cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
NILAI MORAL NOVEL HARIM DI TANAH HARAM KARYA ABU HAMZAH DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Ndaru Enggar Budi Satrio
SURYA BAHTERA Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.416 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik; (2) nilai moral serta; (3) RPP sastra novel Harim di Tanah Haram karya Abu Hamzah. Metode penelitian: sumber data penelitian ini adalah novel Harim di Tanah Haram karya Abu Hamzah; objek penelitian ini adalah nilai moral yang terdapat dalam novel Harim di Tanah Haram; fokus penelitian ini adalah unsur intrinsik, nilai moral novel Harim di Tanah Haram karya Abu Hamzah, dan RPP sastra di kelas XI SMA; jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif; teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, baca, dan catat; instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti dibantu kartu pencatat data dan alat tulis; teknik analisis data penelitian ini adalah analisis isi; teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik penyajian informal. Hasil ppenelitiannya adalah: (1) Unsur intrinsik dalam novel Harim di Tanah Haram meliputi: (a) tema mayor: iman kepada Allah akan membuat manusia menjadi lebih kuat menjalani hidup; tema minor: perzinahan, perdagangan manusia, dan takut berbuat dosa; (b) tokoh utama: Rizqia Rahmah; tokoh tambahan: Kiai Kahar, Rosma, Basri, Farida, Nurdin, Azzam, Sofie, Reza, Ramdhan, Serhat; (c) alur: progresif (Maju); (d) latar tempat: pesantren, pantai Losari, kota Makasar, bandara Soekarno-Hatta; latar waktu: pagi, siang, malam; latar suasana: masyarakat desa yang anarkis dan mudah terprovokasi; (e) sudut pandang: orang ketiga sebagai pencerita terbatas (dia); (f) amanat: semangat hidup dan keteguhan iman harus disertakan dalam menghadapi cobaan yang diberikan Tuhan. (2) Nilai moral yang terdapat dalam novel tersebut meliputi (a) nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri: tegar dan sabar, jujur, semangat; (b) nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain: berbakti pada orang tua, lembut dan humoris pada sesama, dan pemaaf kepada sesama; (c) nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan: pandai bersyukur, membaca Al-Quran, berzikir, berdoa. (3) RPP sastra novel ini menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas; penilaian hasil belajar memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Kata kunci: tujuan penelitian, metode penelitian, hasil penelitian
NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL KANVAS KARYA BINTANG PURWANDA DAN SKENARIO PEMBELAJARAN DI SMK Novi Yudha Asmara
SURYA BAHTERA Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.377 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) unsur intrinsik, (2) nilai religius, (3) dan skenario pembelajaran novel Kanvas karya Bintang Purwanda.  Objek penelitian ini adalah nilai religius dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa isi keseluruhan teks novel Kanvas karya Bintang Purwanda. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi yang menggabungkan data dan sumber data yang telah ada. Teknik analisis data menggunakan contect analysis. Penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal yang menggunakan kata-kata biasa dan dipahami oleh pembaca. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Kanvas karya Bintang Purwanda meliputi: tema novel ini adalah perjuangan seorang gadis muda untuk menghidupi keluarga dengan berjualan atau berdagang lukisan, tokoh  utama: Qayyima memiliki sifat sabar dalam menghadapi hidup yang begitu berat, alur: alur maju, latar terdiri dari latar tempat: yang berisi di mana saja kejadian itu berada, latar waktu berisi kapan kejadian terjadi, dan latar sosial berhubungan dengan perilaku kehidupan sosial dalam masyarakat, sudut pandang: sudut pandang persona ketiga “dia” mahatahu, dan gaya bahasa: berisi cara pengarang untuk mendapatkan ciri khasnya. (2) Nilai religius dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda meliputi empat aspek. Hubungan manusia dengan Allah, hubungan ini berdasarkan pada perilaku atau cara seseorang berhubungan dengan Allah, misalnya: shalat, doa, dan bersyukur. Hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan ini erat kaitannya dengan perilaku seseorang, misalnya: sabar, pemaaf, adil. Hubungan manusia dengan sesama manusia,  hubungan ini erat kaitannya antara manusia dengan manusia, misalnya: tolong menolong, saling memaafkan, saling menghormati dan menghargai. Hubungan manusia dengan alam, perilaku manusia untuk mengagumi keindahan dan keagungan ciptaan Allah. (3) dan Skenario pembelajaran berisi langkah-langkah yang meliputi: menganalisis unsur-unsur intrinsik novel Kanvas, menganalisis nilai religius. Kegiatan refleksi, yaitu guru memberikan penguatan terhadap kegiatan yang dilakukan siswa, dan pemberian tugas struktur.   Kata kunci: unsur intrinsik, nilai religius, dan skenario pembelajaran di SMK.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATADAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Nurkholis -
SURYA BAHTERA Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.484 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik,(2) nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata, dan (3) skenario pembelajaran nilai pendidikan karakter dalam  novel Ayah karya Andrea Hirata di SMA.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Fokus penelitian inipada pendidikan karakter yang  berbentuk nilai-nilai kebaikan dan skenario pembelajarannya di Kelas XI SMA. Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan  dengan menggunakan teknik informal.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa(1) unsur intrinsik novel Ayahterdiri dari:(a) tema: kasih sayang dan cinta seorang ayah terhadap anak, (b) tokoh dan penokohan: Sabarimerupakan tokoh utama dengan watak penyabar, pekerja keras, kreatif, cerdas, periang, baik hati, setia, dan lugu, dengan beberapa tokoh tambahan yang mendukung, yaitu Amiru (Zorro), Ukun, Tamat, dan Toharun, (c) alur:alur campuran, (d) latar tempat: Beranda Rumah, Markas Pertemuan Buruh, Rumah Amirza, KampungNira, Warung Kopi, Kampung Belantik, Kios Elektronik, Sekolah, Pusat Kota, Stasiun Radio, Tanjung Pandan, Kantor Gadai, Pantai Barat, Ruang Sidang, dan Dermaga, latar waktu: pagi, siang, sore, malam, senin, dan februari, dan latar sosial: kehidupan penduduk Nira, kepercayaan kampong Belantik, tingkah anak SMA, kebiasaan orang yang menghadiri persidangan, dan kekaguman sang juruantar terhadap sosok Sabari, dan (e) sudut pandang: persona ketiga serba tahu, (2) nilai pendidikan karakter novel Ayah meliputi: nilai religius, jujur, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif senang bersahabat atau proaktif, cinta damai, gemar membaca,peduli sosial dan tanggung jawab, (3) Skenario pembelajarannovel Ayah Karya Andrea Hirata di kelas XI SMAmenggunakan model pembelajaran kooperatif Group Investigationdengan tahap pendahuluan guru mengkondisikan keadaan siswa agar siap untuk menerima materi pelajaran yang akan disampaikan, lalu pada tahap inti guru menerangkan materi tentang unsur-unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter, kemudian guru meminta para siswa untuk mendiskusikannya, dalam tahap penutup guru merefleksi kegiatan pembelajaran sastra yang terdapat dalam novel untuk membangun karakter siswa.   Kata kunci: Nilai Pendidikan Karakter, Novel Ayah,  Skenario Pembelajaran.  
ANALISIS NILAI RELIGIUS NOVEL DI ANTARA DUA SUJUD KARYA MUHAMMAD IRATA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Teguh Setiyorini
SURYA BAHTERA Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.586 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Di Antara Dua Sujud karya Muhammad Irata (2) nilai religius sastra pada novel Di Antara Dua Sujud karya Muhammad Irata yang meliputi aspek nilai pendidikan akhlak novel Di Antara Dua Sujud karya Muhammad Irata, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran sastra pada novel Di Antara Dua Sujud karya Muhammad Irata di kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian yang diteliti adalah unsur intrinsik dan nilai religius pada novel Di Antara Dua Sujud karya Muhammad Irata. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis isi. Hasil analisis disajikan dengan teknik informal. Hasil penelitian ini adalah (1) unsur intrinsik novel Di Antara Dua Sujud karya Muhammad Irata meliputi tema, yang terbagi menjadi dua macam yaitu (a) tema mayor dan (b) tema minor: keteguhan iman seorang pemuda yang selalu diuji oleh berbagai fitnah dunia; Alur:  campuran. Tokoh utama: Furqon, tokoh tambahan: Aslam, Angel, Nayumi, Savana, Haura, Maidon, Kataro. Latar tempat: Kota Manado, Jepang. Latar waktu: pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari. Sudut pandang yang digunakan adalah persona ketiga. (2) nilai religius sastra novel Di Antara Dua Sujud karya Muhammad Irata yaitu pendidikan akhalak yang meliputi: sabar, taobat, optimistis, bersyukur, menerima hidayah, berbakti kepada kedua orang tua, dan tolong-menolong. (3) rencana pelaksanaan pembelajaran sastra novel Di Antara Dua Sujud karya Muhammad Irata  di kelas X SMA terdiri dari menyampaikan materi tentang unsur intrinsik novel dan nilai-nilai yang terdapat dalam karya sastra; mengidentifikasi dan menganalisis unsur intrinsik dan nilai religius pada novel Di Antara Dua Sujud karya Muhammad Irata secara kelompok; membimbing peserta didik untuk mendiskusikan hasil diskusi setiap kelompok dengan kelompok lain; memberikan kesempatan peserta didik untuk melaporkan hasil pekerjaan.   Katakunci: nilai religius, unsur intrinsik, rencana pelaksanaan pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERPEN DENGAN METODE PENEMUAN PADA SISWA KELAS XII ANIMASI SMK TKM PERTAMBANGAN KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Yosi Hermawan
SURYA BAHTERA Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.079 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pelaksanaan pembelajaran mengapresiasi cerpen dengan metode penemuan pada siswa kelas XII Animasi SMK TKM Pertambangan Kebumen, (2) aktivitas belajar siswa kelas XII Animasi SMK TKM Pertambangan Kebumen dalam pembelajaran mengapresiasi cerpen dengan metode penemuan, (3) peningkatan kemampuan mengapresiasi cerpen pada siswa kelas XII Animasi SMK TKM Pertambangan Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII Animasi SMK TKM Pertambangan Kebumen sebanyak 31 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik tes untuk mengukur hasil mengapresiasi cerpen. Teknik nontes berupa hasil aktivitas belajar siswa mengapresiasi cerpen. Dalam proses pembelajaran mengapresiasi cerpen dengan metode penemuan siswa: a) membentuk kelompok, b) membaca teks cerpen, c) membuat simpulan sementara berdasarkan judul cerpen, d) membuktikan simpulan sementara melalui kegiatan mencari unsur intrinsik, e) menyampaikan hasil penyelidikan. Aktivitas belajar siswa menjadi lebih baik dengan metode penemuan. Pada siklus I aspek antusias, sejumlah 15 siswa atau 49% antusisas dalam belajar, pada siklus II meningkat menjadi 25 siswa atau 81%. Pada aspek perhatian, pada siklus I siswa yang memperhatikan sejumlah 10 siswa atau 32%, pada siklus II menjadi 27 siswa atau 87%, pada aspek keaktifan pada siklus I siswa yang aktif sejumlah 13 siswa atau 42%, pada siklus II menjadi 25 siswa atau 81%. Hasil kemampuan mengapresiasi cerpen siswa terlihat meningkat dari nilai rerata kelas. Tahap prasiklus nilai rata-rata siswa sebesar 68,9, pada siklus I meningkat menjadi 77,94, dan siklus II meningkat menjadi 83,61. Kata kunci : kemampuan mengapresiasi cerpen dan metode penemuan
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA TOKOH UTAMA NOVEL CINTA TAK KENAL KASTA KARYA ABDUL MUIS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Anita Rahmawati; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.416 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis, (2) aspek sosiologi sastra novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis, (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya di Kelas XII SMA. Subjek penelitian ini adalah novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis. Objek penelitian ini yaitu aspek-aspek sosiologi novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis. Fokus penelitian ini adalah  unsur intrinsik novel Cinta Tak Kenal Kasta, aspek sosiologi sastra novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis, dan rencana pelaksaan pembelajarannya di kelas XII SMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Teknik yang digunaka dalam menganalisis data dalam novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis adalah teknik analisis isi. Teknik yang digunakan penulis untuk menyajikan hasil analisis adalah teknik penyajian informal. Berdasarkan analisis data disimpulkan (1) unsur intrinsik dalam novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis meliputi: (a) tema yaitu tema mayor, dan tema minor, (b) tokoh utama yaitu Susan (ulet, sabar, pantang menyerah, dan bekerja keras) dan tokoh tambahan Rita (baik, penyayang, manja), Mamah Rita (baik, lembut), Kedan Robin (baik, suka menolong, dan bersahabat), Linda (Lucu, baik hati, dan bersahabat), Papah Rita (angkuh dan sombong), Hasan (baik), Tulang Jaurman (suka menolong dan baik hati), Ramlan (baik dan suka menolong), supriyanto (baik hati). (c) latar terbagi menjadi tiga yaitu latar tempat (Pamatang siantar, Kampung, Parapat dan Tomok, Gedung bioskop, Tebing Tinggi, kebun, danau Toba/Samosir, Terminal Tambangan. Latar waktu yaitu siang, pagi, malam, sore, dan latar situasi, (d) alur yang digunakan  dalam novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis yaitu alur maju, (e) sudut pandang yang digunakan yaitu sudut pandang orang ketiga serba tahu. (f) amanat, dalam mencapai sebuah cita-cita harus berusaha dan bekerja keras .(2) aspek-aspek soiologi sastra dalam novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis meliputi: aspek kekerabatan, aspek cinta kasih, aspek pendidikan, aspek moral, (3) rencana pelaksanaan pembelajaran  dilakukan dengan menggunakan acuan kurikulum 2013, KD 3.9. Metode pembelajaran yang digunakan: metode STAD. Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran ini yaitu tertulis dengan menggunakan tes esai dan lisan.Kata kunci: unsur intrinsik, sosiologi sastra, cinta tak kenal kasta, rpp. 
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL AYAH MENYAYANGI TANPA AKHIRKARYA KIRANA KEJORA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Laras Nilamsari; Sukirno Sukirno; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.704 KB)

Abstract

ABSTRAK: penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikan: (1) unsurintrinsik novel Ayah Menyayangi Tanpa Akhir Karya Kirana Kejora; (2) aspek sosiologi novel Ayah Menyayangi Tanpa Akhir Karya Kirana Kejora; dan (3) RencanaPelaksanaanPembelajarannya di kelas XII SMA. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan: (1) unsur intrinsik novel Ayah Menyayangi Tanpa Akhir Karya Kirana Kejora terdiri dari: (a) tema: cobaan hidup yang dialami seorang ayah. Tokoh utamanya Arjuna Dewangga; (b) alur: maju; (c) latar tempat: Solo, Jakarta, Yogyakarta, dan Jepang. Latar suasana: menyenangkan, menegangkan, dan mengharukan. Latar waktu: pagi, siang, sore, dan malam; (d) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (2) aspek sosiologi dalam novel Ayah Menyayangi Tanpa Akhir Karya Kirana Kejora mencakup lima aspek yaitu: (a) pendidikan ; (b) cinta kasih; (c) moralitas; (d) religius; dan (e) kekerabatan. (3) rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XII SMA dengan materi aspek sosiologi novel Ayah Menyayangi Tanpa Akhir Karya Kirana Kejora pada pembelajaran sastra berdasarkan kurikulum 2013 dengan KD menganalisis isi dan kebahasaan novel adalah sebgai berikut: (a) kegiatan pendahuluan guru mengucapkan salam, berdoa, memberi motivasi, dan menyampaikan kompetensi dasar dan indikator; (b) kegiatan inti meliputi guru menjelaskan tentang pembelajaran sastra khususnya novel, guru memberikan kesempatan kepada  peserta didik untuk membaca dan memahami isi novel Ayah Menyayangi Tanpa Akhir karya Kirana Kejora, guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berdiskusi mengnasi isi novel, kemudian guru memberikan  tugas kepada peserta didik untuk menganalisis unsur intrinsik dan aspek sosiologi yang terkandung dalam novel. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan pemberian tugas; (c) kegiatan akhir/ penutup meliputi kegiatan refleksi dan pemberian tugas.   Kata kunci : aspek sosiologi sastra, novel,danrencanapelaksanaanpembelajaran SMA.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF NARASIDENGAN TEKNIK LATIHAN TERBIMBING MELALUI MEDIA GAMBARKARIKATUR PADA SISWA KELAS VII SMPN 3 BINANGUNTAHUN PELAJARAN 2014/2015 AriefWisnuIndaryanto Sukirno Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK :Penelitian ini bertujuan untuk (1) penerapkanlangkahpembelajaranme­nulisnarasidengantekniklatihanterbimbingmelalui media gambarkarikatur  (2) peningkatan keterampilan siswa kelas VII SMPN 3 BinangunCilacap dalam menulis paragraf narasi dengan teknik latihan terbimbing melalui media gambarkarikatur, dan (3) perubahan perilaku siswa kelas VII SMPN 3 BinangunCilacap dalam menulis paragraf narasi dengan teknik latihan terbimbing menggunakan media gambarkari­katur.Pengumpulan data dilakukanmelaluitekniktesdantekniknontes.Dalamtek­nikanalisis data, penelitimenggunakanteknikkuantitatifdanteknikkualitatif.teknikpenyajianhasil data yang digunakanadalahanalisis informal.Berdasarkanhasilana­lisis data, diketahuibahwa: (1) terlaksanakannyalangkah-langkahpembelajaranmenulisparagrafnarasisesuaidenganprosedur(a) guru membagikangambar, (b) siswamenulisnarasidenganmengembangkan ide-ide gagasan, (2) hasilmenulisnarasidengantekniklatihanterbimbingmelalui media gambarkarikaturprasiklusialah 62,4, siklus I74,7, dan  siklus II 81,2 (3) pengaruhlatihanterbimbingmelaluigambarkarikaturterhadapaktifitassiswa, tahapsiklus I, siswabanyak yang belumantusias, padasiklus II aktifitasdalampembelajaransudahbaik.   Kata kunci: menulisnarasidenganlatihanterbimbing, media gambarkarikatur
UNSUR BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL NOVEL DASAMUKA KARYA JUNAEDI SETIYONO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA) Khusnul Khotimah Joko Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur budaya dalam novel Dasamuka karya Junaedi Setiyono; (2) kearifan lokal dalam novel Dasamuka karya Junaedi Setiyono; (3) skenario pembelajaran analisis novel dengan pendekatan antropologi sastra karya Junaedi Setiyono di kelas XII SMA. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) novel Dasamuka karya Junaedi Setiyono mengandung unsur budaya meliputi sistem religi; sistem dan organisasi kemasyarakatan; sistem penge-tahuan; bahasa; kesenian; sistem mata pencaharian hidup; serta sistem peralatan hidup dan teknologi; (2) novel Dasamuka karya Junaedi Setiyono mengandung kearifan lokal meliputi wayang (dunia pewayangan), tingkatan bahasa dalam bahasa Jawa, ungkapan dan istilah budaya Jawa, macapat, titi mongso, ramuan, dan batik; (3) skenario pembelajaran novel Dasamuka karya Junaedi Setiyono di kelas XII SMA dapat diterapkan dalam pembelajaran analisis teks novel untuk kelas XII SMA, yakni pada kompetensi dasar 3.3 dengan metode pembelajaran inkuiri berbasis saintifik.   Kata kunci: Unsur budaya, kearifan lokal, novel Dasamuka, antropologi sastra.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PANTUN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS IV SDN WOTBUWONO KLIRONG KEBUMEN Siti Romelah Bagiya Khabib
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan: (1) penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran membaca pantun pada siswa; (2) pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap motivasi siswa  dalam membaca pantun; dan (3) peningkatan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran membaca pantun pada siswa. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Dalam teknik analisis data, peneliti menggunakan metode kualitatif. Teknik penyajian hasil analisis datayang digunakan adalah metode penyajian informal. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran berbasis kooperatif tipe STAD meliputi materi pembelajaran dan pembagian tim, menentukan skor awal, membangun tim, tes individu, dan penghargaan kelompok; (2) pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe STAD siswa mengalami perubahan perilaku positif terhadap perilaku, minat dan sikap siswa pada kegiatan prasiklus dapat diketahui melalui hasil observasi; dan (3) peningkatan keterampilan membaca pantun siswa dengan menggunakan metode kooperatif tipe STAD dapat dilihat dari tahap prasiklus dengan nilai rata-rata 67,83 meningkat pada siklus I dengan nilai rata-rata 76,20 dan meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 83,87. Kata Kunci: kemampuan membaca pantun, pembelajaran kooperatif, studentteam achievement divisions(STAD).

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue