cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 523 Documents
Analisis Sosiologi Sastra dalam Novel Purnama Kingkin Karya Sunaryata Soemardjo Dwi Ratnasari
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.041 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1)Unsur intrinsik novel yang terkandung dalam novel Purnama Kingkin karya Sunaryata Soemardjo; (2) Sosiologi sastra yang terkandung dalam novel Purnama Kingkin karya Sunaryata Soemardjo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Purnama Kingkin karya Sunaryata Soemardjo. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan novel Purnama Kingkin karya Sunaryata Soemardjo. Metode yang digunakan sebagai teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik pustaka dan teknik simak catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, kartu data pengumpulan, buku-buku dan media lain yang mendukung sebagai acuan. Teknik keabsahan data menggunakan validitas semantis dan kredibilitas ketekunan pengamatan. Kemudian analisis data, peneliti menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. hasil analisis unsur intrisik novel Purnama Kingkin karya Sunaryata Soemardjo meliputi (1) tema yaitu Percintaan. (2) tokoh utama yaitu Prono, Arini dan Asih, tokoh tambahannya yaitu Andik, Asri, Ibu angkat Asri, Ibunya Arini dan Bu Lurah (3) alur yang digunakan alur maju (4) latar dibagi menjadi tiga meliputi latar tempat, latar waktu dan latar suasana (5) sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga“dia” maha tahu. Hasil analisis sosiologi sastra dalam novel Purnama Kingkin karya Sunaryata Soemardjo meliputi: kekerabatan 5 indikator, moral 5 indikator, cinta kasih 5 indikator, perekonomian 4 indikator, pendidikan 4 indikator.   Kata Kunci: Sosiologi, Novel Purnama Kingkin
Analisis Butir Soal Mata Pelajaran Bahasa Jawa pada Kelas XII di SMK Ma’arif 2 Gombong Tahun Ajaran 2014/2015 Retno Wulandari
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.665 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui indeks tingkat kesukaran soal ujian akhir semester gasal dan ujian akhir sekolah, (2) mengetahui Indeks daya beda soal ujian akhir semester gasal dan ujian akhir sekolah, (3) mengetahui efektifitas pengecoh soal ujian akhir semester gasal dan ujian akhir sekolah, (4) mengetahui validitas dan reliabilitas butir soal Ujian Mata Pelajaran Bahasa Jawa pada Kelas XII SMK Ma’arif 2 Gombong Tahun Ajaran 2014/2015. Hasil analisis kuantitatif diperoleh: (1) ITK butir soal pilihan ganda Ujian Akhir Semester Gasal, 25% kategori sangat mudah, 5% kategori  mudah, 55% kategori sedang, 5% kategori sukar, dan 10% kategori sangat sukar. Butir soal uraian 20% kategori sangat mudah, 20% kategori mudah, 60% kategori sedang, 0% kategori sukar, 0% kategori sangat sukar. ITK butir soal Ujian Akhir Sekolah pilihan ganda 18% kategori sangat mudah, 11% kategori mudah, 44% kategori sedang, 18% kategori sukar, dan 11% kategori sangat sukar. Butir soal uraian 0% kategori sangat mudah, 0% kategori mudah, 100% kategori sedang dan 0% kategori sukar; (2) IDB butir soal pilihan ganda Ujian Akhir Semester Gasal, 40% ketegori jelek, 30% kategori cukup, 2% kategori sangat baik, dan 28% tergolong soal baik. Butir soal uraian  0% kategori jelek, 20% kategori cukup, 80% kategori baik dan 0% kategori sangat baik. IDB butir soal pilihan ganda Ujian Akhir Sekolah, 56% ketegori jelek, 40% kategori cukup, 0% kategori sangat baik, dan 4% kategori baik. Butir soal uraian 0% kategori jelek, 20% kategori cukup, 0% kategori baik dan 80% kategori sangat baik; (3) Efektifitas pengecoh butir soal Ujian Akhir Semester Gasal 73% berfungsi baik, dan  27% tidak berfungsi. Efektifitas pengecoh butir soal Ujian Akhir Sekolah 78% berfungsi baik, dan  22% tidak berfungsi; (4) Validitas butir soal pilihan ganda Ujian Akhir Semester Gasal, 32% kategori sangat rendah, 48% kategori rendah, 20% kategori sedang, 0% kategori sangat tinggi. Butir soal uraian 20% kategori sangat rendah, 60% kategori rendah, 0% kategori sedang, 20% kategori sangat tinggi. Butir soal pilihan ganda Ujian Akhir Sekolah 69% kategori sangat rendah, 31% kategori rendah, 0% kategori sedang, 0% kategori sangat tinggi. Butir soal uraian 20% kategori sangat rendah, 60% kategori rendah, 0% kategori sedang, 20% kategori sangat tinggi. Reliabilitas butir soal pilihan ganda Ujian Akhir Semester Gasal sebesar 0,85 kategori tinggi dan butir soal uraian 0,65 kategori sedang. Ujian Akhir Sekolah butir soal pilihan ganda  sebesar 0,69 kategori sedang dan butir soal uraian sebesar 0,66 kategori sedang.   Kata kunci : analisis butir soal, mata pelajaran Bahasa Jawa
Pemerolehan Bahasa Jawa Pada Kelompok Bermain Islam Terpadu Di Desa Karangmaja Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen Prastiti Setyaningrum
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.028 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengelompokkan pemerolehan kosakata bahasa Jawa pada anak Kelompok Bermain Islam Terpadu di Desa Karangmaja Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen; (2) mendiskripsikan pemerolehan ragam bahasa Jawa ngoko dan krama tingkat fonologi dan leksikologi pada anak Kelompok Bermain Islam Terpadu Desa Karangmaja Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian anak-anak Kelompok Bermain Islam Terpadu di Desa Karangmaja Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen. Data dalam penelitian ini berupa kosakata bahasa Jawa yang dipakai anak. Teknik pengumpulan data yang dipakai dengan teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik simak catat, dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrument utama, dengan bantuan buku-buku yang menjadi referensi. Teknik keabasahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan dengan menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa Jawa dikelompokkan menjadi beberapa jenis kata yaitu tembung aran, tembung kriya, tembung katrangan, tembung kaanan, tembung sesulih, tembung wilangan, tembung panggandeng, tembung ancer-ancer, tembung panyilah, tembung panguwuh.   Kata Kunci: pemerolehan, bahasa Jawa, Kelompok Bermain Islam Terpadu
Analisi Gaya Bahasa dan Nilai Pendidikan pada Geguritan dalam Majalah Djaka Lodang Edisi Bulan Maret – Mei 2014 Siti Suwarni
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.034 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) jenis gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna pada geguritan dalam majalah Djaka Lodang edisi bulan Maret-Mei 2014, (2) nilai pendidikan pada geguritan dalam majalah Djaka Lodang edisi bulan Maret-Mei 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna dan nilai pendidikan yang terdapat pada geguritan dalam majalah Djaka Lodang edisi bulan Maret-Mei 2014. Objek penelitian ini adalah geguritan yang terdapat dalam  majalah Djaka Lodang edisi bulan Maret - Mei 2014. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka dan teknik simak catat. Instrumen yang digunakan adalah peneliti itu sendiri dibantu dengan kartu pencatat data. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik content analysis atau analisis isi. Teknik penyajian hasil analisi data menggunakan teknik informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna dan nilai pendidikan yang terdapat pada geguritan dalam majalah Djaka Lodang edisi bulan Maret-Mei 2014. Gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna berupa: (a) gaya bahasa retoris meliputi: 4 indikator aliterasi, 3 indikator hiperbol, 5 indikator eufemismus, 12 indikator asonansi, 1 indikator zeugma, dan 2 indikator histeron proteron, (b) gaya bahasa kiasan meliputi: 15 indikator personifikasi, 1 indikator sinekdoke tatum pro parte, 3 indikator sinekdoke pars pro toto, 3 indikator ironi, 1 indikator sinisme, 1 indikator sarkasme, 6 indikator persamaan atau simile,10 indikator metafora,1indikator epitet, 1 indikator fabel, 1 indikator antonomasia, dan 1 indikator metonomia. Nilai pendidikan berupa: (a) 1 indikator nilai pendidikan agama, (b) nilai pendidikan moral: 1) 7 indikator hubungan manusia dengan diri sendiri, 4 indikator hubungan manusia dengan manusia lain, 4 indikator hubungan manusia dengan Tuhannya, dan (c) 1 indikator nilai pendidikan sosial.   Kata Kunci : gaya bahasa, nilai pendidikan,  geguritan
Afiksasi dan Reduplikasi Bahasa Jawa pada Cerita Rakyat Maling Kapa Lan Maling Genthiri karya Sudadi dalam Majalah Djaka Lodang Wahyu Fitriana Indah Arumsari
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.394 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk 1) Jenis afiksasi bahasa Jawa beserta perubahan makna yang terdapat dalam cerita rakyat Maling Kapa lan Maling Genthiri karya Sudadi; 2) Jenis reduplikasi bahasa Jawa beserta perubahan makna yang terdapat pada cerita rakyat Maling Kapa lan Maling Genthiri karya Sudadi. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data penelitian berupa cerita rakyat Maling Kapa lan Maling Genthiri karya Sudadi dan data berupa kumpulan kata yang mengandung afiksasi dan reduplikasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrument) yang dibantu dengan tabel. Teknik keabsahan data menggunakan teknik validitas semantis dengan uji kredibilitas meningkatkan ketekunan. Analisis data dilakukan dengan metode agih. Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) afiksasi meliputi: prefiks {N-} ng- ny- m- n- membentuk kata kerja aktif, {ka-, di-,  dak-/tak-} membentuk kata kerja pasif, {a-} membentuk kata kerja, {ka-} membentuk kata kerja pasif, {ke-} membentuk kata kerja, {di-} membentuk kata kerja pasif, dan {sa-} membentuk kata benda; (b) infiks meliputi: {-in-} membentuk kata kerja tanpa lisan dan {-um-} membentuk kata kerja pasif; (c) sufiks meliputi: {-e} membentuk kata benda, {-ne} membentuk kata benda, {-i} membentuk kata kerja, {-an} membentuk kata benda, dan {-a} memebentuk kata kerja; (d) konfiks {pa-/-an} membentuk kata benda, {N-/-i} membentuk kata kerja, {N-/-ake} membentuk kata kerja aktif, {ka-/-an} membentuk kata kerja, {ka-/-ne} membentuk kata sifat, {ka-/-ake} membentuk kata benda, {ke-/-an} membentuk kata kerja, {di-/-i} membentuk kata kerja pasif, {sa-/-e} membentuk kata keterangan, dan {di-/-ake} membentuk akata kerja pasif. (2) reduplikasi meliputi: (a) dwipurwa membentuk kata kerja dan kata benda; (b) dwilingga wutuh membentuk kata kerja, kata sifat dan kata benda; (c) dwilingga salin swara membentuk kata kerja dan kata benda.   Kata Kunci : Afiksasi, Reduplikasi, Maling Kapa lan Maling Genthiri
Analisis Psikologi dan Nilai Moral Roman Ketanggor dalam Trilogi Kelangan Satang Karya Suparto Brata Hidayatul Mufidah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.34 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: aspek struktural, aspek psikologis dan nilai moral roman ketanggor dalam trilogi kelangan satang karya Suparto Brata. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa roman ketanggor dalam trilogi kelangan satang karya Suparto Brata dan data berupa analisis psikologi dan nilai moral yang meliputi aspek strukural, aspek psikologi dan nilai moral dalam roman ketanggor dalam trilogi kelangan satang Karya Suparto Brata. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri dibantu kartu pencatat data. Teknik keabsahan data menggunakan validitas semantis. Teknik analisis data menggunakan analisis konten atau isi. Penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa Hasil penelitian dan pembahasan data menunjukkan bahwa: : 1) aspek struktural pada roman ketanggor meliputi (a) tema: (b) tokoh dan penokohan (c) latar (d) alur (e) amanat (f) pusat pengisahan 2) Aspek psikologis meliputi (a) id (b) ego (c) superego 3) Nilai moral pada roman ketanggor dalam trilogi kelangan satang karya Suparto Brata meliputi: (a) Hubungan manusia dengan dengan diri sendiri (b) Hubungan manusia dengan manusia lain, dan (c) Hubungan manusia dengan Tuhan.Hasil analisis psikologi dan nilai moral roman Ketanggor dalam trilogi Kelangan Satang karya Suparto Brata.   Kata kunci: Psikologis, nilai moral roman ketanggor
Analisis Morfofonemik Cerita Bersambung Napak Tilas Karya Ariesta Widya dalam Majalah Djaka Lodang Tahun 2014 Sri Hidayati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.403 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses morfofonemik yang terjadi dalam cerita bersambung Napak Tilas karya Ariesta Widya; (2)  bentuk morfofonemik dalam cerita bersambung Napak Tilas Karya Ariesta Widya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data  dalam penelitian ini berupa cerita bersambung Napak Tilas Karya Ariesta Widya sedangkan data penelitian yang digunakan adalah bentuk kata yang mengalami proses morfofonemik. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang didukung oleh buku acuan sebagai referensi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, teknik simak catat dan teknik terjemah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik BUL ( Bagi Unsur Langsung ) kemudian dilanjutkan dengan teknik sisip. Teknik penyajian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode informal. Hasil penelitian menunjukkan, (1) proses morfofonemik yang terjadi antara lain dibagi menjadi tiga, yaitu perubahan fonem berjumlah 204 kata, penambahan fonem berjumlah 760 kata, dan penghilangan fonem berjumlah 48 kata; (2) bentuk morfofonemik yang terjadi dalam cerita bersambung  Napak Tilas Karya Ariesta Widya berasal dari bentuk dasar dengan awalan fonem /a/, /b/, /c/, /d/, /dh/, /e/, /g/, /j/, /k/, /l/, /o/, /p/, /r/, /s/, /t/, /u/, dan /w/ berjumlah 1012 kata. Bentuk perubahan fonem yang mengalami proses morfofonemik antara lain: berubahnya fonem /c/ menjadi /ny-/ berjumlah 21 kata, berubahnya fonem /k/ menjadi /ng-/ berjumlah 24 kata, berubahnya fonem /p/ menjadi /m-/ berjumlah 40 kata, berubahnya fonem /s/ menjadi /ny-/ berjumlah 34 kata, berubahnya fonem /t/ menjadi /n-/ 63 kata, dan berubahnya fonem /w/ menjadi /m-/ berjumlah 19 kata. Sedang bentuk penambahan fonem yang mengalami proses morfofonemik antara lain: fonem /a/, /b/, /c/, /d/, /dh/, /g/, /j/, /l/, /o/, /r/, dan /u/ berjumlah 418 kata. Fonem yang mengalami proses morfofonemik pada bentuk penghilangan fonem hanya fonem /e/ yang berjumlah 48 kata. Kata kunci: morfofonemik, cerita bersambung Napak Tilas
Nilai Moral Dalam Serat Dongeng Asmadaya (Sebuah Tinjauan Filologi Sastra) Mudika Nofalia
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.111 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi dan transliterasi naskah Sêrat Dongèng Asmadaya serta mendeskripsikan nilai moral dalam teks naskah Sêrat Dongèng Asmadaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Sêrat Dongèng Asmadaya yang disimpan di perpustakaan Yayasan Sastra Lestari Surakarta. Objek penelitian ini berupa teks naskah Sêrat Dongѐng Asmadaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik pustaka dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis konten (content analysis), sementara teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik penyajian informal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan inventarisasi naskah hanya ditemukan satu naskah Sêrat Dongѐng Asmadaya ditulis dalam bentuk gancaran yang merupakan koleksi Perpustakaan Yayasan Sastra Lestari Surakarta dengan nomor katalog 348. Di dalam Sêrat Dongèng Asmadaya mengandung nilai moral yang bermanfaat bagi kehidupan. Nilai moral yang terdapat dalam Sêrat Dongèng Asmadaya adalah sebagai berikut: 1. nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan, yang meliputi: a) bersyukur kepada Tuhan, b) percaya kepada Tuhan, c) menjalankan ibadah shalat, d) percaya adanya wahyu Allah, e) berdoa atas nama Allah, 2. nilai moral hubungan manusia dengan manusia yang meliputi: a) kasih sayang, b) saling menasehati, c) saling mendoakan, d) menjaga persaan, e) berbuat adil, f) saling memberi solusi, g) saling menghormati, h) patuh, i) sopan, j) Kepatuhan kepada adat, 3. nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, yang meliputi: a) tanggung jawab, b) eksistensi diri, c) rasa takut, d) rasa malas, e) rasa kecewa, dan f) teguh pada pendirian.   Kata Kunci: nilai moral, Sêrat Dongèng Asmadaya
Peningkatan Keterampilan Menulis Wacana Narasi dengan Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Peserta Didik Kelas X TKJ SMK PGRI 2 Kebumen Tahun Pelajaran 20014/ 2015 Dedi Handoko
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.12 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Penerapan keterampilan menulis wacana narasi dengan model pembelajaran discovery learning; (2) Peningkatan keterampilan menulis wacana narasi dengan model pembelajaran discovery learning pada peserta didik kelas X TKJ SMK PGRI 2 Kebumen. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK PGRI 2 Kebumen pada bulan Mei. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X TKJ sejumlah 29 peserta didik. Objek penelitian adalah keterampilan peserta didik dalam menulis wacana narasi dengan model pembelajaran discovery learnig. Penelitian ini terdiri dari tiga kali kegiatan, yaitu kegiatan prasiklus, siklus I, dan siklus II. Masing-masing siklus mengacu pada prosedur penelitian yaitu rencana (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflection). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Uji validitas penelitian ini adalah validitas isi dan reliabilitas instrumen penelitian ini adalah reliabilitas antarrater.  Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. adapun dalam penyajian hasil digunakan metode penyajian informal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran discovery learning mampu meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menulis wacana narasi. Penerapan pembelajaran menulis dengan model pembelajaran discovery learning meliputi: prasiklus, yaitu hasil menulis wacana narasi siswa untuk mengetahui kemampuan awal siswa; siklus I, berisi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi; siklus II merupakan kelanjutan dan perbaikan dari siklus I. Terjadi penigkatan keterampilan menulis wacana naras. Dari hasil tes prasiklus terlihat persentase ketuntasan sebesar 21% meningkat menjadi 66% pada siklus I dengan peningkatan sebesar 45%. Setelah dilakukan dengan siklus II persentase ketuntasan mencapai 90% dengan peningkatan sebesar 69% hasil prasiklus, dan sebesar 24% dari siklus I. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning mampu meningkatkan keterampilan menulis wacana narasi pada peserta didik kelas X TKJ SMK PGRI 2 Kebumen.   Kata kunci: menulis wacana narasi, discovery learning
Nilai Moral dan Relevansinya dalam Serat Jaladara Rabi Karya Ki Reditanaya Kusnul Kotimah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.777 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam Serat Jaladara Rabi karya Ki Reditanaya; (2) nilai moral yang terdapat dalam Serat Jaladara Rabi karya Ki Reditanaya; (3) relevansi nilai moral dalam Serat Jaladara Rabi dengan kehidupan sekarang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah cerita dalam Serat Jaladara Rabi karya Ki Reditanaya. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan dari Serat Jaladara Rabi karya Ki Reditanaya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, ,teknik terjemahan,dan teknik simak catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, kartu pencacat data, bolpoin, pensil dan buku-buku yang relevan yang mendukung sebagai acuan. Teknik keabsahan data menggunakan Validitas semantik dan Reliabilitas keakuratan. Teknik analisis data menggunakan “content analysis” atau analisis isi. Penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tema dalam Serat Jaladara Rabi karya Ki Reditanaya adalah perjuangan cinta Jaladara. Tokoh utamanya adalah Prabu Krakasana, dan tokoh tambahannya yaitu Prabu Salya, Sengkuni, Raden Rukmanata, Pamadi, Dewi Secawati, Retna Raden Burisrawa, Retna Erawati, Emban Pratignyawati, Kurupati.  Alur yang digunakan adalah alur maju. Latar dibagi menjadi tiga yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga “dia” mahatahu. (2) nilai moral yaitu: (a) Nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi baik, pemaaf, rendah hati, arif bijaksana, teguh pendirian, pemberani. (b) Nilai moral hubungan manusia dengan sesama manusia lain dalam lingkup sosial dan hubungan manusia dengan lingkungan alam yang meliputi patuh kepada nasihat orang tua, penurut, tidak mudah percaya, perhatian, patuh. (c) Nilai moral hubungan manusia dengan Tuhannya yang meliputi ingat kepada Tuhan, percaya kepada Tuhan, percayaakan pertolongan Tuhan, dan berdoa kepada Tuhan. Kata  Kunci : Nilai moral, relevansinya, Serat Jaladara Rabi