cover
Contact Name
Fatmawati Nur
Contact Email
fate.nurkhalik@uin-alauddin.ac.id
Phone
+62811443002
Journal Mail Official
teknosains@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H.M.Yasin Limpo 36 Romang-Polong, Sombaopu, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi
ISSN : 19793154     EISSN : 2657036X     DOI : https://doi.org/10.24252/teknosains
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi is a peer-reviewed journal that publishes three times a year (January-April, May-August, and September-December) on articles concerning all areas of science and technology in both theoretical and applied research. The below-mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Science and Technology field. Chemistry and Chemical Engineering Physics, Material, and Mechanical Engineering Biology, and Biosystem Engineering Food and Agriculture Engineering Mathematics Computer Science and Engineering Earth Science and Engineering Space Engineering Electrical Engineering Architecture and Civil Engineering Environment Science and Engineering Mechanical Engineering Basic Science in Engineering Education Engineering Education Reforms New Technologies in Education Industry and Education: A Continous Collaboration Research and Development in Engineering Education Globalization in Engineering Education Computers, Internet, Multimedia in Engineering Education Organization of Laboratories
Articles 476 Documents
PENERAPAN KONSEP HUNIAN CO-LIVING PADA DESAIN ASRAMA MAHASISWA DI MAJENE Fitrawansyah, Fitrawansyah; Nursyam, Nursyam; Rahim, Rahmiani
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.34514

Abstract

Banyaknya jumlah mahasiswa pendatang di Kabupaten Majene dikarenakan terdapatnya 9 perguruan tinggi di wilayah tersebut, hal ini mempengaruhi terhadap peningkatan permintaan hunian yang layak bagi mahasiswa pendatang. Fasilitas asrama mahasiswa perlu direncanakana dengan menerapkan konsep hunian hidup bersama (Co-Living). Konsep asrama Co-Living merupakan konsep hunian bersama dengan mengoptimalkan ruang dengan fungsi yang dapat digunakan secara bersama sehingga dapat meningkatkan interaksi sosial dalam kehidupan asrama dengan tetap menjaga kebutuhan privat penghuninya. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapakan konsep hunian Co-Living terhadap desain asrama mahasiswa, melalui metode explorasi desain dan didukung oleh teori-teori pendukung perancangan arsitektur berupa asrama mahasiswa. Hasil dari penelitian berupa penerapan konsep Co-Living pada proyeksi program ruang asrama mahasiswa, dan modul hunian asrama mahasiswa.
INTRODUKSI Trichoderma sp. PADA TANAMAN CABAI (Capsicum frutescens) Irna, Ade; Hafsan, Hafsan; Alfian, Alfian
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.34817

Abstract

Chili (Capsicum frutescens) is one of the most widely cultivated vegetable commodities in Indonesia. The community's need for chilies is increasing every year, but the production of chilies in Indonesia is still not sufficient for national food needs because of the high market demand. Trichoderma sp. is an antagonistic fungus that can control the growth of pathogenic fungi and increase crop production. This study aims to determine the effect of giving Trichoderma sp. as a biological agent on the growth of chili (Capsicum frutescens). This research was conducted at the South Sulawesi Horticultural Plant Seed Center. This research is a quantitative study with an experimental approach by inducing Trichoderma sp. different concentrations of 0 g, 5 gr, 10 g, and 15 g. This research uses Completely Randomized Design (CRD). The results showed that the dose of Trichoderma sp. in the treatment of 15 g/plant significantly affected the growth of chili plants. The highest concentration used as the application dose of Trichoderma sp has a positive effect on the growth of chili plants (Capsicum frutescens).
PENGARUH PENAMBAHAN INHIBITOR ALAMI EKSTRAK LIMBAH KULIT JAGUNG TERHADAP LAJU KOROSI MATERIAL BAJA ST 37 DALAM MEDIUM NaCl 3% Rahmaniah, Rahmaniah; Rani, Sefrilita Risqi Adikaning; Abidin, Kurniati; Fitriyanti, Fitriyanti; Ratih, Ratih
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.35191

Abstract

Korosi merupakan reaksi antara logam dengan lingkungan di sekitarnya yang mengakibatkan mutu dari logam mengalami penurunan. Salah satu cara untuk menghambat terjadinya korosi pada logam adalah dengan cara membuat permukaan logam tersebut terlindungi oleh suatu inhibitor sehingga tidak terjadi kontak langsung antara logam dengan media korosif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi inhibitor terhadap laju korosi, efisiensi inhibitor ekstrak limbah kulit jagung pada baja ST 37 dan untuk mengetahui karakteristik morfologi dan unsur penyusun baja ST 37 tanpa dan dengan inhibitor dengan menggunakan SEM-EDx. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kehilangan massa (Mass Loss). Medium korosif yang digunakan adalah NaCl 3%, dengan suhu medium sebesar 40̊C, waktu ekspos spesimen dilakukan selama 240 jam dengan dengan empat variasi konsentrasi inhibitor yaitu 0 ppm, 400 ppm, 500 ppm dan 600 ppm. Hasil penelitian menunjukkan laju korosi terbesar pada konsentrasi 0 ppm (tanpa inhibitor) yaitu sebesar 88,08 mpy, sementara laju korosi terendah yaitu pada konsentrasi 600 ppm yaitu sebesar 0 mpy. Efisiensi inhibitor korosi yang paling besar terjadi pada konsentrasi 600 ppm sebesar 100%. Karakterisasi Scanning Electron Microscopy (SEM) memperlihatkan agglomeration (gumpulan) tidak merata dengan ukuran kecil, lubang (hole) dan retakan (crack) juga lebih sedikit pada spesimen dengan inhibitor 500 ppm. Hal ini menunjukkan bahwa spesimen telah mengalami korosi dengan jenis retak tegang. Hasil Uji EDX menunjukkan adanya kandungan unsur oksigen yang cukup tinggi dan unsur Fe yang paling rendah pada specimen (a) sebesar 31,03% dan 46,48%, hal ini menunjukan bahwa Fe banyak yang teroksidasi oleh unsur O, sehingga memiliki laju korosi paling tinggi.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KECAMATAN CAKRANEGARA KOTA MATARAM Nurfatimah, Nurfatimah
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.35310

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tingkat Kebutuhan Air baik itu Domestik maupun Non Domestik di Wilayah Kecamatan Cakranegara Kabupaten Mataram. Dengan menggunakan analisis kebutuhan air domestik dan non domestik menggunakan data - data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air domestik menurut prediksi pada tahun 2025 adalah 10.453.650 liter untuk kebutuhan air non domestik peruntukan fasilitas sebesar 1.568.047,5 liter peruntukan kantor sebesar 1.568.047,5 liter peruntukan komersial sebesar 2.090.730 liter, dan peruntukan indutri sebesar 1.045.365 liter. sehingga kebutuhan air secara keseluruhan di wilayah kecamatan Cakranegara adalah 18.398.424 liter.
UJI PEMBERIAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR (POC) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI (Capsicum frutescens L.) Miftahuljanna, Miftahuljanna; Aziz, Isna Rasdianah; Alfian, Alfian
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.35404

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) sangat dibutuhkan dalam jumlah yang banyak diberbagai industri. Hasil produksi cabai rawit di Indonesia masih rendah, hal ini disebabkan beberapa faktor salah satunya tingkat kesuburan tanah yang rendah dan dibutuhkan teknik pertanian ramah lingkungan. Salah satu contoh pertanian ramah lingkungan yaitu dengan menggunakan pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum frutescens L.). Penelitian dilaksanakan di Balai Benih Tanaman Hortikultura Sulawesi Selatan pada tanggal 28 Juli-28 September 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair (POC) sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi dan jumlah daun tanaman cabai (Capsicum frutescens L.). Hasil pertumbuhan tertinggi yaitu pada dosis 9 ml/1L air sedangkan hasil terendah yaitu pada perlakuan kontrol atau tanpa pemberian perlakuan.
Analisis kesesuaian mutu air pada muara kanal Panampu Kota Makassar Leonard, Franita; Hasanuddin, Hasanuddin
Teknosains Vol 17 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i2.35654

Abstract

Abstract : Clean water which is increasingly scarce, with unsafe quality can affect the lives of living things around it so that it can cause new problems. This study aims to prevent a decrease in water quality in the estuary area of the Panampu Canal. This study used a descriptive exploratory research conducted by observing the location and analyzing the results of air quality measurements. The results of seawater quality testing on pH parameters obtained results of 7.1, BOD5 of 1.20 mg/L, DO of 6.30 mg/L, and Coliform Total of 50 MPN/100ml indicating that seawater quality is safe for the environment because it does not exceed quality standards that have been stipulated in the Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 22 years of 2021. However, the temperature parameter with a value of 32.3 oC exceeds the set of quality standard. Based on these data, it is necessary to manage water quality because of parameters that exceed quality standards.Keywords: clean water, water quality; canal estuary.
Eksistensi fitoplankton di kolong pascatambang timah dengan umur berbeda Kurniawan, Andri; Syaputra, Denny; Prasetiyono, Eva
Teknosains Vol 17 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i2.35789

Abstract

Kajian tentang keberadaan fitoplankton di danau (kolong) bekas tambang timah dengan urutan waktu yang berbeda di Pulau Bangka penting dilakukan sebagai bioindikator kualitas ekosistem pada waktu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fitoplankton pada kolong pascatambang timah dengan umur yang berbeda, yaitu < 1 tahun, 20-25 tahun, dan > 50 tahun. Penelitian dilakukan secara eksploratif dengan metode purposive sampling untuk pemilihan lokasi penelitian, sedangkan pengamatan fitoplankton dilakukan secara ex situ di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan empat genus fitoplankton adalah Chlorella, Closterium, dan Coelastrum dari Chlorophyceae serta Synedra dari Bacillariophyceae. Chlorella ditemukan pada semua jenis lubang dan jumlah individu tertinggi pada kolong dengan umur < 1 tahun yaitu sebanyak 1.325 ekor/L. Synedra juga ditemukan di semua jenis lubang dan jumlah individu tertinggi di kolong dengan umur antara 20-25 tahun, sebanyak 107 ind./L. Sedangkan Closterium dan Coelastrum tidak ditemukan pada pit dengan umur < 1 tahun, tetapi teridentifikasi pada kolong dengan umur > 20 tahun. Jumlah individu Closterium tertinggi ditemukan pada pit dengan umur antara 20-25 tahun sebanyak 17 ind./L, sedangkan jumlah individu Coelastrum tertinggi terdapat pada kolong dengan umur > 50 tahun sebanyak 30 ind./L. Hasil penelitian juga menunjukkan indeks keanekaragaman (H') dan indeks keseragaman (E) terendah pada kolong umur < 1 tahun (0,215), sedangkan indeks tertinggi pada kolong umur > 50 tahun (0,817). Indeks dominasi (D) menunjukkan nilai tertinggi terdapat pada kolong dengan umur > 50 tahun (0,522), sedangkan nilai terendah terdapat pada kolong dengan umur < 1 tahun (0,892).
Analisis kegagalan rintisan usaha pasca pelatihan dalam program PKW bidang barista 2021 oleh PKBM Annisa menggunakan metode failure mode and effect analysis Nugroho, Aldy Mei; Yuamita, Ferida
Teknosains Vol 17 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i2.35934

Abstract

PKBM Annisa pada tahun 2021 dipercaya oleh pemerintah untuk mengadakan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha bidang barista sebanyak 120 jam pelajaran dengan siswa sebanyak 20 orang yang putus sekolah dan tidak bekerja dengan rentang usia 15-30 tahun. Dalam proses merintis usaha banyak kendala yang terjadi sehingga membuat usahanya lambat laun tutup. Terdapat 7 penyebab kegagalan rintisan usaha seperti ketinggalan materi, lokasi yang tidak strategis, kurangnya pemasaran produk, anggota yang keluar satu persatu, modal yang besar, kurangnya komunikasi dan harmonisasi antar anggota, serta produk yang kurang menarik. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil yang diperoleh setelah dianalisis dengan metode FMEA didapatkan hasil penilaian severity produk yang kurang menarik berdampak besar dengan nilai rata–rata 7,8, penilaian occurance anggota yang keluar satu persatu memiliki nilai sebesar 10 dengan frekuensi sebanyak 4, penilaian detection anggota yang berkurang satu persatu dan modal yang besar memiliki nilai yang paling besar yaitu 7. Dari hasil penilaian RPN didapatkan nilai tertinggi adalah anggota yang keluar satu persatu dengan nilai RPN 483.
Pemodelan 2D sistem akuifer menggunakan metode geolistrik di Desa Lembangloe Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa Rahmaniah, Rahmaniah; Kusmiran, Amirin; Lanto, Muh. Said
Teknosains Vol 17 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i2.35950

Abstract

Akuifer merupakan lapisan yang dapat menyimpan dan mengalirkan air. Jumlah ketersediaan air tanah dipengaruhi oleh jenis akuifer yang ada di bawah permukaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan lapisan air tanah (akuifer) bawah permukaan di Desa Lembangloe Kecamatan Biring Bulu Kabupaten Gowa. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dan pengukuran geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger. Jumlah lintasan digunakan sebanyak tiga lintasan dengan ukuran masing-masing 210 meter. Penentuan titik koordinatnya menggunakan GPS yaitu lintasan satu pada titik 05˚32’30.5”S 119˚44’16.4”E, lintasan kedua 0532’38.8”S 119˚44’17.7”E, dan lintasan ketiga 05˚32’25.4”S 119˚44’10.7”E. Hasil penelitian diinterpretasikan bahwa pada lintasan pertama terdapat akuifer dangkal dan akuifer tertekan pada kedalaman 11,8-31,9 meter dengan rentang nilai resistivitasnya 0,449–0,08 Ωm, pada lintasan kedua terdapar akuifer dangkal dan akuifer tertekan pada kedalaman 2,50-39,6 meter dengan rentang nilai resistivitas 0,0622-3,39 Ωm, sedangkan pada lintasan ketiga didapatkan akuifer tertekan pada kedalaman 2,50-39,6 meter dengan rentang nilai resistivitas 0,187-4,15 Ωm. Jenis litologi batuan sedimen pada daerah tersebut diduga berupa batu lempung dan batuan beku berupa batu andesit dan tufa.
Solusi numerik model SIR pada penyebaran penyakit tuberkulosis di Sulawesi Selatan dengan menggunakan metode Runge Kutta Fehlberg (RKF 45) Anwar, Nurinayah; Nurman, Try Azisah; Patahuddin, Hikmawati; Irwan, Muh
Teknosains Vol 17 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i2.35960

Abstract

Matematika berperan penting dalam perkembangan IPTEK, salah satunya dengan menggunakan model matematika untuk menjelaskan berbagai fenomena yang ada di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui solusi numerik model SIR pada penyakit tuberkulosis dengan mengunakan metode RKF 45. Pada penelitian ini, menggunakan metode Runge Kutta Fehlberg (RKF 45) sebagai salah satu metode numerik untuk menyelesaikan sistem persamaan diferensial nonlinier. Metode RKF 45 adalah metode numerik satu langkah dengan ketelitian yang tinggi dikarenakan memiliki 6 konstanta perhitungan yang berperan untuk memperbarui solusi sampai orde 5. Model SIR penderita penyakit tuberkulosis yang berbentuk sistem persamaan differensial yang mencakup jumlah populasi individu rentan dengan simbol S (Susceptible), populasi individu terinfeksi dengan simbol I (Infected), dan populasi individu sembuh dengan simbol R (Recovered). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada saat t = 5000 dan h = 0,01 dengan metode RKF 45 orde empat diperoleh solusi 〖 S〗_5000=7355233,I_5000=36.59276,R_5000=28685.55, dan metode RKF 45 orde lima diperoleh solusi〖 S〗_5000=7355233,I_5000=36.59277,R_5000=28685.55 . Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa metode RKF 45 merupakan metode numerik dengan ketelitian yang tinggi dalam menyelesaikan sistem persamaan diferensial nonlinier.