cover
Contact Name
Rangga Bayu Kusuma Haris
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
perikanan.pgri@gmail.com
Editorial Address
9 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30116
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
ISSN : 16936442     EISSN : 26204622     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perikanan ber ISSN 1693-6442 diterbitkan oleh Jurnal Fakultas Perikanan Universitas PGRI Palembang dengan focus bidang Perikanan, Budidaya Perikanan, pengolahan hasil perikanan dan sumberdaya perairan.
Articles 260 Documents
KEBERADAAN EKTOPARASIT PADA BUDIDAYA IKAN TOMAN (Channa micropeltes L) DI KECAMATAN JEJAWI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Yudha Wira Pratama; Marmaini Marmaini; Dian Mutiara
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v15i2.5116

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis ektoparasit, indeks prevalensi dan intensitas tingkat serangan ektoparasit pada ikan toman (Channa micropeltes L) yang dibudidaya di Sungai Komering Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2016 hingga Januari 2017.  Identifikasi ektoparasit pada ikan toman dilakukan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Palembang. Dari hasil pengamatan secara mikroskopis ditemukan jenis ektoparasit yang terdiri dari Tricodina sp, Dactylogyrus sp dan  Argulus sp.  Nilai indeks prevelensi tertinggi yaitu 50% dan intensitas serangan parasit tertinggi yaitu 67,5%. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa kriteria prevalensi dan intensitas serangan termasuk kategori infeksi yang sangat sering dengan tingkat serangan sangat sering.
PENGGUNAAN MEDIA KULTUR HASIL FERMENTASI DENGAN BAHAN YANG BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN CACING SUTERA (Limnodrilus sp.) Kurniati Lestari; Slamet Riyadi; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v15i2.5088

Abstract

Bahan organik yang menjadi substrat hidup dan sumber makanan bagi Cacing Sutera dapat ditingkatkan nutrisinya melalui kegiatan fermentasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terhadap Penggunaan Media Kultur Hasil Fermentasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 (empat) taraf perlakuan, masing-masing perlakuan dilakukan 3 (tiga) kali ulangan, yaitu MK0  (Debu batu bata 9 kg + fermentasi 4,5 kg kotoran kambing), MK1 (Debu batu bata 9 kg + fermentasi 4,5 kg kotoran kambing + fermentasi 2,25 kg  ampas tahu) MK2 (Debu batu bata 9 kg + fermentasi 4,5 kg kotoran kambing + fermentasi 2,25 kg  Azolla pinnata), MK3 (Debu Batu Bata 9 kg + Fermentasi 4,5 kg Kotoran Kambing + Fermentasi 2,25 kg Ampas Kelapa).  Wadah yang digunakan berupa kotak kayu berbentuk melingkar berukuran (60x60x20) cm3 yang dilapisi plastik hitam.  Media Pupuk yang digunakan difermentasi menggunakan MA11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan media budidaya yang berupa debu batu bata 9 kg + fermentasi 4,5 kg kotoran kambing + fermentasi 2,25 kg  Azolla pinnata memberikan pengaruh (p<0,05) terhadap peningkatan kandungan protein Cacing Sutera sebesar   61,4 %.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KULIT UDANG PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP TINGKAT KECERAHAN WARNA IKAN KOMET (Carrasius auratus) T Reza Efianda; Sabirin Sabirin; Dini Islama; Rahma Mulyani
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v15i2.5195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh pemberian tepung kulit udang pada pakan komersil terhadap tingkat kecerahan warna ikan komet (Carrasius auratus). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Produksi Benih dan Pakan Ikan. Rancangan percoban yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dimana terdiri dari 4 perlakuan 4 ulangan, A0 = 100% pakan komersil (Kontrol), A1 = Tepung kulit udang 10 gram/90 gram pakan komersil A2 = pakan Tepung kulit udang 20 gram/(80 gram) pakan komersil A3 = Tepung kulit udang 30 gram/(70 gram) pakan komersil. Hasil penelitian menunjukan bahawa pemberian tepung kulit udang berpengaruh nyata terhadap rasio konversi pakan dan yang terbaik A3= 1,85% benih ikan komet ( Carrasius auratus). Namun, pemberian tepung kulit pada pakan komersil tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kecerahan warna ikan komet (Carrasius auratus). Semakin tinggi dosis pemberian tepung kulit udang dalam pakan menghasilkan tingkat kecerahan warna orange yang lebih tinggi.
PEMBERIAN PAKAN ALAMI Moina sp DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN (D3-D21) LARVA IKAN PATIN SIAM (Pangasius hypoptalmus) Friem Exstrada; Indah Anggraini Yusanti; Sumantriyadi Sumantriyadi
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v15i2.4854

Abstract

Ikan Patin Siam (Pangasius hypopthalmus) merupakan salah satu ikan unggulan di Sumatera Selatan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Dalam menyediakan benih yang berkualitas, tergantung dari perawatan larva yang baik. Salah satu factor utama dalam perawatan larva adalah kebutuhan pakan alami yang dimakan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas pemberian pakan alami Moina sp dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan dan sintasan larva ikan patin siam. Metode penelitian ini eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali pengulangan dengan perlakuan pemberian pakan alami Moina sp P1 (15 ind/L), P2 (25 ind/L), P3 (35 ind/L), P4 (45 ind/L). Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa Fhit< Ftab dimana pengaruh pemberian pakan alami Moina sp dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan panjang mutlak menunjukkan hasil tidak berpengaruh nyata, sedangkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa Fhit > Ftab dimana pengaruh pertumbuhan bobot mutlak menunjukkan hasil berbeda sangat nyata. Parameter kualitas air pada pemeliharaan larva ikan patin siam menunjukkan nilai suhu 29,10C - 29,80C, pH yaitu 6,7 – 7,8 dan DO berkisar 6,1 – 7,2 ppm.
BEBERAPA ASPEK BIOLOGI KEBOGERANG (Mystus nigriceps) DI SUNGAI CITARUM, JAWA BARAT Makri Makri; Rangga Bayu Kusuma Haris; Rahma Mulyani
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v15i2.5282

Abstract

Jenis ikan asli yang masih bertahan hidup di Sungai Citarum sebanyak 26 jenis dengan distribusi yang berbeda untuk setiap kawasan. Salah satu ikan asli di Sungai Citarum berasal dari famili Bagridae yaitu ikan kebogerang (Mystus nigriceps). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biologi reproduksi ikan kebogerang (Mystus nigriceps) di Sungai Citarum. Metode analisis yang digunakan adalah Indeks of Preponderance dan Analisis lndeks Kematangan Gonad. Analisis fekunditas dihitung berdasarkan metode gravimetrik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus dan September 2020. Alat tangkap yang digunakan adalah gill-net dengan ukuran mata jaring 1; 1,5, 2; 2,5 inci dan jala/kincrik (cashnet). Ikan sampel diukur panjang beratnya, diambil isi perut dan gonadnya kemudian diawetkan dengan formalin 4%; selanjutnya diamati di bawah mikroskop. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa ikan kebogerang merupakan ikan omnivora yang memanfaatkan serangga, larva serangga sebagai makanan utama. Dengan Ukuran pertama kali matang gonad  yaitu 14,5 cm dan memiliki fekunditas berkisar antara 3.475 - 37.611 butir telur.
PENGARUH PERBEDAAN MEDIA FILTER DALAM RESIRKULASI TERHADAP KUALITAS AIR, PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio) Fevi Adi Pratama; Helmi Harris; Syaeful Anwar
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v15i2.5089

Abstract

Ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan  salah satu komoditas ikan air tawar yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna memenuhi gizi masyarakat. Keberhasilan budidaya ikan mas dipengaruhi oleh factor kualitas air. Kualitas air sebagai media pemeliharaan ikan mas dapat menurun dengan cepat karena aktifitas yang dilakukan oleh ikan seperti sisa feses dan sisa pakan yang mengendap didasar air. Penggunaan zeolit dalam pengolahan air merupakan salah satu cara untuk mengurangi zat pencemaran yang terlarut dalam air.  Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari pada Bulan Februari hingga Maret 2018 bertempat di Unit Balai Benih Ikan Gandus Kota Palembang. Pengujian kualitas air dilakukan di Balai industry dan standardisasi Palembang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 (tiga) taraf perlakuan, masing-masing perlakuan dilakukan 3 (tiga) kali ulangan, yaitu P1 (Zeolit 25% dan pasir), P2 (Zeolit 50% dan ijuk), dan P3 (Zeolit 75% pasir dan ijuk). Wadah yang digunakan dalam penelitian ini adalah akuarium yang berukuran 40 cm x 25 cm x 30 cm. Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa P3 (Zeolit 75% pasir dan ijuk) memberikan hasil terhadap kualitas  yaitu  suhu 25-290C, pH 5-7, Oksigen terlarut 2,18-2,90, dan amonia 0,06-0,10 dan memberikan hasil terbaik yaitu pertumbuhan panjang sebesar 10,71 cm, pertambahan bobot sebesar 8,86 gram dan kelangsungan hidup sebesar 100%.
PERBEDAAN KETINGGIAN AIR TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN MASKOKI (Carassius auratus) Rangga Bayu Kusuma Haris; Perdana Putra Kelana; Muhammad Basri; Jefri Putri Nugraha; Arumwati Arumwati
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v15i2.5128

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan maskoki (Carassius auratus) dengan ketinggian air yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Bulan Oktober 2018 sampai dengan November 2018 yang bertempat di Kampus C Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Palembang yang beralamat Jalan Sakti Wiranata Kelurahan Srimulya Kecamatan Sematang Borang Palembang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan yaitu : A (Ketinggian air media 5cm B (Ketinggian air media 10 cm), C (Ketinggian air media 15 cm) dan D (Ketinggian air media 20 cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan berat rata-rata ikan maskoki (Carassius auratus) yang terbaik terdapat pada perlakuan B2 (ketinggian air 10 cm) sebesar 0.77 gr serta pertumbuhan panjang rata-rata ikan maskoki (Carassius auratus) sebesar 1.12 cm dan tingkat kelangsungan hidup ikan Maskoki (Carassius auratus) sebesar 96.67%.
Analisis Pengaruh Kecepatan Lingkar dan Waktu Tarik Terhadap Hasil Tangkapan Pukat Cincin Kadi Istrianto; Suharyanto Suharyanto; deni sarianto; Aidil Fitra
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v16i2.6944

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi merupakan salah satu pelabuhan Tipe B yang terdapat di Provinsi Jawa Timur yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia bagian timur. Salah satu alat tangkap yang digunakan adalah pukat cincin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kecepatan kapal saat setting dan lama waktu penarikan tali kerut terhadap hasil tangkapan. Penelitian ini dilakukan pada musim peralihan barat yaitu bulan Maret – Mei 2020 di pantai selatan laut Jawa. Hasil dari koefisien korelasi untuk waktu lingkar dan hasil tangkapan, waktu tarik dan hasil tangkapan masing-masing adalah sebesar 0,589 dan 0,428 yang berarti hubungan antara waktu lingkar, waktu tarik dan hasil tangkapan sama-sama cukup kuat. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana waktu lingkar dan waktu tarik masing – masing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap total hasil tangkapan dengan koefisien regresi bernilai negative yang berarti setiap peningkatan waktu tarik dan waktu lingkar maka akan menurunkan hasil tangkapan. Jenis ikan pelagis yang dominan tertangkap adalah layang deles, tongkol lisong, tembang, cakalang, layang benggol, peperek, layang angur, tongkol komo.
Evaluasi Usaha Kemplang Ikan Di Kabupaten Ogan Ilir (Studi Kasus: Usaha Kemplang Ibu Marisah) Lia Perwita Sari; Santi Mayasari
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v16i2.6628

Abstract

Kemplang ikan adalah salah satu jenis olahan produk perikanan yang terbuat dari bahan baku campuran ikan dan tepung tapioka atau tepung sagu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi usaha kemplang ikan Ibu Marisah secara teknis dan ekonomis. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus. Lokasi penelitian pada Usaha Kemplang Ikan Ibu Marisah di Desa Pelabuhan dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Bahan baku dan bahan penunjang pembuatan kemplang ikan diperoleh dari Kota Palembang. Tenaga kerja yang dilibatkan adalah ibu rumah tangga di sekitar lokasi penelitian. Produksi kemplang ikan per hari sekitar 18.000 keping dengan harga jual Rp 180 per keping. Jenis kemplang yang dijual berupa kemplang mentah (belum dipanggang).  Pemasaran kemplang ini sudah merambah ke luar Kabupaten Ogan Ilir, bahkan ke luar pulau Sumatera. Titik Pulang Pokok (Break Event Point) yang diperoleh dalam satuan unit rata-rata sebesar 15.952,78 keping sedangkan dalam satuan rupiah rata-rata sekitar Rp 159,53 per keping, sehingga dapat disimpulkan usaha kemplang Ibu Marisah layak untuk terus dikembangkan.
Sebaran Daerah Penangkapan Pancing Ulur Ikan Tuna di Samudera Hindia Defra Monika; Adnal Yeka; harisjon Harisjon; Zalmirosano Zalmirosano; deni sarianto
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v16i2.6920

Abstract

Daerah penangkapan telah lama digunakan oleh para nelayan untuk menentukan potensial atau tidak suatu perairan. Pemetaan daerah penangkapan seringkali dilupakan oleh nelayan dalam menentukan potensial atau tidaknya suatu perairan yang akan dijadikan sasaran penangkapan ikan tuna. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah penangkapan dengan alat tangkap pancing ulur/hand line dan ukuran ikan yang ditangkap yang dioperasikan oleh nelayan PPS Bungus di Samudera Hindia. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Kepulauan Mentawai, Propinsi Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga wilayah daerah penangkapan di Samudera Hindia yaitu (1) Zona Pulau Siberut, (2) Zona antar Pulau Siberut dan Sipora dan (3) zona Sipora. Hasil tangkapan paling banyak di peroleh pada Musim peralihan timur barat yaitu pada bulan September sebanyak 61 ekor dengan berat 3159 kg sedangkan selanjutnya pada bulan Oktober sebanyak 59 ekor dengan berat 3050 kg. Hasil tangkapan pada musim timur terbanyak yaitu pada bulan Juli dengan jumlah 50 ekor serta berat 2389 kg. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa hasil tangkapan dengan menggunakan hand line tuna banyak digunakan pada daerah yang terdapat upwelling. Kepulauan Mentawai merupakan salah satu perairan yang terdapat upwelling.

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 16, No 1 (2021): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 1 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 2 (2018): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 2 (2018): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 2 (2017): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 9, No 1 (2014): JURNAL ILMU - ILMU PERIKANAN DAN BUDIDAYA VOL. 9 NO.1 DESEMBER 2014 Vol 9, No 1 (2014): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 6, No 1 (2011): Jurnal Ilmu - ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Desember 2011 Vol 6, No 1 (2011): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan JURNAL ILMU PERIKANAN VOLUME 6 TH 2011 Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Ilmu - ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Juni 2004 Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Ilmu - ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Desember 2003 Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan More Issue