cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Tomalebbi
ISSN : 23556439     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Memuat Tulisan yang Menyangkut Pemikiran atau Gagasan Hasil Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Arjuna Subject : -
Articles 374 Documents
PERLINDUNGAN PEKERJA PEREMPUAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN (Studi Pada Spbu Galangan Kapal Kota Makassar) Nur Aslamia Amin; Andi Kasmawati; Imam Suyitno
Jurnal Tomalebbi Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 September 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study aims, (1) To find out the fulfillment of the rights of women workers who work at the Makassar City Shipyard Gas Stations (2) To find out the procedures for the protection of women workers at the Makassar Shipyard Gas Stations are in accordance with Law Number 13 of 2003 concerning Manpower. (3) To find out the factors that determine the implementation of the protection of women workers at the Makassar City Shipyard Gas Station. This type of research is descriptive research and uses a qualitative research approach. The data sources used are primary data and secondary data. The primary data are 1 operational manager of shipyard gas stations and 7 female operators at shipyard gas stations. While secondary data are laws, books, journals, papers, and materials from the internet. Data collection techniques include: Observation, Interview and Documentation. Data analysis used in this qualitative research is data reduction, data display and decision making or verification. Based on the results of the study, namely: (1) the fulfillment of the rights of female workers has been fulfilled which includes the right to menstrual leave, the right to maternity leave, the right to miscarriage leave, the right to maternity leave, the provision of working time, and overtime time (2) the protection of female workers is also quite fulfilled in social aspects, technical aspects (occupational safety), occupational health aspects, but in the aspect of worker welfare still need optimization (3) the determining factor for the fulfillment of the protection of women workers is the harmony between the company and the women workers themselves.
PERANAN GURU DALAM MEMBIMBING SISWA DALAM MEMOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SMPN 1 SOPPENG KEC.LALABATA, KAB.SOPPENG Rakhiyya Rakhiyya; Imam Suyitno; Manan Sailan
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RAKHIYYA, 2022. Peranan Guru Membimbing Siswa Dalam Memotivasi Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMPN 1 Soppeng, Kec.Lalabata, Kab.Soppeng. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Dr. Imam Suyitno, M.Si selaku pembimbing I dan Prof. Dr. Manan Sailan, M.Hum selaku pembimbing II.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Strategi guru dalam memotivasi siswa belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMPN 1 Soppeng, Kec.lalabata, Kab.Soppeng.  (2) Faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan  di SMPN 1 Soppeng, Kec. Lalabata, Kab. Soppeng. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif  yang ditujukan untuk memahami fenomena-fenomena kondisi belajar siswa. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan sumber data yang diperoleh dari sekolah  dan informan yang terdiri dari dari guru PPKn serta siswa SMPN 1 Soppeng. Adapun prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyadian data, penarikan kesimpulan dan verivikasi.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Strategi guru dalam memotivasi siswa belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMPN 1 Soppeng, Kec.lalabata, Kab.Soppeng.  terdiri dari Pemberian apresiasi atau penghargaan yang berupa pujian dan nilai, mengadakan persaingan atau kompetisi, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, melibatkan diri untuk membantu siswa serta pengulangan materi atau pengadaan kuis. Berbagai cara tersebutlah yang dilakukan oleh guru untuk memotivasi siswa dalam belajar. (2) Adapun beberapa  faktor yang menyebabkan rendahnya  motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan  di SMPN 1 Soppeng, Kec. Lalabata, Kab. Soppeng terdiri dari pemberian tugas yang terlalu banyak, tidak adanya minat siswa dalam mata pelajaran PPKn karena tidak sesuai dengan bakat yang dimiliknya, penggunaan handphone berlebihan yang membuat pola tidur siswa kurang akibatnya selalu mengantuk di kelas, serta pengaruh lingkungan yang meliputi keluarga serta pengaruh teman sebaya seperti halnya bergaul dengan teman yang malas belajar dan sering bolos maka akan berpengaruh negatif terhadap siswa tersebut.
INTERVENSI PARPOL, POLITIK UANG DAN KORUPSI: TANTANGAN KEBIJAKAN PUBLIK SETELAHPILKADA LANGSUNG Andi Aco Agus; Bakhtiar Bakhtiar; Suprayogi Suprayogi; Mirwan Fikri Muhkam
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK:Sistem yang demokratis dan terdentralisasi sekarang ini menjamin kebebasan partai-partai politik untuk melakukan kegiatan di daerah dan sangat menentukan pencalonan kepala daerah, masalahnya ialah bahwa dalam sistem yang sekarang berlaku terdapat tendensi kuat bahwa pejabat lebih memperhatikan kepentingan partai daripada kepentingan publik keterkaitan antara parpol dengan pilkada.Kepemerintahan local (Local Qovernance) dalam sistem demokrasi perlu dicermati karena inilah yang akan menentukan masa depan perumusan kebijakan publik di lndonesia apapun perubahan politik yang terjadi akan banyak berpengaruh kepada proses pembuatan kebijakan publik dari perspektif para pejabat pemerintah daerah sebagai perumus kebijakan dalam sistem sosial yang terdemokratisasi hamper mustahil untuk melupakan faktor-faktor politik ketika mereka membuat keputusan-keputusan strategis, sebaliknya kemampuan dari pejabat pemerintah daerah untuk melakukan reformasi sangat tergantung kepada kemampuan mereka untuk membentuk koalisi politik yang kuat serta memperluas jaringan dukungan politik.
Peran guru PKn dalam meningkatkan minat belajar mata pelajaran PKn peserta didik pada satuan pendidikan SMA Negeri 11 Jeneponto Ridho Tul Mubaraq; Rifdan Rifdan; Muhammad Akbal
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakRidhotul Mubaraq R. 2022. Peran Guru Pkn Dalam Meningkatkan Minat Belajar Mata Pelajaran Pkn Peserta didik Pada Satuan Pendidikan SMA Negeri 11 Jeneponto. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan. Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Bapak Prof. Dr. Rifdan M.Si selaku pembimbing I dan Bapak Dr. Muhammad Akbal M. Hum selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Peran guru PKn dalam meningkatkan minat belajar mata pelajaran PKn peserta didik pada satuan pendidikan SMA Negeri 11 jeneponto, dan (2)Faktor pendukung dan penghambat guru PKn dalam meningkatkan minat belajar mata pelajaran PKn peserta didik pada satuan pendidikan SMA Negeri 11 jeneponto. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan sumber primer yaitu informan dan sumber data sekunder yaitu studi kepustakaan. Adapun Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan model interaktif (interactive model analysis) yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1)Upaya yang di lakukan guru PKn dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PKn pada satuan pendidikan SMAN 11 Jeneponto terkhusus pada kelas X dan XI adalah dalam proses pembelajaran meliputi penggunaan media belajar Power Point (PPT) yang memudahkan siswa memahami setiap materidalam proses pembelajaran PKn. (2)Faktor pendukung guru PKn dalam meningkatkan minat belajar peserta didik ialah (a) lingkungan yang kondusif baik itu di rumah maupun di sekolah (b)program sekolah SMAN 11 Jeneponto yang menjadikan ruangan bersuasana ramah anak dengan bekerja sama dengan para Wali Kelas masing-masing. Kemudian faktor penghambatnya ialah (a)tidak semua peserta didik menyukai mata pelajaran PKn, tetapi tidak menyukai bukan berarti tidak mau belajar (b)waktu mengajar yang terbatas sehingga pembelajaran harus sebisa mungkin di optimalkan sebaik mungkin.Kata Kunci : Peran Guru, Minat belajar peserta didik, dan Faktor pendukung dan penghambat
KEEFEKTIFAN PEMBINAAN WARGA BINAAN KASUS PEMBUNUHAN DI LAPAS PEREMPUAN KELAS II A SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA Nur Nashri Rahman; Irsyad Dahri; Heri Tahir
Jurnal Tomalebbi Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 September 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine: 1) To find out the implementation of fostering inmates in a homicide case in the Class II A Women's Prison, Sungguminasa, Gowa Regency. 2) To find out what are the obstacles faced by the Class II A Women's Prison, Sungguminasa, Gowa Regency in fostering the inmates of the homicide case. This type of research is qualitative using data collection techniques through interviews and documentation. The data obtained from the interviews and documentation were then processed using qualitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that: 1) The implementation of fostering the inmates of the homicide case in the Class II A Women's Prison Sungguminasa, Gowa Regency can be said to be effective, with the form of coaching, namely: (1) Skill development consisting of; Sewing, salon, crafts, gardening and catering. (2) Spiritual development, namely Pesantren An-nisa. (3) Physical development, namely morning exercise. 2) The obstacles faced by the Class II A Sungguminasa Women's Prison, Gowa Regency in fostering the inmates of the homicide case, are divided into two, namely: (1) Internal obstacles consisting of facilities and infrastructure that need to be added, human resources that need to be increased in number and increased in capacity, and the inmates themselves who need to increase their awareness. (2) External barriers, namely the location of the Class II A Sungguminasa Prison, Gowa Regency, which is felt by outsiders to be quite far away, both complained by the families of the inmates, as well as other outside parties who cooperate with the Class II A Sungguminasa Prison, Gowa Regency in every activity.
Perkawinan Dini di Lingkungan Sewo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng Novita Sari; Imam Suyitno; Mustari Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan ; (1) untuk mengetahui upaya pihak kelurahan dalam penanganan kasus perkawinan dini (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab perkawinan dini tersebut (3) dampak-dampak yang ditimbulkan dari perkawinan dini khususnya di Lingkungan Sewo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng.  Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan tekhnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) upaya yang dilakukan pihak kelurahan dalam penanganan kasus perkawinan dini yaitu melakukan sosialisasi, sosialisasi dilakukan kepada warga atau masyarakat dalam lingkup kelurahan tersebut. Kemudian juga menyampaikan secara langsung kepada pihak orang tua tentang dampak maupun efek dari perkawinan dini. (2) faktor-faktor yang menjadi penyebab perkawinan dini yaitu pola pergaulan bebas, perjodohan dan faktor ekonomi, hamil diluar nikah dan karena keinginan sendiri. (3) Adapun dampak yang ditimbulkan dari perkawinan dini secara positif yaitu dapat mengurangi beban ekonomi keluarganya. Dan adapun dampak negatif yang terjadi yaitu kehilangan mendapatkan kesempatan untuk tetap melanjutkan pendidikannya, cenderung menutup diri dari lingkungannya dan kehilangan masa-masa remajanya karena dituntut untuk menjalankan peran dalam rumah tangga, serta kondisi kesehatan yang belum memadai yang dapat mempengaruhi kondisi janin apabila ia telah mengandung.Kata Kunci : Perkawinan Dini
IMPLEMENTASI TUGAS DAN FUNGSI BALAI REHABILITASI BNN BADDOKA KOTA MAKASSAR Muhammad Alfarizi; Heri Thahir; Andi Kasmawati
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Kota Makassar Berdasarkan Peraturan Badan Narkotika Nasional Nomor 7 Tahun 2020. (2) Faktor penghambat dan pendukung dari implementasi pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Kota Makassar. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui, dokumentasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, (1) Tugas dan fungsi Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Kota Makassar telah dilaksanakan berdasarkan Peratutan Badan Narkotika Nasional Nomor 07 Tahun 2020, (2) Keterbatasan sumber daya manusia dalam hal ini poli spesialis yang belum dimiliki dan adanya pihak keluarga klien yang lepas tanggungjawab dalam mendukung proses pemulihan klien menjadi faktor penghambat optimalnya pelaksanaan tugas dan fungsi di Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Kota Makassar. Adapun faktor pendukungnya yaitu terjalinya kerjasama antara Balai Rehabilitasi BNN Baddoka kota makassar dengan 24 instansi yang ada dan dilaksanakanya pengembangan kemampuan sumber daya manusia di bidang rehabilitasi dalam hal ini pelaksanaan pelatihan
PERANAN GURU DALAM PENANAMAN SIKAP NASIONALISME SISWA DI PERBATASAN NEGARA INDONESIA DAN NEGARA MALAYSIA (STUDI DI SMA NEGERI 1 SEBATIK TENGAH) Asnawi Ojen; Heri Tahir; Manan Sailan
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASNAWI, 2022-01-08, Peranan Guru Dalam Penanaman Sikap Nasionalisme Siswa Di Perbatasan Negara Indonesia Dan Negara Malaysia (Studi Di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah) Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Jurusan Pendidikan Pancasilah dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Prof. Dr. Heri Tahir, S.H, M.H, Selaku Pembimbing I dan Bapak Prof. Manan Sailan, M.HUM, Selaku Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peranan guru-guru dalam penanaman sikap nasionalisme di perbatasan Negara Indonesia dan Negara Malaysia tepatnya di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, (2) Faktor –faktor yang menghabat guru-guru dalam mengatasi masalah nasioanlisme siswa di perbatasan ,tepatnya di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, untuk mengetahui Strategi apa yang di gunakan guru-guru khsusnya yang mengapdi di wilayah perbatasan dalam upaya mepertahankan dan meningkatkan nasionalisme siswa di perbatasan, Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, jenis sumber data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data di proleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Fokus penelitain ini ialah peranan guru dalam meningkatkan nasionalisme siswa di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah. Sampel atau narasumber dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu pertama guru di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah dan kedua adalah siswa di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, terdiri dari 5 guru, di antaranya guru PPKn, Guru Bahasa Indonesia, Guru Sejarah, Guru Ekonomi dan Guru Sosiologi, serta 5 siswa yang menjadi narasumber, yaitu kelas IX IPA dan kelas IX IPS, yang menjadi narasumber dalam penelitian ini. Dengan adanya pengambilan sampel atau narasumber dalam penelitian ini, maka peneliti bisa mengetahui sejaumana peranan guru dalam penanaman sikap nasionalisme siswa di perbatasan dan strategi apa yang di gunakan guru untuk mengatasi masalah nasionalisme siswa di perbatasan tepanya di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, dan lebih lanjut mengetahui apakah strategi yang digunakan oleh guru-guru di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah efektif atau tidak dalam meningkatkan nasionalisme siswa di perbatasan.
PENANGGULANGAN KEKERASAN TERHADAP PESERTA DIDIK DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH (Studi SMP Negeri 35 Makassar) Nur Qalbi; Andi Aco Agus; Nurharsyah Khaer Hanafie
Jurnal Tomalebbi Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 September 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract, This study aims (1) to determine the forms of violence against students in the school environment. (2) To find out the sanctions given to teachers for violence against students in the school environment. (3) To find out the efforts made by teachers in overcoming student violence in the school environment. To achieve this goal, the researchers used a qualitative approach, the type of descriptive research, the primary data sources were informants consisting of the principal, six teachers, and six students. Secondary data are documents. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is descriptive qualitative. The results showed that (1) The forms of violence against students in the SMP Negeri 35 Makassar school environment were physical violence including: a) hitting, b) pinching, c) pressing on the ear, and d) throwing using shoes. The form of psychological violence is giving harsh words. (2) the sanctions given by the teacher for violence against students are: a) a verbal warning, and b) a written warning. (3) efforts made by teachers to overcome violence against students are: a) preventive actions (holding dialogues for teachers, parents, and students. And discipline in class), and b) repressive actions.
PENERAPAN KEDISIPLINAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SMPN 1 SULI KABUPATEN LUWU Sri Astuti Salata; Manan Sailan; Imam Suyitno
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SRI ASTUTI SALATA, 2022. Penerapan Kedisiplinan dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu dan Hukum. Universitas Negeri Makassar. Dimbimbing oleh Bapak Manan Sailan dan Bapak Imam Suyitno.Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui penyebab ketidakdisiplinan siswa dalam proses pembelajaran PPKn di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu, 2) Untuk mengetahui strategi guru dalam mengatasi ketidakdisiplinan siswa dalam proses pembelajaran PPKn di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan sumber data yang diperoleh dari sekolah dan informan yang terdiri dari 14 siswa dan 3 guru PPkn. Adapun prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) penyebab ketidakdisiplinan siswa dalam proses pembelajaran PPKn di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu terdiri dari penyampaian materi yang tidak menarik, guru hanya menggunakan metode cermah, pengaruh teknologi serta pengaruh lingkungan pertemanan. (2) Adapun Strategi guru dalam mengatasi ketidakdisiplinan siswa dalam proses pembelajaran PPKn di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu meliputi: a) keteladanan,guru memberikan contoh yang baik kepada siswa seperti berpakaian rapi, datang tepat waktu pada saat mengajar dan tidak meninggalkan kelas sebelum jam pelajaran berakhir, b) pemberian sanksi oleh guru disesuikan dengan bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh siswa, dan c) kontrak belajar, dapat membantu terbentuknya perilaku disiplin siswa.