cover
Contact Name
Dwi Sukma Donoriyanto
Contact Email
dwisukama.ti@upnjatim.ac.id
Phone
+6289672577797
Journal Mail Official
tekmapro@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Rungkut Madya no. 1 Gunung Anyar
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management
ISSN : 19075146     EISSN : 26566109     DOI : https://doi.org/10.33005/tekmapro.v19i2
Journal of Industrial Engineering and Management, National University of Veterans Development, East Java is a journal that effectively bridges the gap between academics, policy makers, and practitioners and connects various Industrial Engineering and Management communities. While the focus of the publication of this journal on Industrial Engineering and Management research includes: · Reverse Logistics Management · Global Supply Chain Management · Human Factors Engineering/Industrial Ergonomics · Risk Management · Operation Research/Optimization/Metaheuristics · Production Planning and Scheduling · Sustainable Manufacturing Systems · Management of Technology and Innovation · Quality Control and Management · Product Design and Development · Service Design and Management · Healt and Safety management · Cost Analysis Management/Financial Engineering · Business Process Engineering · Facility Design and Layout · Transportation Management · Information Management and Technology · Warehouse Management · Customer Relation Management
Articles 334 Documents
Analisis Kualitas Defect Produk Pupuk Dolomit dengan Metode New Seven Tools dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT. XYZ Prakosa, Albertus Adriyanto Satrio; Rochmoeljati, Rr.; Nugraha, Isna
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v19i2.414

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri pupuk dan bahan tambang dolomit. Standar mutu komposisi hara yang terdapat pada pupuk yang dimiliki oleh PT. XYZ antara lain kadar magnesium oksida (MgO) sebesar 18-22%, kadar kalsium oksida (CaO) sebesar 29-30%, kadar air (H2O) <1%, kehalusan (mesh 100) lolos 95%. Permasalahan yang masih sering terjadi di PT. XYZ adalah pupuk yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kecacatan serta usulan perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi defect. New Seven Tools merupakan alat-alat bantu yang digunakan dalam eksplorasi kualitatif meliputi beberapa tahapan yaitu Affinity Diagram, Interrelationship Diagram, Tree Diagram, Matrix Diagram, Matrix Data Analysis, Activity Network Diagram, dan Process Decision Program Chart (PDPC). Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) adalah suatu prosedur terstruktur untuk mengidentifikasi dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan (failure mode) dengan menghitung Risk Priority Number (Severity x Occurrance x Detection). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui faktor-faktor yang menjadi penyebab kecacatan antara lain faktor manusia, material, metode, mesin, dan lingkungan, serta diketahui kecacatan kehalusan dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi yakni 567 yang berarti menjadi prioritas untuk dilakukan usulan perbaikan.
Optimalisasi Perencanaan Produksi untuk Meminimalisasi Biaya Produksi dengan Menggunakan Metode Sales and Operations Planning di PT.XYZ Sastya, Nur Cholifah; Rr. Rochmoeljati; Isna Nugraha
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v19i2.416

Abstract

PT XYZ merupakan produsen keramik, mengatasi tantangan dalam perencanaan produksi dengan menerapkan metode Sales and Operations Planning (S&OP) untuk memperkirakan permintaan dengan akurat, mengelola persediaan dengan efisien, dan merespons dengan cepat terhadap perubahan pasar. Melalui S&OP, yang mengintegrasikan aspek penjualan dan operasional, PT XYZ bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara permintaan pelanggan dan kapasitas produksi. Strategi yang dipilih, Strategi Chase, meminimalkan biaya dibandingkan dengan opsi lainnya dengan total biaya sebesar RP27.321.035.884, sedangkan dengan metode perusahaan sebesar Rp27.622.020.605, level strategy sebesar Rp27.373.675.763, dan mix strategy sebesari 27.373.151.541. Meramalkan periode masa depan melibatkan penggunaan regresi linier untuk memprediksi permintaan, yang menghasilkan ramalan 12 periode. Perencanaan produksi agregat dalam Strategi Chase menyesuaikan jumlah produksi untuk memenuhi permintaan yang diprediksi, mempertimbangkan hari kerja dan lembur untuk mengimbangi kekurangan produksi. Hasil dari peramalan perencanaan produksi mendatang dengan Chase strategy sebesar Rp.30.246.005.414.
OPTIMALISASI PENYIMPANAN GUDANG BARANG JADI (GBJ) DENGAN PEMETAAN SCOR DAN PENGUKURAN RISIKO MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK (HOR) DI PT.XYZ Rauhul Rahman Adam; RR Rochmoeljati
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v19i2.417

Abstract

PT. XYZ, sebuah perusahaan manufaktur keramik terkemuka, berusaha untuk mengoptimalkan praktik manajemen gudangnya untuk memastikan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas kinerja dan mengurangi risiko yang terkait dengan manajemen gudang dengan menerapkan Sistem Manajemen Gudang (WMS) dan teknologi barcode. Survei kuesioner yang melibatkan 18 karyawan dari Gudang Barang Jadi dilakukan untuk mengevaluasi tingkat keparahan, kejadian, dan korelasi risiko dalam lingkungan gudang. Tes validitas dan reliabilitas data selanjutnya dilakukan untuk memastikan keakuratan respons. Dengan menggunakan kerangka House of Risk 1, didapat hambatan risiko dengan ARPj tertinggi adalah perencanaan penyimpanan salah sebesar 1085, jumlah stock tidak terdata jelas sebesar 984, dan stock produk terjadi kehilangan sebesar 822. Strategi mitigasi yang diambil dari House of Risk 2 adalah strategi mitigasi dengan nilai ETD tertinggi, yaitu penerapan sistem WMS (SM3) dengan nilai ETD 3902 dan penerapan sistem barcode (SM4) dengan ETD 2915. Strategi yang diidentifikasi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan meminimalkan risiko, memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan praktik manajemen gudang di PT. XYZ
PENERAPAN SISTEM PERAWATAN MESIN NIAGARA FILTER MENGGUNAKAN METODE PREVENTIVE MAINTENANCE DENGAN KLASIFIKASI ISMO DI PT XYZ Pranata, Krisnayana; Joumil Aidil Saifudin
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v19i2.418

Abstract

PT XYZ merupakan suatu perusahaan agribisnis yang berfokus pada pengolahan crude palm oil (CPO) yang berlokasi di Indonesia. Pada praktiknya perusahaan masih belum menerapkan strategi preventive maintenance untuk perawatan mesin produksinya dan hanya mengandalkan corrective maintenance sebagai strategi dalam tindakan perawatan mesin. Berdasarkan data historis perusahaan yang ada pada bulan januari 2023-desember 2023 tercatat ada 96 kali tindakan perawatan yang dilakukan pada mesin niagara filter dan mesin tersebut memiliki nilai availabity terendah dibandingkan mesin yang lain sebesar 73,33%. Oleh karena itu peneliti berusaha melakukan evaluasi sistem perawatan mesin dengan menerapkan preventive maintenance berdasarkan klasifikasi ISMO. Preventive maintenance dengan klasifikasi ISMO mampu menentukan siklus perawatan dan estimasi biaya perawatan suatu mesin berdasarkan nilai repair complexity mesin yang akan diklasifikasikan dalam masing-masing kegiatan inspection, small repair, medium repair, and overhaul. Hasil penelitian menyatakan 1 siklus perawatan mesin niagara filter selama 3 tahun dengan rincian Inspection 9 kali, Small Repair 6 kali, dan Medium Repair 2 kali dan nilai availability mesin meningkat menjadi 88%. Sehingga, diperoleh total estimasi biaya perawatan mesin niagara filter dengan klasifikasi ISMO adalah sebesar Rp93.110.152,98.
ANALISIS PENERAPAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VSM (VALUE STREAM MAPPING) GUNA MENGURANGI WASTE DAN CYCLE TIME PADA PROSES PRODUKSI KERAMIK DI PT XYZ Siagian, Wiranty Tiara Wijaya; Joumil Aidil Saifudin
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v19i2.419

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang usaha industri keramik. Dalam pelaksanaan produksinya, masih ditemukan beberapa waste. Untuk mengurangi waste yang teridentifikasi dalam proses produksinya, digunakan penerapan Lean Manufacturing dengan metode VSM (Value Stream Mapping) untuk menganalisa dan merancang aliran material dan informasi sehingga dapat melakukan identifikasi, analisa dan mencari solusi untuk melakukan usulan perbaikan untuk mengurangi waste yang terjadi. Pada pelaksanaannya, dimulai dengan identifikasi waste yang dominan terjadi menggunakan kuesioner borda, selanjutnya dicocokkan dengan data perusahaan apakah waste tersebut benar terjadi atau tidak. Hasil identifikasi 3 waste dominan yang terjadi pada PT XYZ yaitu Overproduction, Defect dan Inventory. Usulan perbaikan yang diberikan untuk mengurangi waste yaitu, overproduction dengan peramalan yang mendapat hasil ramalan ke-13 sebesar 249,186.3 dengan nilai MAPE yang lebih kecil dari forecast perusahaan yaitu 0,75%, sehingga dapat digunakan untuk mengurangi waste overproduction sekaligus waste inventory dengan menambahkan perhitungan Safety Stock yaitu sebesar 9,162.54 unit dan defect dengan usulan perbaikan Root Cause Analysis dengan tools fishbone diagram untuk 3 defect dominan dan Kaizen 5W1H untuk merumuskan perbaikan yang tepat.
ANALISIS PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS LANTAI PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE SLP (SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING) DI PT. RAJAWALI SUMBER REJEKI MOJOKERTO Ramadhan, Harys Windra; Rus Indiyanto
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v19i2.420

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perancangan ulang tata letak fasilitas lantai produksi dengan metode SLP (Systematic Layout Planning) di PT Rajawali Sumber Rejeki Mojokerto. Dilakukan di PT Rajawali Sumber Rejeki yang berlokasi di Mojoroto, Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Merujuk pada judul penelitian, maka variabel yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Tujuan penelitian adalah melakukan perancangan ulang tata letak fasilitas lantai produksi dengan metode Systematic Layout Planning (SLP) di PT Rajawali Sumber Rejeki dan membandingkan jarak antara stasiun kerja baru dengan stasiun kerja lama. Hasilnya adalah posisi stasiun kerja diubah untuk menghindari backtracking dan mendekatkan Penyimpanan Bahan Baku Produksi ke beberapa stasiun kerja seperti Oktaf A, Oktaf B, HLP Link Up 16, dan HLP Link Up 20. Total jarak antar stasiun kerja pada tata letak awal adalah 532,3 meter, sedangkan pada tata letak usulan hanya 226,3 meter. Terdapat selisih jarak antara tata letak awal dan usulan sebesar 306 meter
Analisis Lanskap Penelitian Remanufaktur dan Perilaku Konsumen: Studi Literatur Sistematis Sari, Komang Nickita; Anityasari, Maria; Sari, Ni Ketut
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v19i2.423

Abstract

Penelitian mengenai remanufaktur telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap keberlanjutan dan ekonomi sirkular. Remanufaktur adalah proses perbaikan dan peremajaan produk bekas sehingga produk tersebut dapat digunakan kembali dengan kualitas yang setara dengan produk baru. Proses ini membantu mengurangi limbah, penggunaan sumber daya alam, serta menawarkan solusi ekonomis bagi konsumen dan produsen. Namun, adopsi praktik remanufaktur menghadapi berbagai tantangan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, di mana pemahaman konsumen mengenai produk remanufaktur masih rendah dan persepsi terhadap produk murah sebagai produk berkualitas rendah masih dominan. Ketidakjelasan dalam definisi remanufaktur juga menjadi hambatan besar bagi peneliti dan praktisi, menyebabkan kesulitan dalam melakukan penelitian yang efektif dan menyebarkan pengetahuan tentang proses tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai lanskap penelitian remanufaktur yang terkadang masih ambigu dan membutuhkan eksplorasi lebih lanjut. Dengan menggunakan metode eksploratif dan systematic literature review, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren terkini dan isu-isu penting yang mempengaruhi adopsi praktik remanufaktur, serta memberikan wawasan mengenai perbedaan perilaku konsumen di negara maju dan berkembang terhadap produk remanufaktur.
A DUAL-CHANNEL SUPPLY CHAIN STRUCTURE ANALYSIS OF CONSUMER BEHAVIOR IN SHOPPING CHANNEL PREFERENCES Novawanda, Olyvia; Andi Besse Riyani Indah
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physical stores and online stores are one way that companies can continue to survive amidst competition by increasing profits from these two channels. Clothing is one of the textile commodities that is widely traded through physical stores and also online stores. This research identifies the factors that have the most significant influence on consumer preferences in choosing physical stores or online stores. Determining the factors involved adopts the results of previously conducted research. Based on existing research, there are several factors, namely Financial Risk (FR), Performance Risk (PerR), Psychological Risk (PsyR), Perceived Risk (PR), Environment Quality (EQ), Service Quality (SQ), Internet Experience (IE ), and Switching Intention (SI). From these variables, 8 hypotheses were formed. All hypotheses from the model were processed using Structural Equation Modeling with SmartPLS 3 software, it was found that H1, H2, H3, H4, H5, and H7 were accepted. H6 and H8 are rejected.
Analisis Ergonomi untuk Mengurangi Keluhan MSDs pada Kegiatan Penyadapan Karet Raizummi Fil'aini; Joyce Rebeka Gultom; Zunanik Mufidah; Tri Novita Sari; Harmiansyah
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v19i2.427

Abstract

Permasalahan utama yang masih terjadi di Indonesia adalah rata-rata tingkat produktivitas karet masih lebih rendah dibandingkan dengan negara pesaingnya yaitu Thailand. Ketika melakukan penyadapan, terdapat berbagai posisi kerja tidak ergonomis yang dapat menyebabkan petani menjadi lebih cepat lelah, sulit berkonsentrasi dan lambat dalam bekerja sehingga berakibat pada penurunan produktivitas. Dalam melakukan aktivitasnya, petani akan berdiri dalam waktu yang lama, berjongkok, memutar tubuh, berjinjit, dan membungkuk menyesuaikan dengan tinggi sadapan. Postur tubuh tidak ergonomis tersebut dapat memicu terjadinya keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) yaitu masalah pada sistem skletal tubuh manusia. Oleh karena itu, perlu dilakukan identifikasi melalui pendekatan ergonomi berupa analisis postur kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomi postur kerja dan tingkat keparahan keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) pada petani penyadap karet. Metode analisis postur yang digunakan adalah Rapid Entire Body Assessment (REBA), dikombinasikan dengan metode Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui tingkat risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko ergonomi postur kerja petani berada pada level 4 dengan skor REBA 12 artinya memiliki risiko yang sangat tinggi. Tingkat keparahan keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) yang dirasakan oleh petani yaitu sangat sakit sebesar 77% pada leher bawah dan pinggang, 66% pada leher atas, serta 55% pada punggung dan betis.
PENGARUH REWARD, PUNISHMENT, DAN CROWDFUNDING UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS: STUDI PT SWADHARMA SARANA INFORMATIKA Kusumaningrum, Adityas; Andriani, Dewi; Ubaidillah, Hasan
Tekmapro Vol. 19 No. 2 (2024): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v19i2.428

Abstract

Manajemen Sumber Daya Manusia (HRM) adalah komponen kunci dalam setiap organisasi yang bertujuan untuk mencapai produktivitas tinggi dan keunggulan bersaing. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, pengelolaan sumber daya manusia yang efektif menjadi semakin penting. Artikel ilmiah ini membahas konsep pengembangan manajemen sumber daya manusia sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Kami akan menguraikan peran HRM dalam pencapaian tujuan organisasi, menjelaskan berbagai aspek pengembangan HRM, serta menguraikan manfaatnya terhadap produktivitas dan kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan wawancara dan kusioner sebanyak 57 koresponden. Hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas responden (skor 5) sangat mendukung penggunaan Reward dan Crowdfunding sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas di PT Swadharma Sarana Informatika, sementara pandangan mereka tentang penggunaan Punishment cenderung bervariasi (skor 3), memerlukan pendekatan yang hati-hati dalam implementasinya. Program manajemen sumber daya manusia dengan pendekatan Reward, Punishment, dan Crowdfunding di PT Swadharma Sarana Informatika berhasil meningkatkan kenyamanan bekerja, komunikasi, kinerja, dan produktivitas karyawan. Evaluasi dari 57 responden menunjukkan dampak positif yang signifikan. Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Peningkatan Produktivitas,