cover
Contact Name
Nova Triani
Contact Email
novatriani.agrotek@upnjatim.ac.id
Phone
+6281615451424
Journal Mail Official
plumulafaperta@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur Lantai II, Fakultas Pertanian Jln. Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
ISSN : 20898010     EISSN : 26140233     DOI : https://doi.org/10.33005/plumula.v8i1
Jurnal Berkala Ilmiah Agroteknologi Plumula terbit dua kali dalam setahun, memuat suatu tinjauan terhadap hasil-hasil penelitian dalam bidang agroteknologi dengan topik agronomi, hortikultura, pemuliaan tanaman, ilmu tanah, bioteknologi pertanian, proteksi tanaman, dan topik lainnya yang berkaitan dengan produksi tanaman.
Articles 131 Documents
Pengaruh Waktu Pemangkasan Pucuk pada Fase Vegetatif dan Dosis Pupuk Guano Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Salsabila, Namirah Adinda; Utomo Pribadi, Didik; Makhziah
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 1: Januari 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i1.136

Abstract

Peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun dapat dilakukan melalui pemupukan menggunakan pupuk guano karena dapat memperbaiki kesuburan tanah. Selain pemupukan, diperlukan perlakuan pemangkasan pucuk yang berguna untuk mengatasi adanya pertumbuhan vegetatif yang berlebihan pada tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kombinasi dosis pupuk guano dan waktu pemangkasan pucuk yang mana terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 - Maret 2023 di Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu Pemangkasan (0; 10; 13; dan 16 HST). Faktor kedua yaitu dosis Pupuk Guano (0; 75; 125; dan 175 g). Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan waktu pemangkasan pucuk 13 HST dan dosis pupuk guano 175 g/tanaman memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah bunga betina, dan bobot buah per tanaman.
Potensi Tanaman Hutan Schismatoglottis sp. sebagai Obat untuk Meningkatkan Ketahanan dan Keberagaman Produk Biofarmaka Pertanian Indonesia Fairuzia, Fazat; Syarifuddin, Arif; Rufaidah, Anis; Anisatul Mawaddah, Yusi; Agustina, Siti
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 1: Januari 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i1.211

Abstract

Flora dari keluarga Araceae diketahui memiliki banyak kandungan fitokimia flavonoid yang dapat digunakan sebagai obat. Schismatoglottis merupakan bagian keluarga Araceae yang belum pernah diidentifikasi potensinya sebagai tanaman obat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi metabolit sekunder flavonoid pada dua tanaman Schismatoglottis sp. untuk mengetahui potensinya sebagai tanaman obat guna peningkatan ketahanan serta keberagaman di industri pertanian biofarmaka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua tanaman Schismatoglottis yang di peroleh dari hutan daerah Sanggau, Kalimantan Barat, Indonesia. Analisis kandungan flavonoid dilakukan dengan metode spektrofotometri secara duplo. Hasil analisis menunjukkan bahwa Schismatoglottis ahmadii dan Schismatoglottis asperata diketahui memiliki kandungan flavonoid sebesar 230,54 dan 230 ppm secara berturut-turut, hal ini menunjukkan bahwa tanaman Schismatoglottis berpotensi untuk dijadikan sumber obat dengan analisis fitokimia yang lebih komplek.
Uji Kombinasi PGPR, Pupuk Anorganik dan Vermikompos terhadap Diameter dan Panjang Batang Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) di Lahan Kering Pitaloka, Dyah; Abidin, Zainal; Hadi Pratiwi, Anggraeni; Pratiwi
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 1: Januari 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i1.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi PGPR, pupuk anorganik, dan vermikompos terhadap diameter dan panjang batang tanaman tebu. Kegiatan dilakukan di lahan penelitian PTPN XI Sukosari Lumajang pada bulan Oktober 2019 sampai Mei 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan faktor pertama ialah PGPR (P), perlakuan PGPR (P) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu P0= tanpa PGPR; P1= PGPR 5 ml/L air; P2= PGPR 10 ml/L air dan faktor kedua ialah pemupukan (V), dimana V0= tanpa pemupukan; V1= 100% pupuk anorganik; V2= 50% pupuk anorganik + vermikompos 10 ton/ha. Parameter pengamatan meliputi diameter dan panjang batang tebu dianalisis menggunakan ANOVA dengan uji lanjut BNT pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan tanpa PGPR + pupuk anorganik 50% (P0V2) menunjukkan pengaruh terbaik terhadap diameter batang dan perlakuan PGPR 5 ml/L air + pupuk anorganik 100% (P1V1) menunjukkan hasil terbaik terhadap panjang batang tebu.
Keanekaragaman Serangga pada Tanaman Kopi Liberika dengan Tiga Intensitas Naungan yang Berbeda Khasanah, Nurdiah; Windriyanti, Wiwin; Yuliasmara, Fitria
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 1: Januari 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i1.213

Abstract

Budidaya kopi Liberika pada umumnya dibudidayakan di bawah naungan. Namun di beberapa daerah, budidaya kopi Liberika menggunakan sistem tanpa naungan. Perbedaan intensitas naungan akan berpengaruh terhadap iklim mikro dan keberagaman komponen organisme dan mikroorganisme termasuk keberagaman serangga. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan keanekaragaman serangga pada 3 intensitas naungan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kebun Percobaan Wirolegi, Jember, Jawa Timur pada bulan September hingga Oktober 2022 didapatkan hasil bahwa indeks keragaman serangga pada intensitas naungan 2:1 tergolong sedang dengan nilai 1.9, sedangkan untuk intensitas naungan 1:1 dan perlakuan tanpa naungan tergolong rendah dengan nilai 1.4. Ordo serangga yang dapat dijumpai pada naungan 2:1 adalah Arachnida, Coleoptera, Diptera, Hymenoptera, dan Orthoptera dengan 10 famili serangga. Sedangkan ordo serangga yang banyak dijumpai pada naungan 1:1 dan tanpa naungan adalah Arachnida, Coleoptera, Diptera, Lepidoptera, dan Orthoptera dengan masing-masing 9 famili dan 7 famili serangga.
Iradiasi Sinar Gamma 60Co terhadap Tanaman Bawang putih (Allium sativum L.) Varietas Lumbu Kuning Generasi Kedua (M2) Prastiko, Fega Nadya; Moeljani, Ida Retno; Suhardjono, Hadi
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 2: Juli 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i2.215

Abstract

Bawang putih varietas Lumbu Kuning merupakan varietas dengan potensi produksi tinggi namun hanya dapat ditanam pada dataran tinggi. Perbanyakan bawang putih di Indonesia umumnya dilakukan secara vegetatif sehingga tidak dapat memunculkan sifat unggul baru seperti pada perbanyakan generatif. Upaya menghasilkan sifat baru dilakukan melalui induksi mutasi dengan cara iradiasi sinar gamma 60Co. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iradiasi sinar gamma 60Co terhadap produktivitas tanaman bawang putih varietas lumbu kuning generasi kedua toleran dataran rendah. Penelitian ini menggunakan metode single plant dan terdiri atas satu faktor perlakuan berupa dosis sinar gamma dengan 4 taraf perlakuan di antaranya: 0 Gy/kontrol (LK0), 4 Gy (LK4); 5 Gy (LK5); dan 6 Gy (LK6). Hasil pengamatan dianalisis menggunakan Uji t. Hasil yang didapat yaitu tanaman LK5 menunjukkan perbedaan nyata pada diameter batang berat basah dan jumlah siung. Tanaman LK6 (hasil iradiasi memiliki tanaman dengan berat basah, berat kering dan jumlah siung tertinggi. Disimpulkan bahwa iradiasi sinar gamma memberikan pengaruh pada tanaman bawang putih varietas Lumbu Kuning generasi kedua. 
Pengaruh Jarak Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi pada Sistem Jajar Legowo di Lahan Rawa Yulianti, Devi; Soeparjono, Sigit; Khozin, M. Nur; Putri, Widya Kristiyanti; Harsanti, Restiani Sih
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 2: Juli 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i2.216

Abstract

Padi merupakan tanaman yang menghasilkan sumber makanan pokok masyarakat Indonesia. Produksi padi menurun karena semakin sempitnya lahan pertanian, oleh karena itu dilakukan pemanfaatan lahan rawa untuk mengatasi permasalahan tersebut. Peningkatan produksi padi di lahan rawa memerlukan inovasi teknologi budidaya sistem tanam jajar legowo 4:1 dengan penerapan jarak tanam dan pemberian pupuk organik cair. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jarak tanam dan konsentrasi pupuk organik cair yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi di lahan rawa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Percobaan Petak Terbagi dengan petak utama jarak tanam (A) dan anak petak konsentrasi pupuk organik cair (B). Variabel pengamatan meliputi fase vegetatif, fase generatif dan komponen hasil tanaman padi. Simpulan dari penelitian ini adalah kombinasi perlakuan jarak tanam dan konsentrasi pupuk organik cair A3B3 (30X30cm dan 10 ml/L) berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada sistem tanam jajar legowo 4:1 di lahan rawa pasang surut dengan potensi hasil sebesar 7,68 ton/ha.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) terhadap Pemangkasan dan Pupuk Daun Anam, Choirul; Istiqomah, Istiqomah; Qibtiyah, Mariyatul; Amiroh, Ana; Kusumawati, Dian Eka; Hamidah, Emmy; Efendi, Muhammad Yusuf
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 2: Juli 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i2.218

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit terhadap pemangkasan pucuk dan pemberian macam pupuk daun. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tenggiring Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan pada bulan Maret sampai Juni 2022. Penelitian ini merupakan metode rancangan acak kelompok faktorial. Faktor pertama yaitu pemangkasan pucuk, antara lain pemangkasan 2 minggu setelah tanam/MST (P1), pemangkasan 4 MST (P2), pemangkasan 6 MST (P3). Faktor kedua yaitu macam pupuk daun antara lain Mamigro Super N (D1), Gandasil B (D2), Growmore (D3). Data hasil penelitian dianalisa dengan Anova dan jika terdapat perbedaan dilanjut dengan Uji BNT 5%. Pengamatan meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, jumlah buah. Terdapat interaksi antara waktu pemangkasan dan jenis pupuk daun terhadap tinggi tanaman (35 hari setelah tanam/hst), jumlah daun (28 hst dan 35 hst), jumlah bunga (42 hst, 49 hst dan 56 hst), serta jumlah buah (70 hst dan 84 hst). Perlakuan terbaik adalah kombinasi waktu pemangkasan 4 MST (P2) dan Mamigro super N (D1).
Pengaruh Jenis Bahan Pembungkus Buah Belimbing terhadap Produksi dan Serangan Lalat Buah Anwari, Muhammad Alfian; Sodiq, Moch; Widajati, Wiludjeng; Kusuma, Ramadhani Mahendra
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 2: Juli 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i2.226

Abstract

Belimbing, buah bernilai tinggi yang banyak dibudidayakan di Indonesia, mengalami kerugian ekonomi yang signifikan akibat serangan hama lalat buah. Tindakan perlindungan buah melalui pembungkusan sangat penting untuk menjaga hasil panen. Penelitian ini dilaksanakan di kebun belimbing Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, dengan tujuan mengevaluasi dampak jenis bahan pembungkus berbeda terhadap produksi dan serangan lalat buah pada buah belimbing. Pembungkusan dengan menggunakan kertas koran, kombinasi plastik dan koran, kain kasa, kertas minyak, kantong plastik, dan kontrol (tanpa pembungkusan), diterapkan dalam rancangan acak lengkap dengan 15 ulangan ketika buah berumur 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi plastik dan koran adalah bahan pembungkus yang paling efektif dalam mengurangi serangan lalat buah dan meningkatkan produksi pada buah belimbing. Perlakuan ini menunjukkan intensitas serangan lalat buah paling rendah (0%), dan memiliki berat, panjang, diameter, serta mutu paling baik dibandingkan perlakuan pembungkus lainnya. Sebaliknya, pembungkusan kain kasa memiliki tingkat serangan lalat buah tertinggi (20%) dan mutu serta produksi paling rendah
Pengaruh Kadar Air Tanah dan Jumlah Tanaman Inang Berbeda terhadap Perbanyakan Spora FMA dan Pertumbuhan Tanaman Jagung Fau, Maria Berlian; Rai, I Nyoman; Wiraatmaja, I Wayan; Mayadewi, Ni Nyoman Ari
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 2: Juli 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i2.228

Abstract

Tanaman jagung merupakan jenis tanaman yang paling umum digunakan sebagai inang (host) dalam perbanyakan spora mikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode perbanyakan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dengan kadar air tanah dan jumlah tanaman inang dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman jagung. Rancangan percobaan yang digunakan, yaitu RAK 2 faktor. Faktor pertama kadar air tanah terdiri atas 4 taraf yaitu K1 (100% kapasitas lapang), K2 (75% kapasitas lapang), K3 (50% kapasitas lapang) dan K4 (25% kapasitas lapang). Faktor kedua jumlah tanaman inang per pot terdiri atas 3 taraf, yaitu J1 (1 tanaman per pot), J2 (2 tanaman per pot), dan J3 (3 tanaman per pot). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan kadar air 25% dan jumlah tanaman tiga per pot (K4J3) menghasilkan 372.275 spora per pot. Pada pertumbuhan tanaman jagung, faktor tunggal kadar air tanah K3 menghasilkan berat kering total tertinggi, yaitu 3.065 g, dan faktor tunggal jumlah tanaman inang per pot J3 menghasilkan berat kering total tertinggi, yaitu 6.445 g.
Pengaruh Pemberian Air Limbah Budidaya Ikan Lele terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Noer, Muhammad Naufal Khulukin; Pratiwi, Anggraeni Hadi; Abidin, Zainal; Setiawan, Afriandi; Cahyani, Dwi Nirnia Ari
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 1: Januari 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i1.238

Abstract

Produksi tanaman sawi di Indonesia pada beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Hal ini dapat diatasi dengan penggunaan pupuk organik cair, salah satunya air limbah budidaya ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas air limbah budidaya ikan lele sebagai pupuk organik cair pada tanaman sawi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan diulang 4 kali. Analisis data menggunakan software JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P5 (300 ml) menghasilkan perbedaan yang cukup signifikan (p < 0,001) pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot basah dan bobot kering tanaman dibandingkan dengan perlakuan P0 (0 ml), P1 (100 ml), P2 (150 ml), P3 (200 ml), P4 (250 ml). Hal ini mengindikasikan bahwa air limbah budidaya ikan lele kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tanaman sawi, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman secara keseluruhan.