cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 523 Documents
Peningkatan Keterampilan Menulis Paragraf Deskripsi Melalui Model Kooperatif Tipe Round Table pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 32 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 Nur janah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.243 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan bagaimana langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf deskripsi menggunakan model kooperatif tipe round table pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 32 Purworejo dan (2) mendeskripsikan bagaimana peningkatan kemampuan menulis paragraf deskripsi menggunakan model kooperatif tipe round table pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 32 Purworejo.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 32 Purworejo. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 32 Purworejo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik nontes. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan validitas isi. Teknik analisis data berupa analisis deskripsi kualitatif. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis paragraf deskripsi setelah digunakan model kooperatif tipe round table sebagai strategi pembelajaran, kemudian media gambar dan objek langsung sebagai media pembelajaran. Aspek-aspek yang dinilai dalam pembelajaran ini, yaitu: (1) aspek isi, (2) aspek organisasi, (3) aspek kosakata, (4) aspek penggunaan bahasa; dan (5) aspek mekanik. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil nilai rata-rata siswa dalam satu kelas pada prasiklus  sebesar 58,82, pada siklus I sebesar 72,46, dan pada siklus II mencapai 77,36. Peningkatan prasiklus sampai siklus I 13,64 dan peningkatan siklus I sampai siklus II 4,90. Pada kategori ketuntasan nilai pada kegiatan prasiklus mencapai 14,28%, mengalami peningkatan ketuntasan menjadi 78,57% pada siklus I, kategori ketuntasan siswa pada siklus II kembali meningkat menjadi 100%.  Peningkatan prasiklus sampai siklus I 64,29% dari siklus I ke siklus II 21,43%. Hal tersebut menunjukkan bahwa melalui model kooperatif tiperound table dapat meningkatkan kemampuan siswa dan hasil belajar dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi.   Kata kunci : menulis, paragraf deskripsi, round table.
Adverbia Verba Bahasa Jawa pada Cerbung Ngonceki Impen pada Majalah Panjebar Semangat Edisi Maret – Agustus 2014 Siti Mudrikah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.83 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk adverbia verba bahasa Jawa dan (2) makna adverbia verba bahasa Jawa yang terdapat dalam majalah Panjebar Semangat berjudul Ngonceki Impen karya Sri Sugiyanto tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, subjek penelitiannya adalah cerbung berjudul Ngonceki Impen karya Sri Sugiyanto, objek penelitiannya adalah bentuk adverbia verba bahasa Jawa dan makna adverbia verba bahasa Jawa, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, teknik catat, dan teknik pustaka, instrumen penelitian yang digunakan peneliti sebagai instrumen dibantu buku-buku analisis bahasa, buku morfologi, dan nota pencatat data, keabsahan data diperoleh melalui pengecekan terhadap data yang diperoleh dan peningkatan ketekunan, teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan. Hasil penelitian dan pembahasan data diperoleh bentuk adverbia verba bahasa Jawa yang terdapat dalam cerbung Ngonceki Impen yaitu adverbia monomorfemis dan adverbia polimorfemis. Adverbia monomorfemis ini terdapat dua macam morfem yaitu morfem asal dan morfem unik dalam cerbung Ngonceki Impen. Adverbia polimorfemis dalam penelitian ini terbagi menjadi: (1) adverbia berafiks (prefiks{sa-/se}, sufiks {-e/-ne}, dan konfiks {sa-/-e}), (2) adverbia berunsur pating (3) adverbia ulang penuh (dwilingga), (4) adverbia ulang (salin swara), (5) adverbia ulang parsial (dwipurwa), dan (6) adverbia gabung. Selain bentuk adverbia verba juga terdapat makna adverbia verba bahasa Jawa terbagi menjadi dua belas yaitu makna keakanan, makna keberlangsungan, makna keusaian, makna keberulangan, makna keniscayaan, makna kemungkinan, makna keharusan, makna keizinan, makna kecaraan, makna kualitatif, makna kuantitatif, dan makna limitatif.   Kata kunci : adverbia verba, cerbung
Upaya Peningkatan Keterampilan Membaca Cerita Ketoprak dengan Metode Role Playing Kelas VII A SMP N 21 Purworejo Tahun Ajaran 2013/2014 Arfan Sukoco
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.878 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) Mendiskripsikan proses pembelajaran dengan menggunakan metode role playingpada materi membaca (cerita ketoprak) peserta didik kelas VII-A SMP Negeri 21 Purworejo; (2) Mendiskripsikanpeningkatan aktivitas belajar membaca cerita pada peserta didik kelas VII-A SMP Negeri 21 Purworejo setelah melakukan pembelajaran dengan metode role playing; (3) Memaparkan peningkatan peserta didik kelas VII-A SMP Negeri 21 Purworejo setelah melakukan pembelajaran dengan metode role playing. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik tes dan non tes. Instrumen yang digunakan berupa lembar unjuk kerja lisan catatan dan lembar observasi harian siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan membaca siswa sebelum penelitian adalah 58,3 dengan ketuntasan 8,6%. Pada siklus I rata-rata keterampilan membaca siswa mengalami peningkatan menjadi 66,5 dengan ketuntasan 25,7%. Pada siklus II rata-rata siswa mengalami peningkatan menjadi 77,4 dengan ketuntasan 94,3%, selain itu ada peningkatan aktivitas siswa dari siklus I yaitu 53,6% menjadi 82,14% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode role playingdapat meningkatkan keterampilan membaca cerita ketoprak kelas VII A SMP 21 Purworejo.   Kata kunci: metode role playing, keterampilan membaca, aktivitas belajar
Kajian Stilistika Novel Rembulan Ndhuwur Blumbang Karya Narko “Sodrun” Budiman Laras Windi Arti
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.755 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan wujud Pencitraan dalam novel Rembulan Ndhuwur Blumbang Karya Narko “Sodrun” Budiman. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data penelitian berupa novel Rembulan Ndhuwur Blumbang Karya Narko “Sodrun” Budiman dan data berupa kajian stilistika mencakup gaya bahasa dan wujud pencitraan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri dibantu kartu pencatat data. Teknik keabsahan data menggunakan validitas semantis. Teknik analisis data menggunakan analisis konten atau isi. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa (1) gaya bahasa dalam novel Rembulan Ndhuwur Blumbang Karya Narko “Sodrun” Budiman meliputi gaya bahasa simile, gaya bahasa metafora, gaya bahasa hiperbola, gaya bahasa metonimia, gaya bahasa sarkasme, gaya bahasa aliterasi, dan gaya bahasa eufimisme. (2) Wujud pencitraan dalam novel Rembulan Ndhuwur Blumbang Karya Narko “Sodrun” Budiman meliputi citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan gerakan, citraan penciuman, dan citraan peraba.   Kata kunci: stilistika, Rembulan Ndhuwur Blumbang
Etika Hidup Orang Jawa dalam Cerbung Garising Pepesthen Karya Suroso BC.HK. Majalah Penjebar Semangat Tahun 2012 Episode 1-5 Sri Iriyanti
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.625 KB)

Abstract

Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur sastra cerbung Garising Pepesthen karya Suroso,BC.HK meliputi tema, alur, Latar (setting) , tokoh dan penokohan, serta amanat; (2) etika hidup orang Jawa dalam cerbung Garising Pepesthen” karya Suroso,BC.HK menggunakan  teori yang diungkapkan oleh Widyawati,wiwik. Etika hidup orang Jawa dalam penelitian ini adalah merupakan Filsafat hidup orang Jawa berdasarkan kalimat-kalimat yang ber-falsafah Jawa yaitu seperti eling, pracaya dan mituhu tiga hal tersebut yang harus dilaksanakan setiap hari oleh manusia, yang dasarnya yaitu ajaran-ajaran etika dalam Serat Sasangka Jati yang telah digunakan oleh R.Sunarto. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita bersambung Garising Pepesthen , dan data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan cerita peristiwa yang sering dialami dalam kehidupan sehari-hari, cerita bersambung Garising Pepesthen. Selain itu, juga berupa kutipan-kutipan cerita yang mengandung makna. Teknik  pengumpulan data dilakukan dengan teknik catat dan pustaka. Instrumen penelitian yang digunakan adalah human instrument yang dibantu buku tentang teori sastra, serta kartu pencatat data. Teknik analisis data yang digunakan adalah content analysis atau analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal.  Hasil penelitian dari cerita bersambung ini menunjukkan bahwa (1) struktur cerita dalam cerita bersambung Garising Pepesthen dalam majalah Penjebar Semangat adalah tema, alur, tokoh dan penokohan, dan latar, amanat. Tema dalam cerita bersambung Garising Pepesthen tersebut tentang kisah dokter yang kandas untuk berjodoh karena suratan takdir. Alur dalam cerbung Garising Pepesthen sorot balik. Latar/setting terdapat di kota Negara Bali, rumah gedung desa Kethuthuk, UGM, Jl.Magelang, Pakuningratan, Prambanan, Banyumas, Paviliun, Hotel, Kaliurang, Jakarta, Pantai Cupel, Candi Kesuma. Tokoh dan penokohan terdiri dari tokoh utama yaitu Anggun Wibawa dan penokohannya ramah dan mudah bergaul, selalu ingat nasehat ibu, sopan dan Endah Ratriningsih dan penokohannya mudah bergaul, menarik hati, menghargai orang tua, tokoh tambahan, Pak Hardiman, Ibu Soesanti, Ni Luh Lusiningtyas dan Pak Harsa. Selanjutnya (2) etika hidup orang Jawa (a) eling, (b) pracaya,(c) mituhu, (d) Rila, (e) narima, (f) temen, (g) sabar, (h) budi luhur; dan  makna cerita bersambung Garising Pepesthen karya Suroso,Bc.HK adalah tentang pesan-pesan pengarang yang berhubungan dengan masalah kehidupan yang dialami oleh manusia.   Kata kunci : etika hidup, struktural, cerita bersambung
Nilai Moral dalam Kumpulan Cerkak Usada Kang Pungkasan karya Sukardo Hadisukarno Riyana Palupi
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.873 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan yang ingin dicapai adalah  (1) mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam cerkak Usada Kang Pungkasan karya Sukardo Hadisukarno; (2) mendeskripsikan relevansi nilai moral yang terdapat pada cerkak Usada Kang Pungkasan karya Sukardo Hadisukarno dengan kehidupan sekarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskrriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah berupa kutipan pada cerkak Usada Kang Pungkasan karya Sukardo Hadisukarno. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup tiga hal yaitu teknik simak, teknik catat dan teknik pustaka. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama, peneliti dengan dibantu alat–alat tulis dan kartu data. Uji keabsahan dalam penelitian ini adalah menggunakan validitas semantik. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik conten analysis atau metode isi. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal.  Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai moral yang terdapat dalam kumpulan cerkak Usada Kang Pungkasan karya Sukardo Hadisukarno mencakup empat aspek, meliputi (a) hubungan manusia dengan Tuhan yang terdiri dari: berdoa, bersyukur, ikhlas, dan sabar; (b) hubungan manusia dengan manusia meliputi; persahabatan, tolong menolong, memberi semangat, perduli terhadap orang lain; (c) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi; bijaksana, dermawan, sabar, berpendirian; dan (d) hubungan manusia dengan alam sekitar adalah mangagumi keindahan alam. Relevansi nilai moral cerkak Usada Kang Pungkasan karya Sukardo Hadisukarno ada yang masih relevan dan sebagian ada yang tidak relevan.   Kata Kunci : Nilai Moral, Usada Kang Pungkasan, relevansi
Analisis Struktural Objektif dan Nilai Moral dalam Roman Jemini karya Suparto Brata Dian Wahyuni
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.641 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur objektif dalam roman Jemini karya Suparto Brata dan (2) nilai-nilai moral yang terkandung dalam roman Jemini karya Suparto Brata. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah roman Jemini karya Suparto Brata. Objek penelitian ini adalah tema, fakta cerita, dan sarana sastra, serta nilai moral roman tersebut. Data dikumpulkan dengan metode baca dan catat dan penelitimenjadi human instrumen yang dibantu kartu data. Analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis) dan hasil analisis data dipaparkan menggunakan metode informal.Hasil penelitian ini adalah: (1) Tema roman Jemini adalah kesengsaraan hidup kaum wanita di zaman penjajahan Belanda. Fakta cerita terdiri dari tokoh dan penokohan, alur, dan latar. Tokoh utama adalah Jemini yang memiliki watak lugu, nakal, jujur, dan sabar. Sementara itu, tokoh tambahan di antaranya adalah Emak, Wagiman, Ngadinem, Siti, Urip, Radian, dan Piet Coertszoon. Alur cerita dalam roman Jemini menggunakan alur progresif atau alur maju karena peristiwa cerita berjalan secara runtut atau kronologis. Latar roman jemini terdiri dari latar waktu, tempat, dan sosial. Latar waktu terjadi antara abad 18-19. Latar tempat terjadi di Pulau Jawa, yakni di Surabaya, Betawi, dan Batujajar. Latar sosial berkaitan dengan keadaan masyarakat pribumi yang hidup di dalam tangsi antara abad 18-19 ketika tentara KNIL ada di Nusantara. Pada saat itu, banyak masyarakat pribumi yang menjadi tentara kompeni dan terjadi Sementara itu, sarana sastra terdiri dari sudut pandang dan bahasa. Sudut pandang  menggunakan teknik diaan. Bahasa roman menggunakan bahasa Jawa dengan dialek Jawa Timuran. Pengarang menggunakan aneka macam sarana kohesi seperti repetisi, sinonim, dan lainnya sehingga penuturan pengarang menjadi mudah runtut dan indah; nilai moral dalam roman Jemini di antaranya adalah nilai pasrah/tawakkal, nilai pentingnya pendidikan atau mencari ilmu, nilai patuh terhadap orang tua, dan nilai sabar. Nilai-nilai tersebut bersumber dari tindakan, ucapan, serta pemahaman implisit dari peristiwa-peristiwa yang menimpa tokoh cerita.   Kata kunci:struktural objektif, nilai moral, roman Jemini
Analisis Tuturan Imperatif Bahasa Jawa di Desa Sruweng Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen Nur Khabibah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.554 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud pragmatik imperatif (2) kesantunan linguistik tuturan imperatif (3) kesantunan pragmatik tuturan imperatif di Pabrik Genteng Desa Sruweng Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Tempat penelitian berlokasi di Pabrik Genteng Desa Sruweng Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen selama 28 hari. Subjek penelitian ini adalah tuturan pengusaha dan karyawan. Objek penelitian adalah tuturan imperatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 31 Pabrik dan mengambil sampel snowball sampling berjumlah 7 Pabrik. Instrumen utama dalam penelitian adalah peneliti sendiri dengan instrumen alat bantu seperti buku catatan, camera digital, kartu data. Teknik pengumpulan data adalah dengan metode observasi, teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Kemudian, data dianalisis menggunakan metode content analysis. Hasil penelitian ini adalah (1) wujud pragmatik imperatif pada tuturan pengusaha dan karyawan di Pabrik Genteng Desa Sruweng Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen yang diperoleh 16 wujud (2) kesantunan linguistik tuturan imperatif yaitu panjang pendek tuturan, urutan tutur, intonasi dan isyarat kinesik, ungkapan-ungkapan penanda kesantunan yang meliputi penanda kesantunan tolong, mohon, silakan, biar, ayo, coba, hendaknya  (3) kesantunan pragmatik tuturan imperatif meliputi kesantunan pragmatik deklaratif dan kesantunan pragmatik interogatif.   Kata kunci: tuturan imperatif, Desa Sruweng, Kebumen
Analisis Gaya Bahasa Kiasan dan Nilai Pendidikan dalam Novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri Karya Ir. H. Soekirman Devita Pangestuti
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.621 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman; (2)  mendeskripsikan nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman; (3) Mendeskripsikan gaya bahasa dan tingkat pendidikan dapat mengungkapkan jiwa dan kepribadian pengarang dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman. Penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif kualitatif. Objek  penelitian yaitu gaya bahasa kiasan dan nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman. Subjek penelitian yaitu novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan alat bantu. Teknik keabsahan data menggunakan metode peningkatan ketekunan. Teknik analisis data menggunakan metode analisis. Teknik penyajian data menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman yaitu: gaya bahasa persamaan atau simile; gaya bahasa metafora; gaya bahasa personifikasi; gaya bahasa antonomasia; gaya bahasa metonimia; gaya bahasa fabel; gaya bahasa; gaya bahasa satire. Nilai pendidikan mencakup: nilai pendidikan agama; nilai pendidikan moral yang meliputi nilai moral manusia terhadap Tuhan; nilai pendidikan moral manusia terhadap sesama manusia, nilai pendidikan moral manusia terhadap diri sendiri; nilai pendidikan budaya; nilai pendidikan sosial. Pengarang Ir. H. Soekirman mengungkapkan jiwa dan kepribadiannya melalui gaya penulisan (gaya bahasa kiasan) dan nilai-nilai pendidikan luhur yang terkandung didalamnya sebagai upaya pelestarian budaya Jawa. Kata Kunci: gaya bahasa, nilai pendidikan, novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri
Penggunaan Interjeksi dalam Novel Nona Sekretaris Karya Suparto Brata Sri Budiarti
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.77 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan bentuk interjeksi dalam novel Nona Sekretaris karya Suparto Brata; (2) mendeskripsikan fungsi interjeksi dalam novel Nona Sekretaris karya Suparto Brata, yaitu (a) bentuk primer (o, lho, ah, lo, heh, wah, la, oh, ei, ha, wo, e, hiss, huh, hee, huuuh, oo, huss, wih), (b) bentuk sekunder (ayo, buset, stop, gendheng, athoo, embuh, hebat, edan, wahdhuh, toblas, emoh, adhuh, kapok, bodho, astagfirullah, bangsat), (c) bentuk pengulangan kata (ah-ah, apik-apik, ala-la-la, his-his, ala-la-la, e-e). Bentuk interjeksi memiliki fungsi berbeda-beda: (1) (a) interjeksi keheranan, (b) interjeksi kekaguman, (c) interjeksi kekesalan, (d) interjeksi panggilan, (e) interjeksi mengeluh, (f) interjeksi kekagetan, (g) interjeksi pujian, (h) interjeksi kemarahan, (i) interjeksi kesedihan, (j) interjeksi tidak senang, (k) interjeksi kesenangan, (l) interjeksi harapan, (m) interjeksi kekecewaan, (n) interjeksi harapan, (o) interjeksi ajakan, (p) interjeksi kesakitan, (q) interjeksi makian.   Kata kunci: interjeksi, novel Nona Sekretaris