cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 591 Documents
SEKOLAH SEBAGAI AGEN SOSIALISASI DALAM PEMBENTUKAN MORAL SISWA DI PONDOK PESANTREN SMP UMMUL MUKMININ MAKASSAR Sitti Arafah; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.382 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Upaya sekolah sebagai agen sosialisasi dalam pembentukan moral siswa di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar. 2) Kendala yang dihadapi sekolah dalam membentuk moral siswa di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu informan kepala sekolah, guru BK, pembina asrama dan guru pembina ekskul di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar. Siswa kelas VII dan VIII yang pernah masuk ruangan BK di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menujukkan bahwa; 1) Upaya yang dilakukan sekolah sebagai agen sosialisasi dalam pembentukan moral siswa di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar yaitu menumbuhkan sikap disiplin, membentuk keterikatan pada kelompok-kelompok sosial, dan menumbuhkan otonomi. 2) Kendala-kendala yang dihadapi sekolah dalam membentuk moral siswa yaitu kendala yang bersumber dari dalam diri siswa, kendala yang bersumber dari lingkungan keluarga, dan kendala yang bersumber dari teman sebaya.
GREEN SCHOOL (SEKOLAH HIJAU) DI SMA NEGERI 12 MAKASSAR Musriani, Musriani -
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3 edisi 3 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.235 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana Green School (sekolah hijau) di SMA Negeri 12 Makassar, (2)  Apakah faktor pendorong dan penghambat Green school di SMA Negeri12 Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam  penelitian  ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik Purposive Sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria sumber data yang ingin di teliti. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun yang menjadi Kriteria informan peneliti yaitu kepala sekolah, wakasek kurikulum, guru sosiologi, biologi, mulok, kesenian, olahraga, bahasa indonesia dan siswa X dan XI. Peneliti memperoleh data dengan mengunakan Pengecekan keabsahan  data mengunakan member check.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Green School (Sekolah Hijau ) di SMA Negeri 12 Makassar terlaksana sesuai indikator pedoman adiwiyata. Hal tersebut dilihat dari kebijakan sekolah; visi misi berwawasan lingkungan, ekstrakulikuler remaja cinta lingkungan (RCL), semua mata pelajaran terintengrasi mengembangkan materi upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan, pemberian rewoard,aksi peduli lingkungn dengan menanam pohon, pengelolaan dan pemanfaatan sampah, pembuatan pupuk kompos dan kerja sama Dinas Pendidikan, Dinas Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Yayasan Makassar Green School, dan Mitra SMP Negeri 8 Makassar, sosialisasi hemat listrik dan ATK. Sarana dan prasaran pembelajaran lingkungan yang ramah lingkungan yaitu rumah Composting, Green Hause, dan Toga. Pelaksanaan Green school di SMA Negeri 12 Makassar merupakan gerakan penyelamat lingkungan dan terdapat pola hubungam antara manusia dan lingkungan yang seimbang. (2) Faktor pendorong bahwa SMA Negeri 12 Makassar memiliki visi misi menghasilkan lulusan yang berprestasi, berakhlak, bertaqwa dan berbudaya serta berwawasan lingkungan dan kebijakan Pemerintah Kota Makassar bahwa semua sekolah berwawasan lingkungan dan Faktor penghambat dari segi waktu dan dana operasional perbaikan sarana dan prasarana pendidikan lingkungan.Keywords:  green  school
MARTIN LUTHER KING JR’S PHILOSOPHY OF NON-VIOLENCE: A PARADIGM FOR GLOBAL BLACK RACE TOWARDS CONFLICT RESOLUTION AND PEACE IN AFRICA Onoh John Ulafor
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Vol 7, Nomor 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.803 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13889

Abstract

The black race has suffered indignation across the globe through the machinations of oppressive, discriminatory and racist tendencies of developed nations. In United States and Europe, the black man in history had been consistently dehumanized and faced by social injustice. In this article I intend to articulate and examine the possible ways of how the black race could resolve conflicts and attain peace in Africa and across the globe. This would be done through the paradigm of non-violence philosophy of Martin Luther King Jr. Cognizance is accorded to the fact that, the non-violence paradigm had been successfully utilized by Martin Luther King Jr. in the United States to conquer racial discrimination and social injustice. I conclude in this paper that the reliance and efficacy of non-violence in conflict resolution and peace in Africa is a possibility. 
PERILAKUBULLYING SISWA SMK TECHNO TERAPAN MAKASSAR Kurnia Azis
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.702 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perilaku bullying yang dilakukan siswa di SMK Techno Terapan Makassar, dan untuk mengetahui tanggapan sekolah terhadap perilaku bullying siswa SMK Techno Terapan Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah siswa SMK Techno Terapan Makassar yang dipilih secara snowbal sampling yaitu memilih secara sengaja informan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan berdasarkan data dari guru BK. Data dihasilkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian data diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk perilaku bullying yang dilakukan siswa yang terbagi atas secara fisik, verbal, dan psikologis atau psikis. Secara fisik berupa dipukul, ditampar, dijewer, dicubit, ditendang, dilempar dengan penghapus atau spidol, berdiri di depan kelas, lari keliling lapangan, dan push up. Sedangkan bentuk verbal berupa dimarahi, diancam, dibentak, digertak. Perilaku bullying secara psikologis berupa mendiamkan, mempermalukan didepan umum, melototi, memandang sinis, memandang penuh ancaman, memandang yang merendahkan. Berbagai kebijakan yang diberlakukan sekolah untuk menghindari terjadinya perilaku bullying antara lain pada saat Mos membentuk kepanitian yang terdiri dari siswa dan guru sebagai pendamping. Memberlakukan sanksi dan hukuman kepada siswa yang melanggar tatatertib sekolah, melakukan pembinaan, pemberian sangsi dan hukuman fisik, menerapkan sistem point untuk setiap pelanggaran, panggilan orang tua dan skorsing. Pemberian sangsi ini tidak dilakukan begitu saja tetapi memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai aspek.Kata Kunci: Perilaku Bullying Siswa
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMAN 15 MAKASSAR Riah Reski Sirajuddin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.324 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3163

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) Faktor – faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa Kelas XI IPS pada mata pelajaran sosiologi di SMAN 15 Makassar dan 2) untuk mengetahui Upaya-upaya yang dilakukan dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS pada mata pelajaran sosiologi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan sebanyak 36 orang. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan tehnik Purposive Sampling dengan kriteria yang digunakan adalah siswa yang memiliki hasil belajar rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Faktor-faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa kelas XI IPS pada mata pelajaran sosiologi di SMAN 15 Makassar dipegaruhi beberapa faktor ialah Faktor Eksternal dan faktor Internal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dalam diri si pelajar (siswa) itu sendiri. Faktor ini meliputi; kemampuan belajar yang menurun, motivasi belajar yang kurang, sikap dan perasaan yang kurang menyenangkan dipengaruhi dengan faktor eksternal yang meliputi; keadaan sosialkultural siswa hingga mempengaruhi secara (faktor psikis). 2) Upaya yang telah dilakukan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa adalah memvariasikan metode pembelajaran dalam pelajaran sosiologi serta menggunakan media pembelajaran sebagai alat bantu dalam kegiatan proses belajar mengajar dan membangun keaktifan siswa dengan memberikan kuis kepada siswa dengan model pembelajaran kooperatif.  Kata kunci : Hasil Belajar Siswa, Mata Pelajaran Sosiologi
PERBANDINGAN POLA ASUH ORANG TUA SISWA BERPRESTASI DENGAN SISWA YANG TIDAK BERPRESTASI DI SMA NEGERI 2 GOWA Rahmawati Rahmawati; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.002 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbandingan bentuk pola asuh orang tua siswa berprestasi dengan siswa yang tidak berprestasi di SMA Negeri 2 Gowa; 2) Upaya yang dilakukan orang tua siswa dalam menunjang prestasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu siswa berprestasi peringkat umum I, II, dan III di setiap tingkatan kelas, siswa yang tidak berprestasi peringkat terbawah I, II, dan III disetiap tingkatan kelas, orang tua/wali siswa berprestasi peringkat umum I, II, dan III, orang tua/wali siswa yang tidak berprestasi peringkat terbawah I, II, dan III disetiap tingkatan kelas di SMA Negeri 2 Gowa. Informan dalam penelitian ini berjumlah 24 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan mereduksi data, mendisplaykan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pola asuh orang tua siswa berprestasi di SMA Negeri 2 Gowa memiliki kecenderungan pada pola asuh demokratis dan otoriter. Namun, pola asuh yang banyak digunakan oleh orang tua siswa berprestasi dalam mendidik anak adalah pola asuh demokratis. Sedangkan bentuk pola asuh orang tua siswa yang tidak berprestasi di SMA Negeri 2 Gowa adalah pola asuh otoriter dan permisif. Tetapi kebanyakan orang tua dari siswa yang tidak berprestasi lebih banyak menggunakan pola asuh otoriter dalam mendidik anak; 2) Upaya yang dilakukan orang tua dalam menunjang prestasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Gowa yaitu memberikan motivasi kepada anak, menyediakan fasilitas belajar seperti meja belajar, buku pelajaran, LKS, dan laptop serta memberikan pujian dan juga hadiah sesuai kemampuan finansial masing-masing orang tua. 
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PELAYANAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 TANETE RILAU KABUPATEN BARRU Zulfadilah Zulfadilah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.566 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa pengurus komite di SMA Negeri 1 Tanete Rilau Kabupaten Barru tidak menjalankan perannya sebagaimana mestinya dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi pengurus komite di SMA Negeri 1 Tanete Rilau Kabupaten Barru dalam menjalankan perannya. Hasil penelitian menujukkan bahwa Komite di SMA Negeri 1 Tanete Rilau tidak menjalankan perannya sebagaimana mestinya, karena masih kurangnya pemahaman mengenai peran dari komite sekolah itu sendiri, kurangnya rasa tanggung jawab sebagian pengurus dan ketidak pahaman mengenai adanya pendidikan gratis. Dan kendala yang dihadapi oleh pengurus komite SMA Negeri 1 Tanete Rilau dalam menjalankan perannya yakni kendala waktu, kurangnya partisipasi masyarakat, dan keterbatasan dana. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan penelitia melalui tiga tahapan kerja yaitu: reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi. Pengabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik.Kata Kunci: Peran Komite Sekolah
ANALISIS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (STUDI KASUS SMA NEGERI 5 PATAMPUAN) Nuareni Nuraeni; Chamsiah Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.405 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkat mutu pendidikan di SMP Negeri 5 Patampanua. 2) Peran kepemimpinan kepala sekolah untuk menghadapi kendala dalam menjalankan tugasnya. Jenis penelitian ini kualitatif. Jumlah informan terdiri dari 20 orang dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu dilakukan dengan menerapkan trianggulasi sumber, trianggulasi metode . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kepemimpinan yang diterapkan kepala sekolah SMP Negeri 5 Patampanua dalam meningkat mutu pendidikan yaitu demokratis dan karismatik dengan ditandainya sikap yang ditunjukkan kepala sekolah. 2) Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Patampanua dalam menjalankan kepemimpinannya telah melaksanakan peran dan fungsinya sebagai leader, supervisor, educator, innovator, motivator, administrator, dan manager dengan hasil yang baik. Dengan semangat, tekad, serta kemampuan diri dan keberanian untuk menggunakan kekuatan dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan memanfaatkan peluang
UPAYA KELUARGA SINGLE PARENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK DI DESA BONTO MARANNU KECAMATAN ULU ERE KABUPATEN BANTAENG Darmawati Darmawati; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.47 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui Upaya keluarga single parent dalam meningkatkan motivasi belajar anak, 2) Faktor yang mendorong keluarga single parent dalam meningkatkan motivasi belajar anak, 3) Faktor yang menghalangi keluarga single parent dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik Purposive sampling dengan kriteria seseorang yang sudah menikah (ayah atau ibu) kemudian ditinggal salah satu pasangannya karena pasangannya meninggal atau bercerai (single parent/ orangtua tunggal) yang sudah ditinggal minimal 3 tahun dan memiliki anak yang usia12-25 tahun belum menikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Upaya yang dilakukan oleh keluarga single parent dalam meningkatkan motivasi belajar anak adalah dengan menyuruh mengikuti kegiatan keagamaan, mengatur keuangan, dan menabung.2) Faktor pendorong keluarga single parent dalam meningkatkan motivasi belajar anak yaitu meraih cita-cita, tekanan hidup, dan melihat keluarga lainnya yang telah sukses. 3) Faktor yang menghalangi keluarga single parent dalam meningkatkan motivasi belajar anak yaitu keterbatasan waktu dengan keluarga, penghasilan yang terbatas, dan keterbatasan pengetahuan. 
PERANAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SOSIOLOGI DI SMA ADVENT MEBALI KABUPATEN TANA TORAJA Andarias Lowis
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.032 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kompetensi profesional guru sosiologi beserta faktor pendukung dan penghambatnya di SMA Advent Mebali Kabupaten Toraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peranan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kompetensi profesional guru sosiologi di SMA Advent Mebali meliputi kepala sekolah sebagai edukator, manajer, administrator, leader, motivator, innovator dan supervisor. 2) faktor pendukung peranan kepemimpinan Kepala sekolah terhadap kompetensi profesional guru di SMA Advent Mebali, meliputi kesamaan visi dari seluruh elemen sekolah secara bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan yang menimbulkan kesadaran kolektif guru, perluasan akses komunikasi dalam lingkup formal dan non formal antara kepala sekolah dengan guru, sistem kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis dan terbangunnya kerjasama antara kepala sekolah dengan guru secara baik, sedangkan faktor penghambat peranan kepemimpinan Kepala sekolah terhadap kompetensi profesional guru sosiologi di SMA Advent Mebali yaitu minimnya waktu yang dimiliki oleh kepala sekolah untuk berada disekolah sehingga mengakibatkan hasil pembuatan perencanaan yang dibuat oleh pendidik kurang diteliti oleh kepala sekolah. Tidak hanya itu, kurang maksimalnya kepala sekolah dalam melakukan supervisi dapat dilihat dari jarangnya kepala sekolah melakukan kunjungan langsung untuk mengawasi proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam kelas dan masih terbatasnya peluang untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan kompetensi profesional guru yang diselenggarakan sekolah maupun institusi dinas pendidikan baik dalam cakupan kabupaten maupun provinsi. Kata kunci:Peranan, Kepala Sekolah dan Kompetensi Profesional Guru Sosiologi