Articles
1,572 Documents
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BILLINGUAL DALAM MEMPERSIAPKAN PESERTA DIDIK MENGHADAPI TANTANGAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Andi Hermawan;
Rina Yuliana;
Damanhuri Damanhuri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (478.323 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8546
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pembelajaran yang menggunakan dua bahasa (billingual) yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebagai upaya menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 yang dilaksanakan di SDIT Widya Cendekia Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif, untuk memperoleh data peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Yang menjadi subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas serta peserta didik SDIT Widya Cendekia kota Serang. Perencanaan pelaksanaan pembelajaran pada kelas billingual mengacu kepada kurikulum nasional dan kurikulum sekolah sedangkan pelaksanaan pembelajaran billingual menggunakan model pembelajaran project based learning dan pendekatan saintifik, hal ini bertujuan agar peserta didik mempunyai keterampilan 4C (Critikal Thingking, Communication, Colaboration dan Creativity and Inovation) sebagai upaya mengahadapi tantangan revolusi industri 4.0.
PENGEMBANGAN MEDIA DIORAMA UNTUK PEMBELAJARAN IPS KELAS IV SEKOLAH DASAR
Nurul Sapitri;
Guslinda Guslinda;
Zufriady Zufriady
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.561 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8556
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran diorama pada pembelajaran IPS kelas IV sekolah dasar dan mengetahui kelayakan dari media diorama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Reserch and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D (Define, Design ,Develop, Diseminate). Penggembangan ini akan menciptakan suatu produk yang telah disesuaikan dengan Kompetensi Dasar (KD) yang digunakan yaitu mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan bidang pekerjaan. Teknik pengumpulan data pada penelitian dengan cara angket dan uji coba. Kelayakan media pembelajaran diorama diperoleh dari hasil validasi dan respon dari siswa dan guru. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Uji coba yang dilakukan yaitu uji coba terbatas kepada 23 siswa kelas IV sekolah dasar. Hasil uji coba oleh validasi materi dengan katagori sangat layak, dan juga validasi ahli media dengan katagori sangat layak. Hasil penelitian yang dikembangkanan ini menunjukan bahwa media diorama untuk pembelajaran IPS kelas IV sekolah dasar sangat layak digunakan dalam pembelajaran.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19
Mariska Nadya Putri;
Irfai Fathurohman;
Deka Setiawan
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (658.382 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8165
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua selama pemelajaran daring dimasa pandemic di desa Plangitan Pati. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola asuh orang tua selama ini menggunakan pola asuh demokratis pada anak untuk mendidik, memberikan perhatian, memberikan kasih sayang keluarga dan memberikan semangat untuk belajar. Orang tua sangat memberikan hal-hal yang positif untuk anak selama pembelajaran daring tersebut, agar anak tidak merasa bosan, merasa tugasnya banyak, tugasnya sulit, orang tua selalu memberikan cara yang baik untuk anak tidak mudah bosan dalam belajar. Dalam pembelajaran daring ini membuat anak merasa tugas setiap hari dan banyak tanggung jawab atas tugas-tugasya, maka dari itu anak merasa lebih bosan dari pada semanagat untuk belajarnya. Penelitian saya yang saya ketahui hanya satu anak yang begitu senang dan tanpa kesulitan dalam pembelajaran daring, pembelajaran daring tersebut menggunakan aplikasi whatsapp, classroom dan zoom.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS NUMERASI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR
Yunita Kristina Pardede;
Yuyu Yuhana;
Aan Subhan Pamungkas
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (653.227 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8353
Kemajuan teknologi mendorong guru menjadi guru digital yang mampu melakukan inovasi dalam pembelajaran abad-21. Pengembangan media video pembelajaran menjadi solusi dalam menciptakan pembelajaran yang aktif dan popular saat ini. Berfikir kritis, sistematis dan logis dalam memecahkan masalah menjadi bagian dari numerasi, sederhananya kemampuan bernalar dalam menggunakan kalimat matematika yang melibatkan kehidupan sehari-hari. Maka dari itu peneliti membuat pengembangan media video pembelajaran berbasis numerasi untuk siswa sekolah dasar kelas III di SDS Maria Mediatrik pada materi pokok penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan meodel penelitian ADDIE (analize, design, develop, implement and evaluate) yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan video pembelajaran, kelayakan video pembelajaran, respon siswa terhadap video pembelajaran dan memberikan bekal pemahaman siswa setelah menggunakan video pembelajaran berbasis numerasi. Berdasarkan validasi ahli media dan ahli materi video pembelajaran memperoleh 88.33% dengan kategori “sangat layak” untuk dilakukan uji coba. Respon siswa memperoleh rata-rata 97.50% dengan kategori “sangat baik”. Hasil pemahaman menunjukkan rata-rata nilai siswa memperoleh 81.25 sehingga dapat dikatakan “tuntas” melebihi nilai 75 berdasarkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) sekolah tersebut.
KEMAMPUAN GURU DALAM MEMBUAT SOAL UJIAN SEMESTER DI SDN 025 HARAPAN JAYA
Warsudi Warsudi
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (525.047 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8766
Proses pembelajaran yang baik untuk memungkinkan tujuan utama pembelajaran akan tercapai dengan baik. Keberhasilan proses belajar mengajar dilihat dari kemampuan menyelesaikan masalah - masalah yang diberikan serta siswa merasa nyaman dengan pembelajaran yang berlangsung. Metode yang tepat menjadikan peserta didik merasa tertarik dengan apa yang dipelajari. Dalam hal ini untuk melihat hasil belajar siswa, guru juga harus memiliki kemampuan untuk membuat soal atau tes ujian semester, hal ini dilakukan untuk mengevaluasi bagaimana hasil belajar yang dicapai siswa. Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 025 Harapan Jaya. Subjek penelitian ini adalah guru, jumlah guru sebanyak 7 orang. Dua siklus yang memperlihatkan hasil kemampuan atau pemahaman guru semakin meningkat. Siklus I presentasi yang diperoleh 30%, sedangkan pada siklus II presentasi yang diperoleh 70%. Hasil penelitian ini dapat dilihat dari kemampuan guru dalam membuat dan memahami kaidah-kaidah butir soal ujian semester sesuai dengan mata pelajaran yang diampu nya.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI BERSASIS MODEL SEQUENCED DI KELAS IV SEKOLAH DASAR
Cicilia Ovavia;
Marlina Marlina;
Desyandri Desyandri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (661.019 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8303
Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa pembelajaran tematik terpadu di kelas IV Sekolah Dasar terutama pada dua mata pelajaran yaitu Ips dan Pkn yang memangaitkan satu dan lainya. Tempat pelaksaanan penelitian di UPT.SDN 08 Mandeh kelas IV sebanyak 28 siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan dan mengungkapkan keberhasilan penggunaan media animasi dengan menggunakan model Squenced pada pembelajaran terpadu di kelas IV Sekolah Dasar. Media animasi untuk materi IPS dan PKn. Penelitian ini menggunakan model penelitian Squenced dengan subjek penelitian siswa kelas IV SDN 08 Mandeh. Penelitian model ini menggunakan model penelitian ini meliputi beberapa tahap, yaitu: (1) urutan, (2) rangkaian, atau (3) rentetan, sehingga model sequenced dapat diartikan sebagai model urutan/rangkaian. Dengan artikulasi yang terbatas lintas/antar disiplin ilmu, guru dapat mengatur ulang urutan topik sehingga unit-unit yang mirip dapat bersinggungan satu sama lain. Dua disiplin ilmu yang berhubungan dapat diurutkan sehingga isi materi pelajaran dari keduanya dapat diajarkan secara paralel. Dengan mengurutkan topik yang akan diajarkan, kegiatan masing-masing displin ilmu ini dapat saling meningkatkan satu sama lain. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and devlopment). Setelah melalui tahap produksi dihasilkan produk awal kemudian dilakukan validasi oleh seorang ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Kesimpulan penelitian ini bahwa media pembelajaran video animasi tervalidasi ahli dan menarik.
IMPLEMENTASI KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK MELALUI PEMBIASAAN DI KELAS IV MIN 2 SERANG
Lulu Rauhah;
Istinganatul Ngulwiyah;
Ikman Nurahman
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (704.712 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8351
GGuru memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai tujuan pendidikan, khususnya dalam rangka memperkuat karakter religius peserta didik. Dalam kehidupan sehari-hari sering kali seorang anak menirukan apa yang dilakukan oleh orang yang sering ditemui nya, karena salah satu karakteristik peserta didik pada usia sekolah dasar adalah senang meniru. Oleh karenanya Seorang guru dengan kepribadian yang baik akan lebih banyak dan lebih mudah memberikan dampak positif terhadap penguatan karakter religius peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kompetensi kepribadian guru dalam penguatan karakter religius peserta didik melalui pembiasaan di kelas IV MIN 2 Serang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini bahwa guru kelas IV MIN 2 Serang telah memiliki kemampuan personal yang dimiliki oleh guru dalam mencerminkan kepribadiannya, mampu mengimplementasi kompetensi kepribadian untuk memperkuat karakter religious peserta didik serta memberikan hasil yang baik terhadap penguatan karakter religius peserta didik.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SDN 17 RUPAT MELALUI SUPERVISI AKADEMIK
Nurmala Nurmala
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (792.505 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8582
Peneltian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilakukan oleh kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru yang mengajar di SDN 17 X melalui supervise akademik dari kepala sekolah. Tempat penelitian yaitu di SDN 17 X dengan subjek yaitu guru-guru yang mengajar di sekolah tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang mana metode ini menjelaskan dan menggambarkan tentang fakta yang terjadi dan ditemukan dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan supervisi akademik terhadap kinerja guru dapat meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan dan mendukukng tujuan utama pembelajaran. Terbukti dari data hasil analisis peningkatan kinerja guru juga meningkat, hasil analisis observasi kinerja guru pada saat pembelajaran setelah dilakukan supervise oleh kepala sekolah berdampak baik, dapat dilihat pada indikator menyiapkan perangkat pembelajaran dan menyusun bahan ajar mendapatkan skor 3 pada kategori tinggi, pada indikator kemampuan membuka dan menutup pembelajaran didapat skor 4 pada kategori sangat tinggi, pada indicator kemampuan melaksanakan evaluasi didapat skor 3 pada kategori tinggi, kemudian pada indicator kemampuan menggunakan strategi pembelajaran yang baru didapat skor 3 pada kategori tinggi, dan pada indikator kemampuan berkomunikasi dan membangun suasana komunikatif didalam kelas didapat skor 4 pada kategori sangat tinggi. Terbukti bahwa supervisi yang dilakukan kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja guru pada proses pembelajaran.
PENGGUNAAN MODEL PAIRING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI GEOMETRI
Herti Prastitasari;
Jumadi Jumadi;
Erma Marhamah;
Ratna Purwanti;
Raihanah Sari
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (587.36 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8763
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran, motivasii belajar siswa, dan hasil belajar melalui penggunaan model PAIRING pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Desain penelitian ini berupa penelitian Tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN Amparaya 2 selama dua siklus dalam empat kali pertemuan. Hasil aktivitas guru menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada siklus satu dan siklus dua dengan perolehan skor 23 sampai dengan skor 30 dengan kriteria sangat baik, hasil aktivitas siswa secara klasikal pada siklus satu dan siklus dua meningkat dari 60% menjadi 100%, hasil motivasi belajar siswa pada siklus satu dan siklus dua meningkat dari 77% menjadi 93% dengan kriteria motivasi belajar tinggi, dan hasil belajar materi geometry siswa pada siklus 1 dan siklus 2 meningkat dari 65% menjadi 88% dengan kriteria tuntas. Penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan dalam proses pembelajaran agar terjadinya peningkatan aktivitas, motivasi belajar dan hasil belajar pada materi geometry.
Pengaruh Media Wayang Sukuraga Terhadap Keterampilan Menulis Deskripsi Pada Siswa Kelas Tinggi Sekolah Dasar
Nawaliyatul Hilwa;
Iis Nurasiah;
Dyah Lyesmaya
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (729.139 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8428
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media wayang sukuraga terhadap keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas tinggi sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental designs dan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Rambay tahun ajaran 2020/2021. Sampel ditentukan dengan sampling jenuh. Sampel penelitian ini yaitu kelas V B sebagai kelompok eksperimen berjumlah 20 siswa dan kelas V A sebagai kelompok kontrol berjumlah 20 siswa. Data hasil penelitian keterampilan menulis deskripsi dihasilkan dari instrumen berupa tes uraian yang berjumlah satu soal yang telah divalidasi. Data keterampilan menulis deskripsi dianalisis dengan menggunakan uji T dua sampel independen. Hasil uji tersebut menghasilkan nilai sig. 0,025 nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 artinya H₀ ditolak H₁ diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Media wayang sukuraga berpengaruh terhadap keterampilan menulis deskripsi siswa.