cover
Contact Name
Dr. Ir. Toto Rusianto, M.T
Contact Email
-
Phone
0274-563029 Psw. 113
Journal Mail Official
jurtek@akprind.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Jl. Kalisahak 28 Kompleks Balapan, Yogyakarta, 55222
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi
ISSN : 19793405     EISSN : 23386711     DOI : https://doi.org/10.34151/jurtek
Jurnal Teknologi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknologi Industri Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta sebagai wahana publikasi karya ilmiah/penelitian di bidang sains dan teknologi. Jurnal Teknologi menerbitkan dua terbitan per tahun (Juni dan Desember). Tujuan Jurnal Teknologi adalah untuk menerbitkan artikel penelitian yang berkualitas yang didedikasikan untuk semua aspek perkembangan terkini di bidang teknologi industri.
Articles 397 Documents
PENGARUH RASIO ASAM PENITRASI PADA PEMBUATAN NITROSELULOSA DARI LIMBAH KULIT DURIAN Kusmartono, Bambang; Yuniwati, Murni; Andaka, Ganjar; Bintang, Friska
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nitroselulosa merupakan salah satu bahan dasar dari propelan jenis single base yang dibuat dengan nitrasi terhadap selulosa menggunakan campuran asam nitrat dan asam sulfat dengan air. Di dalam industri, nitroselulosa dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar plastik, lacquer (bahan pelapis), film, bahan dasar semen, bahan baku propelan (peledak) dan smokless powder. Serabut Kelapa mengandung senyawa selulosa yang lumayan tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan nitroselulosa. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses nitrasi selulosa pada kulit durian menjadi nitroselulosa. Selain itu juga bertujuan untuk mempelajari kondisi yang optimum pada proses nitrasi kulit durian untuk menghasilkan nitroselulosa dengan kadar nitrogen yang tinggi. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan, yaitu proses pre-treatment dan proses nitrasi. Proses pre-treatment bertujuan untuk meningkatkan kadar α-selulosa dalam bahan baku, melalui proses pre-hidrolisis, delignifikasi, dan bleaching. Sedangkan proses nitrasi menggunakan asam campuran yang terdiri dari asam nitrat dan asam sulfat sebagai katalisator. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh waktu reaksi, dan perbandingan asam sulfat dengan asam nitrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses nitrasi akan memberikan hasil terbaik pada waktu reaksi 90 menit, perbandingan asam sulfat terhadap asam nitrat 7:3. Pada kondisi ini diperoleh yield sebanyak 94,6% dengan kandungan nitrogen sebesar 11,12% dan termasuk dalam kualitas A grades serta di bidang industri dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar plastic dan lacquer. Hasil uji FTIR menunjukkan bahwa telah terbentuk dua serapan gugus -NO2 pada nitroselulosa, sehingga termasuk dalam jenis selulosa di-nitrat.
PENGARUH RASIO ASAM PENITRASI PADA PEMBUATAN NITROSELULOSA DARI LIMBAH KULIT DURIAN Kusmartono, Bambang; Yuniwati, Murni; Andaka, Ganjar; Bintang, Friska
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nitroselulosa merupakan salah satu bahan dasar dari propelan jenis single base yang dibuat dengan nitrasi terhadap selulosa menggunakan campuran asam nitrat dan asam sulfat dengan air. Di dalam industri, nitroselulosa dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar plastik, lacquer (bahan pelapis), film, bahan dasar semen, bahan baku propelan (peledak) dan smokless powder. Serabut Kelapa mengandung senyawa selulosa yang lumayan tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan nitroselulosa. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses nitrasi selulosa pada kulit durian menjadi nitroselulosa. Selain itu juga bertujuan untuk mempelajari kondisi yang optimum pada proses nitrasi kulit durian untuk menghasilkan nitroselulosa dengan kadar nitrogen yang tinggi. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan, yaitu proses pre-treatment dan proses nitrasi. Proses pre-treatment bertujuan untuk meningkatkan kadar α-selulosa dalam bahan baku, melalui proses pre-hidrolisis, delignifikasi, dan bleaching. Sedangkan proses nitrasi menggunakan asam campuran yang terdiri dari asam nitrat dan asam sulfat sebagai katalisator. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh waktu reaksi, dan perbandingan asam sulfat dengan asam nitrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses nitrasi akan memberikan hasil terbaik pada waktu reaksi 90 menit, perbandingan asam sulfat terhadap asam nitrat 7:3. Pada kondisi ini diperoleh yield sebanyak 94,6% dengan kandungan nitrogen sebesar 11,12% dan termasuk dalam kualitas A grades serta di bidang industri dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar plastic dan lacquer. Hasil uji FTIR menunjukkan bahwa telah terbentuk dua serapan gugus -NO2 pada nitroselulosa, sehingga termasuk dalam jenis selulosa di-nitrat.
PEMILIHAN MOTIF BATIK YOGYAAN TERFAVORITE DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Andayati, Dina
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik adalah salah satu kesenian yang sudah menjadi budaya di Indonesia khususnya di daerah Jawa. Batik sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak jaman Majapahit. Batik sudah pasti memiliki sejarah yang menarik, baik dari arti kata, penggunaan, hingga cara pembuatannya. Di dalam membuat kain batik sogan Yogyaan terdapat nama motif yang mengandung arti, misal motif Sido Asih mengandung arti untuk bisa saling mengasihi, motif Wahyu Temurun mengandung arti untuk dapat memperoleh wahyu atau petunjuk dari Allah. Motif kain batik digunakan untuk cara pernikahan dan acara adat mitoni, sehingga disaat bulan pernikahan kebutuhan kain batik bisa melonjak naik. Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Berdasarkan metode SAW maka diperoleh motif favorite batik oleh pengguna. Perolehan batik terfavorite digunakan untuk memprediksi besarnya produksi sehingga kebutuhan batik motif tersebut terpenuhi sesuai kebutuhan pasar.
PEMILIHAN MOTIF BATIK YOGYAAN TERFAVORITE DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Andayati, Dina
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik adalah salah satu kesenian yang sudah menjadi budaya di Indonesia khususnya di daerah Jawa. Batik sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak jaman Majapahit. Batik sudah pasti memiliki sejarah yang menarik, baik dari arti kata, penggunaan, hingga cara pembuatannya. Di dalam membuat kain batik sogan Yogyaan terdapat nama motif yang mengandung arti, misal motif Sido Asih mengandung arti untuk bisa saling mengasihi, motif Wahyu Temurun mengandung arti untuk dapat memperoleh wahyu atau petunjuk dari Allah. Motif kain batik digunakan untuk cara pernikahan dan acara adat mitoni, sehingga disaat bulan pernikahan kebutuhan kain batik bisa melonjak naik. Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Berdasarkan metode SAW maka diperoleh motif favorite batik oleh pengguna. Perolehan batik terfavorite digunakan untuk memprediksi besarnya produksi sehingga kebutuhan batik motif tersebut terpenuhi sesuai kebutuhan pasar.
PENGORGANISASIAN KERJA SISTEM PARKIR MENGGUNAKAN ARSITEKTUR MICROSERVICE Uminingsih, Uminingsih; Handayani, Surya Dharma
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dimasa sebelumnya banyak konstruksi suatu system (sebuah alat) yang komplek menggunakan arsitektur monolitik. Pada arsitektur ini digambarkan sebagai sebuah aplikasi yang menjalankan semua program logika dalam satu server aplikasi . Permasalahan yang timbul adalah bila terjadi gangguan kerjanya dari salah satu modulnya maka system secara keseluruhan harus di off kan saat terjadi perbaikan. Hal ini menimbulkan kerugian material dan waktu .Untuk mengatasinya digunakan arsitektur Microservice. Kelebihannya dapat membagi system yang komplek menjadi beberapa buah service kecil-kecil yang independent kerjanya, sehingga bila terjadi kerusakan pada salah satu servicenya ,maka saat memperbaikinya tidak perlu membongkar seluruh system yang ada. Dengan arsitektur mcroservice dapat menghubungkan beberapa service walaupun dengan Bahasa yang berbeda beda. Dalam penelitian ini mengambil obyek mesin parkir otomatis yang kerjanya di organisir menggunakan arsitektur Microservice . Sebagai output adalah berupa hasil uji kerja dari sistem parkir yang diatur berdasarkan arsitektur mikroservice . Keuntungan dari microservise adalah cukup dengan memperbaiki service mana yang terjadi gangguan itu saja pada saat sistem parkir ada masalah.. Hal ini telah berhasil dilakukan dengan cara menguji kerja masing masing service setelah terkoneksi dengan server dengan menggunakan struktur microservice . Selain itu juga dilakukan pengujian saat terjadi gangguan dari salah satu servicenya. Telah dibuktikan bahwa pada saat salah satu service diperbaiki maka service-service lainnya dari sistem parkir tetap jalan normal.
DESIGN OPTIMIZATION OF OMNIDIRECTIONAL MIRROR OF AUTONOMOUS MOBILE ROBOT FOR SURVEILLANCE CAMERA COMPONENT USING QUALITY FUNCTION DEPLOYMEN METHOD Immawan, Taufiq; Dewa Yasa, Aland
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, the use of automation has become a useful tool to monitor manufacture in improving work efficiency and safety. One way the use of automation is applied in the monitoring process is the Autonomous Mobile Robot (AMR) which is often used to recognize objects with its camera sensors based on the direction of motion, position, and shape of the objects. However, conventional camera sensors on AMR have a limited point of view on the object. This problem can be solved by adding an omnidirectional mirror on the camera, which enables the camera to capture objects with a 360 degree view in one frame. However, the addition of omnidirectional mirror in general may lead to high cost production. Therefore, this study aims to design an omnidirectional mirror that is cost-effective and suitable to be integrated with the cameras. The design process of this study uses a Quality Function Deployment (QFD) approach to identify the best features related to the material and arrangement of the omnidirectional mirror’s angle. The proposed result of the omnidirectional mirror design hopefully will capture a better and more optimal quality of the object at a lower cost. In practice, AMR added with omnidirectional mirror can raise the efficacy of the surveillance system by capturing clearer images. Consequently, the use of AMR can contribute further to various sectors in life, including manufacturing processes, home industries, traffic, and many more.
VISUALISASI AREA ANTAR PEDUKUHAN HASIL CLUSTERING PENDUDUK MISKIN MENGGUNAKAN FUZZY C-MEANS Astuti, Femi Dwi; Nurwiyati, Fransisca Wiwiek
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visualisasi dari suatu informasi menjadi salah satu hal yang lebih sering diminati daripada informasi berupa teks. Salah satu kelebihan dari proses visualisasi adalah lebih mudahnya informasi dibaca. Kemiskinan dari dahulu sampai sekarang selalu menjadi masalah yang diperhatikan oleh daerah-daerah. Berbagai bantuan sudah diadakan dengan harapan dapat terdistribusi dengan tepat sesuai sasaran. Penentuan keluarga yang dianggap miskin pada bidang tertentu masih susah dilakukan, sebagian besar hanya dilihat dari beberapa aspek penting saja misalnya penghasilan per bulan ataupun jenis pekerjaan. Jumlah penduduk miskin di DIY menurut Badan Pusat Statistik tahun 2019 mencapai 440,89 ribu jiwa. Angka ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 440,89 ribu jiwa. Sedangkan di Kabupaten Bantul, jumlah penduduk miskin tahun 2018 sebanyak 134,84 ribu jiwa dan tahun 2019 sebanyak 131,15 ribu jiwa. Penduduk di wilayah Kecamatan Bantul disebut sebagai keluarga miskin berdasarkan aspek pangan, sandang, papan, penghasilan, kesehatan, pendidikan, kekayaan, air bersih, listrik maupun jumlah jiwa. Penelitian ini dapat memvisualisasikan penduduk sesuai hasil clustering berdasarkan area pedukuhan. Clustering dilakukan dengan metode Fuzzy C-Means. Dari 23, 500, 1000 dan 1313 jumlah data uji yang digunakan, hasil pengujian menggunakan validity index xie beni menunjukkan jumlah cluster optimal untuk clustering penduduk miskin sebanyak 4 cluster dengan nilai Xie Beni sebesar 0,1704. Visualisasi dapat menunjukkan suatu pedukuhan paling banyak terdapat penduduk miskin berdasarkan kriteria tertentu.
PENGEMBANGAN PUZZLE GAME WAYANG PUNAKAWAN SEBAGAI MEDIA PENGENALAN SENI DAN BUDAYA PADA ANAK Ariyana, Renna Yanwastika; Kumalasanti, Rosalia Arum; Mansyur, Muhamad
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya kemajuan teknologi tidak dipungkiri membawa pengaruh budaya asing turut andil masuk dalam lini kehidupan masyarakat Indonesia yang menyebabkan terjadinya goncangan budaya. Budaya yang memiliki nilai seni tinggi, kini dihadapkan pada dinamika budaya barat yang membawa dampak buruk dalam kehidupan. Banyak ditemukan ketidakcintaan generasi muda pada budaya sendiri, mereka lebih suka terhadap produk dan budaya dari luar. Memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memperkenalkan budaya pada anak melalui tokoh wayang punakawan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melestarikan budaya Indonesia. Dalam penelitian ini, dikembangkan sebuah aplikasi game berjenis puzzle sebagai media pengenalan seni dan budaya melalui tokoh wayang punakawan pada anak. Game terdiri dari 3 level dimana tiap level menawarkan tingkat kesulitan yang berbeda. Adapun hasil pengujian yang dilakukan terhadap game menggunakan metode blackbox test menunjukkan bahwa aplikasi dapat diterima dan berjalan dengan baik sesuai dengan fungsi.
IMPLEMENTASI TIME-BASED ONE TIME PASSWORD (TOTP) PADA SISTEM TWO FACTOR AUTHENTICATION (2FA) Setiawan, Herri; Sartika, Dewi; Ramadhan, Boy Gilang
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3415/jurtek.v13i1.2967

Abstract

Internet, Keamanan, 2FA, TOTP, QR-Code, UAT.Kemudahan akses layanan melalui internet menimbulkan permasalahan baru, permasalahan tersebut adalah terkait keamanan terhadap akses informasi. Keamanan internet merupakan hal wajib yang harus diperhatikan untuk semua pengguna baik dari keamanan fisik, data dan juga aplikasi. Implementasi keamanan digunakan untuk menghindari berbagai macam bentuk ancaman seperti pembacaan data, modifikasi data, interupsi oleh pihak yang tidak berwenang. Otentikasi adalah salah satu cara menghindari permasalahan tersebut. Terdapat dua jenis otentikasi yaitu otentikasi one factor dan two factor. Dalam penelitian ini akan dilakukan implementasi algoritma Time-Based One Time Password (TOTP) pada sistem Two Factor Authentication (2FA). Implmentasi sistem ini mengkombinasikan telepon genggam sebagai token otentikasi pada aplikasi Android yang berdasarkan pada proses pembacaan Quick Response Code (QR Code) atau dalam bentuk secret key pada aplikasi Web yang hanya diketahui oleh pengguna. Penerapan TOTP pasa sistem 2FA sebagai metode keamanan ganda pada saat otentikasi dapat diimplementasikan pada aplikasi Web dan Android untuk menjalankan fungsinya. Hasil pengujian aplikasi menggunakan User Acceptance Test (UAT) dengan memberikan kuisioner terhadap 20 responden didapatkan hasil 85,8% yang menjawab Sangat Setuju.
ANALISIS KANDUNGAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DARI BIJI KARET TERHADAP pH, C ORGANIK DAN N TOTAL Permana, Edwin; Tarigan, Indra Lasmana; Sazali, Ahmad; Gusti, Diah Riski; Andini, Paziati; Bagus, Adhitya Eko; Putra, Adrisma Juanda
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3415/jurtek.v13i1.2989

Abstract

Pupuk yang banyak digunakan saat ini oleh masyarakat dan petani yaitu pupuk kimia. Pupuk kimia biasanya dapat merusak tanah dan mengganggu keseimbangan hara. Pada penelitian ini mencari alternatif pengganti pupuk kimia yang ramah lingkungan dan tidak merusak unsur hara. MOL (mikroorganisme lokal) merupakan pengganti pupuk kimia dari bahan organik. MOL terbuat dari bahan baku biji karet dimana biji karet tersebut merupakan salah satu limbah yang banyak ditemukan di Provinsi Jambi. Pada MOL biji karet diproses secara fermentasi selama 14 hari menggunakan ragi. Variable penelitian yang digunakan yaitu dengan memvariasikan jumlah ragi, air cucian beras dan air kelapa. Ragi yang digunakan yaitu 0,3 gram 0,4 gram dan 0,5 gram, sedangkan air cucian beras 300 ml. 400 ml dan 500 ml, dan air kelapa 500 ml. Hasil yang didapatkan yaitu dengan range pH yaitu 3,66–3,94, kandungan C Organik yaitu 2,48%-2,88% dan kandungan N total yaitu 0,169%-0,447 %.