cover
Contact Name
Fatmawati Nur
Contact Email
fate.nurkhalik@uin-alauddin.ac.id
Phone
+62811443002
Journal Mail Official
teknosains@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H.M.Yasin Limpo 36 Romang-Polong, Sombaopu, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi
ISSN : 19793154     EISSN : 2657036X     DOI : https://doi.org/10.24252/teknosains
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi is a peer-reviewed journal that publishes three times a year (January-April, May-August, and September-December) on articles concerning all areas of science and technology in both theoretical and applied research. The below-mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Science and Technology field. Chemistry and Chemical Engineering Physics, Material, and Mechanical Engineering Biology, and Biosystem Engineering Food and Agriculture Engineering Mathematics Computer Science and Engineering Earth Science and Engineering Space Engineering Electrical Engineering Architecture and Civil Engineering Environment Science and Engineering Mechanical Engineering Basic Science in Engineering Education Engineering Education Reforms New Technologies in Education Industry and Education: A Continous Collaboration Research and Development in Engineering Education Globalization in Engineering Education Computers, Internet, Multimedia in Engineering Education Organization of Laboratories
Articles 501 Documents
PROSPEK PENGEMBANGAN BAMBU TABAH DI LUAR KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) RARUNG KECAMATAN PRINGGARATA KABUPATEN LOMBOK TENGAH (STUDI KASUS DI DESA PEMEPEK) Hariani, Evi; Muhsin, Muhsin; Hermawan, Yudi
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.32422

Abstract

Penelitian ini berjudul “Prospek Pengembangan Bambu Tabah Di Luar Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Rarung (KHDTK) Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah (Studi Kasus Di Desa Pemepek)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prospek pengembangan bambu tabah di Desa Pemepek Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan kuisoner terhadap petani bambu tabah, dianalisis dengan analisis biaya dan pendapatan (Input dan Output) dan prospek pengembangan di analisis dengan BCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan bambu tabah di luar kawasan hutan dengan tujuan khusus rarung Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. Rarung sebagai lahan yang dijadikan plot pengembangan bambu tabah mempunyai dampak yang menguntungkan bagi penggarap yang mengelola plot bambu tabah dengan mendapatkan berbagai manfaat diantaranya dari hasil rebung untuk dijual serta untuk dikonsumsi, keuntungan lainya adalah berupa batang bambu yang dapat di manfaatkan untuk kebutuhan pagar serta dapat di jadikan bibit bambu tabah untuk di kembangkan di lokasi lain maupun untuk dijual kepada masyarakat lain yang membutuhkan. Pendapatan rata-rata yang diperoleh setiap responden sebesar Rp. 1,185,841, berasal dari Nilai produksi sebesar Rp. 3,110,500, dikurangi total biaya produksi sebesar Rp.1,924,659, Prospek pengembangan bambu tabah di Luar Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Rarung masih terbuka peluang untuk di kembangkan, hal ini di tunjukan dengan nilai BCR >1. Kendala yang dihadapi oleh petani dalam pengambangan bambu tabah, yaitu adanya hama monyet, banyaknya hama monyet yang berkeliaran di luar kawasan hutan, mengakibatkan petani rebung harus menjaga rebung ketika sudah mulai panen, untuk mengatasi dampak hama monyet, para petani bambu tabah melakukan semprot air yang bercampur bumbu-bumbuan seperti lada, cabe, terasi dan lain sebagainya yang beraromakan khas sehingga hama monyet tidak mendekat dan mengambil rebung yang tumbuh. Kata kunci : Prospek,Bambu Tabah
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN GULA SEMUT DI KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Zuhda, Hayati; Herdiana, Herdiana; Novida, Sari
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.32506

Abstract

Sektor pertanian memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional, disebabkan usaha disektor pertanian merupakan usaha yang sangat menjanjikan seperti bisnis gula semut yang semakin menjanjikan, kini usaha-usaha skala kecil sudah mulai merambah ke bisnis gula semut ini karena setiap orang membutuhkan produk gula semut untuk memenuhi gizi harian. Bisnis gula semut yang dilakukan oleh kelompok usaha kecil belum memahami manajamen usaha sehingga usaha mereka tidak bisa berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran gula semut dan menganalisis efisiensi pemasaran di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat (KTH Emas Hijau dan KTH Giri madia). Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan metode purosive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemasaran gula semut di Kecamatan Lingsar terdapat dua pola pemasaran yang terjadi yaitu saluran pemasaran 1 dimana pengrajin langsung menjual gula semut ke konsumen, pola pemasaran 2 dimana pengrajin menjual gula semut pada pedagang pengecer kemudian pedagang pengecer melakukan penjualan kepada konsumen. Efisiensi Pengrajin Gula Semut di KTH Emas Hijau dan KTH Girimadia Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat di tingkat Pengrajin ke pengecer untuk gula semut original sebesar 53.45, gula semut jahe sebesar 54.86 sedangkan di tingkat Pengrajin ke konsumen sebesar 47.51 sedangkan gula semut jahe sebesar 49.37 Dimana semakin rendah nilai efisiensi pemasaran (EP) dari saluran pemasaran maka semakin efisien dan apabila nilai efisiensi pemasaran (EP) <50% maka semakin efisienlah saluran pemasaran tersebut. Hal ini menunjukan bahwa pola saluran pemasaran 1 merupakan saluran pemasaran yang paling efisien secara ekonomi. pada saluran pemasaran 2 gula semut di Kecmatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat belum efisien secara ekonomi, yang ditunjukan dengan nilai efisiensi pemasaran dari tiap-tiap saluran pemasaran gula semut lebih dari 50 %.
PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI KANGKUNG VARIETAS NONA DENGAN USAHATANI KANGKUNG VARIETAS AINI DI KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT Zulfiana, Ida; Muhsin, Muhsin; Mappanganro, Nurlailah
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.32548

Abstract

Kangkung (Ipomoeae aquatica) is one of the most popular vegetable horticultural plants because of its delicious taste, especially by people in Indonesia. Kangkung is widely cultivated in the West Nusa Tenggara area, especially in West Lombok Regency because the irrigation land is sourced directly from the Mount Rinjani springs in the area. Kangkung varieties that are cultivated on the island of Lombok are the Aini variety and the Miss variety. The purpose of this study was to determine the income, income differences, and constraints on kangkung farming of the Nona variety and the Aini variety in Narmada District, West Lombok Regency. This study uses a qualitative descriptive method that solves problems at the present time by collecting, compiling and analyzing and interpreting data, then drawing conclusions. The results obtained are: the amount of income in the Nona variety of kale farming is Rp. 69,648,240,-/, and for farming of kale Aini variety of Rp. 62.779,200,-/. So that there is a difference in the income of the Nona variety of water spinach farming with the Aini variety of kale, which is caused by the difference in production costs between the Nona variety of kale farming and the Aini variety of kale farming. Based on statistical analysis with t-test, there was no significant difference between the income of the Nona variety and the Aini variety. There are obstacles faced by the Nona variety of water spinach farming and the Aini variety of water spinach farming, namely capital, fertilizer. Keywords: Farming, Kangkung Variets Aini an Nona
PREPARASI SEL SURYA TERSENSITISASI DYE (DSSC) DARI EKSTRAK KULIT UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) Aisyah, Aisyah; Jusnia, Jusnia; Nur, Arfiani; Abubakar, A. Nurfitriani; Ibrahim Patunrengi, Iswadi
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.32860

Abstract

Various dyes have been investigated for Dye-Sensitized Solar Cell application. The ethanol extract from peels of purple sweet potato Ipomoea batatas L. is commonly used as a dye in TiO2 semiconductors. However, in this study the dyes were extracted stepwise by three solvents with graded polarity; n-hexane, ethyl acetate, and methanol. Each extract and the mixture are used as the sensitizers for DSSC. This aimed to compare the efficiency value to obtain the highest solar energy conversion into electricity. The DSSC performance was studied based on the phytochemical analysis, UV-Vis and FTIR spectrum, and the semiconductor morphology by SEM analysis. The mixed extract produced the highest cell efficiency of 0,10 with Vmax and Imax values of 276 mV and 25,7 mA, respectively.
IDENTIFIKASI POTENSI OBJEK DAYA TARIK WISATA DI DESA BISSOLORO SEBAGAI DESA WISATA BERBASIS ALAM Handayani, Sri; Hasyim, Hasan; Siradjuddin, Irsyadi
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.33029

Abstract

Wisata alam mempunyai potensi yang besar dalam sistem kepariwisataan. Dalam pengembanganya, wisata alam menguntungkan dengan letak geografis dan keragaman sumber daya alam yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan wisata lainya. Kabupatem Gowa merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki banyak potensi obyek wisata yang menarik untuk dikembangkan, salah satunya wisata alam. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui potensi objek daya tarik wisata di Kabupaten Gowa, tepatnya di Kecamatan Bungaya Desa Bissoloro serta untuk mengetahui karakteristik faktor yang menjadi pendukung daya tarik wisata alam di lokasi tersebut. Penelitian ini berlokasi di Desa Bissoloro Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa. Pengumpulan data primer dan sekunder dilakukan pada bulan Maret – September tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi objek daya tarik wisata di Desa Bissoloro Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa yaitu faktor yang menjadi pendukung daya tarik wisata alam tersebut sesuai dengan namanya yaitu wisata hutan pinus, antara lain wisata Hutan Pinus Moncong Sipolong, Hutan Pinus Rita Malompoa, Hutan Pinus Panorama, Hutan Pinus Tangkalaka, dan Hutan Pinus Selow adalah hutan pinusnya yang asri dan sejuk. Sedangkan objek wisata Puncak Tinambung Highland memiliki faktor daya tarik dengan pemandangan yang indah serta memiliki variabel dan indikator yang sudah terpenuhi. Hutan Pinus Moncong Sipolong, Hutan Pinus Rita Malompoa, Hutan Pinus Panorama, Hutan Pinus Tangkalaka, Hutan Pinus Selow, dan Puncak Tinambung sudah memenuhi semua indikator dalam karakteristik kawasan wisata alam namun terdapat faktor yang belum terpenuhi yaitu pada variabel something to buy, yaitu kawasan wisata alam ini belum mempunyai produk yang khas untuk diperjualbelikan pada wisatawan yang datang.
POTENSI LIMBAH MASKER MEDIS DALAM PEMBUATAN MATERIAL INTERIOR DAN EKSTERIOR Ramadhani, Suci Qadriana
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.33715

Abstract

Peningkatan sampah masker medis, pasca pandemi dapat menyebabkan dampak kerusakan lingkungan dan menjadi media penularan penyakit. Timbunan limbah masker sekali pakai membutuhkan watu lama untuk dapat terdegradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi limbah masker medis menjadi material interior maupun eksterior. Potensi limbah masker akan membantu mengurangi limbah masker yang tersebar dan dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat. Penelitian ini dilakukan di rumah praktisi dan dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2022. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan eksperimental lalu mengobservasi hasil pendauran ulang masker. Data yang dikumpulkan adalah data mengenai jumlah masker yang digunakan untuk memanaskan masker hingga berbentuk liquid dan kembali mengeras hingga berbentuk lempengan dengan dimensi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan dan dimensi masker dipengaruhi oleh banyaknya jumlah masker yang dilelehkan. Sebuah masker dapat menjadi lempengan polimer seluas ±4cm2 dengan tebal ±1mm dengan kurun waktu yang menyesuaikan dengan intensitas panas api. Kata Kunci: limbah masker; potensi limbah; polimer; interior dan eksterior
PENERAPAN KONSEP HUNIAN CO-LIVING PADA DESAIN ASRAMA MAHASISWA DI MAJENE Fitrawansyah, Fitrawansyah; Nursyam, Nursyam; Rahim, Rahmiani
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.34514

Abstract

Banyaknya jumlah mahasiswa pendatang di Kabupaten Majene dikarenakan terdapatnya 9 perguruan tinggi di wilayah tersebut, hal ini mempengaruhi terhadap peningkatan permintaan hunian yang layak bagi mahasiswa pendatang. Fasilitas asrama mahasiswa perlu direncanakana dengan menerapkan konsep hunian hidup bersama (Co-Living). Konsep asrama Co-Living merupakan konsep hunian bersama dengan mengoptimalkan ruang dengan fungsi yang dapat digunakan secara bersama sehingga dapat meningkatkan interaksi sosial dalam kehidupan asrama dengan tetap menjaga kebutuhan privat penghuninya. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapakan konsep hunian Co-Living terhadap desain asrama mahasiswa, melalui metode explorasi desain dan didukung oleh teori-teori pendukung perancangan arsitektur berupa asrama mahasiswa. Hasil dari penelitian berupa penerapan konsep Co-Living pada proyeksi program ruang asrama mahasiswa, dan modul hunian asrama mahasiswa.
INTRODUKSI Trichoderma sp. PADA TANAMAN CABAI (Capsicum frutescens) Irna, Ade; Hafsan, Hafsan; Alfian, Alfian
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.34817

Abstract

Chili (Capsicum frutescens) is one of the most widely cultivated vegetable commodities in Indonesia. The community's need for chilies is increasing every year, but the production of chilies in Indonesia is still not sufficient for national food needs because of the high market demand. Trichoderma sp. is an antagonistic fungus that can control the growth of pathogenic fungi and increase crop production. This study aims to determine the effect of giving Trichoderma sp. as a biological agent on the growth of chili (Capsicum frutescens). This research was conducted at the South Sulawesi Horticultural Plant Seed Center. This research is a quantitative study with an experimental approach by inducing Trichoderma sp. different concentrations of 0 g, 5 gr, 10 g, and 15 g. This research uses Completely Randomized Design (CRD). The results showed that the dose of Trichoderma sp. in the treatment of 15 g/plant significantly affected the growth of chili plants. The highest concentration used as the application dose of Trichoderma sp has a positive effect on the growth of chili plants (Capsicum frutescens).
PENGARUH PENAMBAHAN INHIBITOR ALAMI EKSTRAK LIMBAH KULIT JAGUNG TERHADAP LAJU KOROSI MATERIAL BAJA ST 37 DALAM MEDIUM NaCl 3% Rahmaniah, Rahmaniah; Rani, Sefrilita Risqi Adikaning; Abidin, Kurniati; Fitriyanti, Fitriyanti; Ratih, Ratih
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.35191

Abstract

Korosi merupakan reaksi antara logam dengan lingkungan di sekitarnya yang mengakibatkan mutu dari logam mengalami penurunan. Salah satu cara untuk menghambat terjadinya korosi pada logam adalah dengan cara membuat permukaan logam tersebut terlindungi oleh suatu inhibitor sehingga tidak terjadi kontak langsung antara logam dengan media korosif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi inhibitor terhadap laju korosi, efisiensi inhibitor ekstrak limbah kulit jagung pada baja ST 37 dan untuk mengetahui karakteristik morfologi dan unsur penyusun baja ST 37 tanpa dan dengan inhibitor dengan menggunakan SEM-EDx. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kehilangan massa (Mass Loss). Medium korosif yang digunakan adalah NaCl 3%, dengan suhu medium sebesar 40̊C, waktu ekspos spesimen dilakukan selama 240 jam dengan dengan empat variasi konsentrasi inhibitor yaitu 0 ppm, 400 ppm, 500 ppm dan 600 ppm. Hasil penelitian menunjukkan laju korosi terbesar pada konsentrasi 0 ppm (tanpa inhibitor) yaitu sebesar 88,08 mpy, sementara laju korosi terendah yaitu pada konsentrasi 600 ppm yaitu sebesar 0 mpy. Efisiensi inhibitor korosi yang paling besar terjadi pada konsentrasi 600 ppm sebesar 100%. Karakterisasi Scanning Electron Microscopy (SEM) memperlihatkan agglomeration (gumpulan) tidak merata dengan ukuran kecil, lubang (hole) dan retakan (crack) juga lebih sedikit pada spesimen dengan inhibitor 500 ppm. Hal ini menunjukkan bahwa spesimen telah mengalami korosi dengan jenis retak tegang. Hasil Uji EDX menunjukkan adanya kandungan unsur oksigen yang cukup tinggi dan unsur Fe yang paling rendah pada specimen (a) sebesar 31,03% dan 46,48%, hal ini menunjukan bahwa Fe banyak yang teroksidasi oleh unsur O, sehingga memiliki laju korosi paling tinggi.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KECAMATAN CAKRANEGARA KOTA MATARAM Nurfatimah, Nurfatimah
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.35310

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tingkat Kebutuhan Air baik itu Domestik maupun Non Domestik di Wilayah Kecamatan Cakranegara Kabupaten Mataram. Dengan menggunakan analisis kebutuhan air domestik dan non domestik menggunakan data - data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air domestik menurut prediksi pada tahun 2025 adalah 10.453.650 liter untuk kebutuhan air non domestik peruntukan fasilitas sebesar 1.568.047,5 liter peruntukan kantor sebesar 1.568.047,5 liter peruntukan komersial sebesar 2.090.730 liter, dan peruntukan indutri sebesar 1.045.365 liter. sehingga kebutuhan air secara keseluruhan di wilayah kecamatan Cakranegara adalah 18.398.424 liter.