3) Keterlibatan Orang Tua Keterlibatan orang tua dalam mengatasi anak putus sekolah adalah memberikan memberikan dorongan, motivasi, memperhatikan pergaulan anaknya dan menemani anak dalam belajar di rumah. Tetapi peran tersebut hanya dilakukan oleh sebagai orang tua karena orang tua lebih memikirkan ekonomi daripada Pendidikan anaknya. Kata Kunci : Pemerintah Daerah dan Anak Putus Sekolah
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) (Studi Desa Tapporang Kecamatan Batulappa Kabupaten Pinrang) Hilda yanti; Mustari Mustari; Muh Sudirman
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang. (2) kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam Hukum Islam dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian ini ialah pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang berdasarkan pasal 3 PERMENSOS RI No. 1 tahun 2018 serta kesesuaiannya dengan prinsip Maqashid Al-Syariah pada tingkatan al-dharuriyat (keperluan primer/asas) khususnya menjaga harta (hifdz maal), serta nilai-nilai dasar hukum Islam yaitu keadilan dan tanggung jawab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang mulai dari tahap Pelaksanaan perencanaan, pertemuan awal dan validasi, penetapan KPM PKH, Penyaluran bantuan sosial, pemutakhiran data dan verifikasi komitmen, serta pendampingan belum terlaksana dengan baik dan belum tepat sasaran karena data KPM PKH menggunakan data yang lama. (2) Kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam Hukum Islam dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang belum sesuai karena dalam penetapan dan pendistribusian PKH di Desa Tapporang, belum bisa dikatakan adil karena prinsip keadilan dalam program ini belum terlaksana dengan baik, serta pemerintah belum memenuhi tanggung jawab dalam mewujudkan kemaslahatan pada program ini, sedangkan sarana pokok yang menjamin kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH yaitu menjaga harta (hifdz maal) dan hal tersebut adalah tegaknya keadilan dan tanggung jawab di dalam tatanan kehidupan masyarakat.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang. (2) kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam Hukum Islam dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian ini ialah pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang berdasarkan pasal 3 PERMENSOS RI No. 1 tahun 2018 serta kesesuaiannya dengan prinsip Maqashid Al-Syariah pada tingkatan al-dharuriyat (keperluan primer/asas) khususnya menjaga harta (hifdz maal), serta nilai-nilai dasar hukum Islam yaitu keadilan dan tanggung jawab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang mulai dari tahap Pelaksanaan perencanaan, pertemuan awal dan validasi, penetapan KPM PKH, Penyaluran bantuan sosial, pemutakhiran data dan verifikasi komitmen, serta pendampingan belum terlaksana dengan baik dan belum tepat sasaran karena data KPM PKH menggunakan data yang lama. (2) Kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam Hukum Islam dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang belum sesuai karena dalam penetapan dan pendistribusian PKH di Desa Tapporang, belum bisa dikatakan adil karena prinsip keadilan dalam program ini belum terlaksana dengan baik, serta pemerintah belum memenuhi tanggung jawab dalam mewujudkan kemaslahatan pada program ini, sedangkan sarana pokok yang menjamin kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH yaitu menjaga harta (hifdz maal) dan hal tersebut adalah tegaknya keadilan dan tanggung jawab di dalam tatanan kehidupan masyarakat.
FIQH, SYARI'AH, DAN PERBEDAANYA Harun Abdullah
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Islamic law is actually nothing other than Islamic fiqh or Islamic law, which is applied according to the needs of the community which is sourced from the Qur'an As-Sunnah and the consensus of friends and tabi'in. Shari'a itself is a revelation of Allah and the words of the Prophet, are the legal foundations established by Allah through His Messenger, which must be followed by Muslims.
IMPLEMENTASI PENCEGAHAN PERKAWINAN PADA ANAK USIA DINI BERDASARKAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT NOMOR 1 TAHUN 2020 DI KECAMATAN CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR Hasnawi Haris; Andi Kasmawati; Muhammad Ihsan
Jurnal Tomalebbi Volume 9, Nomor 4 (Desember 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:  This Study aims to determine (1) Efforts to prevent early childhool marriage based on the Regional Regilation of West Sulawesi Province Number 1 of 2020 in Campalagian District. (2) Obstacles faced in preventing early childhool marriages in Campalagian Distrcit. This Research method uses empirical legal research or sociological law with a qualitative approah. The data analysis technique used is descriptive qualitative by systematically compiling the results of library research and field research results, then describing and drawing conclusions. The results of this study concluced that (2) Effort to prevent early childhood marriage in Campalagian District were carried our eith various efforts, namely conducting marriage guidance in schools in Campalagian District, providing advice to the community at weddings, conducting socialization through social media, providing education to the community. Childern in the form of character education, religious education as well as reproductive health education and sex introduction, providing enlightenment to people who do not know about early marriage. (2) The obstacles facede in preventing early childhood marriage in the Campalagian District consist of limited resources in supporting the socialization of prevention of early childhool marriage, both human resources and financial resources, inadequate facilities and infrastukture of supporting facilities, the existence of a matchmaking culture in the community and a lack of awareness from the community.Keyword: Prevention, Socialization and Early Childhood MarriageAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Upaya pencegahan perkawinan anak usia dini berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 1 Tahun 2020 di Kecamatan Campalagian. (2) Kendala yang dihadapi dalam pencegahan perkawinan anak usia dini di Kecamatan Campalagian. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris atau hukum sosiologis dengan pendekalatan kualitatif. Adapun teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif dengan menyusun hasil penelitian kepustakaan dan hasil penelitian di lapangan secara sistematis, kemudian dideskripsikan dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Upaya pencegahan perkawinan anak usia dini di Kecamatan Campalagian dilakukan dengan berbagai upaya yakni melakukan bimbingan perkawinan di sekolah-sekolah di Kecamatan Campalagian, memberikan nasihat kepada masyarakat di acara perkawinan, melakukan sosialisasi melalui media sosial, memberikan pendidikan kepada anak berupa pendidikan karakter, pendidikan keagamaan serta pendidikan kesehatan reproduksi dan pengenalan seks, memberikan pencerahan kepada masyarakat yang kurang mengetahui tentang perkawinan dini. (2) Adapun kendala yang dihadapai dalam pencegahan perkawinan anak usia dini di Kecamatan Campalagian yaitu terdiri atas keterbatasan sumber daya dalam menunjang sosialisasi pencegahan perkawinan anak usia dini baik itu sumber daya manusia maupun sumber daya finansial, sarana dan prasarana atau fasilitas penunjang yang tidak memadai, adanya budaya perjodohan di dalam lingkungan masyarakat serta kurangnya kesadaran dari masyarakat.Kata Kunci: Pencegahan, Sosialisasi dan Perkawinan Anak Usia Dini
PERILAKU BULLYING DALAM PERSEPKTIF HUKUM STUDI PADA MASYARAKAT KECEMATAN MATAKALI KABUPATEN POLEWAL MANDAR Ahmad Umardani; Firman Umar; Mustaring Mustaring
Jurnal Tomalebbi Volume 9, Nomor 4 (Desember 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:  This study aims to find out (1) how the law regulates bullying behavior (2) the factors that cause bullying behavior in the community of Matakali sub-district, Polewali Mandar district (3) Efforts to overcome bullying behavior in Matakali sub-district, Polewali Mandar district. This research is a qualitative descriptive study. The types and sources of data used in this study are primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques include: observation, interviews and documentation. The data obtained from the research were collected and processed by qualitative descriptive data analysis. The results of the study show that: (1) Legal arrangements for bullying behavior are generally regulated in law number 35 of 2014 concerning child protection, the provisions of which are contained in article 1 number 15a, article 9, and article 76C related to the prohibition of committing cruelty to children. Therefore, the legal action given to the perpetrators of bullying is in the form of warning actions, coaching actions and imprisonment as regulated in article 5, article 7, article 10, and article 71 of law number 11 of 2012 concerning the juvenile criminal justice system. (2) The factors that cause bullying behavior are two factors where the perpetrator himself does not like the victim and the lack of emotional control from the perpetrator, the two victim factors are the presence of the victim disturbing the domination of the perpetrator's power, causing competition between the perpetrator and the victim, (3) Efforts In overcoming bullying behavior there are two, namely preventive efforts where law enforcement officers carry out socialization by providing legal understanding and strengthening to students, teachers and parents regarding the impact of the dangers of bullying, both repressive efforts, namely the perpetrators of bullying are given legal action by law enforcement officers in the form of coaching actions. outside the institution by carrying out community services in accordance with the provisions of article 71 of law number 11 of 2011 concerning the juvenile criminal justice system related to the principal crime of children. Keywords: BullyingAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana pengaturan hukum terhadap perilaku bullying (2) Faktor – faktor Penyebab terjadinya perilaku bullying pada masyarakat kecamatan Matakali kabupaten Polewali Mandar (3) Upaya dalam mengatasi perilaku bullying di kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari penelitian dikumpulkan dan diolah dengan analisis data secara deskriptif kualitatif.  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengaturan hukum terhadap perilaku bullying secara umum diatur dalam undang – undang  nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak  yang ketentuannya terdapat pada pasal 1 angka 15a  mengenai kekerasan anak, pasal 9 mengenai hak perlindungan, dan pasal 76C  mengenai larangan melakukan kekerasan terhadap anak. Oleh Karena itu tindakan hukum yang diberikan terhadap pelaku bullying berupa tindakan peringatan, tindakan pembinaan dan penjara sebagaimana diatur dalam pasal 5 mengenai bentuk penyelesaian dan pasal 71 mengenai pidana pokok anak dalam undang – undang nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak. (2) Faktor penyebab terjadinya perilaku bullying ada dua  faktor  dimana dari pelaku itu sendiri yang tidak menyukai korban dan kurangnya kontrol emosi dari pelaku, kedua faktor korban yaitu keberadaan korban menganggu dominasi kekuasaan pelaku sehingga menimbulkan persaingan anatara pelaku dan korban, .(3) Upaya dalam mengatasi perilaku bullying ada dua yaitu upaya preventif dimana pihak aparat penegak hukum melakukan sosialisasi dengan memberikan pemahaman hukum serta penguatan kepada siswa, guru maupun orang tua terkait dampak bahaya bullying, kedua upaya represif yaitu  pelaku bullying diberikan tindakan hukum oleh aparat penegak hukum berupa tindakan pembinaan di luar lembaga dengan melaksanakan pelayanan masyarakat sesuai dengan ketentuan pasal 71 undang – undang nomor 11 tahun 2011 tentang sistem peradilan pidana anak terkait pidana pokok anak. Kata Kunci : Bullying
PENEGAKAN HUKUM PADA KASUS TINDAK PIDANA PENCURIAN HASIL TANAMAN PERTANIAN PADA DESA BONTO DAENG KECAMATAN ULUERE KABUPATEN BANTAENG Nur Haera; Hasnawi Haris; Andika Wahyudi Gani
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKNurhaera. 2022. Penegakan Hukum Pada Kasus Tindak Pidana Pencurian Hasil Tanaman Pertanian Pada Desa Bonto Daeng Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Hasnawi Haris dan Andika Wahyudi Gani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, tingkat pengetahuan masyarakat Desa Bonto Daeng Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng terhadap aturan-aturan hukum positif terkait tindak pidana pencurian hasil tanaman pertanian serta upaya pencegahannya. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat Desa Bonto Daeng Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng terhadap aturan-aturan hukum positif terkait tindak pidana pencurian hasil tanaman pertanian serta upaya pencegahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat pengetahuan hukum masyarakat Desa Bonto Daeng Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng masih dikategorikan rendah. Hal tersebut di pengaruhi oleh tingkat pendidikan masyarakat yang rendah serta tingkat kepercayaan diri masyarakat yang merasa mampu menangani kasus pencurian hasil tanaman pertanian di daerahnya. (2) Adapun upaya yang dilakukan oleh aparat hukum dalam pencegahan pencurian hasil tamanan pertanian pada Desa Bonto daeng Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng ada dua yaitu upaya preventif dan upaya represif.Kata kunci: Penegakan Hukum, Tindak Pidana Pencurian, Hasil Tanaman Pertanian
EFEKTIFITAS PROGRAM PRAKERJA DALAM MEWUJUDKAN KESEMPATAN KERJA DI KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Irsyad Dhahri; Nurharsya Khaer Hanafi; Muhammad Iqbal
Jurnal Tomalebbi Volume 9, Nomor 4 (Desember 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack: This study aims to determine (1) the legal basis of the pre-employment program (2) to determine the effectiveness of the pre-employment program in Polewali District, Polewali Mandar Regency. This research is a qualitative descriptive study. The types and sources of data used in this study are primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques include: observation, interviews, and documentation. The data obtained from the study were collected and processed by qualitative descriptive data analysis. The results of the study show that: (1) The legal aspects of the Pre-Employment Card program are regulated in Presidential Regulation No. 76 of 2020 concerning Amendments to Presidential Regulation No. 36 of 2020 concerning Development of Work Competencies through the Employment Card Program and Law No. 13 of 2003 concerning Employment ( 2). The effectiveness of the pre-employment program card in terms of its implementation has not been effective due to the lack of mastery of technology in registering most of the participants of the pre-employment program are parents. Supervision of the pre-employment program is still not clear at the district level who is responsible for carrying out the supervision due to the lack of coordination between the central and regional parties in coordinating the recipients of the pre-employment program. 
Kompetensi Profesional Guru PPKn di UPT SMP Negeri 4 Pituriase Kabupaten Sidenreng Rappang Sulfi Ana; Imam Suyitno; Mustaring Mustaring
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (i) untuk mengetahui penguasaan materi pembelajaran pada guru PPKn di SMP negeri 4 Pituriase dan (ii) upaya yang dilakukan guru PPKn Di SMP Negeri 4 Pituriase dalam mengembangkan penguasaan materi pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dihasilkan oleh peneliti akan dikelolah menggunakan deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (i) penguasaan materi pembelajaran pada guru PPKn di SMP negeri 4 Pituriase bisa disimpulkan sudah memadai dalam menyusun atau merancang materi pembelajaran guru sudah memenuhi indikator yang dijadikan aspek tolak ukur dalam penyusunan materi pembelajaran dan dalam penyajian materi pembelajaran dalam proses pembelajaran dimana terdapat tiga kompetensi dasar dan 11 indikator yang harus di capai oleh peserta didik, guru PPKn di SMP Negri 4 Pituriase dapat menyampaikan secara sistematis terkait materi pelajaran keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan dalam bingkai bhineka tunggal ika (ii) upaya yang dilakukan guru PPKn Di SMP Negeri 4 Pituriase dalam mengembangkan penguasaan materi keilmuannya adalah mengambil kualifikasi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diampuh, berdiskusi dengan sesame guru PPKn, memanfaatkan teknologi dan komunikasi dan memperbanyak membaca literature-literatur.Kata kunci: Kompetensi Professional, Penguasaan Materi Pembelajaran