cover
Contact Name
Fatmawati Nur
Contact Email
fate.nurkhalik@uin-alauddin.ac.id
Phone
+62811443002
Journal Mail Official
teknosains@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H.M.Yasin Limpo 36 Romang-Polong, Sombaopu, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi
ISSN : 19793154     EISSN : 2657036X     DOI : https://doi.org/10.24252/teknosains
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi is a peer-reviewed journal that publishes three times a year (January-April, May-August, and September-December) on articles concerning all areas of science and technology in both theoretical and applied research. The below-mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Science and Technology field. Chemistry and Chemical Engineering Physics, Material, and Mechanical Engineering Biology, and Biosystem Engineering Food and Agriculture Engineering Mathematics Computer Science and Engineering Earth Science and Engineering Space Engineering Electrical Engineering Architecture and Civil Engineering Environment Science and Engineering Mechanical Engineering Basic Science in Engineering Education Engineering Education Reforms New Technologies in Education Industry and Education: A Continous Collaboration Research and Development in Engineering Education Globalization in Engineering Education Computers, Internet, Multimedia in Engineering Education Organization of Laboratories
Articles 501 Documents
ROSTER BETON SEBAGAI ELEMEN ESTETIKA (STUDI KASUS: MASJID AGUNG SULTAN ALAUDDIN UIN ALAUDDIN MAKASSAR) Safruddin Juddah
Teknosains Vol 16 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i3.30325

Abstract

Perkembangan teknologi memunculkan inovasi berbagai bentuk dan jenis material bangunan salah satunya adalah roster. Roster awalnya terbuat dari material beton atau kayu dengan bentuk geometri seperti kotak, persegi panjang, lingkaran atau melengkung. Saat ini berkembang ke bentuk bidang tiga dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan manfaat penggunaan roster beton sebagai elemen selubung bangunan pada bangunan publik seperti masjid. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif guna memberi gambaran dan penjelasan terkait hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan roster beton pada Masjid Agung Sultan Alauddin UIN Alauddin Makassar yang terletak di Kampus II UIN Alauddin Makassar Jl. H.M. Yasin Limpo No. 36 Samata, Kabupaten Gowa lebih diutamakan sebagai elemen estetika daripada elemen kenyamanan fisik (pencahayaan alami, penghawaan alami, dan akustik).
IDENTIFIKASI ARAH GAYA TEGASAN DAN JENIS SESAR DENGAN SOFTWARE DIPS DAN METODE DIAGRAM RICKARD DI SUNGAI OYO YOGYAKARTA Ilham Maulana; Sahara Sahara; Amirin Kusmiran; Prihardjo Sanyoto; Topyana Topyana; Nurul Fuadi
Teknosains Vol 16 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i3.31184

Abstract

Sungai Oyo yang terdapat di Dusun Plosodoyong Desa Ngalang Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunung Kidul, dengan struktur geologi dominan berupa sesar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui arah tegasan yang membentuk struktur geologi pada dan penentuan jenis sesar Sungai Oyo. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode proyeksi streografis dan identifikasi sesar dengan mendasarkan data kekar menggunakan software DIPS dan Diagram Rickard (1972). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari proyeksi streografis software DIPS diperoleh arah umum tegasan utama (σ1) yaitu berarah barat laut - tenggara. Berdasarkan hasil dari proyeksi streografis software DIPS dan diagram Rickard (1972) secara berurutan diperoleh yaitu σ1 N 152° E / 80°, σ2 N 303° E / 11°, dan σ3 N 121° E / 79° dan menghasilkan jenis sesar berupa sesar naik dekstral (Trusht Right Slip Fault) yang disebabkan oleh gaya yang bekerja di bawah permukaan (gaya endogen).
PROFIL KUALITAS UDARA AMBIEN PADA PEMBANGUNAN EMBUNG KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Hasanuddin Hasanuddin; Franita Leonard
Teknosains Vol 16 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i3.31396

Abstract

Udara memiliki fungsi yang sangat penting untuk kehidupan di bumi ini karena dapat memengaruhi kondisi suatu mahluk hidup. Penelitian ini dimaksudkan sebagai data awal untuk menghindari pencemaran udara yang ditimbulkan akibat kegiatan pembangunan embung. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif eksploratif yang dilakukan dengan mengamati lokasi dan melakukan analisa terhadap kualitas udara ambien yang mengacu pada SNI untuk tiap parameter uji. Hasil pengujian parameter sulfur dioksida diperoleh hasil sebesar 21,38 μg/Nm3, karbon monoksida sebesar 190 μg/Nm3, nitrogen dioksida 15,76 μg/Nm3, partikel 21,5 μg/Nm3, temperatur 32,3 oC, kelembaban 63,8 %, dan kebisingan 47,5 dB(A). Hasil tersebut menunjukkan bahwa udara ambien aman untuk lingkungan, karena hasilnya berada di bawah ambang batas yang ditetapkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 tahun 2021. Berdasarkan data tersebut maka kualitas udara memenuhi kriteria untuk kegiatan perencanaan bangunan embung.
GAMBARAN DAMPAK INDUSTRI TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT SEKITAR DI WILAYAH INDUSTRI DAERAH KABUPATEN TAKALAR Westy Tenriawi
Teknosains Vol 16 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i3.31457

Abstract

Tumbuhnya industri besar dan kecil mendorong berkembangnya wilayah-wilayah yang berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, fasilitas kesehatan yang lebih baik, peningkatan tingkat pendapatan dan kepemilikan fasilitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat. Selain berbagai dampak positif yang dapat dirasakan, keberadaan industri juga akan memberikan dampak negatif sebagai efek samping dari pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan melihat gambaran dampak lingkungan industri terhadap kesehatan masyarakat di sekitar kawasan industri. Penelitian ini dilakukan di Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar sebagai salah satu sentra industri yang menggunakan tulang hewan sebagai bahan baku. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara dan lembar observasi. Variabel yang diukur adalah kualitas air, kualitas udara dan kebisingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air di lokasi penelitian keruh, kualitas udara berbau tidak sedap/ tidak nyaman, serta tingkat kebisingan yang terlihat hanya pada kegiatan produksi.
PENGUJIAN SIFAT FISIS PAPAN AKUSTIK BERBAHAN DASAR SERAT BUAH LONTAR Rifdiatun Mufidah; Hernawati Hernawati; Nurul Fuadi; Rahmaniah Rahmaniah
Teknosains Vol 16 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i3.31603

Abstract

Buah lontar adalah salah satu hasil alam yang memiliki kandungan serat kurang lebih 30% - 40%. Pohon lontar banyak dijumpai di Indonesia salah satunya yaitu di Sulawesi Selatan. Pohon lontar memiliki banyak manfaat, salah satunya yaitu pada serat buah lontar yang dapat dibuat menjadi papan akustik yang berfungsi sebagai penyerap bunyi yang tidak dapat diterima oleh telinga (kebisingan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisis papan akustik dengan menggunakan serat buah lontar dan untuk mengetahui nilai koefisien absorbsi papan akustik berbahan dasar serat buah lontar dengan menggunakan ketebalan dan frekuensi yang bervariasi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan dan Pemanfaatan Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin untuk pembuatan sampel dan pengujian sampel dilakukan di Laboratorium Optik Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, pada bulan Januari - Juni 2022. Penelitian ini dilakukan dengan pembuatan sampel, pengujian sampel yaitu kerapatan, kadar air dan koefisien absorbsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kerapatan dan kadar air pada cacahan halus maupun cacahan kasar telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), sedangkan untuk nilai koefisien absorbsi pada cacahan halus dengan ketebalan 0,7 cm pada frekuensi 4000 Hz yang telah memenuhi ISO 11654
ANALISIS PENGARUH RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) TERHADAP SUHU PERMUKAAN Ramli Umar; Muhammad Rais Abidin; Rahmi Nur; Andi Arham Atjo; Ahyani Mirah Liani
Teknosains Vol 16 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i3.31693

Abstract

Keberadaan kampus sebagai tempat melakukan proses belajar mengajar haruslah memiliki kondisi yang nyaman agar kegiatan pembelajaran bisa berjalan efektif dan efisien. Salah satu hal yang bisa menjadi kunci kampus yang nyaman adalah memiliki kondisi lingkungan baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh keberadaan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) terhadap suhu permukaan di areal kampus. Lokasi penelitian berada di Kampus II UNM Parangtambung. Metode penelitian menggunakan metode IDW (Inverse Distance Weighted) dalam memvisualisasikan data sebaran suhu permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampus II UNM Parangtambung memiliki kawasan RTH sebesar 44,15 % sedangkan non RTH sebesar 55,85 % dengan suhu permukaan rata-rata minimal 23,70C dan suhu maksimal 31,50C. Temuan lain menunjukkan bahwa suhu permukaan di areal kampus yang cenderung lebih panas di wilayah yang tidak memiliki vegetasi dan lebih sejuk di areal bervegetasi.
IDENTIFIKASI GEJALA PENYAKIT DAN CENDAWAN PATOGEN PADA DAUN PISANG KEPOK (Musa acuminata x Musa balbisiana) DI KELURAHAN SAMATA KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN Isbatullah, Muhammad; Sukmawaty, Eka; A. Latif, Ulfa Triyani
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.31880

Abstract

Pisang kepok (Musa acuminata x Musa balbisiana) merupakan jenis pisang yang paling populer di masyarakat Sulawesi Selatan. Namun, produksi pisang kepok dapat menurun disebabkan oleh infeksi cendawan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala pada daun pisang yang terserang cendawan patogen dan mengidentifikasi genus cendawan patogen yang terdapat pada daun pisang di Kelurahan Samata Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode observasi yakni pengamatan gejala pada daun pisang di lapangan dan identifikasi jenis cendawan patogen hingga tingkat genus berdasarkan ciri makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga gejala pada daun pisang yang terserang cendawan patogen yaitu gejala pertama berupa daun menguning dari tepi kemudian menjadi coklat dan mengering dengan tepi gejala berwarna merah bata hingga kecoklatan dan terbentuk halo kuning di sekitar gejala. Gejala kedua memperlihatkan terbentuknya bercak nekrosis berbentuk oval dengan halo berwarna kuning cerah. Gejala ketiga memperlihatkan terbentuknya nekrosis mulai dari tepi daun dan terbentuk halo kuning diikuti dengan bercak memanjang berwarna coklat hingga hitam pada helaian daun mengikuti jari-jari daun. Adapun genus cendawan yang menginfeksi daun pisang (Musa acuminata x Musa balbisiana) di Kelurahan Samata Gowa yang telah diidentifikasi yaitu Fusarium spp., Cordana sp., dan Cladosporium sp.
PENGARUH VARIASI SUHU TERHADAP LAJU KOROSI PADA BAJA ST 37 DENGAN MENGGUNAKAN INHIBITOR KULIT JAGUNG Ratih, Ratih; Rahmaniah, Rahmaniah; Agus, Jasdar
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.32121

Abstract

Research has been carried out which aims to determine the efficiency of corn husk extract in inhibiting the corrosion rate of St37 steel by using the mass loss method, to determine the effect of immersion temperature variations in inhibiting the corrosion rate of ST37 steel and to determine the effect of variations in inhibitor concentration in inhibiting the corrosion rate of steel. ST37. the method used in this study is the method of mass loss (Mass Loss). As for the results of the research that has been done, corn husks can inhibit the corrosion rate which is used as an inhibitor on ST37 steel by using 3% HCl medium with temperature variations of 40oC, 50oC and 60oC. The results of the corrosion rate without inhibitors obtained 40oC of 32.98 mpy, 50oC of 62.09 mpy, 60oC of 71.51 mpy. And the results of the corrosion rate using a fixed inhibitor concentration of 400 ppm obtained 40oC of 32.81 mpy, 50oC of 36.59 mpy, 60oC of 38.76 mpy.
INVENTARISASI ASSET KETAHANAN SOSIAL DI DESA RATTE KABUPATEN POLEWALI MANDAR DENGAN PENDEKATAN ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT Hildayanti, Andi; Machrizzandi, M Sya’rani; Tajuddin, Muhammad
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.32215

Abstract

Ratte Village, which is located in Tutar or Tubbi Taramanu District, is one of the underdeveloped villages in Polewali Mandar Regency, West Sulawesi Province. The Village Building Index Index shows the lowest index. This is what underlies the implementation of this research activity to be carried out in Ratte Village seeing the status of the underdeveloped village. Through this Asset-Based Community Development approach in a sustainable manner, it can establish community independence by increasing income to increase welfare. This study aims to inventory Social Security Assets in Ratte Village, Polewali Mandar Regency with the Asset Based Community Development (ABCD) Approach. This research uses action research or Participatory Action Research which is carried out through stages (1) Discovery (Assessment); (2) Dream (Dream); (3) Design (procedure); and (4) Define and Destiny. The results of the study indicate that the potential or ability of cooperation, social networks, and social harmony, as well as the activeness of several correctional institutions that are intertwined among the people of Ratte Village are quite strong. Among the 4 (four) social indicators in the IDM, it is known that the education indicator is the indicator with the highest index of achievement. This is reflected in the very high motivation to learn and public awareness in the field of education. The availability of educational facilities and mountain water resources as a mode of driving the village electricity network is also sufficient to help the community carry out daily activities.
POTENSI PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS ARSITEKTUR TERAPUNG DI DANAU BALANG TONJONG MAKASSAR Indrayuni, Armi; Yusuf, Muh. Arief
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.32267

Abstract

Pengembangan ekowisata berbasis arsitektur terapung merupakan penelitian potensi kawasan di Danau Balang Tonjong Makassar untuk meningkatkan daya tarik kawasan wisata alam. Penelitian ini bertujuan mengukur nilai potensi pengembangan ekowisata berbasis arsitektur terapung di Danau Balang Tonjong Makassar. Penelitian ini di lakukan di Danau Balang Tonjong Makassar pada bulan April 2022. Penelitian ini menggunakan metode menggunakan penelitian kuantitaif dengan menggunakan Pedoman Analisis Daerah Operasi Obyek dan Daya Tarik Wisata alam (ADO-ODTWA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Danau Balang Tonjong Makassar memiliki daya tarik tinggi terhadap objek wisata alami dimana pengunjung menyukai suasana wisata yang tenang dengan aksesibilitas yang tinggi di pusat kota. Kata Kunci: ekowisata; terapung; arsitektur; danau