cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 441 Documents
Strategi Jitu Kuasai Grammar Melalui Inovasi Aplikasi Kekinian English Grammar Ultimate Di Era Merdeka Belajar Sekar Yolanda Azza; Gali Alrajafi; Firman Hadi Sanjaya
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i3.11663

Abstract

Grammar adalah kombinasi dari setiap elemen dalam bahasa yang harus diatur untuk menghasilkan kalimat yang baik, sehingga makna kalimat tersebut dapat dipahami oleh orang lain. Oleh karena itu, dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, penguasaan tata bahasa sangatlah penting, sebagai pengetahuan dasar bahasa yang harus kita pelajari. Dengan mengetahui tata bahasa kita tahu bagaimana kalimat itu disusun dengan benar. Tata bahasa mengasumsikan peran logisnya sebagai salah satu dari beberapa batu fondasi yang mendukung komunikasi. Selain itu, gagasan bahwa bagian terpenting dari bahasa adalah tata bahasanya dan bahwa pembelajaran bahasa adalah akumulasi aturan tata bahasa yang dikuasai. Sayangnya penguasaan grammar masih dirasa sangat berat bagi sebagian besar orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan referensi pengajaran grammar berbasis teknologi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan times series design. Hasil Penelitian menunjukan adanya pengaruh positive terhadap penggunaan aplikasi English ultimate terhadap penguasaan grammar.
Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan dengan Pendekatan Kontekstual di Perguruan Tinggi Abdul Rahim Saidek
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 3 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v20i3.11671

Abstract

Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan materi ajar Pendidikan Kewarganegaraan dengan Pendekatan Kontekstual pada perguruan tinggi untuk pegangan dosen dan mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Tinggi Agama Islam An Nadwah Kuala Tungkal. Model Pengembangan yang digunakan adalah pengembangan model desain Dick dan Carry. Model ini terdiri atas 10 (sepuluh) langkah, yakni (a) mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran, (b) melakukan analisis pembelajaran, (c) mengidentifikasi karakteristik kemampuan awal, (d) merumuskan tujuan khusus pembelajaran, (e) mengembangkan tes acuan patokan, (f) mengembangkan strategi pembelajaran, (g) pegembangkan dan memilih bahan pembelajaran, (h) merancang dan mengadakan evaluasi formatif, (i) merevisi pem-belajaran, dan (j) melaksanakan evaluasi sumatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dapat digunakan pada perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi, khususnya pada perkuliahan di STAI An Nadwah Tungkal.
Hubungan Kekuatan Genggaman Terhadap Ketepatan Servis Mario Febrian; Indri Wulandari
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i3.11745

Abstract

Olahraga  tenis merupakan olahraga yang dapat dilakukan di lapangan terbuka maupun di lapangan tertutup yang menimbulkan kegembiraan bagi pelakunya. Dalam perkembangannya olahraga tenis tidak hanya untuk dapat meningkatkan kesehatan tetapi dapat juga untuk mencapai prestasi yang optimal. Untuk melahirkan atlet  berprestasi, bukanlah merupakan pekerjaan yang mudah, tetapi memerlukan perencanaan yang matang, serta pembinaan yang berjenjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besarnya hubungan kekuatan genggaman dengan ketepatan service. Penelitian ini dilaksanakan terhadap atlet tenis klub PTL Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan metode korelasional, yang dalam pengambilan sampelnya menggunakan metode sampling jenuh (sensus). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes Instrumen ketepatan service, Hand Grip Dynamometer untuk tes Instrumen kekuatan genggaman. Hasil dari penelitian yaitu Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan genggaman dengan ketepatan service dengan rx1y= 0.972 dan kontribusi kekuatan genggaman terhadap ketepatan service sebesar 94.2%. Rekomendasi latihan yang cocok untuk peningkatan hasil servis dengan metode drill yang dilakukan secara berpasangan
Pengaruh Metode Induktif Dan Metode Deduktif Terhadap Kemampuan Motorik Siswa Yogi Arnaldo Putra; Mardepi Saputra; Muhammad Fakhrur Rozi; Niko Zulni Pratama
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i3.11829

Abstract

Berdasarkan pengamatan penulis di lapangan, kemampuan motorik siswa MIN Lubuk Buaya Padang masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pengaruh metode induktif dan deduktif terhadap kemampuan motorik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Populasi penelitian terdiri dari 256 siswa, sedangkan sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling dengan hasil 40 siswa laki-laki sebagai sampel. Pengukuran kemampuan motorik dilakukan dengan menggunakan Scott Motor Ability yang terdiri dari lemparan bola basket, 4 detik. dash, wall pass, dan broad jump.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) metode induktif memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan motorik siswa dengan thitung = 17,64 > ttabel = 1,73, (2) metode deduktif juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan motorik siswa dengan thitung = 11,57 > ttabel = 1,73, (3) keefektifan metode induktif lebih tinggi dari metode deduktif terhadap kemampuan motorik siswa dengan thitung = 8,23 > ttabel = 1,73. Oleh karena itu disarankan kepada guru olahraga untuk menggunakan metode induktif karena metode ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik siswa MIN Lubuk Buaya Padang. Metode deduktif dan induktif sangat cocok pada pembelajaran siswa sehingga guru dapat menerapkannya pada lingkungan wilayah budaya sumatera.
Peran Guru Ppkn Dalam Menanamkan Nilai-nilai Anti Korupsi Pada Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas Wahyu Pradya Rizki; Bambang Sumardjoko
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i3.11339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik di SMA Negeri 3 Wonogiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain diskriptif. Lokasi penelitian ini di SMA Negeri 3 Wonogiri dengan informan kepala sekolah, guru PPKn, peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data yang digunakan oleh peneliti adalah data primer dan data sekunder. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi teknik dan trianggulasi sumber. Sedangkan teknis analisis data menggunakan model alir yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ditemukan adanya peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik antara lain: (1) guru sebagai inspirator atau keteladanan, dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi guru harus terlebih dahulu membentuk kepribadian yang luhur dalam dirinya dirinya untuk dijadikan teladan siswa dalam setiap perbuatan, (2) guru sebagai motivator, peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi dengan memberikan motivasi dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu guru menggunakan kegiatan apersepsi untuk merangsang siswa agar memiliki karakter yang baik sehingga tertanam nilai-nilai anti korupsi dalam dirinya (3) guru sebagai perencana pembelajaran, guru menyisipkan nilai-nilai anti korupsi kedalam kompetensi dasar tententu dalam hal ini guru menyisipkan nilai-nilai anti korupsi pada materi sistem hukum dan peradilan nasional, selain itu guru juga merencanakan pembelajaran agar proses pembelajaran sesuai dengen tujuan, (4) guru sebagai mediator, maksudnya guru memilih media pembelajaran yang tepat dalam proses pembelajaran dan juga penaman nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik.  
Aplikasi Android Untuk Materi Gerak Dasar Seni Beladiri Pencak Silat Tuti Fridianty
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i3.11947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar gerakan pencak silat dasar pencak silat berbasis aplikasi multimedia, mengeksplorasi keefektifan penggunaan bahan ajar pencak silat berbasis aplikasi multimedia pencak silat di MTS Negeri 1 Dumai. Penelitian ini dilakukan dilakukan pada Periode pengambilan data dari tanggal 3 Februari 2023 sampai dengan 15 April 2023. Penelitian ini melibatkan 10 siswa dalam uji coba skala kecil dan 32 siswa dalam uji coba skala besar. Penelitian ini menggunakan delapan fase Research and Development (R&D) atau model pengembangan yaitu (1) Opportunities and Problems. (2) Pengumpulan data. (3) Desain Produk. (4) Penilaian desain. (5) tinjauan desain (6) pengujian produk; (7) Ulasan produk. (8) Pengujian kegunaan. Alat pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumen, teks, dan angket. Berdasarkan hasil penelitian, alat bantu pembelajaran berbasis android dapat digunakan dengan sangat baik untuk mendukung pembelajaran Pencak Silat. Hasil ini dikonfirmasi oleh 91,11% ahli hardware, 95% ahli komunikasi, 85,85% siswa respon tes kecil, 92,32% siswa respon tes mayor, dan 88% respon guru. Dari hasil tersebut dapat direkomendasikan bahwa untuk mengembangkan materi pembelajaran pencak silat dengan menggunakan animasi untuk siswa MTS.
Analisis Kegiatan P5 dalam Penerapan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Sejarah di SMA Maitreyawira Palembang : Indonesia Ema Agustina; Sukardi Sukardi; Muhammad Idris
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i2.12435

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang diimplementasikan di SMA Maitreyawira Palembang dan dampak dari penerapan projek tersebut bagi siswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara terhadap guru sejarah dan siswa dalam pembelajaran sejarah yang menerapkan Kulikurum Merdeka dan melaksanakan projek P5. Pelaksanaan P5 menjadi bagian dari projek pengembangan karakter pelajar Indonesia untuk mentransmisikan nilai pancasila sehingga terwujudnya tujuan pelaksanaan P5 dalam Kurikulum Merdeka yakni menjadi pelajar pancasila. Hasil projek penerapan P5 pada pembelajaran sejarah di SMA Maitreyawira Palembang yang telah dilakukan yakni tema kearifan lokal, bangunlah jiwa dan raganya, dan melakukan bakti sosial. Kegiatan P5 dilakukan dalam satu tahun itu ada 3 tema, salah satunya kearifan lokal. Pada pelaksanaan tahun lalu terdapat sistem penjadwalan disetiap mata pelajaran, seperti tema kearifan lokal ada 5 mata pelajaran sejarah, geografi, sosiologi, mandarin, dan seni setiap mata pelajaran ada 2 jam pelajaran (JP), 1 JP untuk praktek P5. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada bulan Agustus, September, dan pada bulan Oktober dilakukan pameran hasil atau nonton video hasil projek bersama. Kegiatan P5 dapat meningkatkan minat dan potensi yang terdapat dalam diri siswa. Hal tersebut juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan komunikatif, kolaboratif, dan kreatif. Kegiatan P5 sebagai kegiatan penguatan Pancasila juga memiliki relevansi dengan nilai-nilai dalam pembelajaran sejarah yang menjadi pondasi penting bagi penguatan karakter generasi penerus bangsa. Kata Kunci: Kegiatan P5, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Sejarah
Fine Dining Restaurant Development As Culinary Destination Attraction In Bali To Achieve Michelin Stars Award Firman Sinaga; Gede Yudiya Permana; Putu Eka Wirawan; I Gusti Made Suka Arnawa; Firli Lanovia Amir; Francisca Titing Koerniawaty
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i3.12470

Abstract

The Michelin Guide had its start in the late 19th century, according to its website. The Michelin Guide in France to see how the quality of a restaurant should be. This institution only assesses the quality of food. Indonesia with its diverse culinary wealth and supported by many types of restaurants that serve world-class food, but to date none has won the Michelin Stars award. One of the fine dining restaurant in Bali, named BLANCO par Mandif Restaurant which through early observation have the potential to win this award associated with the Michelin Red Guide evaluation criterias. This study was a qualitative descriptive, using purposive sampling, in-depth interviews with the restaurant manager for data collection and the Miles and Huberman models for data analysis. The results showed that there are four main potential aspects of restaurant, namely of Core value, Chef personality, Menu, and Achievements, those represent fundamentals, identity and restaurant reputation, as well as awareness for the Michelin Company. The five aspects have chance to win the Michelin Stars award, while the rest are professional and credible assessments by the Michelin inspector. From this reserch hope the government cares about the Michelin Star Award
Indentifikasi Miskonsepsi Bioteknologi Pada Calon Guru Biologi dalam Penerapan Model STM Mar'atul Afidah afidah; Ribut Wahyu Eriyanti; Atok Miftachul Huda
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i3.12475

Abstract

ABSTRAK Sebagai calon mahasiswa calon guru harus terbebas dari miskonsepsi, pemahaman konsep sangat diperlukan dalam pembelajaran dan juga dalam kehidupan sehari-hari, jika pemahaman konsep kuat maka siswa dapat berkembang dan memahami konsep yang lebih tinggi, pentingnya menganalisis miskonsepsi khususnya pada materi bioteknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi bioteknologi pada mahasiswa pendidikan biologi dalam penerapan model STM. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang berfungsi untuk mendeskripsikan miskonsepsi yang terjadi pada siswa. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pre-test dan post-test. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes penguasaan konsep yang dilengkapi dengan angket keyakinan terhadap jawaban dengan skala likert. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknik Certainty of Response Index (CRI) dan persentase tingkat miskonsepsi. Hasil penelitian diketahui bahwa mahasiswa mengalami miskonsepsi pada pengetahuan awalnya sebesar 37,8 % berada pada kategori sedang, sedangkan pada hasil analisis setelah pembelajaran melalui penerapan model STM mahasiswa mengalami miskonsepsi dengan menunjukkan nilai sebesar 55,2 % pada kategori tinggi. Temuan yang diperoleh adalah penerapan model STM dapat menimbulkan miskonsepsi pada mahasiswa pendidikan biologi.
Strategi Meningkatkan Literasi Baca Siswa Sekolah Dasar Tasya Valentina; Susanti Faipri Selegi; Ilham Arvan Junaidi
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i3.12616

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah siswa belum memahami makna dan manfaat dari literasi tersebut, sarana dan prasarana membaca minim, dan kurangnya minat baca siswa sehingga rendahnya budaya literasi. Dan peneliti mempunyai tujuanya itu untuk menganalisis strategi meningkatkan literasi baca siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 59 Palembang. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif banyak digunakan dalam penelitian sosial dan budaya, selain dia bertolak dari pemikiran naturalistic dia juga berpijak pada faham fenomenologis, yang banyak digunakan dalam ilmu sosial. Objek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas III di Sekolah Dasar Negeri 59 Palembang. Teknik pengumpulan data melaluiobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan penelitian ini menggunakan Teknik analisis data yang dapat dilakukan dengan Data Collection (Pengumpulan Data), Data Reduction (Reduksi data), Data Display (Penyajian data), Verifikasi (Kesimpulan). Hasil penelitian, diperoleh kesimpulan strategi meningkatkan literasi membaca mempunyai beberapa strategi untuk meningkatkan literasi membaca di sekolah dasar negeri 59 palembang yaitu membiasakan siswa membaca 15 menit sebelum memulai pembelajran, menambah buku-buku yang menarik untuk dibaca, mengulang bacaan yang telah dibaca pada akhir kegiatan literasi dan mengembangkan kemampuan literasi dengan pojok baca dan gerobak literasi. Dari hasil yang telah dikumpulkan selama penelitian di Sekolah Dasar Negeri 59 Palembang.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 3 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 1 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 3 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 3 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 3 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan More Issue