cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 591 Documents
FULL DAY SCHOOL (STUDI PADA GURU DAN SISWA DI SMA NEGERI 2 MAKASSAR) Muh. Guntur Saputra; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.473 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi guru dan siswa tentang penerapan Full Day School di SMA Negeri 2 Makassar. (2) dampak yang ditimbulkan dari penerapan Full Day School di SMA Negeri 2 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 23 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria siswa yang mendapatkan sistem Full Day School di SMA Negeri 2 Makassar dan Guru yang telah dianggap cukup lama menjadi seorang pendidik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1. (a) Persepsi positif guru dan siswa terhadap penerapan full day school sebanyak 12 informan karena dianggap mampu menjadi tambahan ilmu, lebih giat dan fokus belajar di sekolah, dan mengembangkan potensi melalui organisasi. (b) Persepsi negatif guru dan siswa terhadap penerapan full day school sebanyak 11 informan karena membuat siswa kelelahan, merasa terbebani dan dinggap tidak terlalu memiliki manfaat bagi siswa (2) dampak yang ditimbulkan dari penerapan Full Day School meliputi: (a) sarana dan prasarana telah memadai, (b) siswa terlalu lelah (c) siswa kurang berinteraksi dengan orang tua dan lingkungan tempat tinggal (d) tingginya tingkat stres siswa (e) meningkatkan pengetahuan siswa (f) jumlah pelajaran kepribadian lebih banyak dibandingkan pelajaran umum (g) menangani kebutuhan siswa yang berbeda kemampuan
PENGARUH KONTROL SOSIAL SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA (STUDI PADA SMA NEGERI 4 MAKASSAR) Ishak Ishak; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.62 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Kontrol Sosial Sekolah Terhadap kedisiplinan siswa SMA Negeri 4 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Korelasi kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMA Negeri 4 Makassar, sebanyak 703 orang dengan jumlah sampel 87 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif, analisis statistik inferensial dan regresi linier sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh kontrol sosial sekolah preventif (X1) terhadap kedisiplinan siswa (Y) sebesar 0.393 atau 39.3%. 2) Ada pengaruh kontrol sosial sekolah represif (X2) terhadap kedisiplinan siswa (Y) sebesar 0.381 atau38.1%. 3) Ada pengaruh kontrol sosial sekolah kuratif (X3) terhadap kedisiplinan siswa (Y) sebesar 0.175 atau 17.5%. 4) Sedangkan hasil hipotesis secara simultan atau bersama-sama (X1, X2 dan X3) berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa (Y) sebesar 0.613 atau 61.3% dan selebihnya dipengaruhi oleh variabel lain.  
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA ANGKATAN 2010 YANG BERLATAR BELAKANG IPA DAN IPS PADA PRODI PENDIDIKAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSTAS NEGERI MAKASSAR Nursinar .
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 1, Edisi 1, Juli 2014
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.2532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mahasiswa angkatan 2010 yang berlatar belakang IPA dan IPS pada Prodi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sasaran penelitian ini adalah mahasiswa yang berlatar belakang IPA dan IPS angkatan 2010. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis uji chi-kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total hasil belajar semester I sampai semester VI mahasiswa yang berlatar belakang IPA adalah 600,51 sedangkan mahasiswa yang berlatar belakang IPS  adalah 565,26. Setelah di analisis menggunakan uji chi-kuadrat penulis menyimpulkan bahwa  diterima dan  ditolak karena  lebih kecil dari pada , . Jadi tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar mahasiswa yang berasal dari IPA  dan IPS pada Prodi Pendidikan Sosiologi. Kata kunci: Hasil belajajar, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan  Sosial (IPS)
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA TINGKAT PENDIDIKAN DI LINGKUNGAN II PATOMMO KELURAHAN ARAWA KECAMATAN WATANG PULU KABUPATEN SIDRAP Putri khusnul Amriani; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.519 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi rendahnya tingkat pendidikan di Lingkungan II Patommo Kelurahan Arawa Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap dan upaya pemerintah setempat dalam mengatasinya. Jenis penelitian kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu orang tua dan anak yang tidak melanjutkan sekolah atau putus sekolah, Kepala Lingkungan II Patommo, Lurah dan Staff Kelurahan Arawa. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 16 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data dan penarikan kesimpulan serta teknik pengabsahan data yang digunakan yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab rendahnya tingkat pendidikan di Lingkungan II Patommo Kelurahan Arawa Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap adalah: 1)Faktor Pemahaman budaya dalam masyarakat yang mempengaruhi a.Motivasi Individu, anak-anak yang masih usia sekolah lebih memilih untuk berhenti sekolah dan membantu orang tua mereka mengurus sawah dan hewan ternaknya, sebagian anak memilih untuk bekerja sebagai pembuat batu bata demi membantu perekonomian keluarganya serta anak perempuan usia sekolah yang tidak melanjutkan sekolah dinikahkan oleh orang tua mereka dan juga mengurus rumah. Hal tersebut dikarenakan kurangnya motivasi serta keinginan anak-anak untuk bersekolah karena mereka kurang mendapat, b.Motivasi dari orang tua dan c.Sosial masyarakat yang memiliki tingkat pemahaman pendidikan yang rendah dan pemahaman budaya yang sangat kental di lingkungan tersebut, serta faktor lainnya yaitu, 2)Faktor Ekonomi yang tidak menunjang. Adapun upaya Pemerintah Kelurahan Arawa Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap dalam meningkatkan tingkat pendidikan masyarakat yaitu memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta program sekolah gratis.
IMPEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMAN 3 MAKASSAR Ratna Ratna; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 3, November 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.13 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Implementasi sekolah ramah anak di SMAN 3 Makassar, 2) Faktor pendukung dan penghambat sekolah ramah anak di SMAN 3 Makassar. Jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling. Jumlah informan sebanyak 20 orang. Adapun kriteria informan yaitu Kepala Sekolah dan guru SMAN 3 Makassar, siswa kelas XI dan XII SMAN 3 Makassar yang aktif dalam kegiatan intra/ekstrakurikuler, dan orang tua/ wali siswa SMAN 3 Makassar yang telah mengikuti sosialisasi sekolah ramah anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi sekolah ramah anak di SMAN 3 Makassar dilakukan dengan sikap ramah terhadap anak, proses pembelajaran ramah anak, pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak-hak anak, partisipasi anak, dan memiliki SOP pengaduan. 2) Faktor pendukung dan penghambat sekolah ramah anak di SMAN 3 Makassar, yaitu: (a) Faktor pendukungnya meliputi komitmen warga sekolah, sumber daya sarana prasarana, kegiatan pendukung, dan partisipasi aktif orang tua. (b) Faktor penghambatnya, yakni pelatihan tenaga pendidik terhadap hak-hak anak belum merata. 
DAMPAK PENGASUHAN ANAK OLEH SINGLE PARENT TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA (STUDI PADA SISWA SMA NEGERI 1 ANGGERAJA) Misriani Misriani
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.794 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk pengasuhan yang diterapkan oleh single parent 2) dampak pengasuhan anak yang diterapkan oleh single parent terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Adapun  pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa SMA Negeri 1 Anggeraja yang memiliki orangtua single parent, orangtua siswa yang menjadi single parent. Informan pada penelitian ini yaitu 14 orang siswa dan 14 orangtua siswa yang menjadi single parent. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yang digunakan yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pengasuhan yang diterapkan oleh single parent secara umum adalah pola asuh demokratis. Pola asuh demokratis di tandai dengan adanya pemberian kesempatan kepada anak dalam mengutarakan pendapatnya, orangtua memberikan kebebasan yang bertanggung jawab kepada anaknya. 2) Dampak pengasuhan anak oleh single parent terhadap prestasi belajar siswa  yaitu berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa di sekolah, dimana siswa yang memiliki orangtua single parent mendapatkan prestasi belajar yang bagus di sekolahnya yang tercermin dari nilai-nilai rapor siswa. Kata kunci: Pengasuhan, Single Parent, Prestasi Belajar Siswa
DAMPAK PROFESI PELAUT PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SULI KECAMATAN SULI KABUPATEN LUWU Mariana Mariana; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.105 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Faktor penyebab mengapa masyarakat lebih memilih profesi pelaut di Kelurahan Suli, Kec. Suli Kab. Luwu 2) Dampak profesi pelaut terhadap kehidupan sosial ekonomi di Kelurahan Suli, Kec. Suli Kab. Luwu. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu orang yang berprofesi sebagai pelaut Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitu Member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor penyebab masyarakat lebih memilih profesi pelaut di Kel. Suli, Kec. Suli Kab. Luwu ada dua yaitu: faktor internal yakni, (a) individu: dimana masyarakat yang memilih profesi pelaut karena sangat dipengaruhi oleh keinginan dari diri sendiri yang melihat bahwa menjadi seorang pelaut sangat memiliki pendapatan yang tinggi sehingga dapat menopang kebutuhan diri sendiri, kemudian faktor eksternal yakni, (a) keluarga: banyaknya anggota keluarga yang mengambil profesi yang sama, sehingga individu tersebut termotivasi untuk mengikuti (b) masyarakat: dimana individu itu tumbuh dan besar dilingkungan yang mayoritas berprofesi sebagai pelaut ditambah banyaknya orang terdekat, teman sebayanya yang juga berprofesi sebagai pelaut 2) Dampak profesi pelaut terhadap kehidupan sosial ekonomi di Kelurahan Suli, Kec. Suli Kab. Luwu ada dua yaitu: kondisi sosial yakni, (a) kesehatan: dengan berprofesi sebagai pelaut maka kesehatan keluarga mereka dapat terjamin atau sejahtera khususnya bagi masyarakat di Kelurahan Suli (b) pendidikan: Makin banyaknya anak laki-laki di Kelurahan Suli lebih memilih sekolah pelayaran karena mereka tergiur dengan cerita masyarakat akan gaji yang bisa dikatakan lumayan banyak, (c) tempat tinggal: dari segi tempat tinggal masyarakat memang mengalami banyak ke majuan dimana rata-rata masyarakatnya memiliki tempat tinggal bisa dikatakan lumayan bagus atau mewah karena penghasilan mereka yang besar, (d) kekurangan tenaga kerja, banyaknya masyarakat atau pemuda yang keluar daerah dan memilih sebagai pelaut, maka banyak pula kekurangan tenaga kerja di Kelurahan Suli kemudian kondisi ekonomi yakni, (a) mata pencaharian, profesi sebagai pelaut tidak selamanya merupakan pekerjaan yang bisa dikatakan enak atau tidak susah. (b) kekayaan, bahwa masyarakat yang berprofesi sebagai pelaut memang mengalami banyak perubahan dari segi ekonomi.
MOTIVASI PENDIDIKAN DI KELURAHAN OMPO KABUPATEN SOPPENG Nurhidayah Nurhidayah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.813 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2344

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya motivasi pendidikan dan bagaimana peran pemerintah dalam meningkatkan pendidikan diKelurahan Ompo Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian adalah masyarakat di Kelurahan Ompo Kabupaten Soppeng. Jumlah informan sebanyak 26 orang. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik snowbal sampling. Adapun kriteria informan yaitu penduduk asli, tingkat pendidikan maksimal SMA dan pemerintah setempat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab rendahnya motivasi pendidikan masyarakat di Kelurahan Ompo dipengaruhi oleh motivasi intrinsik yaitu banyak diantara masyarakat yang merasa bosan belajar, tidak memiliki niat untuk melanjutkan pendidikan, tidak mampu untuk berpikir dan merasa tidak percaya diri dan motivasi ekstrinsik yaitu faktor lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Lingkungan keluarga meliputi perhatian orang tua, faktor ekonomi dan usia pernikahan, sementara faktor lingkungan masyarakat meliputi teman sebaya/sepermainan dan faktor jarak atau akses ke sekolah. Peran Pemerintah dalam meningkatkan motivasi pendidikan masyarakat di Kelurahan Ompo Kabupaten Soppeng adalah memfasilitasi anak yang ingin mendapatkan beasiswa, menyediakan sarana dan prasarana pendidikan, mengadakan sosialisasi tentang pentingnya pendidikan dan pelatihan kejar paket A.Kata Kunci: Motivasi Pendidikan
TAWURAN ANTAR KELAS (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 MAKASSAR) Haerul Qadri; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.89 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) faktor- faktor yang menyebabkan terjadinya tawuran antar kelas di SMA Negeri 1 Makassar 2) bagaimana upaya yang dilakukan dalam mengatasi tawuran antar kelas di SMA Negeri 1 Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu dengan cara reduksi data, penyajian, data, penarikan kesimpulan. Tahap pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tawuran antar kelas di SMA Negeri 1 Makassar disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal : saling mengejek antara kelas senior ke kelas junior, mempertahankan rasa senioritas, dominasi sosial, adanya sifat egoisme antara kelas senior ke kelas junior, saling menunjukkan status sosial, dan senioritas yang memiliki batasan wilayah terhadap junior atau biasa disebut perebutan tori-tori . faktor eksternal (a) keluarga : kurangnya perhatian orangtua (b) sekolah : kurangnya kegiatan yang diterapkan di sekolah 2) Upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi tawuran antar kelas di SMA Negeri 1 Makassar ialah dengan memberikan hukuman kepada yang melanggar aturan sekolah, sekolah harus menerapkan aturan tata tertib yang lebih ketat, peran BK (bimbingan konseling) diaktifkan dalam rangka pembinaan mental siswa,  mengkondisikan suasana sekolah yang ramah dan penuh kasih sayang, dan penyediaan fasilitas untuk mengembangkan bakat siswa contohnya menyediakan program ekstrakurikuler.
PERANAN PENGAWAS SEKOLAH TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 17 MAKASSAR Sutrisno Sutrisno; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.309 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peranan pengawas sekolah dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di SMA Negeri 17 Makassar, dan 2) kendala-kendala pengawas sekolah dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di SMA Negeri 17 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 7 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pengawas sekolah, guru-guru IPS, serta kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan member check.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peranan pengawas sekolah dalam pelaksanaan kurikulum 2013 baik pengawasan akademik dan pengawasan manajerial mulai dari membina, memantau, menilai, dan membimbing dan melatih profesional guru dan kepala sekolah telah dilaksanakan dengan baik dan benar serta efektif oleh pengawas sekolah SMA Negeri 17 Makassar dan mengikuti rambu-rambu kurikulum 2013, dan 2) kendala-kendala yang dialami pengawas dalam melaksanakan tugasnya baik dari dalam maupun dari luar sekolah dan kendala waktu yang bersamaan serta kendala menghadapi berbagai macam karakter, sikap, dan kemampuan guru yang berbeda-beda.