cover
Contact Name
Hakim
Contact Email
luqmanhyacob@gmail.com
Phone
+6281288884883
Journal Mail Official
widyagogik@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : 2303307X     EISSN : 25415468     DOI : https://doi.org/10.21107/Widyagogik
Core Subject : Education,
Widyagogik, terbit dua kali setahun berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang pendidikan dan pembelajaran sekolah dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
ANALISIS CRITIKAL UNDERSTANDING DALAM LITERASI MEDIA SOSIAL MAHASISWA PGSD UMM Delora Jantung Amelia
Widyagogik Vol 7, No 1 (2019): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1566.239 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v7i1.5967

Abstract

Pada masa Era Revolusi industri 4.0 yang mulai diterapkan di Indonesia berada dalam titik puncak kehidupan manusia, apalagi dengan lahirnyateknologi digital yang berdampak masif terhadap hidup manusia diseluruh dunia. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kriteria yang mempengaruhi kemampuan critical understanding mahasiswa PGSD terkait literasi digital dan mendeskripsikan tingkat kemampuan critical understanding mahasiswa PGSD dalam literasi media digital. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap mahasiswa PGSD dalam setiap kesempatan, untuk berkomunikasi suara maupun komunikasi data. Tingginya penggunaan media digital ini harus diimbangi pula dengan pemahaman yang baik akan fungsi media tersebut.  Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan 60 orang sebanyak 33,15% pada katagori basic dengan kemampuan critical understanding, responden sejumlah 114 orang atau sebanyak 62,98% berada dalam kategori Medium dalam kemampuan critical understanding responden sejumlah 7 orang atau sebanyak 3,87% berada dalam kategori Basic dalam kemampuan critical understanding
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI EKSPOSITORY DAN BERBASIS MASALAH PADA MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN Khusnul Hotima
Widyagogik Vol 4, No 2 (2017): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.543 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v4i2.2886

Abstract

Perbedaan hasil belajar mata kuliah strategi pembelajaran pada mahasiswa STKIP PGRI Situbondo, menekankan bahwa penggunakaan strategi menghasilkan dampak yang signifan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mahasiswa antara menggunakan strategi eskpostori dan strategi berbasis masalah. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Quasi Eksperimen dengan tipe Non Equivalent Control Group design. Teknik Pengambilan sampel adalah Non probability sampling. Sampel Penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Ekonomi Kelas VA dan Vb yang berjumlah 78. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik tes. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengetahui keadaan awal siswa yang diperoleh dari tugas sebelumnya. Teknik analisis data yng digunakan adalah Uji T independen. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan strategi eskpository (nilai mean= 70,55) dan berbasis masalah (nilai mean yaitu 83,17) terhadap hasil belajar strategi pembelajaran,. Hasil perbedaan diperoleh thitung lebih dari ttabel yaitu 2,87lebih dari2,000 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti ada perbedaan hasil mahasiswa dengan menggunakan strategi ekspository dan berbasis masalah pada mata kuliah strategi pembelajaran
Kesalahan Mahasiswa PGSD UTM dalam Menyelesaikan Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel Berbentuk Soal Cerita Ariesta Kartika Sari
Widyagogik Vol 1, No 1: Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.448 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v1i1.3

Abstract

This paper describes the errors of the research subjects in solving Linear Equation System (LES) with three variables in form of narration. The errors that the students made in solving this mathematical problem hopefully can be used as one of the considerations in deciding the learning method or improving the learning. This paper is an exploratory descriptive paper. The research subjects are PGSD department students of University Trunojoyo Madura even semester of academic year 2011-2012  as many as 52 students. The data analysis is done in three stages, which are: (a) data reduction, (b) data presentation, and (c) inference. The research results indicate some errors done by the students are as follow: (a) errors in creating mathematical models; (b) errors in inscribing determinant method formulas; (c) errors in inputting data into the determinant method formulas; (d) errors in calculating using determinant method; and (e) errors in the actual problem solving stage.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS VI SDN BAGELENAN 03 SRENGAT BLITAR TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Martini Martini
Widyagogik Vol 6, No 2 (2019): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.272 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v6i2.5200

Abstract

The initial observation showed that there were problems in mathematics. That is about the low activity and learning outcomes of  Class VI students at SDN Bagelenan 03 Srengat Blitar. This problem is because when the learning process takes place, students only listen, record and obey the teacher's commands, so that students feel bored. The teacher only uses the lecture method without varying the other methods. The best solution about these problems is cooperative learning with STAD type. This research aiming to increasing the activity and learning outcomes of mathematics in class VI students subject matter of fraction counting operations in SDN Bagelenan 03. The type of research used is classroom action research. Data collection uses the method of observation, tests, documentation, and interviews. Data collected in the form of analysis of students' answers to the value of the first cycle test and second cycle test. The application of cooperative learning STAD type subject matter of fraction counting operations can be concluded that the activities and learning outcomes in the first cycle have met the minimum completeness criteria, while in the second cycle have increased again. The second cycle is a stabilization cycle because in the first cycle has been completed.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS QUANTUM LEARNING BERDASARKAN PENDEKATAN SAINTIFIK Andika Adinanda Siswoyo; Ana Yuniasti Retno
Widyagogik Vol 4, No 1 (2016): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.179 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v4i1.2214

Abstract

Pembelajaran tematik di sekolah dasar sangat penting, dikarenakan tahapan berfikir anak SD berada pada tahapan operasional konkret, dan bersifat holistik. Perangkat pembelajaran yang sesuai sebagai sumber belajar, sangat diperlukan agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, sehingga berimplikasi terhadap tercapainya tujuan pembelajaran tematik yang efektif. Penerapan Quantum Learning dalam pembelajaran lebih bermakna karena memperhatikan lingkungan pebelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran tematik berbasis Quantum Learning berdasarkan pendekatan Saintifik yang valid dan praktis. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Banyuajuh Kamal- Madura. Model yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran ini adalah model Thiagarajan yang lebih dikenal dengan model 4D, terdiri dari: (i) tahap Define (pendefinisian), (ii) tahap Design (perancangan), (iii) tahap Develop (pengembangan), (iv) tahap Disseminate (penyebaran). Namun, tahap penyebaran dilakukan sebatas simposium di sekolah yang menjadi subjek penelitian. Hasil uji validasi RPP dan Modul oleh dua orang validator adalah 4,55 dan 4, 3 dan memenuhi kategori valid. Hasil uji coba lapangan untuk kepraktisan perangkat pembelajaran, rata-rata dari keempat pertemuan keterlaksanaan perangkat pembelajaran 4,45 dan termasuk kategori tinggi, sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 83%. Berdasarkan  hasil uji coba lapangan,  tersebut maka dapat dikatakan bahwa perangkat pembelajaran tematik berbasis Quantum Learning memenuhi kategori valid dan praktis untuk diterapkan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT DENGAN METODE SQ3R PADA SISWA KELAS V SDN GILI ANYAR KAMAL BANGKALAN Mohammad Hosen
Widyagogik Vol 4, No 1 (2016): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.528 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v4i1.2213

Abstract

Belajar adalah proses yang aktif ketika siswa harus terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pembelajaran sebagai respons terhadap stimulus guru. Stimulus yang diberikan oleh guru tidak akan berarti tanpa adanya perhatian dan motivasi siswa. Menumbuhkan motivasi siswa dapat dilakukan dengan menerapkan metode SQ3R. Metode pembelajaran SQ3R merupakan metode belajar yang melaksanakan pembelajaran membaca cepat pada anak. Subjek penelitian ini adalah siswa kels V SDN Gili Anyar Kamal Tahun Pelajaran 2013/2014. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, angket, dan tes hasil belajar. sedangkan teknik analisi data yang digunakan secara deskriptif kuantitatif. Rata-rata kecepatan baca siswa pada siklus I yaitu 97 kpm dan rata-rata persentase pemahaman isi bacaan 70%, kemampuan membaca siswa 68 kpm, sedangakan pada siklus II, Rata-rata kecepatan baca pada siklus II yaitu 111 kpm,  rata-rata persentase pamahaman isi bacaan yaitu 72% dan kemampuan membaca cepat 82 kpm. Sehingga berdasarkan hasil penelitian metode SQ3R mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa secara cepat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SDN BATORASANG 4 KECAMATAN TAMBELANGAN-SAMPANG Toha Yasin
Widyagogik Vol 6, No 1 (2018): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.318 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v6i1.4561

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar mata pelajar PKn. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada siswa V SD Negeri Batorasang 4 Semester 2 Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn. Hasil penelitian berupa peningkatan hasil belajar setelah dilaksanakan proses pembelajaran dengan model dan tipe ini, hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan nilai rata-rata kelas dan jumlah siswa yang tuntas belajar pada tiap siklusnya. Pada kondisi awal nilai rata-rata  kelas sebesar 50 dengan siswa yang tuntas belajar sebanyak 4 siswa. Pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 62 dengan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 9 siswa. Pada siklus II nilai rata-rata kelas sebesar 82 dengan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 84%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV Dayana Dayana; Muhsinah Annisa; A.Wilda Indra Nanna
Widyagogik Vol 7, No 1 (2019): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2391.754 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v7i1.6257

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menerapkan model pembelajaran discovery learning berbantuan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 041 tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK).. Penelitian dilaksanakan 2 siklus setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian yaitu lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasi kegiatan guru, penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik.Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran discovery learning berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 041 Tarakan. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (kognitif) 47%, siklus II menjadi 78%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (afektif) 41%, siklus II menjadi 86%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (psikomotorik) 15%, siklus II meningkat secara signifikan menjadi 84%. Maka penelitian dikatakan sudah berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DAN KARTU DISIPLIN PADA PEMBELAJARAN KARAKTER TEMA 6 KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI SALATIGA 09 Andra Laras Sari; Suroso Suroso; Yustinus Yustinus
Widyagogik Vol 5, No 2 (2018): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.159 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v5i2.3864

Abstract

ABSTRACTThis study aims to develop an comics books and discipline cards in characters educations or character education strengthening. This study was focusing more on strengthening character value discipline, honesty, independent and religiously at grade 3 elementary school Salatiga 09. This study use a type of development research with Borg and Gall. Expert materials 74% (high) material validation, media experts validation 72% (high),  media validation by teacher 83% (high conformity), and 84% (high conformity) media respons by students.  Then the student strength character value of discipline  is  97% (very good), honesty 93% (very good), independent 89 % (very good), and religiously 97% (very good) after using comics books and discipline card. Keyword : Characters Education, Comics Books and Discipline Card, Borg and Gall  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik dan kartu disiplin sebagai media pembelajaran karakter atau Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Penelitian ini lebih memfokuskan pada Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  nilai disiplin, jujur, mandiri dan religius di  kelas 3 SD Negeri Salatiga 09. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dan menggunakan model Borg and Gall.  Hasil uji pakar materi 74% (Tinggi), uji pakar media 72% (Tinggi). Respon siswa terhadap media yaitu 84% (Sangat Tinggi) dan guru 83% (Sangat tinggi).  Penguatan nilai karakter siswa yaitu 97%  (Sangat Baik) nilai karakter disiplin, 93% (Sangat Baik)  nilai karakter jujur, 89% (Sangat Baik)  nilai karakter mandiri dan 97%  (Sangat Baik) nilai karakter religius setelah pembelajaran menggunakan media komik dan kartu disiplin.
Analisis Penerapan Pembelajaran Cooperative Learning Model STAD Berbantukan Multimedia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD pada Mata Kuliah TIK Fachrur Rozie
Widyagogik Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.788 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v3i1.1679

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganilisis Penerapan pembelajaran Cooperative Learning Model STAD berbantukan multimedia dengan tujuan meningkatkan hasil belajar mahasiswa PGSD pada mata kuliah TIK. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian dan analisis pembahasan menunjukan bahwa Persentase hasil belajar mahasiswa PGSD Semester III Kelas E Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univ. Trunojoyo Madura dalam matakuliah TIK di SD mengalami peningkatan terlihat pada siklus I adalah 64, 9 % dengan 14 mahasiswa belum tuntas dan pada siklus II adalah 83, 8 % dengan 7 mahasiswa belum tuntas. Dengan demikian pembelajaran dikatakan tuntas dan meningkat pada setiap pertemuan.

Page 7 of 26 | Total Record : 254