cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 591 Documents
Epistemology in Islam: A Philosophical Study Ogaba, Isenyo Solomon
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.22566

Abstract

This work attempts to expose Quranic epistemology and the views of prominent Muslim scholars (Ghazzali and Ibn Rushd) is been discussed. The impact of Ghazzali was profound on Sufism, jurisprudence, Muslim theology, philosophy, and almost all other disciplines and a lot of research has been done on these aspects of Ghazzali. But so far as the epistemology of Ghazzali is concerned, very little is known about it. Same as Ibn Rushd who is also a Muslim scholar of repute; widely known in the field of epistemology.  Works of literature existing on both Ghazzali and Ibn Rushd focused on the individual contribution of each of these scholars on religion and other areas of endeavour, except Islamic epistemology. Furthermore, there is no study available on the comparison of the epistemology of Ghazzali with that of Ibn Rushd and vice-versa. Thus, a detailed study of the epistemological theories of these two stalwart thinkers of Islamic history is of great significance whose impact was epoch-making and clandestine on east and west respectively. The attempt to find out and explore whether there is any room for reconciliation between these two scholars is also of great relevance.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X DI SMA NEGERI 1 BARAKA KABUPATEN ENREKANG Hasan Baharuddni; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan faktor-faktor apakah yang menyebabkan rendahnya minat belajar siswa kelas X terhadap mata pelajaran sosiologi SMA Negeri 1 Baraka, dan bagaimanakah upaya yang dapat dilakukan guru mata pelajaran sosiologi dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran sosiologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan penarikan informan menggunakan purposive sampling. Dengan kriteria informan adalah siswa kelas X, guru Sosiologi, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan arsip-arsip yang berhubungan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa(1) faktor yang menyebabkan rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran sosiologi adalah:(a) rendahnya motivasi belajar pada luar siswa, (b) kurangnya perhatian siswa terhadap mata pelajaran sosiologi, (c) kurangnya penggunaan metode mengajar yang efektif dan bervariasi sehingga membuat siswa menjadi bosan. (2) Upaya yang dilakukan oleh guru sosiologi sebagia soslusi dari permasalahan tersebut yaitu: (a) pemberian motivasi, (b) penyampaian tujuan pembelajaran yang dicapai, (c) menggunakan metode mangajar yang lebih bervariasi dan efektif, (d) penggunaan media pembelajaran yang baik, (e) memberikan penilaian, (f) memberikan pujian atas keberhasilan siswa.
STORY THEATRE AND THE COMMUNICATION OF ADOLESCENT SEXUAL AND REPRODUCTIVE HEALTH: THE RAPE OF WOMANHOOD IN CALABAR, NIGERIA Merab Yta, Edisua; Idegu, Emmy Ikanaba Unuja
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 7, Nomor 3, November 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i2.15843

Abstract

Young people in Calabar have diverse sexual and reproductive health challenges. Many argue that integrating gender into health programming will help reduce some of these issues because gender is central to shaping many sexual and reproductive health issues. This study used story theatre, as a qualitatively, narrative and participatory approach in trying to understand how gender relates to and influences adolescent sexual and reproductive health. Twenty story sessions were held for a hundred young people (aged 10-19) in four selected communities’ Akai Effa, Ikot Ekpo, Efut Uwanse and Nyakassang all situated in Calabar Municipality and Calabar South Local Government Areas of Cross River State, South-South Nigeria. Sessions were recorded and later coded and analyzed for sexual and reproductive health as well as gender themes. Key findings revealed that rape and gender-related sexual assault and violence, teenage pregnancy, intergenerational as well as the objectification of women ranked amongst the highest Adolescent Sexual and Reproductive Health (ASRH) and gender issues in the communities. Young females seem to be getting more of the negative effects than boys because they are seen as pleasurable and economic assets. It is recommended that out of the box approaches which will involve multi-systems and stakeholders be used in finding a solution to this worrisome issue.
Sosialisasi Keluarga Dalam Membentuk Kepribadian Anak (Studi Pada Keluarga Rumah Tangga Guru MA Islamiyah) Sawitri, Oktovie Ekgea; Imran, Imran; Ramadhan, Iwan
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.21274

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Sosialisasi Keluarga Dalam Membentuk Kepribadian Anak (Studi Kasus Pada Keluarga Rumah Tangga Guru MA Islamiyah Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang, yaitu terdiri dari 4 orangtua dan 4 anak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam membentuk kepribadian anak diperlukan sosialisasi primer berupa nilai sosial, norma, nilai budaya, dan pendewasaan diri, sedangkan dalam sosialisasi sekunder berupa interaksi dan pembauran dengan lingkungan, penyesuaian diri, dan peran-peran sosial. Orangtua mengajarkan sosialisasi dengan anak seperti bersikap sopan dengan orang lain, berdoa sebelum makan, membantu orangtua, beribadah seperti sholat dan ngaji, bergaul dengan orang lain tanpa memandang suku, bersikap ramah dengan orang lain, mengetahui perannya di rumah dan di lingkungan masyarakat.
REMAJA PUTUS SEKOLAH PADA KOMUNITAS PEKERJA SAWAH DI DESA LEWORENG KECAMATAN DONRI-DONRI KABUPATEN SOPPENG Ramli, Mauliadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i3.19958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana faktor penyebab remaja putus sekolah dan peran orang tua dalam menghadapi remaja yang putus sekolah di Desa Leworeng Kecamatan Donri-Donri kabupaten Soppeng. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang menggambarkan masalah remaja putus sekolah Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Desa Leworeng tidak mampu  menjalankan menjalankan fungsi keluarga dengan baik sehingga anaknya putus sekolah, hal ini dikarenakan  tingkat pendidikan orang tua yang rendah, pendidikan dianggap bukan perioritas utama, ibu yang bekerja mencari nafkah, banyaknya jumlah anak dalam keluarga, dan faktor ekonomi  keluarga. Adapun faktor penyebab remaja putus sekolah yakni dari lingkungan keluarga antara lain kasih sayang dari orang tua sangat berpengaruh terhadap keadaan psikologis anak, pola pikir anak yang dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, kondisi dalam lingkungan keluarga yang kurang mendukung, sikap pasrah dan tidak mau peduli orang tua terhadap kondisi dan perkembangan anak secara maksimal, dan kondisi ekonomi orang tua. Adapun faktor pendukung berhentinya anak dari bangku sekolah di Desa Leworeng Kecamatan Donri-Donri kabupaten Soppeng antara lain dari lingkungan sekolah yakni sikap guru di sekolah, aturan sekolah yang menjadi beban, teman-teman di sekolah serta prestasi anak di sekolah. Sedangkan faktor dari lingkungan tempat tinggal, kondisi lingkungan yang berpotensi negative yakni jumlah anak yang sering mabuk-mabuk,judi togel jauh lebih banyak dari pada jumlah remaja mesjid mencerminkan lingkungan pergaualan yang buruk. 
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBANGUN KESADARAN POLITIK SISWA (STUDI DESKRIPTIF SMA NEGERI 1 MARE) Roslindah, Roslindah; Ishak, Chamsiah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui kondisi kesadaran politik siswa SMA Negeri 1 Mare Kecamatan Mare Kabupaten Bone dan 2) Megetahui dampak media sosial terhadap kesadaran politik siswa SMA Negeri 1 Mare Kecamatan Mare Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan (Studi Deskriptif SMA Negeri 1 Mare Kecematan Mare Kabupaten Bone). Informan dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui  tahap yaitu: Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kondisi kesadaran politik siswa kelas XII IPS SMA Negeri 1 Mare Kecamatan Mare Kabupaten Bone sudah baik. Siswa sudah mengerti dan sudah sadar dengan dunia politik, siswa mampu membedakan ketiga bentuk orientasi politik, baik orientisi afektif, orientasi kognitif, dan orientasi evaluatif; 2) Dampak media sosial terhadap kesadaran politik siswa SMA Negeri 1 Mare Kecamatan Mare Kabupaten Bone, yakni dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif adalah a) siswa lebih mudah mengakses dan mendapatkan informasi berkaitan dengan politik dapat mengetahui siapa saja yang akan menjadi calon dalam pemilihan, visi dan misi calon dan program kerja yang ingin dilakukan ketika calon menjadi pemimpin, siswa tanpa harus mengikuti kampanye politik yang dilakukan secara terbuka oleh partai politik, b) Dampak negatif yaitu terlalu banyak berita-berita politik yang tersebar di media sosial dan tidak jelas akan kebenaran dan media sosial dijadikan sebagai wadah untuk saling menjatuhkan dan saling mencari kesalahan utama elit politik.
Pengaruh Self-Compassion Dan Dukungan Sosial Terhadap Work-Family Conflict Pada Wanita Di Kota Makassar Rahmat, Abdul; Asri, Asmulyani; Wulandari, Ririn Mamiek
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.22909

Abstract

The purpose of this study was to determine how the effect of self-compassion and social support on work-family conflict among women in Makassar City. This study uses a correlational method that uses a quantitative approach by providing a scale. The population in this study are women who live in the city of Makassar. Characteristics include those who work, at least three years of marriage, and have children. The data collection technique in this study is a scale distribution in the form of a Likert scale. The results of measurements on the subject will be analyzed using data analysis methods, namely simple linear regression analysis and followed by categorization using SPSS.
PENDIDIKAN HOMESCHOOLING DALAM KELUARGA DI KOTA MAKASSAR Basmin, Riska; Ishak, Chamsiah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) alasan memilih program pendidikan homeschooling, 2) prestasi dan metode belajar anak yang mengikuti program pendidikan homeschooling, 3) bagaimana interaksi anak yang mengikuti program pendidikan homeschooling. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan situasi-situasi secara langsung ditempat penelitian. Sementara teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa alasan yang membuat anak memilih program pendidikan homeschooling yaitu 1) keinginan orang tua untuk berperan aktif dalam proses perkembangan pendidikan anak, 2) metode belajar yang menarik dan fleksibel serta humanis dalam program pendidikan homeschooling, 3) ketakutan orang tua terhadap perilaku menyimpang di kalangan remaja dan kekerasan yang terjadi pada anak. Anak yang mengikuti program pendidikan homeschooling juga memiliki prestasi dan capaiannya masing-masing, hal ini juga tidak terlepas dari bagaimana konsep dan metode belajar yang diterapkan dalam pendidikan homeschooling. 1) memiliki prestasi juara lomba mata pelajaran biologi, 2) memiliki pencapaian-pencapaian dalam bidang tertentu seperti mata pelajaran tertentu dan minat bakat serta kemampuan anak. Proses interaksi anak homeschooling yang hanya berkutat pada agenda dan kegiatan yang positif membuat anak tidak kekurangan teman dan membuat anak mampu beradaptasi serta bekerja sama dengan masyarakat luas. Hal ini jelas tergambarkan dalam : 1) hubungan sosial anak dengan lingkungannya terjalin dengan baik melalui agenda-agenda masyarakat yang positif seperti kerja bakti, berolahraga, dan pada saat belajar bersama.
A JURISPRUDENTIAL AND SOCIO-CULTURAL RECONSIDERATION OF THE RAPE-PHENONMENON Edor, Edor J
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 7, Nomor 3, November 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i2.15853

Abstract

For sundry reasons, every human community is replete with aberrations of varying magnitude. Some aberrations become so through the criminalisation process by society, some other human acts are considered ontologically uncongenial to human nature. Driving on the left lane of the road in Nigeria, for example, is a traffic offence. It is so because Nigerian road traffic experts consider it convenient to keep right while driving, thereby criminalising driving on the left lane of the road. The aberration of driving on the left lane of the road cannot be said to be adorned with ontological colouration. The phenomenon of rape is considered an ontological aberration in this article and repugnant to human nature. Both the victim and the perpetrator of rape are exposed to social and psychological repercussions. Unfortunately, some of the repercussions on the victim of rape are unnecessary, as they are cosmetically imposed by society, and there is no necessary connection between the aberration and the social consequences. Some of the social and psychological consequences of the phenomenon of rape are considered in this work, and it is argued herein that the social consequences imposed on the victim of rape are unnecessary, and that they unnecessarily compound the traumas that the rape-victim suffers. It is, therefore, suggested herein that some cultural perceptions among most Nigerian tribes should be reviewed to ameliorate the repercussions of rape in the rape-victim.
Fenomena Perilaku Siswa Kurang Mampu Pada Saat Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi Yon Julia Ruth Tyas Sari
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.19817

Abstract

AbstrakTerjadinya penyebaran pandemic covid-19 ini memnyebabkan adanya perubahan besar di banyak negara di dunia tidak terkecuali di Indonesia. Perubahan yang sangat besar terjadi akibat pandemi ini dan terjadi dalam berbagai aspek kehidupan mulai dari aspek ekonomi sampai pada aspek sosial budaya. Akibat pandemic ini mengharuskan kita untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Penghasilan bagi para pedangang juga ikut berkurang bahkan banyak yang di PHK atau terancam PHK. Karena hal ini, banyak orang tua yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan keluarga tidak terkecuali dalam hal pendidikan anak-anak mereka. Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana perilaku siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu pada saat pembelajaran online sedang diberlakukan di sekolah. Artikel ini menggunakan metode peneltian kualitatif dan teknik pengupulan data menggunakan studi literatur.