cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 591 Documents
“ABSURDITY” OF ALBERT CAMUS’ THE PLAGUE IN POLITICS OF PUBLIC HEALTH IN NIGERIA: DOUBTFUL TRUTHS AND TRUTHFUL LIES ONCOVID-19 PANDEMIC Peter Akongfeh Agwu; George Ushie Kati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i3.19966

Abstract

Humanity has been hit in recent times, by unusual mortality provoked by the emergence of COVID-19. A report of 21 March 2020 by the Nigeria Centre for Disease Control (NCDC) confirmed 22 cases of the dreaded virus in the country. Desperate times they say require desperate measures. Facing the pandemic, the leadership of Nigeria has been more political than practical. Citizens resort to divers’ self-medication thus: Bathing with well-boiled Dogo Yaro leaves (Neem leaves); excessive consumption of bitter kola (Garcinia kola) or ginger (Zingiber) and the excessive consumption of alcohol. This study seeks to assess the level of preparedness by the Nigeria National Health System to combat the further spread of COVID-19 as apparently predicted in 1947 by Albert Camus in his work, The Plague. Our work further seeks to ascertain to what extent these self-aids have proven to be the effective panacea. It employs the conspiracy theory to argue that Nigerian leaders give priority to wealth accumulation over public health.
FAKTOR PENYEBAB TINDAK PIDANA BULLYING PADA SISWI SMK NEGERI 1 TOLITOLI (TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM) Arina Silviana
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i3.19950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab tindak pidana bullying, dan upaya untuk menyelesaikan tindak pidana bullying pada siswi SMK Negeri 1 Tolitoli. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tipe penelitian empiris, dan teknik sampel bertujuan (purposevul sampling) untuk menjaring data dari informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada tiga, yaitu studi dokumentasi/studi kepustakaan, wawancara, dan observasi/pengamatan. Sumber yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Pengolahan dan analisis data kualitatif menggunakan model Strauss dan Corbin, yaitu tahap open coding, tahap axial coding, dan tahap selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor terjadinya tindak pidana bullying yang menimpa seorang siswi SMK Negeri 1 Tolitoli berinisial FN disebabkan karena persepsi nilai yang salah atas perilakunya dan kurang adanya ruang komunikasi. 2) Upaya untuk menyelesaikan tindak pidana bullying pada siswi SMK Negeri 1 Tolitoli melibatkan unsur-unsur maupun beberapa lembaga yang terkait serta memiliki kewenangan dalam penanganan kasus tersebut, diantaranya: Pihak SMK Negeri 1 Tolitoli, Pihak SMK Muhammadiyah Tolitoli, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Tolitoli, Dinas Sosial Tolitoli, dan Pengadilan Negeri Tolitoli. Lima lembaga tersebut saling bersinergi, melengkapi, dan berpartisipasi dalam menyelesaikan tindak pidana bullying yang dilakukan oleh AS kepada FN sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Animal Care and Ethics in Contemporary Religious Debates Peter Ottuh; Onos Godwin Idjakpo
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.22565

Abstract

Can religious worldview help humans respect non-human-animals, and achieve a better, more balanced environment? Since Lynn White wrote a damming essay against the Judeo-Christian religion, the answer to the question among most environmental ethicists has often beenon the negative. Lynn White had accused the Western Judeo-Christian worldview as been anthropocentric. Anthropocentrism is the worldview that places humanity at the center of all moral concern, hence, such a worldview enhances the conditions for human exploitation of non-human animals. The Judeo-Christian worldview specifically holds that the Universe was created and fine-tuned for the creation of the human species in particular. On a personal level, this ideology drives the fragile Human ego to think that the God of the Universe created everything on earth for human consumption and domination. Hence, many scholars believe that such a worldview is seen and dominant among most religions across the world. This paper attempt to join the contemporary debates on religious worldview and Animal ethics.Against the popular notion, this paper argues that mostReligious traditions have often been the primary movers of a compassionate engagement with other lives. Thus, religious persons can still respect and conserve animals irrespective of their religion. 
PENGARUH SISTEM PEMBELAJARAN FULL DAY SCHOOL TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA SIT AL-BIRUNI MANDIRI MAKASSAR Nurmaidah Rahman; A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 7, Nomor 3, November 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i2.14464

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh sistem pembelajaran full day school terhadap pembentukan karakter religius siswa SIT Al-Biruni Mandiri Mandiri Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah full day school, sedangkan variabel terikatnya karakter religius. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di SIT Al-Biruni Mandiri Makassar tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 105 orang siswa, sedangkan sampelnya yaitu sebanyak 83 orang yang diambil dari 6 kelas Sekolah Mengah Pertama (SMP) dan 3 kelas Sekolah Menengah Atas (SMA) ditentukan melalui teknik probability sampling dengan menggunakan sampling acak sederhana (simple random sampling), dengan kriteria informan yaitu siswa yang rajin. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu kuesioner/ angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisis yaitu uji nomalitas, uji homogenitas, uji parsial (uji T), analisis regresi sederhana dan analisis korelasi linier.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel X (full day school) berpengaruh terhadap variabel Y (Religius) pada siswa SIT Al-Biruni Mandiri Makassar. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil analisis product moment sebesar 0,751 dibandingkan dengan  tingkat signifikan 5% N=83 sebesar 0,215. Jadi besar dari , maka dapat ditarik bahwa hipotesis nol (Hο) ditolak dan (H) diterima. Dengan koefisien determinasi variabel X terhadap variabel Y sebesar 56,40% dan selebihnya yang 43,6%, ini berarti sistem full day school berperan dalam pembentukan sikap religius siswa. Dari hasil penelitian, saran bagi pihak sekolah agar meningkatkan lagi pencapaian tujuan sekolah dengan mengadakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sistem full day school. Kemudian untuk siswa agar selalu menambah pembiasaan karakter religiusnya baik disekolah atau di luar sekolah agar lebih baik lagi. Tidak lupa juga untuk orangtua agar selalu mengarahkan anaknya dalam beribadah sehingga apa yang sudah di dapatkan di sekolah tetap terlaksana ketika di luar sekolah, karena orang tua adalah orang terdekat siswa selain di lingkungan sekolah.  Kata Kunci : Full day school, karakter religius.
PILIHAN RASIONAL MAHASISWA “KUPU-KUPU” (Studi Preferensi mahasiswa yang berorientasi pada “Kuliah Pulang-Kuliah Pulang” di FKIP UNS ) Fadhkur Nuur Muchlis; Yosafat Hermawan Trinugraha; Yuhastina Yuhastina Yuhastina
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.21311

Abstract

Kehidupan sebagai mahasiswa di perguruan tinggi merupakan sesuatu yang unik dan beragam terkait dengan praktik budaya akademik yang mereka lakukan. Fenomena mahasiswa “kupu-kupu” (kuliah-pulang kuliah-pulang) seringkali bagi sebagian pihak mendapatkan pandangan yang kurang baik jika dibandingkan dengan mahasiswa yang aktif di berbagai kegiatan. Hal itulah yang melatarbelakngi penelitian ini terkait dengan pilihan rasional mahasiswa kupu-kupu. Peneliti ingin mengetahui bagaimana mahasiswa kupu-kupu menjalani kehidupan sehari-hari serta tujuan apa yang hendak mereka capai. Dengan berlandaskan pada teori pilihan rasional dari James Coleman, penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS).  Pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling.  Dari hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat berbagai alasan rasional/preferensi dari  mahasiswa “kupu-kupu”, antaralain tujuan terkait dengan pencapaian nilai/prestasi akademik, kondisi keluarga yang memaksa, kejelasan rencana setelah lulus kuliah, serta alasan individu lainnya.
DOMESTIC VIOLENCE AGAINST WOMEN IN NIGERIA: A PHILOSOPHICAL STUDY Chris O. Abakare
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i3.19960

Abstract

Family, apart from providing security and emotional support should provide the most secure environment for an individual to grow. However, domestic violence is largely evident in the Nigeria families and societies. Although, women are worshipped as deities at home in some cultures in Nigeria, they are also treated as second class members of the family. This is largely due to the patriarchal nature of the Nigerian society. The essence of this work is to investigate domestic violence against woman in Nigeria. This work discovers that the lack of physical power leads to general timidity in women. This work discovers that domestic violence is perpetrated by family members against women in the family, ranging from single assault to aggravated physical battery, threats, intimation, coercion, stalking, humiliating verbal use, forcible or unlawful entry, sexual violence, marital rape, dowry and even female genital mutilation. This work is of the opinion that domestic violence bluntly trips women of their most basic human rights, the right to safety in their homes and community and should be discourage.Family, apart from providing security and emotional support should provide the most secure environment for an individual to grow. However, domestic violence is largely evident in the Nigeria families and societies. Although, women are worshipped as deities at home in some cultures in Nigeria, they are also treated as second class members of the family. This is largely due to the patriarchal nature of the Nigerian society. The essence of this work is to investigate domestic violence against woman in Nigeria. This work discovers that the lack of physical power leads to general timidity in women. This work discovers that domestic violence is perpetrated by family members against women in the family, ranging from single assault to aggravated physical battery, threats, intimation, coercion, stalking, humiliating verbal use, forcible or unlawful entry, sexual violence, marital rape, dowry and even female genital mutilation. This work is of the opinion that domestic violence bluntly trips women of their most basic human rights, the right to safety in their homes and community and should be discourage. Keywords:Domestic violence, Women, Patriarchy, Nigeria.
Pengaruh In-group favoritism terhadap Perilaku Diskriminasi Pada Karyawan Etnis Tionghoa Di Makassar Muhrajan Piara; Muhammad Nur Hidayat Nurdin; Kurniati Zainuddin; Khairunnisa Putri Abrar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.23221

Abstract

The purpose of this study is to measure the influence of in-group favoritism towards discrimination on the workplace, especially between Indonesian employees and Chinese workers. In-group favoritism of an individual will affect the discrimination in an organization. This study was conducted in Makassar, South Sulawesi. The participants of this study were 34 which consisted of 15 male and 19 female and came from private sector. This study used self-report to measure participants’ tendency towards two variables. In-group favoritism was measured by adaptation scale from (Luhtanen & Crocker, 1992), while discrimination variable used Lewis’ scale. Data analysis used regression model with SPSS 25 for Windows. The significance of hypothesis showed p = 0.35, which indicated the non significant result. The result of this study showed that in-group favoritism has no influence towards discrimination to Chinese workers.
STRATEGI GURU DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUL ABAD 21 DI MA DDI TAKKALASI Nur Rifiatul Azisah; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 7, Nomor 3, November 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i2.14769

Abstract

This study aims to describe the 21st Century Contextual Learning Application Strategy at MA DDI Takkalasi. This type of research is qualitative with a descriptive approach. The number of informants as many as 11 people who were selected by purposive sampling technique. Data collection techniques using observation, interview, and documentation methods. Checking the validity of the data using the member check technique. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results show that: The results of this study indicate that (1) The application of 21st century contextual learning at MA DDI Takkalasi Barru Regency has been seen in the indicators of implementing the seven components that underlie the implementation of contextual learning, namely constructivism, inquiry, questioning, the learning community, modeling, reflection, and authentic assessment.The factor that hinders the teacher in the contextual learning process is that it comes from the students themselves and the inadequate facilities and infrastructure at school which results in the learning process being constrained.
Membangun Karakter Remaja Melalui Nilai Budaya Saprahan Di Desa Sengawang Kabupaten Sambas Izhar Salim; Daniel Daniel; Agus Purwanto; Rino Rino
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.21700

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana membangun karakter remaja melalui nilai budaya saprahan di desa Sengawang Kabupaten Sambas.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan derskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, dan wawancara mendalam serta menggunakan dokumentasi sebagai peguatan dalam penelitian ini. Hasil yang didapat pada riset ini bahwa Saprahan merupakan adat istiadat yang sudah dilakukan secara turun temurun dan dilakukan dengan sekelompok masyarakat yang ada di lingkungan tersebut. Nilai yang terkandung dalam budaya Saprahan merupakan nilai karakter yang dimana nilai karakter ini sangat penting, terutama dalam kehidupan bermasayarakat sehari-hari, karena nilai karakter yang ada dalam budaya Saprahan dapat melahirkan suatu sikap yang sesuai dengan norma, baik norma sosial, agama, hingga adat-istiadat yang sudah dilestarikan turun-temurun.
EFEKTIFITAS E-LEARNING DI KALA PANDEMI PADA PELAJAR SMA (STUDI KASUS PELAJAR SMAN 1 KRIAN) Arvian Messianik Putra
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i3.19788

Abstract

Pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia membuat perubahan pada dunia pendidikan, pendidikan yang awalnya berbasis tatap muka dirubah menjadi berbasis e-learning, penelitian ini dilakukan guna mengetahui efektifitas e-learning di kala pandemi pada pelajar SMA di SMAN 1 Krian. Penelitian ini bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian merupakan pelajar dari SMAN 1 Krian. Teknik analisis berupa mengembangkan dan menafsirkan data yang diperoleh dari peristiwa peristiwa serta kejadian yang terjadi. Hasil penelitian menunjukan efektifitas pembelajaran berbasis e-learning di kala pandemi masih kurang efektif. Hal ini disebab kan oleh pertama model pembelajaran yang tidak efektif, kontrol kepada peserta didik yang kurang, gadget yang tidak memadai, koneksi internet yang buruk, sistem e-learning buatan sekolah yang sering down